• Latest
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

19 September, 2026
Pasukan 1000 Janda Laksamana Malahayati Makin Populer: Ada Pasukan 1000 Janda

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

19 September, 2026
iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

19 September, 2026
Bisikan Desa Gringsing

Sudah Nonton Saat Screening, Ini Reaksi Penonton untuk Bisikan Desa Gringsing: Bikin Merinding atau Malah Bikin Penasaran?

19 September, 2026
Film 'Beautiful Pain' Rilis Official Poster dan Trailer,

Trailer Beautiful Pain Bukan Cuma Bikin Emosi, Tapi Ngajak Penonton Ikut Merasakan Lukanya

19 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

by Nuty Laraswaty
14 October, 2026
in Article, Drama, Interview, Press Release
243 10
0
Share on FacebookShare on Twitter

LYTO Pictures merilis trailer dan poster People Pleaser pada 12 Oktober 2026. Dibintangi Mawar de Jongh, drama komedi garapan Bobby Prasetyo ini mengajak penonton menertawakan kebiasaan selalu menyenangkan orang lain, sambil belajar bahwa berkata “tidak” bukan berarti jahat.

Peopele Pleaser

Film ini tayang di bioskop mulai 19 November 2026.

Pernah nggak, kamu sebenarnya sudah capek, punya banyak deadline, dan pengin rebahan tanpa gangguan, tetapi begitu ada teman minta tolong, jawabanmu malah, “Oke, siap!”?

Lima menit kemudian, kamu baru sadar kalau jadwal sendiri sudah berantakan. Mau membatalkan juga nggak enak. Akhirnya, kamu tetap mengerjakan semuanya sambil menggerutu dalam hati.

Kalau situasi ini terasa familiar, selamat datang di klub kaum nggak enakan!

Kebiasaan selalu bilang “iya” demi menjaga perasaan orang lain menjadi persoalan yang diangkat LYTO Pictures lewat film drama komedi terbaru berjudul People Pleaser.

Setelah merilis teaser poster pada September lalu, film yang dibintangi Mawar de Jongh ini resmi memperkenalkan trailer dan poster terbarunya di Senayan City XXI, Jakarta, pada 12 Oktober 2026.

Menariknya, film ini bukan sekadar menawarkan komedi tentang orang yang terlalu baik kepada semua orang.

Ceritanya juga menyentuh persoalan yang sering kita alami dalam pertemanan, keluarga, percintaan, hingga dunia kerja: bagaimana caranya berhenti mengorbankan diri sendiri demi membuat orang lain bahagia?

Karina, si paling bisa diandalkan yang lupa mengurus dirinya sendiri

Dalam People Pleaser, Mawar de Jongh berperan sebagai Karina, perempuan muda yang sulit menolak permintaan orang lain.

Di rumah, Karina harus menghadapi berbagai permintaan dari ibu, tante, dan sepupunya. Pindah ke lingkungan kantor pun bukan berarti hidupnya menjadi lebih tenang. Ada rekan kerja yang meminta bantuan, satpam kantor dengan tingkah menghibur, sampai pengemudi ojek online langganan yang gemar bercerita sepanjang perjalanan.

Belum lagi urusan sahabat dan kehidupan pribadinya.

 

Karina seperti punya pekerjaan tambahan yang tidak pernah tertulis di kontrak: menjadi orang yang selalu tersedia untuk semua orang.

Masalahnya, ketika semua orang merasa nyaman meminta bantuan kepada Karina, siapa yang memastikan Karina sendiri baik-baik saja?

Situasi ini berpotensi menjadi sumber komedi yang dekat dengan keseharian penonton. Kita mungkin tertawa melihat kekacauan yang dialami Karina, tetapi diam-diam juga merasa tertampar karena pernah berada di posisi serupa.

Menurut Mawar de Jongh, karakter Karina terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama bagi orang yang takut menolak karena tidak ingin mengecewakan orang lain.

Lewat karakter tersebut, Mawar ingin mengingatkan penonton bahwa belajar mengatakan “tidak” bukan berarti menjadi orang jahat. Justru, itu bisa menjadi bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.

