Mawar de Jongh dan Ardit Erwandha Bikin Salting di People Pleaser
Punya sahabat lawan jenis yang selalu ada, perhatian, dan hafal kebiasaan kita? Awalnya mungkin biasa saja. Namun, kalau dia selalu muncul saat kita butuh, jadi tempat curhat, bahkan lebih peka daripada orang lain, jangan jangan hubungan kalian sudah mulai masuk wilayah abu abu. Sahabat atau sebenarnya ada rasa?
Fenomena yang sering bikin gagal fokus ini menjadi salah satu daya tarik film terbaru LYTO Pictures, People Pleaser: Si Paling Gak Enakan. Dibintangi Mawar de Jongh dan Ardit Erwandha, film drama komedi garapan sutradara Bobby Prasetyo dengan naskah Evelyn Afnilia ini siap mengajak penonton menyelami hubungan persahabatan yang bikin salting.
Chemistry Mawar dan Ardit menjadi magnet tersendiri. Keduanya menghadirkan dinamika hubungan yang terasa dekat dengan kehidupan anak muda. Ada perhatian kecil, obrolan sederhana, hingga sikap saling menjaga yang bisa membuat seseorang bertanya dalam hati: ini memang persahabatan atau sudah ada perasaan lebih?
Kalau sudah begini, pertanyaan klasik pun muncul. Fix friendzone atau bakal jadian?
Mawar de Jongh Jadi Karina, Si Paling Gak Enakan yang Selalu Mendahulukan Orang Lain
Dalam film People Pleaser: Si Paling Gak Enakan, Mawar de Jongh memerankan Karina, seorang perempuan muda yang punya kebiasaan sulit menolak permintaan orang lain.
Karina selalu berusaha membuat semua orang senang. Mulai dari keluarga sampai rekan kerja, ia merasa harus memenuhi ekspektasi orang-orang di sekitarnya. Sayangnya, kebiasaan tersebut membuat dirinya sering mengabaikan kebutuhan dan kebahagiaannya sendiri.
Karakter Karina mungkin terasa familiar buat kamu yang sering menjawab “iya” padahal sebenarnya ingin bilang “enggak”. Mau menolak ajakan teman takut bikin kecewa. Dimintai bantuan saat sedang sibuk tetap diterima. Bahkan, kadang harus mengorbankan waktu istirahat hanya karena tidak enak hati.
Masalahnya, menjadi orang baik bukan berarti harus selalu mengalah, kan?
Inilah persoalan yang diangkat film People Pleaser. Sebuah cerita tentang seseorang yang terlalu sibuk membahagiakan orang lain sampai lupa bahwa dirinya sendiri juga perlu diperhatikan.
Ardit Erwandha Jadi Raka, Sahabat yang Bikin Butterfly Effect
Di tengah kehidupan Karina yang penuh tuntutan, muncul Raka, sahabat yang diperankan Ardit Erwandha.
Berbeda dengan orang-orang yang terbiasa menerima kebaikan Karina, Raka justru melihat bahwa sahabatnya perlu belajar memprioritaskan diri sendiri.
Raka hadir sebagai tempat bercerita, pendengar yang baik, sekaligus sosok yang tidak ragu mengingatkan Karina ketika ia mulai terlalu memikirkan orang lain.
Menariknya, perhatian Raka tidak selalu ditunjukkan lewat gestur romantis yang berlebihan. Justru hal-hal sederhana seperti mendengarkan keluh kesah, memberikan dukungan, dan hadir ketika Karina sedang terpuruk menjadi momen yang berpotensi bikin penonton ikut senyum sendiri.
Nah, di sinilah chemistry Mawar dan Ardit menarik untuk diikuti. Sebab, terkadang perhatian yang tulus dari seorang sahabat bisa memunculkan butterfly effect yang sulit dijelaskan.
Ardit Erwandha mengaku tertarik dengan karakter Raka karena sosok seperti ini sebenarnya penting dalam kehidupan nyata.
