• Latest
Asrul Sani

Pandangan Mata Refleksi Pameran Maestro Film Indonesia 2026, Asrul Sani

31 August, 2026
Bukan Cuma Soal Budaya Batak, Pulang Kampung Ungkap Perjuangan Mimpi Uli

Bukan Cuma Soal Budaya Batak, Pulang Kampung Ungkap Perjuangan Mimpi Uli

8 November, 2026
People Pleaser Friendzone atau Jadian? Mawar de Jongh dan Ardit Erwandha Punya Chemistry Bikin Salting

People Pleaser Friendzone atau Jadian? Mawar de Jongh dan Ardit Erwandha Punya Chemistry Bikin Salting

8 November, 2026
Review Kritik Lagi Probation

Review Kritik Lagi Probation

8 November, 2026
Komedi horor Leo Pictures Kamal Rasyid, Luna Maya hingga Ria Ricis Gak Masuk Akal

Komedi horor Leo Pictures Kamal Rasyid, Luna Maya hingga Ria Ricis Gak Masuk Akal

31 October, 2026
Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi

Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi

30 October, 2026
FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

28 October, 2026
Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

26 October, 2026
kinki

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Review Hungry (2026)

Review Hungry (2026)

26 October, 2026
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Asrul Sani

Pandangan Mata Refleksi Pameran Maestro Film Indonesia 2026, Asrul Sani

by Nuty Laraswaty
31 August, 2026
in Article, Documentary
251 3
0
Share on FacebookShare on Twitter

Menutup Layar, Membuka Ingatan: Refleksi Pameran Maestro Film Indonesia 2026, Asrul Sani

Setelah sepuluh hari berlangsung, Pameran Maestro Film Indonesia 2026 bertajuk “Asrul Sani: Berkelana ke Masa Lampau, Terdampar ke Masa Kini” resmi ditutup pada Minggu, 30 Agustus 2026, di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan DKI Jakarta bersama Dewan Kesenian Jakarta dan Yayasan Pelaku Sanggar Pelakon

Pameran ini menjadi ruang bagi publik lintas generasi untuk mengenal kembali sosok Asrul Sani, sutradara, penulis skenario, sekaligus sastrawan yang menjadi salah satu peletak fondasi perfilman Indonesia modern.

Bukan Sekadar Nostalgia, Tapi Ajakan Membaca Ulang Sejarah

Sejak dibuka pada 21 Agustus 2026, pameran ini telah menarik lebih dari seribu pengunjung dari berbagai latar usia.

Namun yang membuat pameran ini terasa relevan bukan semata jumlah pengunjungnya, melainkan cara programnya dirancang untuk mengajak audiens berpikir, bukan hanya melihat.

Di pekan penutupan, dua diskusi publik menjadi puncak refleksi tersebut.

Diskusi pertama bertajuk “Asrul Sani dan Inovasi Arsip” menghadirkan Farry Hanief, Kepala Sinematek Indonesia, bersama peneliti film Bunga Siagian.

Keduanya menyoroti bagaimana proses restorasi dan digitalisasi arsip film Asrul Sani menjadi kunci penting agar karya karya lawas tetap dapat diakses dan dipahami oleh generasi masa kini.

Diskusi kedua, “Asrul Sani sebagai Auteur: Membaca Ulang Visi Penyutradaraan dan Skenario”, menghadirkan sutradara Riri Riza bersama akademisi film Azalia Muchransyah.

Diskusi ini membuka perspektif baru tentang posisi Asrul Sani, bukan hanya sebagai penulis atau sutradara, melainkan sebagai auteur yang menyatukan kekuatan sastra dan visi sinematik dalam satu kesatuan karya.

Delapan Judul Film, Satu Warisan yang Terus Hidup

Selama pekan terakhir, publik disuguhkan pemutaran delapan judul film yang ditulis dan atau disutradarai oleh Asrul Sani, di antaranya

1.Nagabonar (1987),

2.Apa Jang Kau Tjari Palupi (1969),

3.Jembatan Merah (1973),

4.Nada dan Dakwah (1991),

5.Omong Besar (1988),

6.Sorta atau Tumbuh Bunga di Sela Batu (1982),

7.Terimalah Laguku (1953),

8.Pagar Kawat Berduri (1961), dan

9.Ibu Sejati (1973).

Deretan judul ini menjadi bukti bahwa karya Asrul Sani tidak berhenti pada satu era.