Plot twist kehidupan kaum nggak enakan: semua orang bahagia, kecuali diri sendiri

Istilah people pleaser belakangan sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berusaha menyenangkan orang lain sampai mengesampingkan kebutuhan pribadinya.

Namun, ada hal penting yang perlu dipahami. Bersikap baik, suka membantu, dan peduli terhadap orang lain bukanlah masalah. Persoalannya muncul ketika kita terus mengiyakan permintaan karena takut ditolak, merasa bersalah saat menolak, atau khawatir dianggap egois.

Pembahasan ini juga muncul dalam artikel edukasi psikologi di Indonesia. Pada Maret 2026, Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada melalui kanal OPSI membahas fenomena sulit berkata “tidak” dan pentingnya memahami alasan di balik kebiasaan tersebut.

Sementara itu, ANTARA pada April 2026 mengulas penelitian tentang hubungan perilaku people pleasing dengan kesejahteraan emosional dan kualitas hubungan. <

Artinya, kebiasaan mengiyakan semua permintaan bukan selalu soal terlalu baik hati. Dalam beberapa situasi, perilaku tersebut juga bisa berkaitan dengan rasa takut mengecewakan orang lain.

Coba cek beberapa situasi berikut. Apakah kamu pernah mengalaminya?

  1. Jadi customer service gratis 24 jam. Teman curhat tengah malam, padahal kamu harus bangun pagi untuk sekolah, kuliah, atau bekerja.
  2. Mengambil alih pekerjaan orang lain. Kamu sudah punya tugas sendiri, tetapi tetap menerima pekerjaan tambahan karena takut dianggap tidak kooperatif.
  3. Bilang nggak apa-apa padahal sebenarnya kesal. Kamu memilih diam supaya suasana tetap damai, lalu memikirkan kejadian itu berulang kali.
  4. Merasa bersalah setelah menolak. Padahal kamu punya alasan yang masuk akal untuk beristirahat atau memprioritaskan kebutuhan sendiri.

Kalau pernah mengalami salah satunya, kamu tidak otomatis menjadi seorang people pleaser. Namun, situasi tersebut bisa menjadi kesempatan untuk mengevaluasi apakah kamu sudah memberikan ruang yang cukup bagi diri sendiri.

Belajar berkata “nggak” tanpa merasa menjadi penjahat

Salah satu hal menarik dari People Pleaser adalah pesan tentang batasan diri atau personal boundaries yang disampaikan melalui drama komedi.

Sutradara Bobby Prasetyo ingin membawa penonton mengikuti perjalanan Karina dalam belajar memilih dirinya sendiri. Sementara itu, penulis skenario Evelyn Afnilia mengangkat momen-momen serba salah yang mungkin pernah dialami banyak orang.

Pesan tersebut terasa relevan bagi anak muda yang sedang belajar membangun hubungan sehat, baik dengan teman, pasangan, keluarga, maupun rekan kerja.

Lalu, bagaimana memulainya tanpa harus mendadak menjadi orang yang dingin?

Kamu bisa mulai dari hal sederhana. Ketika seseorang meminta bantuan, jangan merasa harus langsung menjawab. Berikan waktu untuk memeriksa jadwal, tenaga, dan kemampuanmu.

Kalau memang tidak sanggup, kamu bisa mengatakan, “Maaf, kali ini aku belum bisa bantu, ya. Aku lagi harus menyelesaikan urusanku sendiri.”

Tidak perlu membuat alasan panjang hanya untuk membuktikan bahwa kamu orang baik.

Kamu juga bisa menawarkan bantuan alternatif jika memang memungkinkan. Namun, ingat bahwa kamu tidak wajib selalu menyediakan solusi untuk semua masalah orang lain.

Menetapkan batasan bukan berarti berhenti peduli. Justru, hubungan yang sehat seharusnya memberikan ruang bagi kedua pihak untuk menyampaikan kebutuhan masing-masing.

Janji kepada mendiang ayah menjadi bagian penting perjalanan Karina

Di balik berbagai situasi kocak yang dialami Karina, People Pleaser juga memiliki sisi emosional.

