• Latest
Harusnya Horor

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

15 August, 2026
Bisikan Desa grising

Review Bisikan Desa Gringsing: Horor yang Bikin Takut Sama Tetangga Sendiri

4 September, 2026
FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

4 September, 2026
Love in Disguise

Love in Disguise Resmi Tayang 19 Oktober di Prime Video, YIM SI WAN dan SEORINA Siap Bikin Penonton Susah Move On

4 September, 2026
Review Munafik: Melawan Iblis

Review Munafik: Melawan Iblis

31 August, 2026
Review By Any Means

Review By Any Means

31 August, 2026
Asrul Sani

Pandangan Mata Refleksi Pameran Maestro Film Indonesia 2026, Asrul Sani

31 August, 2026
Tales From ’85 Season 2

Stranger Things: Tales From ’85 Season 2, Hawkins Kembali Kacau dan Kali Ini Ada Hantu yang Bisa Menembus Dinding!

26 August, 2026
Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix

Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix

26 August, 2026
Insidious: Out of the Further - Kisah Lambert Usai, Datang Keluarga Hall

Review Insidious: Out of the Further

26 August, 2026
review motor city nuty laraswaty

Review Motor City

26 August, 2026
Berikut artikel yang dimuat , https://nutylaraswaty.com/netflix-gercep-banjir-kejutan-anime-di-anime-nyc-2026-ini-rangkumannya/

Netflix Gercep Banjir Kejutan Anime di Anime NYC 2026, Ini Rangkumannya

21 August, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

21 August, 2026
Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

Review Dan Bandung

20 August, 2026
5 Alasan Reacher Musim Keempat Wajib Masuk Watchlist Kamu

5 Alasan Reacher Musim Keempat Wajib Masuk Watchlist Kamu

20 August, 2026
Review Mutiny

Review Mutiny

20 August, 2026
Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

20 August, 2026
Review Operasi pesta Copet

Review Film Operasi Pesta Copet

19 August, 2026
Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

15 August, 2026
Seni Merayu Tuhan

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

12 August, 2026
Update Bisikan Desa Gringsing

Update Bisikan Desa Gringsing

12 August, 2026
Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

11 August, 2026
Dear you

Review Film Dear You (Gei A Ma De Qing Shu)

9 August, 2026
E:\Downloads\Festival Film Guandong Hadir di Indonesia, Dari Plaza Indonesia hingga PIK Avenue. Kenapa Pecinta Film Wajib Datang.png

Festival Film Guandong di Indonesia

9 August, 2026
Soundtrack Laut Bercerita

Soundtrack Laut Bercerita

31 July, 2026
The Affair Was Just the Beginning - nuty laraswaty

The Affair Was Just the Beginning : Drama Baru dari Kreator Squid Game Ini Dimulai dari Perselingkuhan, Berakhir dengan Penemuan Mayat

30 July, 2026
Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

30 July, 2026
E:\Downloads\2026-07-29 03_19_08-Siaran Pers - MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Bunga di Tepi Jurang, Perkaya Pili.png

Review Bunga di Tepi Jurang

29 July, 2026
Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

28 July, 2026
The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

28 July, 2026
Review Deep Water (2026)

Review Deep Water (2026)

27 July, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Harusnya Horor

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

by Nuty Laraswaty
15 August, 2026
in Article
242 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Harusnya Horror  Debut Reza “Arap” Oktovian sebagai sutradara hadir lewat komedi horor yang absurd, lucu, tapi ternyata punya hati

harusnya horor

Siapa bilang film horor harus berakhir dengan jeritan? Harusnya Horror justru siap bikin penonton ketawa, dibuat bingung oleh keabsurdannya, lalu diam diam menguras air mata di bagian akhir.

Film debut penyutradaraan Reza “Arap” Oktovian dari Ess Jay Pictures ini memang datang dengan label komedi horor. Tapi jangan sampai tertipu sama kemasannya. Di balik cerita yang kocak dan tingkah para karakternya yang absurd, ada cerita tentang persahabatan, kehilangan, pengkhianatan, pengorbanan, sampai belajar memaafkan.

