Empat Musim Pertiwi
Siap siap kena spoiler tipis tipis dari dunia perfilman Indonesia.
Forka Films baru aja rilis official teaser trailer Empat Musim Pertiwi pada 19 Agustus 2026, dan vibes nya langsung bikin penasaran setengah mati.
Film ini digarap sama sutradara di balik serial fenomenal Gadis Kretek, Kamila Andini, bareng produser Ifa Isfansyah.
Bakal tayang di bioskop mulai 8 Oktober 2026.
Pulang Kampung Kok Malah Dicurigai
Ceritanya fokus ke Pertiwi, diperankan Putri Marino, yang balik ke kampung halaman setelah pergi 20 tahun lamanya.
Normalnya pulang kampung itu momen haru kan, tapi di sini malah kebalik.
Warga kampung curiga, bahkan orang tuanya sendiri kayak gak pengen dia pulang. Gerak gerik Pertiwi terus diawasi kayak dia ini ancaman. Ada kemarahan yang ketunda, kekecewaan, sama kegetiran yang keliatan jelas di teaser nya. Pertiwi kayak pengen disingkirkan dari hidupnya sendiri.
Visual di teaser nya juga sukses bikin suasana makin misterius dan mendebarkan, jadi buat kamu yang suka film dengan atmosfer teka teki, ini worth ditunggu banget.
Reuni Kece Tim Gadis Kretek
Yang bikin makin hype, film ini jadi ajang reuni Kamila Andini sama Putri Marino setelah sukses bareng di Gadis Kretek. Gak cuma itu, Arya Saloka juga ikut gabung, plus jajaran kru di balik layar Gadis Kretek balik lagi kerja bareng, mulai dari sinematografer Batara Goempar, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Hagai Pakan, penata rias Astrid Sambudiono, perekam suara Sutrisno, sampai editor Ahmad Fesdi Anggoro. Tim yang udah kebukti chemistry nya kerja bareng lagi, kebayang dong hasilnya bakal se solid apa.
Kata Sang Sutradara Soal Karakter Pertiwi
Kamila Andini sendiri buka suara soal sosok Pertiwi
Katanya, “Di teaser trailer, kita bisa mengintip kehidupan Pertiwi. Perempuan yang tidak takut mati, seperti yang disampaikan dalam dialog. Pertiwi tidak takut apapun. Tapi kepulangannya juga membawa trauma yang besar, yang membuatnya menjadi tidak takut apapun. Dia hanya memiliki dirinya sendiri.”
Dalem banget kan. Jadi Pertiwi ini bukan cuma perempuan yang berani, tapi keberaniannya lahir dari trauma yang segede itu sampai dia cuma bisa mengandalkan dirinya sendiri.
Bromo Jadi Saksi Bisu Sejak Awal
Latar tempat yang bakal jadi dunia Pertiwi di film ini adalah Bromo, dan ternyata Bromo ini udah ada di ide film sejak lama banget. Produser Ifa Isfansyah cerita, “Ide awal film ini terbentuk pada tahun 2017. Namun justru yang memantik adalah latarnya, yakni Bromo. Saat itu, ada yang ingin kami sampaikan ketika berinteraksi dengan ruang di Bromo. Ide ini bahkan jauh sebelum ada Gadis Kretek.”
Jadi ternyata Empat Musim Pertiwi ini idenya udah lahir duluan sebelum Gadis Kretek ada, cuma baru kesampaian sekarang.
Line Up Pemain dan Produksi
Film ini dibintangi Putri Marino, Arya Saloka, Christine Hakim, dan Hana Malasan. Diproduksi Forka Films, dan berkolaborasi bareng nama nama besar kayak Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, TeamUp, Julie Estelle, dan Navvaros. Kolaborasi seramai ini biasanya jadi sinyal kalau proyeknya emang digarap serius.

Sinopsis Cerita Empat Musim Pertiwi
Singkatnya, Empat Musim Pertiwi bakal ngikutin perjalanan Pertiwi yang setelah 20 tahun akhirnya memutuskan pulang, meski dia tahu gak ada yang mengharapkan kepulangannya, bahkan di rumahnya sendiri. Tapi ada alasan kenapa dia tetap pulang, yaitu buat menghadapi empat musim dalam hidupnya. Masa masa gelap gulita saat di penjara, sampai akhirnya perlahan dia bisa kembali mekar dan berbunga menuju cahaya yang udah lama hilang dari hidupnya.
Fakta Menarik: Film ini merupakan proyek koproduksi internasional yang melibatkan 8 negara dan telah memenangkan penghargaan bergengsi sebelum rilis, seperti Tokyo Project Award
Penulis Erin



