“Raka adalah karakter yang menarik banget bagiku. Di saat kita tahu ada teman seperti Karina yang sifatnya sering merugikan dirinya sendiri, aku rasa punya teman seperti Raka jadi sesuatu yang penting untuk bisa mengingatkan mereka kalau memilih diri sendiri itu nggak selalu salah,” ungkap Ardit.
Jadi, apakah Raka memang hanya ingin menjadi sahabat yang baik atau diam-diam menyimpan perasaan kepada Karina? Sepertinya kita harus menunggu filmnya tayang untuk mendapatkan jawabannya.
People Pleaser, Relate Banget dengan Kehidupan Gen Z
Jangan terkecoh dengan judulnya. People Pleaser: Si Paling Gak Enakan bukan sekadar cerita tentang dua sahabat yang bikin penonton penasaran soal status hubungan mereka.
Film ini juga mengangkat fenomena people pleaser yang cukup dekat dengan kehidupan generasi muda.
People pleaser adalah istilah untuk menggambarkan seseorang yang memiliki kecenderungan berlebihan untuk menyenangkan orang lain, bahkan sampai mengorbankan kebutuhan dirinya sendiri.
Pernah merasa bersalah setelah menolak permintaan teman? Takut dianggap egois ketika ingin punya waktu sendiri? Atau selalu memikirkan apakah orang lain kecewa dengan keputusan kita?
Kalau pernah, mungkin kamu bisa memahami posisi Karina.
Dalam kehidupan sosial, keinginan untuk diterima memang wajar. Namun, ketika kebiasaan menyenangkan orang lain justru membuat diri sendiri kelelahan, sudah waktunya belajar membuat batasan.
Pesan menarik dari hubungan Karina dan Raka adalah bahwa menjadi orang baik tidak harus selalu berkata iya. Memilih diri sendiri bukan berarti tidak peduli kepada orang lain.
Dan yang tidak kalah penting, sahabat yang baik bukan orang yang selalu membenarkan semua keputusan kita, melainkan juga berani mengingatkan ketika kita mulai kehilangan diri sendiri.
Bertabur Bintang, People Pleaser Hadirkan Komedi dan Romansa
Selain Mawar de Jongh dan Ardit Erwandha, film produksi LYTO Pictures ini juga diramaikan oleh sejumlah aktor, aktris, dan komika populer Indonesia.
Ada Ummi Quary, Vonny Cornellya, Fatih Unru, Surya Saputra, Cut Mini, Amel Carla, Taskya Namya, hingga Marcella Daryanani.
Kehadiran para pemain tersebut memperkuat dinamika cerita yang memadukan komedi, persoalan keluarga, persahabatan, dan romansa anak muda.
Kolaborasi sutradara Bobby Prasetyo dan penulis Evelyn Afnilia juga menjadi bagian menarik dari film yang mencoba mengangkat persoalan keseharian melalui pendekatan drama komedi.
Buat kamu yang menyukai cerita persahabatan dengan bumbu romansa, tetapi tetap punya isu yang bisa direnungkan setelah keluar dari bioskop, People Pleaser bisa masuk daftar tontonan berikutnya.
Kapan People Pleaser: Si Paling Gak Enakan Tayang?
Siapkan diri untuk ikut salting melihat interaksi Karina dan Raka!
Film People Pleaser: Si Paling Gak Enakan dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 19 November 2026, melalui jaringan Cinema XXI, CGV, dan Cinepolis.
Apakah Raka dan Karina akan tetap nyaman menjadi sahabat? Apakah perhatian Raka selama ini memang sebatas persahabatan atau ada perasaan yang belum terungkap?
Satu hal yang pasti, jangan sampai kamu terlalu sibuk memikirkan perasaan orang lain sampai lupa membahagiakan diri sendiri. Karena hidup bukan cuma tentang membuat semua orang senang.
Ikuti informasi terbaru, trailer, dan perkembangan film People Pleaser: Si Paling Gak Enakan melalui Instagram @peoplepleaserfilm dan @lytopictures.



































