SPIRITUAL · FILM LOKAL
Bukan Cuma Nobar Biasa, Ini Momen Adem Waktu Tokoh Lintas Agama Kompak Nonton Seni Merayu Tuhan
Tim Bocoran.id — 10 Agustus 2026 — 3 menit baca
Di tengah timeline yang isinya debat mulu, muncul satu momen yang bikin adem. Para tokoh lintas agama kompak dateng bareng buat nonton film terbaru persembahan Wahana Kreator Nusantara, Seni Merayu Tuhan, dan hasilnya jauh dari kata canggung.
Film ini diadaptasi dari buku best seller karya Habib Jafar yang judulnya sama persis, Seni Merayu Tuhan, dan bakal tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. Ceritanya ngikutin perjalanan seorang pemuda yang lagi “tersesat” nyari makna hidup, tapi yang bikin filmnya kerasa beda dari drama religi kebanyakan, ini juga ngerayain keberagaman dengan cara yang jujur dan ga menggurui.
Real Life Goals: Hikmah & Sophia
Salah satu part yang paling nempel di hati adalah karakter Hikmah dan Sophia, pasangan beda agama yang diperanin Ari Irham dan Lutesha. Keduanya nunjukkin dilema pasangan lintas keyakinan yang lagi sama sama belajar dewasa, sekaligus gimana caranya tetap respect sama nilai yang dianut satu sama lain. No judge, no drama berlebihan, cuma dua orang yang saling ngertiin.
Kata Habib Jafar sendiri, film ini emang lahir dari lingkungan yang udah toleran dari awal. 90% jajaran produser eksekutifnya nonmuslim, jadi Seni Merayu Tuhan bukan cuma cerita tentang toleransi di atas kertas, tapi juga hasil kerja bareng orang orang yang beneran hidup dengan nilai itu.
Suara Lintas Iman
Nonton bareng perdana digelar di XXI Kemang, Jakarta Selatan, hari Minggu, 9 Agustus 2026, dan yang dateng bukan cuma dari satu kalangan. Ada Kris Tan, Habib Jafar, Bhante Dhira, Pdt. Tommy Simanjuntak, Romo Aan, sampai Bli Mitha, semuanya duduk bareng nonton film yang sama.
ISLAM “Film ini dibuat dan didukung penuh oleh orang orang yang memang toleran. Kebetulan dari jajaran produser eksekutif kami, 90 persennya nonmuslim. Jadi ini adalah kerja bersama, film yang juga secara latar belakangnya terinspirasi dari kawan kawan saya yang berbeda agama.” — Habib Jafar
PROTESTAN “Filmnya bagus banget, aku lihat Habib Jafar begitu jujur dan brilian bisa mengungkapkan elephant in the room. Bahwa mengejar Tuhan itu bukan ilmu pasti, tapi ilmu seni, ada seninya, harus mengikuti perjalanan hingga kita kenal Tuhan yang sebenarnya, yang tidak terselami itu.” — Pendeta Tommy Simanjuntak
BUDDHA “Dalam film Seni Merayu Tuhan, menjawab banyak pertanyaan. Mungkin orang mempunyai satu jawaban, tapi oleh film ini disiapkan sepuluh jawaban.” — Bhante Dhira
Selain tokoh agama Islam, Katolik, dan Protestan, hadir juga perwakilan dari Buddha sampai Konghucu, yang artinya hampir semua keyakinan besar di Indonesia punya suara di momen ini. Kata Habib Jafar, mereka semua bukan sekadar tamu undangan.
PENULIS & PEMERAN “Mereka adalah inspirasi saya. Kawan kawan yang merawat toleransi beragama di Indonesia selama beberapa tahun ke belakang.” — Habib Jafar
Siapa Aja yang Hadir
Selain para tokoh lintas agama, nobar ini juga dihadiri jajaran produser dan produser eksekutif filmnya:
Sigit Pratama, Salman Aristo, Gina S. Noer, Orchida Ramadhania, Rieke Diah Pitaloka, Kris Tan, Habib Jafar, Bhante Dhira, Pdt. Tommy Simanjuntak, Romo Aan, dan Bli Mitha.
Cast Lengkapnya
Seni Merayu Tuhan dibintangi oleh Ari Irham, Lutesha, Rieke Diah Pitaloka, Teuku Ryzki, Habib Jafar, Arie Kriting, Sita Nursanti, Onadio Leonardo, dan Alfie Alfiandy. Film ini diproduseri Salman Aristo dan Sigit Pratama, dengan produser eksekutif Gina S. Noer dan Orchida Ramadhania, hasil produksi Wahana Kreator bareng PK Films, Emtek Media, Starvision, Magma Entertainment, Virtuelines Entertainment, dan Suraya Filem.
SENI MERAYU TUHAN Tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026. IG: @wahana.kreator & @filmsenimerayutuhan
Di tengah banyaknya konten yang gampang bikin orang saling sikut soal keyakinan, Seni Merayu Tuhan kelihatan dateng buat nawarin sesuatu yang beda. Bukan buat nyeramahin siapa yang paling benar, tapi buat ngingetin kalau nyari Tuhan itu perjalanan yang beda beda buat tiap orang, dan itu boleh boleh aja.
Ditulis berdasarkan rilis pers resmi Wahana Kreator Nusantara. Kutipan narasumber dikutip langsung dari materi rilis, dibuat oleh Erin





































