• Latest
Review Operasi pesta Copet

Review Film Operasi Pesta Copet

19 August, 2026
Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

26 October, 2026
kinki

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Review Hungry (2026)

Review Hungry (2026)

26 October, 2026
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Review Operasi pesta Copet

Review Film Operasi Pesta Copet

Ketika Kemiskinan, Keserakahan dan Persahabatan Bertemu dalam Satu Aksi Copet

by Nuty Laraswaty
19 August, 2026
in Article, Movie Review
247 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah film yang akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai tanggal 27 Agustus 2026 berjudul Operasi Pesta Copet , sejak awal sudah memberikan gambaran bahwa film ini bukan sekadar menawarkan aksi pencopetan yang mengundang tawa.

Sinopsis singkat

Konser musik demi konser musik, aksi mereka berhasil dilakukan dengan mulus. Namun ketika Operasi Pesta Copet dimulai, keadaan perlahan berubah menjadi semakin rumit. Ini saat penyelenggara sudah lebih waspada dan bahkan memasang foto Ijal.

Mau tidak mau, Ijal harus menyamar. Di tengah persiapan itu, datanglah Silet yang baru saja bebas dari penjara dengan membawa ilmu-ilmu baru yang didapatkannya selama berada di sana.

Tia tentu saja marah dengan kehadiran Silet. Tetapi Ijal berhasil meredam keadaan sehingga mereka kembali menjadi satu kelompok.

Hari pertama berjalan mulus.

Namun hari kedua menjadi awal dari masalah besar ketika Silet tertangkap. Dalam proses interogasi, jaringan mereka terbongkar. Foto keempat copet inipun akhirnya diketahui.

Disinilah muncul satu pertanyaan penting.

Berhenti atau terus?

Sebenarnya mereka sudah memiliki kesempatan untuk berhenti. Tetapi keserakahan akan uang dan keinginan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik membuat mereka memilih untuk terus melakukan aksinya.

Keputusan inilah yang kemudian membawa mereka menuju kesialan demi kesialan.

Pada hari ketiga, setelah banyak keluhan dari penonton, penyelenggara menambah petugas keamanan untuk mengawasi CCTV.

Kesialan pertama terjadi ketika hasil copetan Ijal dan Adul yang disembunyikan di tempat sampah justru disingkirkan oleh petugas kebersihan lain. Padahal Melodi sedang menyamar sebagai petugas kebersihan untuk masuk ke toilet.

Belum selesai sampai disitu.

Adul dan Tia yang sedang menikmati pertunjukan Rhoma Irama ternyata sudah menjadi target penangkapan.

Lalu bagaimana nasib keempatnya?

Apakah mereka akhirnya tertangkap atau justru berhasil lolos?

Jawabannya dapat disaksikan di bioskop mulai 27 Agustus 2026.

Review singkat

Namun bagi saya, kekuatan Pesta Pora justru tidak berhenti pada pertanyaan apakah aksi pencopetan mereka berhasil atau gagal?

Keluar dari bioskop, kita justru diajak merasakan kepedihan golongan kecil yang hidup dalam kemiskinan.

Kesulitan hidup inilah yang membuat mereka berani melakukan pencopetan.

Menariknya, hasil copetan tersebut bukan digunakan untuk membeli kemewahan. Mereka hanya ingin makan makanan yang selama ini tidak mampu mereka beli.

Burger.

Bagi sebagian orang burger mungkin hanyalah junk food. Tetapi bagi mereka, burger dapat menjadi makanan mewah.

Disinilah ketelitian sutradara terasa.

Film ini cukup jeli memperhatikan kehidupan kaum pinggiran, mulai dari dialog, makanan, minuman hingga lingkungan tempat mereka tinggal. Berkali-kali kereta KRL yang melintas menjadi penanda ruang hidup yang dekat dengan kawasan kumuh Jakarta.

Potret kemiskinan seperti ini justru terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dibandingkan gambaran keluarga kaya yang begitu sering kita lihat dalam film maupun sinetron nasional.

Ada satu hal yang menarik.

Film ini tidak kemudian mengatakan bahwa mencopet adalah sesuatu yang benar.

Justru sebaliknya.

Ketika mereka sudah mulai ragu untuk melanjutkan aksi, sebenarnya disitulah kesempatan untuk berhenti diberikan.

Tetapi nafsu mendapatkan uang dan keinginan hidup lebih layak membuat mereka kembali khilaf.

Dan seperti hukum sebab akibat, keputusan tersebut akhirnya membawa mereka kepada kegagalan.

Bagi kami, Operasi pesta Copet  juga memiliki pesan sosial yang cukup kuat.

Film ini seolah mengingatkan bahwa keserakahan bukan hanya milik golongan miskin yang mencopet. Keserakahan juga dapat muncul pada golongan atas yang memiliki kekuasaan dan kesempatan melakukan korupsi.

Karena itu jangan hanya melihat pencopet sebagai orang jahat.

Cobalah melihat terlebih dahulu kondisi yang membuat seseorang memilih jalan tersebut.

Hal lain yang justru terasa hangat adalah persahabatan di antara keempat tokohnya.

Di tengah kehidupan yang serba kekurangan, mereka masih memiliki kepedulian, saling membantu dan berusaha melindungi satu sama lain.

Persahabatan seperti inilah yang menjadi sisi manusiawi film.

Operasi Pesta Copet bukan hanya tentang empat orang yang ingin mencopet di tengah konser musik.

Ini adalah cerita tentang orang kecil yang ingin hidup lebih layak, tentang pilihan yang salah, tentang keserakahan, sekaligus tentang persahabatan.

Dan mungkin setelah keluar dari bioskop, pertanyaan yang tersisa bukan lagi…

“Apakah mereka berhasil mencopet?”

Melainkan…

“Kalau hidup membuat kita berada dalam keadaan terdesak, sampai sejauh mana kita mampu mempertahankan pilihan yang benar?”

 

 

Operasi Pesta Copet tayang di bioskop Indonesia mulai 27 Agustus 2026.

Pemeran Utama
  • Iqbaal Ramadhan berperan sebagai Ijal
  • Kristo Immanuel berperan sebagai Adut
  • Zulfa Maharani berperan sebagai Tia
  • Kawai Labiba berperan sebagai Melodi
Pemeran Pendukung & Lainnya
  • Fauzan Lubis
  • Rio Dumatubun
  • Yeyen Lidya
  • Mar Galo
  • Onkar Sadawira
  • Ken Jenie
  • Dicky R. Maland

 

Penulis Anya dan Nuty Laraswaty

Tags: film keserakahanfilm korupsikonser musikOperasi Pesta Copetpesta pora
Previous Post

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

Next Post

Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?
Movie Review

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

26 October, 2026
kinki
Article

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Review Hungry (2026)
Drama

Review Hungry (2026)

26 October, 2026
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa
Drama

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang
Article

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
Next Post
Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

Review Mutiny

Review Mutiny

5 Alasan Reacher Musim Keempat Wajib Masuk Watchlist Kamu

5 Alasan Reacher Musim Keempat Wajib Masuk Watchlist Kamu

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?
Movie Review

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

by Nuty Laraswaty
26 October, 2026
0

Film  Henry's First Dates membalik posisi karakter dari 50 First Dates. Sinopsis Henry’s First Dates Henry (Nadech Kugimiya) adalah pria ramah...

Read more

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

Review Hungry (2026)

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In