• Latest
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

by Nuty Laraswaty
26 June, 2026
in Article, Sci-fi, Superhero
245 8
0
Share on FacebookShare on Twitter

 

Akhirnya Punya Superhero Wanita yang Terasa Gen Z

Bagaimana jika superhero terkuat di galaksi ternyata masih bingung mencari jati dirinya?

Itulah pertanyaan yang dijawab Supergirl (2026).

Selama puluhan tahun, kita mengenal keluarga Krypton sebagai simbol kekuatan. Superman adalah sosok yang hampir tak terkalahkan. Supergirl pun selama ini selalu dipandang sebagai versi perempuan dari Superman.

Namun film ini memilih jalan yang sama sekali berbeda.

Alih-alih memperlihatkan Kara Zor-El sebagai pahlawan super yang langsung menyelamatkan dunia, DC justru memperkenalkan seorang perempuan berusia 23 tahun yang masih berusaha memahami dirinya sendiri.

Dan di situlah kekuatan terbesar film ini.

Ini Bukan Film Tentang Menyelamatkan Dunia

Kalau kamu datang berharap melihat ledakan tanpa henti, pertarungan besar setiap 10 menit, atau ancaman yang menghancurkan planet, mungkin kamu akan sedikit terkejut.

Karena Supergirl bukan film tentang itu.

Ini adalah road trip antargalaksi yang dibalut kisah balas dendam, persahabatan, dan kehilangan.

Kara bertemu Ruthye, seorang gadis yang seluruh keluarganya dibantai oleh Krem of the Yellow Hills. Mereka memiliki tujuan yang sama, tetapi alasan yang berbeda.

Selama tiga hari perjalanan melintasi galaksi, keduanya perlahan saling menyembuhkan luka yang mereka simpan sejak kecil.

Dan justru di momen-momen sederhana inilah film terasa paling kuat.

Milly Alcock Adalah Alasan Film Ini Bekerja

Kalau David Corenswet berhasil membuat Superman terasa lebih manusiawi pada 2025, maka Milly Alcock berhasil membuat Supergirl terasa nyata.

Ia tampil bukan sebagai sosok yang selalu tahu apa yang harus dilakukan.

Sebaliknya, Kara digambarkan keras kepala, impulsif, pemberontak, kadang egois, bahkan terlihat seperti anak muda yang belum selesai berdamai dengan masa lalunya.

Namun perlahan kita melihat perubahan itu terjadi.

Tanpa terasa, Kara berubah menjadi sosok yang pantas disebut simbol harapan.

Transformasi ini terasa alami dan menjadi salah satu pencapaian terbesar film.

DC Sedang Mengubah Formula Superhero

Inilah yang paling menarik.

Dulu film-film DC identik dengan atmosfer yang gelap, serius, dan penuh beban.

Kini, di bawah James Gunn dan Peter Safran, arah baru mulai terlihat jelas.

Setelah Superman (2025) menunjukkan bahwa Clark Kent juga manusia biasa dengan segala keraguannya, Supergirl melangkah lebih jauh.

Film ini bahkan lebih banyak membahas emosi dibanding kekuatan super.

Yang menjadi fokus bukan seberapa kuat Kara mengangkat benda, tetapi bagaimana ia belajar menjadi seseorang yang layak dipercaya.

Ini adalah perubahan besar bagi DC.

Dan ternyata… berhasil.

Sayangnya, Villain Tidak Seistimewa Karakter Utamanya

Kalau ada satu hal yang terasa kurang, jawabannya adalah Krem of the Yellow Hills.

Di komik, ia dikenal sebagai sosok yang benar-benar menakutkan.

Namun di layar lebar, ancamannya tidak pernah terasa sebesar yang dijanjikan.

Ia hadir lebih sebagai penggerak cerita dibanding lawan yang benar-benar meninggalkan kesan mendalam.

Akibatnya, konflik terbesar film justru datang dari perjalanan emosional Kara sendiri.

Untungnya, hal itu masih cukup untuk membuat penonton tetap terikat hingga akhir.

Visualnya Cantik, Terasa Seperti Membaca Komik

Craig Gillespie berhasil mempertahankan identitas Supergirl: Woman of Tomorrow.

Setiap planet memiliki warna dan karakter yang berbeda.

Nuansa kosmik berpadu dengan tone yang hangat membuat film terasa seperti halaman komik yang hidup.

Visualnya spektakuler, tetapi tidak pernah mencuri perhatian dari cerita.

Semuanya bekerja untuk mendukung perjalanan karakter.

Kesimpulan

Supergirl (2026) mungkin bukan film superhero paling penuh aksi yang pernah dibuat DC.

Namun justru karena itulah film ini terasa berbeda.

Ini adalah film tentang kehilangan.

Tentang menemukan keluarga baru.

Tentang belajar memaafkan.

Dan tentang bagaimana seseorang yang memiliki kekuatan luar biasa ternyata masih harus belajar menjadi manusia.

Jika Superman mengajarkan bahwa harapan bisa menyelamatkan dunia, maka Supergirl mengajarkan bahwa bahkan orang terkuat pun tetap membutuhkan seseorang untuk memahami dirinya.

Dan mungkin…

Itulah kekuatan super yang sebenarnya.

film adapted from Supergirl: Woman of Tomorrow, balancing cosmic adventure with heartfelt storytelling.

Penulis Anya

Editor Nuty Laraswaty

 

 

 

 

Tags: Craig Gillespie SupergirlDC Studios SupergirlDCU Phase OneJames Gunn DC UniverseKara Zor-El reviewMilly Alcock SupergirlSupergirl ending explainedSupergirl movie reviewSupergirl review 2026Supergirl Woman of Tomorrow reviewsuperhero movie 2026Warner Bros Supergirl
Previous Post

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

Next Post

Review Power Ballad

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."
Article

Review Power Ballad

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo
Article

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026
Article

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026
Article

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu
Article

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam
Article

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Next Post
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."
Article

Review Power Ballad

by Nuty Laraswaty
26 June, 2026
0

Di saat banyak film musik memilih drama besar, konflik panas, atau persaingan yang penuh intrik, Power Ballad justru mengambil jalan...

Read more

Pendapat Soal Supergirl (2026)

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In