• Latest
Kritik Film Evil Dead Burn

Kritik Film Evil Dead Burn

18 July, 2026
Tales From ’85 Season 2

Stranger Things: Tales From ’85 Season 2, Hawkins Kembali Kacau dan Kali Ini Ada Hantu yang Bisa Menembus Dinding!

26 August, 2026
Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix

Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix

26 August, 2026
Insidious: Out of the Further - Kisah Lambert Usai, Datang Keluarga Hall

Review Insidious: Out of the Further

26 August, 2026
review motor city nuty laraswaty

Review Motor City

26 August, 2026
Berikut artikel yang dimuat , https://nutylaraswaty.com/netflix-gercep-banjir-kejutan-anime-di-anime-nyc-2026-ini-rangkumannya/

Netflix Gercep Banjir Kejutan Anime di Anime NYC 2026, Ini Rangkumannya

21 August, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

21 August, 2026
Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

Review Dan Bandung

20 August, 2026
5 Alasan Reacher Musim Keempat Wajib Masuk Watchlist Kamu

5 Alasan Reacher Musim Keempat Wajib Masuk Watchlist Kamu

20 August, 2026
Review Mutiny

Review Mutiny

20 August, 2026
Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

20 August, 2026
Review Operasi pesta Copet

Review Film Operasi Pesta Copet

19 August, 2026
Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

15 August, 2026
Harusnya Horor

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

15 August, 2026
Seni Merayu Tuhan

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

12 August, 2026
Update Bisikan Desa Gringsing

Update Bisikan Desa Gringsing

12 August, 2026
Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

11 August, 2026
Dear you

Review Film Dear You (Gei A Ma De Qing Shu)

9 August, 2026
E:\Downloads\Festival Film Guandong Hadir di Indonesia, Dari Plaza Indonesia hingga PIK Avenue. Kenapa Pecinta Film Wajib Datang.png

Festival Film Guandong di Indonesia

9 August, 2026
Soundtrack Laut Bercerita

Soundtrack Laut Bercerita

31 July, 2026
The Affair Was Just the Beginning - nuty laraswaty

The Affair Was Just the Beginning : Drama Baru dari Kreator Squid Game Ini Dimulai dari Perselingkuhan, Berakhir dengan Penemuan Mayat

30 July, 2026
Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

30 July, 2026
E:\Downloads\2026-07-29 03_19_08-Siaran Pers - MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Bunga di Tepi Jurang, Perkaya Pili.png

Review Bunga di Tepi Jurang

29 July, 2026
Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

28 July, 2026
The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

28 July, 2026
Review Deep Water (2026)

Review Deep Water (2026)

27 July, 2026
Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

21 July, 2026
Review & Kritik The Odyssey 2026

Review & Kritik The Odyssey 2026

18 July, 2026
Review Love Barista web Nuty Laraswaty

Review Love Barista

13 July, 2026
Bukan Set Studio! Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata?

Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata? Bukan Set Studio!

13 July, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Horror
Kritik Film Evil Dead Burn

Kritik Film Evil Dead Burn

by Nuty Laraswaty
18 July, 2026
in Horror, Movie Kritic, Movie Review
243 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kritik Film Evil Dead Burn: Brutal Masih Iya, Tapi Kehilangan “Ruh” Evil Dead yang Sesungguhnya

Franchise Evil Dead kembali lewat film terbarunya, Evil Dead Burn, dan ini tentunya yang langsung menjadi perbincangan para pecinta film horor.

Kesuksesan Evil Dead Rise (2023) membuat film ini memiliki beban yang tidak ringan. Ekspektasi penggemar begitu tinggi, terutama karena franchise ini selalu identik dengan horor brutal, gore ekstrem, serta sentuhan black comedy yang menjadi ciri khas sejak era Sam Raimi.

Lalu, apakah Evil Dead Burn berhasil melampaui pendahulunya?

Menurut saya, jawabannya belum.

Meski secara teknis film ini sangat kuat, namun ada beberapa hal yang membuatnya terasa belum mampu menjadi salah satu film terbaik dalam franchise ini.

