Your Mother Your Mother Your Mother: Bukan Sekadar Film Hitman, Tapi Cerita Tentang Ayah yang Kehilangan Arah
Bayangin seorang pembunuh bayaran profesional yang hidupnya kelihatan sangat teratur.
Dia punya prinsip. Dia punya agama. Dia tahu apa yang benar dan salah menurut keyakinannya.
Tapi kemudian istrinya meninggal secara mendadak.
Sekarang dia harus mengurus anak anaknya sendirian.
Dan di saat yang sama, pekerjaannya sebagai hitman tetap mengejar.
Inilah premis yang ditawarkan Your Mother Your Mother Your Mother, film terbaru garapan Bassam Tariq yang dibintangi Mahershala Ali sebagai Latif. Film ini tayang perdana di Toronto International Film Festival 2026 dan kemudian dijadwalkan masuk bioskop Amerika Serikat secara terbatas pada 25 September 2026.
Yang menarik, film ini sebenarnya tidak menjadikan profesi Latif sebagai satu satunya daya tarik.
Justru pertanyaan terbesarnya adalah:
Bagaimana seseorang yang mengaku hidup berdasarkan moral bisa tetap menjalani pekerjaan yang penuh kekerasan?
Dan menurut aku, di situlah film ini mulai menarik.
Mahershala Ali Jadi Hitman yang Juga Seorang Ayah
Mahershala Ali memainkan Latif, seorang pembunuh bayaran yang taat menjalankan agama Islam.
Kehidupan Latif awalnya berjalan dengan pola yang cukup terstruktur. Ia bekerja sebagai pembunuh profesional, tetapi di sisi lain tetap berusaha menjalankan keyakinannya.
Masalahnya muncul setelah istrinya meninggal.
Latif tiba tiba harus menjadi ayah tunggal dan mengurus anak anaknya.
Hal yang terdengar sederhana ini justru menjadi salah satu bagian paling manusiawi dari film.
Ada situasi ketika seorang pembunuh bayaran yang terbiasa menghadapi kekerasan justru dibuat kewalahan oleh persoalan rumah tangga dan kebutuhan anak.
Salah satu titik awal konflik bahkan berkaitan dengan pencarian susu untuk bayinya.
Jadi, film ini seperti sengaja membalik gambaran sosok action hero.
Latif mungkin bisa menghadapi orang bersenjata.
Tapi menghadapi kebutuhan anak sendiri?
Belum tentu gampang.
Festival International Film Critics dan beberapa ulasan awal bahkan menyoroti bagaimana aksi brutal dalam film ini berjalan beriringan dengan tema iman, duka, tanggung jawab dan keluarga.
Kenapa Judulnya “Your Mother Your Mother Your Mother”?
Judulnya memang bikin orang bertanya.
Kenapa harus tiga kali?
Your Mother. Your Mother. Your Mother.
Judul ini mengambil inspirasi dari hadis terkenal dalam tradisi Islam tentang siapa yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik dari seseorang.
Jawabannya disebut tiga kali: ibu.
Baru kemudian ayah.
Pengulangan tersebut membuat kata “mother” menjadi bukan sekadar bagian dari judul, tetapi sebuah simbol tentang pengorbanan, keluarga dan hubungan antara orang tua dengan anak.
Menariknya, film ini justru mengikuti seorang ayah.
Jadi ada semacam ironi.
Judulnya berbicara tentang ibu, sementara ceritanya mengikuti seorang laki laki yang harus menghadapi kehidupan sebagai orang tua setelah kehilangan istrinya.
Dan menurut aku, ini bisa menjadi salah satu alasan kenapa judulnya terasa lebih penting setelah kita mengetahui konteks ceritanya.
Dari Blade ke Film yang Jauh Lebih Personal
Ada cerita menarik di balik proyek ini.
Bassam Tariq dan Mahershala Ali sebelumnya memang pernah terlibat dalam proyek Blade Marvel yang akhirnya tidak terwujud dalam bentuk yang mereka rencanakan.
Ali sudah lama dipersiapkan untuk menjadi Blade dan bahkan menjalani persiapan fisik serta koreografi aksi.
Ketika proyek tersebut tidak berjalan, Bassam Tariq dan Ali akhirnya kembali bekerja sama lewat film ini.
Bedanya, kali ini mereka tidak membuat superhero.
Mahershala Ali justru menjadi manusia biasa yang punya pekerjaan sangat tidak biasa.
Dan menurut aku, pilihan ini justru menarik.
Ali tetap bisa menunjukkan kemampuan fisiknya, tetapi karakternya punya ruang jauh lebih besar untuk bermain secara emosional.
Bassam Tariq sendiri sebelumnya dikenal lewat Mogul Mowgli, film yang juga banyak membicarakan identitas, tubuh, keluarga dan krisis personal. Jadi pendekatan personal seperti ini sebenarnya bukan sesuatu yang tiba tiba muncul dalam film barunya. (TheWrap)
Lawannya Bukan Cuma Orang Bersing
Konflik Latif semakin rumit ketika ia berhadapan dengan Hwan Yoon yang diperankan John Cho.