Dan justru di situlah kekuatan Harusnya Horror.

Film ini mengajak penonton melihat bagaimana arti seorang sahabat ketika semuanya mulai diuji. Ada momen ketika mereka saling membantu, ada saat harus menghadapi pengkhianatan, ada proses memaafkan, sampai keputusan untuk berkorban demi orang yang dianggap penting.

Jadi, kalau dari awal kalian datang dengan ekspektasi cuma mau ketawa sambil nonton horor, siap siap saja endingnya malah bikin hati ikut tersentuh.

Horor yang Nyindir Dunia Content Creator

Salah satu hal yang membuat Harusnya Horror terasa berbeda adalah keberaniannya membawa kehidupan content creator ke dalam cerita.

Film ini menyentil fenomena creator economy ketika hampir semua hal bisa berubah menjadi konten. Demi views, engagement, popularitas, bahkan cuan, batas antara hiburan dan eksploitasi kadang menjadi semakin tipis.

Lewat komedi, film ini mencoba menyampaikan satir tentang budaya mengejar konten viral. Jadi bukan cuma soal hantu dan ketakutan, tetapi juga soal bagaimana manusia bisa melakukan banyak hal ketika mengejar perhatian publik.

Absurd? Jelas.

Lucu? Banget.

Tapi ternyata ada sesuatu yang cukup relate dengan kehidupan sekarang.

Persembahan Terakhir untuk Lula Lahfah

Ada satu lapisan emosional yang membuat Harusnya Horror terasa semakin spesial. Film ini menjadi persembahan terakhir dari almarhumah Lula Lahfah.

Bagi Reza Oktovian, kehadiran Lula selama proses produksi menjadi salah satu kenangan paling berharga.

“Setiap detiknya bersama Lula harusnya indah, kami berdua benar-benar menghargai setiap waktu bareng. Semua kru dan pemeran di film ini juga merasakan betapa besarnya dukungan dan kehadirannya selama produksi. Film Harusnya Horror menjadi memori terindah kami,” ujar Reza.

Reza juga ingin film ini meninggalkan pesan yang lebih besar daripada sekadar hiburan.

“Meski kemasannya komedi-horor dengan cerita yang absurd, tetapi saya ingin menyajikan tentang arti persahabatan, pengorbanan, dan pentingnya menghargai orang terdekat sebelum terlambat,” tambahnya.

Kalimat terakhir ini rasanya menjadi kunci untuk memahami filmnya. Karena terkadang kita baru sadar betapa berharganya seseorang setelah semuanya terlambat.

AAAClan Debut Layar Lebar

Harusnya Horror juga menjadi debut akting layar lebar bagi seluruh member AAAClan.

Ada George Tierson sebagai Jot, Yukatheo Glen Widjaja sebagai Yuka, Garry Andriawan Ang sebagai Garry, Teguh Prakoso sebagai Tepe, Aldy Renaldy sebagai Aloy, Ariyanto sebagai Ibot, Niko Junius sebagai Niko, dan Bravyson sebagai Vicong.

Film ini juga menghadirkan Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, dan Malka Rafasya, serta penampilan spesial Yoshua Marcellos alias Cellos.

George Tierson yang memerankan Kevin mengungkapkan bahwa Reza memberikan ruang cukup besar bagi para pemain untuk mengeksplorasi karakter.

“Sebagai sutradara, Reza memberikan treatment yang berbeda untuk kami. Dia memberikan kebebasan kreatif ke kami sebagai aktor untuk bisa mengeksplorasi karakter. Dibantu dengan acting coach dan proses development bersama, kami jadi bisa menampilkan sisi di luar Marapthon dan menjadi karakter baru yang belum pernah terlihat sebelumnya,” ujar George.

Menariknya, pengalaman para member AAAClan yang selama ini dikenal lewat Marapthon justru dibawa ke arah yang berbeda di film ini. Penonton diajak melihat sisi lain mereka sebagai karakter dalam sebuah cerita layar lebar.

Ess Jay Pictures Bawa Satir Creator Economy

Produser Sridhar Jetty mengatakan bahwa Harusnya Horror bukan hanya ingin menghibur, tetapi juga merefleksikan fenomena yang sedang terjadi di Indonesia.