Hal-hal yang menjadi daya tarik sekaligus kelemahan film ini adalah:

1. Penyutradaraan Sébastien Vaniček Menjadi Nilai Terbaik Film Ini

Sébastien Vaniček memahami bagaimana membangun ketegangan khas Evil Dead.

Jika diperhatikan dengan saksama, permainan sudut pengambilan gambar bergerak sangat dinamis. Penyuntingannya mampu membungkus setiap jump scare dengan ritme yang cepat sehingga penonton nyaris tidak diberi kesempatan untuk bernapas.

Saya rasa gaya seperti ini juga akan sangat sesuai dengan selera penonton Indonesia yang memang menyukai horor dengan tempo cepat dan intens.

Hal lain yang patut diapresiasi adalah penggunaan efek praktikalnya. Darah, luka, hingga transformasi para Deadites tampil sangat brutal tanpa terlihat berlebihan secara digital.

Sayangnya, menurut saya kekuatannya berhenti sampai di sana.

Film ini memang berhasil mempertahankan identitas visual franchise, tetapi belum menawarkan sesuatu yang benar-benar baru. Gore tetap menjadi senjata utama, namun terasa sekadar mengulang formula yang sudah dikenal para penggemarnya.

Yang cukup berhasil justru bagaimana rumah keluarga dijadikan pusat seluruh teror. Lokasi tersebut dimanfaatkan dengan sangat maksimal sehingga rasa terisolasi benar-benar dapat dirasakan sepanjang film.

2. Ceritanya Mencoba Baru, Tetapi Justru Terasa Terlalu Familiar

Berbeda dengan franchise sebelumnya, Evil Dead Burn mencoba memperluas cerita melalui trauma, kutukan keluarga, hingga relik yang kembali membangkitkan kekuatan jahat.

Alice yang kehilangan suaminya menjadi fondasi emosional cerita. Ketika anggota keluarganya mulai dirasuki Deadites, konflik tidak lagi sekadar bertahan hidup, melainkan juga menghadapi masa lalu dan rahasia keluarga.

Ide tersebut sebenarnya menarik.

Namun justru di sinilah masalahnya.

Alih-alih terasa segar, film ini malah mengikuti pola horor modern yang saat ini sedang menjamur. Saya bahkan sempat merasa penulis naskah berusaha mengadopsi pendekatan seperti yang dilakukan film Hokum maupun Obsession.

Sayangnya, semuanya terasa masih mentah.

Konflik yang dibangun kurang mendalam dan tidak memiliki identitas yang benar-benar membedakannya dari film horor lain.

Risiko meninggalkan formula lama ternyata belum menghasilkan sesuatu yang lebih baik.

Mungkin komentar penggemar franchise ini perlu diperhatikan , masih merindukan sentuhan khas Sam Raimi yang liar, kreatif, sekaligus penuh kejutan.

3. Horor Psikologis Mendominasi, Tetapi Mengurangi Identitas Franchise

Keberanian film ini mengangkat isu trauma, hubungan keluarga yang toksik, hingga kekerasan dalam rumah tangga memang patut diapresiasi.

Saya merasakan juga bagaimana lapisan emosional tersebut membuat konflik terasa lebih personal dibandingkan film-film Evil Dead sebelumnya.

Namun menurut saya, pendekatan ini justru membuat franchise kehilangan sebagian identitasnya.

Nuansa horor yang dulu terasa liar, absurd, sekaligus penuh humor gelap kini berubah menjadi jauh lebih serius.

Padahal pendekatan seperti ini sudah menjadi formula umum horor era 2020-an.

Akibatnya, Evil Dead Burn justru terasa lebih mirip film horor modern pada umumnya dibandingkan sebuah “film Evil Dead.”

Untungnya karakter sang nenek masih menghadirkan beberapa momen black comedy yang cukup menghibur tanpa merusak atmosfer horornya.

Namun cukupkah?

4. Visualnya Memukau, Tetapi Tidak Selalu Menakutkan?

Kalau berbicara soal aspek visual, saya rasa hampir tidak ada yang bisa dipermasalahkan.

Permainan cahaya, warna yang suram, tata kamera, hingga tata rias para Deadites benar-benar dikerjakan dengan sangat baik.

Adegan gore bahkan dibuat sangat detail. Tidak sedikit penonton yang memuji kerapian pengerjaan efeknya.