Tema tema yang diangkat, mulai dari kejujuran, perjuangan, hingga relasi antarmanusia, tetap terasa dekat dengan persoalan yang dihadapi masyarakat hari ini.

Inilah yang membuat pemutaran ulang karya karya tersebut terasa bukan sekadar napak tilas, melainkan ajakan untuk menonton dengan perspektif baru.

Live Painting, Cara Baru Menghidupkan Arsip Visual

Salah satu momen yang menarik perhatian pengunjung adalah sesi Live Painting bertajuk “Reka Ulang Poster Film Asrul Sani”. Tiga seniman lukis, Aidil Usman, AR Tanjung, dan Muna Dianur, menginterpretasikan ulang poster poster film karya Asrul Sani secara langsung di hadapan publik. Sesi ini menjadi contoh nyata bagaimana arsip sejarah dapat dihadirkan kembali melalui medium kreatif yang lebih dekat dengan cara generasi muda mengapresiasi seni.

Pelajaran yang Bisa Dibawa Pulang Semua Generasi

Bagi generasi yang tumbuh bersama era keemasan film nasional, pameran ini menjadi ruang bernostalgia sekaligus mengenang kontribusi besar Asrul Sani. Sementara bagi generasi muda yang mungkin baru mengenal namanya, pameran ini membuka pintu untuk memahami akar sinema Indonesia sekaligus melihat bagaimana isu isu lama tetap relevan dengan konteks kekinian.

Pesan utama yang dapat dipetik dari rangkaian program ini sederhana namun mendalam.

Warisan seorang maestro tidak akan bertahan hanya karena disimpan atau dipajang. Warisan itu hidup ketika terus dibaca ulang, didiskusikan, dan dimaknai oleh generasi generasi berikutnya.

Meski pameran telah usai, jejak yang ditinggalkan justru mengajak publik untuk melangkah lebih jauh, menonton kembali karya karya Asrul Sani, membaca ulang naskah naskahnya, dan mendiskusikan kembali gagasan gagasannya dalam konteks Indonesia hari ini.

Cek juga disini 

Informasi lebih lanjut mengenai dokumentasi program dapat diikuti melalui akun Instagram resmi @kineforum, @disbuddki, dan @sanggarpelakon.

Penulis Erin

Tags: Asrul SanikejujuranperjuanganReka Ulang Poster Film Asrul Sanirelasi antarmanusia
Previous Post

Stranger Things: Tales From ’85 Season 2, Hawkins Kembali Kacau dan Kali Ini Ada Hantu yang Bisa Menembus Dinding!

Next Post

Review By Any Means

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Bukan Cuma Soal Budaya Batak, Pulang Kampung Ungkap Perjuangan Mimpi Uli
Article

Bukan Cuma Soal Budaya Batak, Pulang Kampung Ungkap Perjuangan Mimpi Uli

8 November, 2026
Review Kritik Lagi Probation
Article

Review Kritik Lagi Probation

8 November, 2026
Komedi horor Leo Pictures Kamal Rasyid, Luna Maya hingga Ria Ricis Gak Masuk Akal
Article

Komedi horor Leo Pictures Kamal Rasyid, Luna Maya hingga Ria Ricis Gak Masuk Akal

31 October, 2026
Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi
Article

Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi

30 October, 2026
FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!
Article

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

28 October, 2026
kinki
Article

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Next Post
Review By Any Means

Review By Any Means

Review Munafik: Melawan Iblis

Review Munafik: Melawan Iblis

Love in Disguise

Love in Disguise Resmi Tayang 19 Oktober di Prime Video, YIM SI WAN dan SEORINA Siap Bikin Penonton Susah Move On

Bukan Cuma Soal Budaya Batak, Pulang Kampung Ungkap Perjuangan Mimpi Uli
Article

Bukan Cuma Soal Budaya Batak, Pulang Kampung Ungkap Perjuangan Mimpi Uli

by Nuty Laraswaty
8 November, 2026
0

Final Trailer Pulang Kampung Ungkap Mimpi Uli Pulang kampung ternyata bukan selalu soal kembali ke tempat asal. Ada cerita keluarga,...

Read more

People Pleaser Friendzone atau Jadian? Mawar de Jongh dan Ardit Erwandha Punya Chemistry Bikin Salting

Review Kritik Lagi Probation

Komedi horor Leo Pictures Kamal Rasyid, Luna Maya hingga Ria Ricis Gak Masuk Akal

Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In