• Latest

Review Detention, film peraih 5 penghargaan 56th Golden Horse Awards

19 November, 2020
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Review Detention, film peraih 5 penghargaan 56th Golden Horse Awards

by Nuty Laraswaty
19 November, 2020
in Movie Review
251 3
1
Share on FacebookShare on Twitter

Review Detention kali ini , sedikit mengandung “spoiler” . Direncanakan akan tayang tanggal 18 November 2020, penayangan Detention diundur agar semua penonton dapat menikmati serunya film ini bersama-sama.

John Hsu

Banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi , saat seseorang menyaksikan sebuah film yang merupakan sebuah adaptasi dari game populer , salah satu diantaranya adalah ekspektasi tinggi, agar film ini mewakili apa yang dirasakan dan dipikirkannya, saat memainkan game tersebut.

Detention berhasil memenangkan 5 penghargaan dalam  56th Golden Horse Awards, dengan kategori Best New Director , Best Art Direction, Best Adapted Screenplay, Best Visual Effects dan Best Original Film Song bukan tanpa alasan.

 

Mengambil setting waktu di era tahun 1960 an, Taiwan pada masa itu dikuasai oleh militer , dan banyak larangan yang diberlakukan terutama untuk suara-suara berbau faham komunis. Hal ini juga termasuk pelarangan membaca buku-buku yang dianggap mendukung pemikiran ke arah tersebut.

Detention mengenalkan penontonnya tentang Teror Putih , yaitu saat Partai Kuomintang (KMT) yang berkuasa di Taiwan memenjarakan lebih dari 140.000 lawan politik antara tahun 1947 dan 1987.

Fokus lokasi cerita pada sekolah  Greenwood High School, dengan dua tokoh utama yaitu Fang Ray-shin (diperankan oleh Gingle Wang) dan Wei Chung-ting (diperankan oleh Tseng Ching-hua) .

Fang Ray-shin mendapati dirinya berkeliaran di aula Greenwood High, hingga akhirnya bertemu dengan Wei Chung-ting. Mereka hanya berdua dan hari sudah malam , mereka tidak bisa keluar dari sekolah karena banjir di depan sekolah telah memutuskan jalan , sehingga mereka memutuskan untuk kembali dan menunggu di dalam sekolah. saat menunggu inilah mulai muncul teror dari sosok menakutkan, dan mereka berdua terus berusaha menghindari teror tersebut dengan berupaya mencari lagi jika ada yang masih tertinggal di sekolah.

Saat Fang dan Wei melarikan diri melalui sekolah labirin, mereka mengetahui bahwa sosok menakutkan itu ada kaitannya dengan kelompok belajar untuk buku-buku terlarang. Perlaha-lahan mereka pun mulai mengetahui kejadian mengerikan yang menimpa kelompok belajar tersebut dan kaitannya dengan diri mereka berdua.

Pada saat inilah , alur ceritapun dibawa mengikuti alur maju mundur dan cerita terbagi menjadi tiga babak .

Melalui babak-babak ini, seolah apa yang diminati penonton terwakili dengan baik. Bagi penyuka “jumpscare” , akan menemukannya pada babak pertama. Bagi penyuka thriller dan misteri akan menemukannya pada babak kedua. Akhirnya bagi penyuka romansa, akan menemukannya pada babak ketiga.

Bentuk visual film ini, harus mampu mewakili visual sosok arwah dalam dunianya. Sosok arwah ini harus kembali mengingat masa lalunya dan juga alasannya mengapa dirinya terjebak dalam ruang waktu dan kejadian yang terus berulang-ulang tanpa henti, hingga akhirnya dia memilih keputusan yang tepat .

Film ini juga harus mampu mewakili uniknya dunia arwah , harus berbeda sama sekali dengan kehidupan nyata, namun juga harus mampu menampilkan kehidupan nyata itu sendiri.

detention

Menggunakan teknik penceritaan maju mundur , Joh Hsu menggunakan transisi perubahan dalam waktu , melalui perubahan komposisi warna dan efek suara. Tomi Kuo – Renovatio Pictures, berhasil menerapkan hal tersebut sehingga penonton benar-benar dibawa masuk ke dunia arwah yang absurd namun juga masih terkait dengan alam nyata yang biasa penonton lihat. Teknis visual mereka sangat rapih dan tidak terasa membosankan, karena berbeda dengan visual yang biasa penonton saksikan selama ini dalam film-film bergenre sejenis.

Secara keseluruhan film ini mampu mewujudkan ekspektasi para penontonnya dan mempunyai potensi untuk dapat ditonton berulang kali oleh para penikmat film dan penyuka gamenya.

 

Baca juga : John Hsu Mengadaptasi Game Detention Menjadi Film Thriller Unik

 

 

Tags: detentionGingle WANGTseng Ching-hua
Previous Post

Cek Toko Sebelah: Babak Baru akan segera menyapa penonton

Next Post

Kerjasama Netflix dan Kemendikbud untuk meningkatkan kualitas penulisan film

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Film Perayaan Pertama
Movie Review

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png
Movie Review

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit
Movie Review

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut
Article

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries
Article

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?
Article

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Next Post

Kerjasama Netflix dan Kemendikbud untuk meningkatkan kualitas penulisan film

JAFF 15 akan segera berlangsung

The Monster At The End of This Story sudah dapat ditonton di HBO GO

Comments 1

  1. 888slot says:
    6 months ago

    888slot có hệ thống cảnh báo chơi có trách nhiệm – giúp bạn kiểm soát thời gian và ngân sách, tránh nghiện cược. TONY04-20H

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film Perayaan Pertama
Movie Review

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

by Nuty Laraswaty
16 October, 2026
0

Bisakah film Perayaan Pertama  dengan perspektif personal dan latar sejarah yang kuat sekaligus menjadi tontonan bioskop yang relatable bagi banyak...

Read more

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In