Karina menyimpan janji kepada mendiang ayahnya untuk pergi menikmati festival lampion di Bali. Keinginan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Karina, terutama ketika ia harus menghadapi berbagai tuntutan dari orang-orang di sekitarnya.

Di titik ini, ceritanya berpotensi bergerak lebih jauh daripada sekadar komedi tentang seseorang yang kesulitan menolak permintaan.

Karina memiliki keinginan dan kebahagiaannya sendiri. Namun, apakah ia bisa memberikan ruang bagi keinginannya ketika hampir seluruh waktunya habis untuk memenuhi kebutuhan orang lain?

Pertanyaan itulah yang membuat perjalanan Karina menarik untuk diikuti. Kita tidak hanya ingin melihat bagaimana ia menghadapi orang-orang di sekitarnya, tetapi juga apakah ia akhirnya berani menentukan pilihan untuk dirinya sendiri.

Mawar de Jongh ditemani deretan pemain lintas generasi

Film ini diproduseri Andi Suryanto bersama Marcella Daryanani, disutradarai Bobby Prasetyo, dan ditulis oleh Evelyn Afnilia.

Selain Mawar de Jongh, jajaran pemainnya mencakup Ardit Erwandha, Ummi Quary, Fatih Unru, Vonny Cornellya, Surya Saputra, Cut Mini, Amel Carla, Taskya Namya, Sadana Agung, Arif Alfiansyah, dan Aci Resti.

Kehadiran para aktor dan komedian tersebut membuka peluang bagi People Pleaser untuk menghadirkan dinamika keluarga, pertemanan, dan lingkungan kerja yang ramai dengan karakter berbeda-beda.

Buat penonton yang menyukai drama komedi dengan persoalan sehari-hari, kombinasi cerita tentang keluarga, persahabatan, dan perjalanan mengenal diri sendiri ini layak masuk daftar tontonan mendatang.

Jadi, kapan bisa nonton People Pleaser?

LYTO Pictures menjadwalkan People Pleaser tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 19 November 2026.

Informasi mengenai film ini juga telah diberitakan oleh sejumlah media Indonesia. ANTARA mengulas jadwal tayang dan karakter Karina, sedangkan Media Indonesia membahas peran Mawar de Jongh dalam film tersebut.

 

Untuk perkembangan terbaru, pantau akun Instagram resmi @peoplepleaserfilm dan @lytopictures.

Pada akhirnya, ada satu pertanyaan yang menarik untuk dibawa setelah menonton film ini: selama ini kita membantu orang lain karena memang ingin membantu, atau karena takut mereka kecewa jika kita menolak?

Kita boleh menjadi teman yang suportif, anak yang peduli, pasangan yang perhatian, dan rekan kerja yang bisa diandalkan. Namun, kita juga berhak beristirahat, memiliki keinginan sendiri, dan mengatakan “tidak” ketika memang tidak sanggup.

Sebab, kamu tidak harus selalu tersedia untuk semua orang agar layak disayangi.

 

Penulis : Anggi, Anya, Mia dan Boni

Sumber :1. a href="https://kanal.psikologi.ugm.ac.id/opsi-penyakit-gak-enakan-berani-bilang-tidak-tanpa-rasa-bersalah/" target="_blank">Baca pembahasan UGM tentang sulit berkata tidak</a> dan <a href="https://www.antaranews.com/berita/5539228/studi-people-pleasing-ganggu-kesehatan-mental-dan-kualitas-hubungan" target="_blank">laporan ANTARA mengenai people pleasing</a>.
2.Preskon
3. Pelbagai media
4. Catatan saat preskon
Tags: film Indonesia 2026film People PleaserMawar De Jonghtrailer People Pleaser
Previous Post

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?
Article

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow
Article

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty
Drama

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate
Drama

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki
Article

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain
Article

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries
Article

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

by Nuty Laraswaty
14 October, 2026
0

LYTO Pictures merilis trailer dan poster People Pleaser pada 12 Oktober 2026. Dibintangi Mawar de Jongh, drama komedi garapan Bobby...

Read more

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In