Lapor Pak!
Salah satu program komedi paling populer di televisi Indonesia akhirnya memperluas jangkauannya ke platform streaming. Lapor Pak! resmi hadir di Viu melalui kurasi episode-episode terbaik atau yang disebut sebagai episode “paling pecah” dari lima tahun penayangannya di Trans7.
Kabar tersebut diumumkan melalui kampanye promosi yang dibagikan Viu dan Trans7 di media sosial.
Kehadiran Lapor Pak! di Viu menjadi angin segar bagi penggemar yang ingin menikmati kembali momen-momen paling kocak tanpa harus menunggu jadwal tayang televisi.
Nostalgia Lima Tahun Komedi yang Masih Relevan
Sejak pertama kali tayang pada Februari 2021, Lapor Pak! berhasil menjadi salah satu variety show komedi dengan basis penggemar yang sangat kuat. Mengusung konsep kantor polisi yang dipadukan dengan sketsa komedi, improvisasi, hingga bintang tamu dari berbagai kalangan, acara ini melahirkan banyak momen viral yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Melalui Viu, penonton tidak disuguhkan seluruh episode, melainkan pilihan episode-episode yang dianggap paling menghibur sepanjang perjalanan program tersebut selama lima tahun.
Bukan Sekadar Re-run, Tapi Strategi Memperpanjang Umur Konten Lokal
Masuknya Lapor Pak! ke layanan streaming menunjukkan bagaimana konten televisi Indonesia kini memiliki umur yang jauh lebih panjang.
Pengamat media dari Komisi Penyiaran Indonesia selama beberapa tahun terakhir juga mendorong hadirnya tayangan lokal berkualitas yang mampu menjangkau audiens lintas platform. Distribusi melalui layanan OTT dinilai menjadi salah satu cara memperluas akses masyarakat terhadap karya kreatif Indonesia sekaligus memperpanjang nilai ekonomi sebuah program.
Sementara itu, tren perpindahan konten televisi ke platform digital juga sejalan dengan perubahan pola konsumsi masyarakat yang kini lebih memilih tayangan on demand, sehingga bisa menonton kapan saja tanpa terikat jadwal siaran.
Viu Semakin Agresif Menghadirkan Konten Indonesia
Selama beberapa tahun terakhir, Viu tidak hanya dikenal sebagai rumah bagi drama Korea dan Asia, tetapi juga semakin aktif menghadirkan konten lokal Indonesia, mulai dari serial original, film, hingga program hiburan televisi.
Masuknya Lapor Pak! memperlihatkan strategi Viu dalam memperkaya katalog hiburan lokal sekaligus menjangkau penonton yang tumbuh bersama acara tersebut sejak tayang di Trans7.
Bagi penggemar lama, ini menjadi kesempatan bernostalgia dengan berbagai sketsa legendaris. Sementara bagi penonton baru, kehadiran kurasi episode terbaik menjadi pintu masuk untuk mengenal salah satu program komedi Indonesia yang paling konsisten menghibur dalam lima tahun terakhir.
Dengan format streaming, episode-episode “paling pecah” kini bisa dinikmati kapan pun tanpa harus menunggu tayang di televisi, sekaligus memperkuat posisi Lapor Pak! sebagai salah satu konten hiburan lokal yang berhasil beradaptasi dengan perubahan kebiasaan menonton masyarakat Indonesia.




































