• Latest

Seputar film The Medium : pencapaian, interview Banjong Pisanthanakun -Narilya Gulmongkolpech & reaksi

12 November, 2021
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview

Seputar film The Medium : pencapaian, interview Banjong Pisanthanakun -Narilya Gulmongkolpech & reaksi

by Nuty Laraswaty
12 November, 2021
in Interview
245 8
0
Share on FacebookShare on Twitter

Penonton bioskop di Indonesia, siapa lah yang tak mengenal judul film The Medium, karya sutradara Banjong Pisanthanakun , yang dikenal akan filmnya The Wailing.

Dengan keberhasilan The Wailing beberapa tahun silam pun, sebenarnya nama sutradara ini, telah menarik perhatian para pencinta film Thailand. Hal ini sebagaimana diamati oleh Cinemags, bahwa sebelum film ini tayang regular 20 Oktober , sudah banyak penonton yang menanyakan kapan film ini tayang , hingga ternyata saat film ini tayang animonya sangat tinggi.

Cinemags sendiripun dalam artikel reviewnya beberapa waktu lampau , telah menyampaikan  ” … The Medium tidak ubahnya gambaran ideal supremasi film horor Asia …”

Terpantau pula bahwa hingga kini, film ini telah termasuk kategori film horor  terlaris , sebagaimana termuat pada akun instagram berikut ini

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by CBI Pictures (@cbipictures)

Hal ini pulalah yang mendasari, telah dibuatnya media interview online dengan sutradara Banjong Pisanthanakun beserta pemeran Mink yaitu Narilya Gulmongkolpech pada tanggal 10 November 2021 lampau

Banjong Pisantanakun

Sesi interview ini berlangsung cepat, dan banyak sekali media yang mengikuti , bahkan terkesan berebut-rebutan mengisi kolom chat , untuk mengajukan pertanyaan, yang walaupun diajukan dalam Bahasa Indonesia, lalu kemudian ditranslate menjadi Bahasa Thailand.

Proses penerjemahan ini berlangsung cukup memakan waktu, maka dengan waktu terbatas sehingga mau tak mau seluruh media yang hadir mendapatkan rangkuman dari keseluruhan pertanyaan.

Menjawab pertanyaan Cinemags mengenai mengapa memilih jalur pendekatan dokumenter dan apakah ada perbedaan penanganan untuk pemain dan orang umum, dijawab oleh Banjong Pisanthanakun bahwa ia mengerjakan The Medium secara bertahap dan ia juga memperhatikan kondisi sekitar pembuatan film ini, jika ada yang perlu dirubah, maka ia dengan cepat akan melakukannya. Jadi dapat dikatakan ia, sangatlah adaptif dengan kondisi sekitarnya.

Adapun Narilya Gulmongkolpech menyampaikan bahwa ia memerankan karakter ini dengan mempelajari dan memperhatikan peristiwa-peristiwa semacam ini, dan ia mencoba melebur dalam prespektifnya. Ia juga menyampaikan akting tersulit adalah saat ia harus menyampaikan kepada penonton, saat Mink kesurupan. Ia harus secara tepat menyampaikan hal tersebut, agar penonton percaya.

Sayangnya karena keterbatasan waktu itu pulalah, pertanyaan dari teman-teman komunitas , tidak dapat disampaikan , namun pada intinya, yang dapat dirangkum untuk komunitas adalah  :

 

  • Narilya berlatih maksimal agar dapat memerankan karakter Mink dengan baik melalui video yang diperlihatkan oleh sutradara sebagai gambaran dan bagaimana ia diharapkan mampu memerankan karakter tersebut.
  • Tidak ada masalah dramatisasi , karena film ini tidak menghakimi, jadi lebih menitik beratkan kepada kepercayaan
  • Banjong Pisanthanakun setiap kali mengerjakan suatu projek, selalu mencari tantangan baru. Untuk persiapan biasanya memerlukan waktu 2 hingga 3 tahun. Ia tak mampu memprediksi hasilnya, namun ia akan membuat yang terbaik.
  • Untuk sekuel, nampaknya susah untuk dibuat karena banyak hal yang tidak dijelaskan supaya penonton dapat memberikan penyelesaian ala mereka sendiri.   Intinya akhir film ini memang dibuat menggantung , agar penonton dapat memberikan prediksinya sendiri.
  • Ada kemungkinan untuk prekuel, namun ini masih dalam tahap pemikiran, belum difinalisasi.

 

Menarik pula adalah pertanyaan dari salah satu media yang mempertanyakan , apakah Banjong Pisanthanakun pernah menonton film horor Indonesia , dan langsung dijawab dengan semangat bahwa ia telah menonton film Impetigore  , judul internasional dari Perempuan Tanah Jahanam , dan betapa ia mengharapkan ke depannya akan dapat bekerja sama.

Bak gayung bersambut, Joko Anwar pun menanggapi melalui media sosialnya dan menjawab  ” …Hell YEAHH!! Looking forward to cook something together with my friend/idol! …”

Sontak tanggapan ini menimbulkan banyak reaksi positif dari netizen dan fans Joko Anwar, rata-rata mereka sangat berharap agar kolaborasi ini benar-benar terjadi.

Menarik untuk dikutip adalah komentar dari akun twitter @aiggoooo , yang menyatakan

” …

@jokoanwar
Ritual di The Medium dikolaborasi sama Ritual Perdukunan Indonesia, wah epic  … “
Ini sejalan dengan komentar Banjong Pisanthanakun pula bahwa jika terjadi kolaborasi, maka filmnya akan menjadi sangat kuat, hard core dan bakalan seru.
Kalian termasuk yang berharap kolaborasi ini terjadi atau tidak terjadi?
Saat ini The Medium masih ditayangkan di beberapa bioskop, antara lain CGV , di tengah pemutaran film-film dari Barat dan tentunya Indonesia. Jadi jangan sampai terlewatkan, segera tonton salah satu karya horor modern yang brilian ini
Tags: Banjong PisanthanakunCGVImpetigoreJoko AnwarNarilya GulmongkolpechThe Medium
Previous Post

Tengok dulu teaser Film Galang

Next Post

Bedah Karier Jang Ki Yong, Bintang Now We Are Breaking Up

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Step Studio 2026
Interview

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air
Article

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.
Article

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Next Post

Bedah Karier Jang Ki Yong, Bintang Now We Are Breaking Up

Eksklusif interview bersama Eric Khoo & Seiko Matsuda untuk Folklore Season 2

Yang kamu dapatkan dari Disney+ Hotstar Day (Konten Disney)

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?
Article

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

by Nuty Laraswaty
3 July, 2026
0

  "Kalau alam sudah memberi tanda untuk berhenti, masih berani lanjut?" Pertanyaan itu mungkin terdengar klise. Film Petaka Gunung Welirang,...

Read more

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

Review Film The Death of Robin Hood

Review Power Ballad

Pendapat Soal Supergirl (2026)

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In