“Meski genrenya komedi-horor, tetapi film ini punya makna yang relevan, tentang situasi creator economy, saat semuanya dijadikan konten, film ini ingin memberikan refleksi dan satir dalam bentuk komedi. Semoga penonton juga terhibur dan bisa merasakan kedekatan emosional yang dibangun dari ceritanya,” ujar Sridhar.

Dan sepertinya rasa penasaran penonton sudah mulai terlihat.

Sebelum resmi tayang, tiket Advance Ticket Sales Harusnya Horror dilaporkan ludes di sejumlah kota, mulai dari Jakarta, Depok, Bekasi, Bali, Banjarmasin, Batam, Bogor, Jambi, Lampung, Palembang, Pekanbaru, Makassar, Samarinda, hingga Pontianak.

Artinya, antusiasme bukan cuma datang dari penggemar Marapthon dan AAAClan. Film ini juga punya peluang untuk menjangkau penonton film Indonesia secara lebih luas karena membawa tema yang cukup universal.

Persahabatan. Kehilangan. Pengkhianatan. Memaafkan. Pengorbanan.

Semua dibungkus dalam film yang dari judulnya saja sudah bilang Harusnya Horror.

Tapi jangan kaget kalau ternyata yang paling menghantui setelah film selesai bukan hantunya.

Melainkan perasaan tentang orang orang yang pernah kita anggap akan selalu ada.

Harusnya Horror tayang di bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026.

Ikuti informasi terbaru melalui Instagram @harusnyathemovie dan @essjay.pictures.

Tentang Ess Jay Studios

Ess Jay Studios didirikan pada 1 Agustus 2022 oleh David Suwarto, Sridhar Jetty, dan Jimmy Lalwani sebagai anak perusahaan SinemArt. Rumah produksi ini memiliki visi menghadirkan karya berkualitas yang mampu menghibur sekaligus memberikan inspirasi kepada masyarakat.

Memulai perjalanan lewat sinetron Tajwid Cinta, Ess Jay Studios kemudian berkembang pesat dengan memproduksi 13 judul sinetron dengan total lebih dari 1.750 episode.

Pada 2025, melalui brand Ess Jay Pictures, rumah produksi ini mulai merambah layar lebar dan menghadirkan karya film untuk penonton Indonesia.

Penulis Anya 

Lula Lahfah meninggal karena apa? Keterangan resmi kepolisian yang disampaikan 30 Januari 2026 menyebut Lula meninggal karena kehabisan napas. Dokter dari RS Fatmawati menyatakan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan atau kekerasan pada tubuhnya.
Previous Post

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

Next Post

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Bisikan Desa grising
Article

Review Bisikan Desa Gringsing: Horor yang Bikin Takut Sama Tetangga Sendiri

4 September, 2026
FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop
Article

FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

4 September, 2026
Love in Disguise
Article

Love in Disguise Resmi Tayang 19 Oktober di Prime Video, YIM SI WAN dan SEORINA Siap Bikin Penonton Susah Move On

4 September, 2026
Review Munafik: Melawan Iblis
Article

Review Munafik: Melawan Iblis

31 August, 2026
Review By Any Means
Action

Review By Any Means

31 August, 2026
Asrul Sani
Article

Pandangan Mata Refleksi Pameran Maestro Film Indonesia 2026, Asrul Sani

31 August, 2026
Next Post
Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

Review Operasi pesta Copet

Review Film Operasi Pesta Copet

Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

Bisikan Desa grising
Article

Review Bisikan Desa Gringsing: Horor yang Bikin Takut Sama Tetangga Sendiri

by Nuty Laraswaty
4 September, 2026
0

Bisikan Desa Gringsing Pernah nggak kepikiran kalau desa paling ramah justru bisa jadi tempat paling menyeramkan? Itu yang terjadi di...

Read more

FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

Love in Disguise Resmi Tayang 19 Oktober di Prime Video, YIM SI WAN dan SEORINA Siap Bikin Penonton Susah Move On

Review Munafik: Melawan Iblis

Review By Any Means

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In