Stranger Things: Tales From ’85 Season 2 resmi dijadwalkan tayang di Netflix pada 17 September 2026. Trailer perdananya juga sudah memberikan sedikit gambaran tentang kekacauan baru yang akan dihadapi geng Hawkins.
Dan yes, kali ini masalahnya bukan cuma soal Upside Down.
Hawkins Kembali Jadi Kota Paling Tidak Aman
Musim kedua melanjutkan cerita dari season pertama dan mengambil latar musim dingin 1985.
Timeline ceritanya berada di antara Stranger Things Season 2 dan Season 3 versi live action.
Awalnya Hawkins sedang bersiap menyambut Hari Valentine.
Harusnya romantis.
Harusnya penuh cokelat.
Harusnya jadi momen anak muda jatuh cinta.
Tapi ini Hawkins.
Jadi tentu saja semuanya berubah menjadi mimpi buruk.
Muncul bunga bunga misterius, sosok menyerupai hantu yang ternyata bisa menembus dinding, sampai makhluk aneh bernama hate sprites yang membawa energi kebencian.
Hawkins Investigators Club atau K.I.H kembali harus turun tangan.
Karena kalau mereka tidak bergerak, bisa jadi masalahnya akan jauh lebih besar.
Max dan Nikki Malah Bikin Masalah Makin Rumit
Yang menarik, kekacauan ini ternyata tidak sepenuhnya muncul begitu saja.
Max bersama karakter baru bernama Nikki Baxter awalnya punya ide untuk memanfaatkan bunga misterius tersebut dan menjualnya ke seluruh kota.
Ide bisnis?
Mungkin.
Ide buruk?
Absolutely!
Karena di dunia Stranger Things, sesuatu yang terlihat misterius biasanya bukan kesempatan bisnis.
Biasanya itu pertanda bencana.
Akibat ulah mereka, situasi justru semakin kacau dan Mike, Eleven, Dustin, Lucas, Will, Max serta Nikki harus bekerja sama untuk mencari tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi.
Upside Down Kembali Mengintai
Misi mereka jelas.
Mereka harus mengungkap misteri sebelum sebuah gerbang baru menuju Upside Down kembali terbuka.
Dan kalau sudah mendengar kata Upside Down, kita semua tahu bahwa keadaan biasanya tidak akan berakhir dengan baik.
Musim kedua juga menjanjikan lebih banyak eksplorasi terhadap Hawkins.
Penonton tetap akan kembali ke lokasi yang sudah familiar seperti Hawkins Middle School dan Palace Arcade.
Tetapi kali ini ada lokasi baru yang cukup menarik.
Sebuah tambang perak kuno yang sudah terbengkalai di Hawkins.
Kalau sebuah serial horor membawa karakter anak anak masuk ke tambang tua yang terbengkalai, saya rasa kita sudah tahu satu hal.
Jangan berharap mereka pulang dengan tenang.
Karakter Lama Kembali dengan Suara Baru
Karakter ikoniknya tetap sama, tetapi untuk versi animasi ini mereka kembali diisi oleh pengisi suara yang berbeda.
Luca Diaz mengisi suara Mike Wheeler.
Brooklyn Davey Norstedt menjadi suara Eleven.
Jolie Hoang Rappaport mengisi suara Max Mayfield.
Elisha EJ Williams menjadi Lucas Sinclair.
Braxton Quinney mengisi suara Dustin Henderson.
Ben Plessala menjadi Will Byers.
Sementara karakter baru Nikki Baxter diisi suara oleh Odessa A’zion.
Menurut Saya
Yang membuat Stranger Things: Tales From ’85 menarik adalah kebebasan format animasi yang memungkinkan dunia Hawkins dieksplorasi dengan cara yang mungkin lebih sulit dilakukan dalam versi live action.
Season 2 juga kelihatannya tidak cuma mengandalkan nostalgia.
Ada monster baru.
Ada misteri baru.
Ada lokasi baru.
Dan tentu saja ada potensi kekacauan baru.
Apalagi timeline ceritanya berada di antara dua musim penting Stranger Things. Jadi serial ini punya kesempatan untuk memperluas cerita tanpa harus mengganggu alur utama versi live action.
Dan jujur saja, saya cukup penasaran dengan konsep bunga misterius, hantu yang bisa menembus dinding dan hate sprites.
Karena di Hawkins, sesuatu yang kelihatannya kecil biasanya punya masalah yang jauh lebih besar di belakangnya.
Stranger Things: Tales From ’85 Season 2 tayang di Netflix mulai 17 September 2026.
Jadi siap siap kembali ke Hawkins, karena sepertinya kota ini memang tidak pernah belajar dari pengalaman. 👀
Penulis Mira



