Hwan adalah seorang pemimpin agama dan mantan veteran militer yang memiliki kelompok milisi dengan pandangan ekstrem.
Di sini film mulai memainkan sesuatu yang lebih menarik daripada sekadar pertarungan hitman melawan musuh.
Ada dua karakter yang sama sama membawa agama dan keyakinan ke dalam cara mereka melihat dunia.
Tetapi bagaimana keyakinan tersebut digunakan?
Apakah agama menjadi sumber kasih sayang?
Atau justru bisa digunakan untuk membenarkan kekerasan?
Menurut aku, pertanyaan ini yang membuat Your Mother Your Mother Your Mother terasa lebih besar daripada film action biasa.
John Cho juga mendapatkan karakter yang cukup berbeda dari citra protagonis yang selama ini sering ia mainkan. Reuters menyebut film ini sebagai thriller yang mengeksplorasi iman, keluarga dan motherhood, sementara ulasan awal juga melihat adanya benturan moral antara Latif dan karakter Hwan. (Reuters)
Aksinya Tetap Brutal
Jangan salah.
Ini bukan film drama keluarga yang kebetulan punya satu dua adegan tembak tembakan.
Your Mother Your Mother Your Mother tetap merupakan action thriller.
Festival Vancouver menggambarkan koreografi aksinya sebagai sangat intens, dengan kekerasan yang cukup visceral. (Vancouver International Film Festival)
Tapi yang membuatnya menarik adalah kekerasan tersebut tidak berdiri sendirian.
Setiap aksi Latif selalu terasa berhubungan dengan persoalan moral yang lebih besar.
Dia membunuh karena pekerjaan.
Dia melindungi keluarga karena cinta.
Dia berusaha mempertahankan iman karena keyakinan.
Dan tiga hal tersebut tidak selalu bisa berjalan berdampingan.
Di sinilah karakter Latif menjadi menarik.
Dia bukan pahlawan bersih.
Tapi dia juga bukan sekadar villain.
Dia manusia yang mencoba mencari pembenaran atas pilihan hidupnya.
Houston Bukan Sekadar Latar Film ini mengambil tempat di Houston. Kota tersebut menjadi ruang tempat Latif harus bergerak dari satu masalah ke masalah lainnya setelah kehidupan pribadinya berantakan. Dan menariknya, Houston dalam film ini bukan hanya background untuk adegan action. Film menggunakan lingkungan multicultural kota tersebut untuk mempertemukan berbagai identitas, agama dan pandangan hidup. Bassam Tariq sendiri tumbuh di Amerika Serikat dalam keluarga Muslim dan membawa pengalaman tersebut ke dalam pendekatan filmnya. Karena itu, pembahasan agama dalam film ini terasa cukup personal. Bukan sekadar tempelan untuk membuat karakter terlihat berbeda.
Yang Paling Menarik Justru Hubungan Latif dengan Anak Anaknya
Kalau melihat premisnya sekilas, kita mungkin berpikir film ini akan menjadi cerita tentang seorang hitman yang harus membantai orang orang yang mengejarnya.
Tetapi inti emosionalnya justru ada pada keluarga.
Latif adalah seorang ayah.
Dan setelah kehilangan istrinya, ia tidak hanya kehilangan pasangan hidup.
Ia juga kehilangan orang yang selama ini menjadi bagian penting dari sistem keluarganya.
Sekarang semua tanggung jawab berada di pundaknya.
Dan ketika dunia kriminal mulai mengejarnya, ia harus memikirkan satu hal:
Bagaimana menyelamatkan anak anak ketika dirinya sendiri adalah bagian dari dunia yang berbahaya?
Pertanyaan ini membuat film terasa lebih dekat.
Karena pada akhirnya, kita bukan cuma melihat seorang pembunuh berusaha bertahan hidup.
Kita melihat seorang ayah yang takut anak anaknya kehilangan satu satunya orang tua yang tersisa.
Jadi, Apakah Ini Film Action atau Film Keluarga? Jawabannya mungkin dua duanya. Your Mother Your Mother Your Mother menggunakan struktur film action untuk membicarakan sesuatu yang jauh lebih personal. Tentang kehilangan. Tentang menjadi orang tua. Tentang iman. Tentang rasa bersalah. Dan tentang manusia yang berusaha mencari batas antara benar dan salah. Mahershala Ali menjadi pusat semuanya. Dia harus membuat kita percaya bahwa Latif adalah seseorang yang bisa membunuh tanpa ragu, tetapi pada saat yang sama bisa panik hanya karena kehidupan anaknya tidak baik baik saja. Kontradiksi itulah yang membuat karakter ini menarik. Kalau selama ini kita merasa tahu siapa diri kita, apakah semuanya masih sama ketika keluarga yang kita cintai tiba tiba hilang? Dan mungkin itu alasan kenapa judul Your Mother Your Mother Your Mother terasa semakin kuat setelah mengetahui ceritanya.
Dibuat untuk tugas sekolah, oleh Erik. Diperiksa oleh Anya


































