• Latest

James Gunn berikan komentar mengenai Peacemaker

11 January, 2022
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home moviereview

James Gunn berikan komentar mengenai Peacemaker

James Gunn menulis dan menyutradarai serial Peacemaker ini

by Nuty Laraswaty
11 January, 2022
in Interview
237 16
0
Share on FacebookShare on Twitter

Peacemaker, dibintangi John Cena sebagai karakter eponym, tayang berbarengan waktunya dengan A.S. pada Kamis, 13 Januari hanya di HBO GO. 

Peacemaker akan menggali asal mula karakter yang pertama kali digambarkan John Cena dalam film film tahun 2021 karya James Gunn, The Suicide Squad, yang baru-baru ini hadir di HBO GO.

Peacemaker adalah sosok pria arogan yang yakin terhadap kedamaian dengan cara apapun, tak peduli berapa orang yang harus ia bunuh untuk meraihnya.

Peacemaker

James Gunn menulis seluruh delapan episode Peacemaker dan menyutradarai lima diantaranya James Gunn, Peter Safran dan Matt Miller menjadi executive producer  serial ini, bersama Cena sebagai co-executive producer. Diambil dari karakter DC, Peacemaker diproduksi oleh Troll Court Entertainment milik James Gunn dan The Safran Company bersama Warner Bros. Television.

Menjawab pertanyaan dari media secara global, James Gunn menyampaikan bahwa ia masih akan terus tetap berada dalam proyek DC setelah Peacemaker, namun belum dapat menyampaikan secara detil saat ini

Adapun alasan penonton dapat menyaksikan serial ini , dikarenakan alur cerita Peacemaker ini menarik . Ini bermula saat John Cena dan dirnya  akhirnya menjadi teman , setelah selesai proses syuting  The Suicide Squad, lalu ingin mengembangkan lebih lanjut relasi ini melalui Peacemaker.

Banyak karakter di The Suicide Squad dapat dibuat menjadi cerita mengenai latar belakang dari masing-masing karakternya. Ia banyak merundingkan hal ini dengan John Cena, pembangunan karakter pada karakter Peacemaker  , seperti mengapa ia selalu merasa terisolasi dan lain-lain hal yang bisa dieksplorasi lebih lanjut

Sebagai karakter   current  , Peacemaker memiliki cara berbeda dalam memandang dunia ini. Melalui cara pandang “superhero” ia ingin menyampaikan sebuah cerita dari  sudut pandang Peacemaker dan hubungan Peacemaker dengan sesamanya.

James Gunn

Ketertarikan dan pilihannya akan koreografi yang ditampilkan dan juga pemilihan lagu-lagunya merupakan bagian dalam naskah yang ia bangun. Ia sengaja membangun ini secara berbeda, agar penonton dapat langsung merasakan bahwa serial ini bukanlah jenis film yang biasa ditemukan dalam film-film  DC ataupun Marvel pada umumnya.

Penonton akan menyaksikan sesuatua yang berbeda , dari episode awal yang menyenangkan hingga bergerak ke arah yang lebih gelap . Episode 7 akan jauh sekali berbeda dari episode awal, dan ia senang sekali akan hasil akhirnya yang merupakan buah dari  kerja keras  teamnya.

James Gunn peacemaker

Untuk pemilihan kostum ia pun sangat teliti, seperti misalnya helm yang dipakai oleh Peacemaker, itu selalu berganti-ganti menyesuaikan dengan adegan pada masing-masing episode disini. Helm yang dipakai jelas berbeda dengan yang dipakai saat The Suiside Squad  . Kemudian untuk para vilain, ia ingin membuatnya lebih keren dari Peacemaker walaupun terlihat membawa karakter “gelap’ ,

Adapun alasannya membawa karakter Peacemaker ini dalam bentuk cerita serial, dan bukan dalam bentuk film panjang adalah ia melihat bentuk serial tv ini sebagai sesuatu yang menarik dan juga baru untuknya, untuk dapat digarap sedemikian rupa menjadi tontonan yang seru.