Namun secara pribadi, saya tidak melihatnya sebagai sebuah karya seni.

Yang saya rasakan justru kebrutalan yang sangat realistis sehingga membuat setiap luka dan kekerasan terlihat begitu mengerikan.

Meski demikian, ketika efek gore itu berdiri sendiri tanpa bantuan permainan kamera maupun jump scare, saya justru tidak merasakan horor yang benar-benar mengganggu secara psikologis.

Efek kejutnya memang kuat.

Tetapi efek takutnya… biasa saja.

Mungkin bagi penggemar horor ekstrem, justru inilah daya tarik terbesar film ini.

Mungkin.

5. Cerita dan Karakter Masih Menjadi Titik Lemah

Kelemahan terbesar film ini tetap berada pada sisi penulisan cerita.

Beberapa bagian berkembang cukup membingungkan sehingga ritme cerita terasa naik turun.

Pengembangan sejumlah karakter pendukung juga kurang maksimal sehingga saya tidak benar-benar peduli ketika mereka satu per satu menjadi korban Deadites.

Fokus besar terhadap trauma Alice juga membuat beberapa bagian berjalan lebih lambat dibandingkan intensitas horor yang coba dibangun.

Hal lain yang cukup saya sayangkan adalah beberapa adegan gore terasa hadir hanya untuk mengejutkan penonton.

Bukan untuk memperkuat cerita.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, Evil Dead Burn tetap menjadi tontonan yang layak bagi para pecinta horor gore.

Penyutradaraannya kuat.

Visual dan efek praktikalnya luar biasa.

Atmosfernya berhasil membuat penonton merasa tidak nyaman hampir sepanjang film.

Namun ketika berbicara sebagai bagian dari franchise Evil Dead, saya merasa film ini belum berhasil menghadirkan sesuatu yang benar-benar ikonik.

Ia memang mencoba membawa arah baru melalui drama keluarga dan trauma psikologis.

Sayangnya, arah baru tersebut justru membuat film ini kehilangan sebagian “ruh” yang selama puluhan tahun membuat Evil Dead begitu dicintai para penggemarnya.

Bagi penonton baru, mungkin film ini tetap akan terasa sangat menghibur.

Namun bagi penggemar lama, rasanya masih sulit untuk tidak terus membandingkannya dengan era Sam Raimi.

Rating: 3.5/5

 

Tags: Evil Deadfranchise evil deadreview kritik filmSam RaimiSébastien Vaniček
Previous Post

Review Love Barista

Next Post

Review & Kritik The Odyssey 2026

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Tales From ’85 Season 2
Movie Review

Stranger Things: Tales From ’85 Season 2, Hawkins Kembali Kacau dan Kali Ini Ada Hantu yang Bisa Menembus Dinding!

26 August, 2026
Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix
Article

Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix

26 August, 2026
Insidious: Out of the Further - Kisah Lambert Usai, Datang Keluarga Hall
Article

Review Insidious: Out of the Further

26 August, 2026
review motor city nuty laraswaty
Action

Review Motor City

26 August, 2026
Berikut artikel yang dimuat , https://nutylaraswaty.com/netflix-gercep-banjir-kejutan-anime-di-anime-nyc-2026-ini-rangkumannya/
Animation

Netflix Gercep Banjir Kejutan Anime di Anime NYC 2026, Ini Rangkumannya

21 August, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki
Article

Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

21 August, 2026
Next Post
Review & Kritik The Odyssey 2026

Review & Kritik The Odyssey 2026

Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

Review Deep Water (2026)

Review Deep Water (2026)

Tales From ’85 Season 2
Movie Review

Stranger Things: Tales From ’85 Season 2, Hawkins Kembali Kacau dan Kali Ini Ada Hantu yang Bisa Menembus Dinding!

by Nuty Laraswaty
26 August, 2026
0

  Stranger Things: Tales From ’85 Season 2 resmi dijadwalkan tayang di Netflix pada 17 September 2026. Trailer perdananya juga...

Read more

Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix

Review Insidious: Out of the Further

Review Motor City

Netflix Gercep Banjir Kejutan Anime di Anime NYC 2026, Ini Rangkumannya

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In