• Latest
Review Munafik: Melawan Iblis

Review Munafik: Melawan Iblis

31 August, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

19 September, 2026
Pasukan 1000 Janda Laksamana Malahayati Makin Populer: Ada Pasukan 1000 Janda

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

19 September, 2026
iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

19 September, 2026
Bisikan Desa Gringsing

Sudah Nonton Saat Screening, Ini Reaksi Penonton untuk Bisikan Desa Gringsing: Bikin Merinding atau Malah Bikin Penasaran?

19 September, 2026
Film 'Beautiful Pain' Rilis Official Poster dan Trailer,

Trailer Beautiful Pain Bukan Cuma Bikin Emosi, Tapi Ngajak Penonton Ikut Merasakan Lukanya

19 September, 2026
3 Alasan Ibuku My Mother Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

3 Alasan Ibuku (My Mother) Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

15 September, 2026
Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

15 September, 2026
Desember Jani

Update Palari Desember Jani Film Buat Nangis ?

15 September, 2026
Your Mother Your Mother Your Mother

Soal Your Mother Your Mother Your Mother

14 September, 2026
Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang, Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang,Highlight Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

14 September, 2026
5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

14 September, 2026
Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

14 September, 2026
Bolong

Soal Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi

14 September, 2026
Fall 2: Deadpoint bukan film yang sebaiknya ditonton sambil terlalu banyak bertanya, "Kok bisa?"

Review Fall 2: Deadpoint, Bikin Perut Tegang dan Stres dari Awal Sampai Akhir

14 September, 2026
Suanggi

Suanggi: Ilmu Kutukan, Horor Indonesia Timur yang Bawa Mitos Papua ke Bioskop

14 September, 2026
Obsession Inde Navarrette

Review Film Obsession

14 September, 2026
Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

14 September, 2026
Aktor C Drama Cheng Lei Datang ke Indonesia, Nyobain Bola Bekel

Aktor C Drama Cheng Lei Datang ke Indonesia, Nyobain Bola Bekel dan …

14 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Review Munafik: Melawan Iblis

Review Munafik: Melawan Iblis

by Nuty Laraswaty
31 August, 2026
in Article, Drama, Horror
246 10
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu hal yang langsung saya pikirkan setelah menonton Munafik: Melawan Iblis.

Ternyata yang paling menakutkan dari film ini bukan iblisnya.

Justru manusia yang masih membawa luka, rasa bersalah dan kehilangan yang belum selesai.

 

 

Sebagai remake Indonesia dari IP horor legendaris Malaysia Munafik garapan Syamsul Yusof pada 2016, film arahan Guntur Soeharjanto ini memang punya beban yang tidak ringan.

Apalagi penonton yang sudah mengenal Ustaz Adam versi Syamsul Yusof tentu punya ekspektasi sendiri.

Saya pun begitu.

Saya penasaran, apakah Ustaz Adam versi Indonesia hanya akan menjadi pengulangan karakter lama dengan wajah baru, atau justru punya perjalanan emosionalnya sendiri?

Ternyata jawabannya cukup menarik.

Ustaz Adam Versi Arya Saloka Bukan Sekadar Copy Paste

Di versi Malaysia, Ustaz Adam yang diperankan Syamsul Yusof terasa sangat ekspresif.

Marahnya terlihat. Frustrasinya terasa.

Pergulatan imannya juga disampaikan dengan energi yang besar dan cenderung meledak ledak.

Saya masih bisa merasakan bagaimana karakter tersebut seperti sedang berteriak kepada dirinya sendiri ketika berhadapan dengan kehilangan dan krisis keimanan.

Nah, ketika karakter ini dibawa ke Indonesia dan dimainkan Arya Saloka, pendekatannya terasa berbeda. Lebih tenang, rapuh serta lebih banyak menyimpan sesuatu di dalam dirinya.

Menurut saya, ini justru menjadi salah satu keputusan menarik dari Munafik: Melawan Iblis.

Arya tidak berusaha menjadi Syamsul Yusof. Dia membentuk Adam versinya sendiri.

Rasa kehilangan terhadap Aini, istrinya, tidak selalu ditampilkan melalui ledakan emosi. Ada kesedihan yang lebih diam. Ada kehampaan yang terasa seperti seseorang yang sebenarnya masih hidup, tetapi sebagian dirinya tertinggal di masa lalu.

Dan buat saya, pendekatan seperti ini membuat Adam terasa lebih manusiawi.

Bukan ustaz yang selalu kuat, namun  manusia yang sedang mencoba menemukan kembali dirinya.

Namun ternyata , ada plot twist disini.

Sekarang beralih dahulu pada alur kisahnya,  karenafilm ini tidak sekadar mengambil cerita Munafik lalu mengganti lokasi dan pemainnya.

Guntur Soeharjanto mencoba memberikan identitas Indonesia pada dunia spiritual film ini.

Kalau versi Malaysia sangat kuat dengan pendekatan ruqyah yang lebih ortodoks dan berpegang pada praktik keagamaan formal, versi Indonesia memasukkan warna budaya lokal yang lebih terasa.

Ada pertemuan antara praktik keagamaan dengan kepercayaan mistis yang hidup di masyarakat. Bahkan muncul elemen mantra Jawa kuno melalui karakter Mansur yang diperankan Donny Damara.

Buat saya, di sinilah remake ini mulai memiliki identitasnya sendiri, karena Indonesia memang punya lanskap horor yang berbeda.

 

 

Acha Septriasa sebagai Fitri punya peran penting dalam perjalanan Adam.

Adam membantu Fitri bukan sekadar karena tugasnya sebagai ustaz. Ada pesan terakhir dari Aini yang membuat semuanya terasa lebih personal.

Saya suka bagian ini karena hubungan Adam dan Fitri terasa punya ikatan emosional. Jadi, ketika Adam berusaha menyelamatkan Fitri, sebenarnya dia juga sedang berhadapan dengan luka dari masa lalunya.

Semakin Adam membantu Fitri, semakin dia harus menghadapi trauma dan kehilangan yang selama ini masih dia simpan.

Jadi sebenarnya versi Indonesia apakah lebih menarik daripada Malaysia?

Maka jawaban saya adalah saya akan memilih perjalanan emosional Adam sebagai poin of view, dan kamu yang menonton akan mengerti.
Tags: Guntur SoeharjantoMalaysia MunafikUstaz Adam versi Syamsul Yusof
Previous Post

Review By Any Means

Next Post

Love in Disguise Resmi Tayang 19 Oktober di Prime Video, YIM SI WAN dan SEORINA Siap Bikin Penonton Susah Move On

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Kuasa gelap 2
Article

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell
Article

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026
Article

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.
Action

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta
Drama

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi
Horror

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
Next Post
Love in Disguise

Love in Disguise Resmi Tayang 19 Oktober di Prime Video, YIM SI WAN dan SEORINA Siap Bikin Penonton Susah Move On

FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

Bisikan Desa grising

Review Bisikan Desa Gringsing: Horor yang Bikin Takut Sama Tetangga Sendiri

Kuasa gelap 2
Article

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

by Nuty Laraswaty
25 September, 2026
0

    Jakarta — Film horor Kuasa Gelap 2 resmi membuka babak baru perfilman Indonesia. Sekuel garapansutradara horor senior Rizal...

Read more

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In