Lebih lanjut disampaikan, pada film plot merupakan hal yang menjadi fokus utama, namun pada serial karakterlah yang menjadi fokus utama. Semua berpusat pada sang karakter itu, ia ingin membawa karakter ini ke dalam rumah penonton dan menjadi keluarga . Ia senang ia dapat mengeksplorasi karakter yang ia bangun ini , dan tidak harus cepat-cepat berfokus pada plot yang selanjutnya jika ia membuat peacemaker ini dalam format film panjang.

Ia ingin penonton merasakan dan menikmati kehadiran karakter ini jauk lebih lama, merasa relaks saat melihat karakter ini. Membuat penonton melihat yang hendak disampaikan oleh karakter yang hadir saat itu, keseruan, kelucuannya. Misalnya hubungan yang terjadi antara Peace maker dengan Harcourt (Jennifer Holland)  yang jauh berbeda ditampilkan lebih intens , ini tidak dapat dilakukan pada film panjang

Terakhir ia tetap merasa Peacemaker lebih tepat hadir dalam bentuk serial, dan ia dapat memberikannya film panjang , jika Peacemaker nanti populer. Jika dilakukan terbalik, rasanya kurang tepat untuk perkenalan dirinya.

 

Lebih lanjut ia pun menjawab pertanyaan spesifik akan warna musik tahun 80 an dalam keseluruhan karyanya. Maka untuk Peacemaker ia membayangkan terlebih dahulu adegan-adegan yang akan tampil, baru setelah itu berlanjut pada pemilihan lagu yang dirasakan dirinya tepat . Soundtract baginya bukanlah sesuatu yang terpisah namun menyatu jadi bagian dalam keseluruhan film-filmnya. Pemilihan lagu yang tampil di serial Peacemaker, merupakan gambaran lagu yang mencerminkan karakter Peacemaker itu sendiri, di era ia tumbuh menjadi dewasa dan juga lagu-lagu yang ia minati.Hal ini membantu menampilkan sosok Peacemaker juga sebagai sosok manusia.

Dalam dunia nyata , lagu-lagu klasik ini juga menemaninya saat tumbuh dewasa, mengantarnya dan ia memilih sendiri lagu-lagu ini secara seksama melalui Spotify dengan listnya. Ini dapat pula diikui oleh para pengikutnya untuk melihat pilihan lagu-lagunya

peacemaker cinemags

Serial ini juga dibintangi Danielle Brooks sebagai Adebayo, Freddie Stroma sebagai Vigilante, Jennifer Holland sebagai Harcourt, Steve Agee sebagai Economos, Chukwudi Iwuji sebagai Murn, dan Robert Patrick sebagai Auggie Smith.

Kredit foto HBO GO

Tags: James GunnJennifer HollandJohn CenaMatt MillerPeter SafranThe Suiside Squad
Previous Post

Ini 4 Momen Kala Lelaki Menangis dalam Now, We Are Breaking Up

Next Post

Till We Meet Again, film fantasi penuh drama kehidupan

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Step Studio 2026
Interview

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air
Article

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.
Article

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Reza Rahadian dan Perjalanan Emosional di Balik Pangku
Article

Reza Rahadian dan Perjalanan Emosional di Balik Pangku

21 November, 2025
Cast Film Pangku
Article

Interview Cast Film Pangku

29 October, 2025
Next Post

Till We Meet Again, film fantasi penuh drama kehidupan

Review film 355

Pesona Para Crazy Rich Tampan dalam F4 Thailand: Boys Over Flowers

Disclosure Day
Article

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

by Nuty Laraswaty
29 May, 2026
0

      Kalau dibandingkan langsung, trailer Disclosure Day dan E.T. the Extra-Terrestrial sebenarnya menunjukkan bagaimana gaya Steven Spielberg berubah...

Read more

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Review Serial Hellbound

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In