• Latest

Film Before, Now and Then (Nana) karya Kamila Andini

21 January, 2022
300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

15 August, 2026
Harusnya Horor

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

15 August, 2026
Seni Merayu Tuhan

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

12 August, 2026
Update Bisikan Desa Gringsing

Update Bisikan Desa Gringsing

12 August, 2026
Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

11 August, 2026
Dear you

Review Film Dear You (Gei A Ma De Qing Shu)

9 August, 2026
E:\Downloads\Festival Film Guandong Hadir di Indonesia, Dari Plaza Indonesia hingga PIK Avenue. Kenapa Pecinta Film Wajib Datang.png

Festival Film Guandong di Indonesia

9 August, 2026
Soundtrack Laut Bercerita

Soundtrack Laut Bercerita

31 July, 2026
The Affair Was Just the Beginning - nuty laraswaty

The Affair Was Just the Beginning : Drama Baru dari Kreator Squid Game Ini Dimulai dari Perselingkuhan, Berakhir dengan Penemuan Mayat

30 July, 2026
Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

30 July, 2026
E:\Downloads\2026-07-29 03_19_08-Siaran Pers - MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Bunga di Tepi Jurang, Perkaya Pili.png

Review Bunga di Tepi Jurang

29 July, 2026
Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

28 July, 2026
The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

28 July, 2026
Review Deep Water (2026)

Review Deep Water (2026)

27 July, 2026
Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

21 July, 2026
Review & Kritik The Odyssey 2026

Review & Kritik The Odyssey 2026

18 July, 2026
Kritik Film Evil Dead Burn

Kritik Film Evil Dead Burn

18 July, 2026
Review Love Barista web Nuty Laraswaty

Review Love Barista

13 July, 2026
Bukan Set Studio! Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata?

Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata? Bukan Set Studio!

13 July, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Lapor Pak !

Lapor Pak! Resmi Hadir di Viu, Episode-Episode “Paling Pecah” Selama 5 Tahun Kini Bisa Ditonton Kapan Saja

8 July, 2026
Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

8 July, 2026
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Press Release

Film Before, Now and Then (Nana) karya Kamila Andini

by Nuty Laraswaty
21 January, 2022
in Press Release
251 2
0
Share on FacebookShare on Twitter

Setelah tahun lalu sukses dengan film “Yuni”, Fourcolours Films kembali meluncurkan produksi film panjang karya Kamila Andini yang berjudul “Before, Now & Then (NANA)”. Film ini diadaptasi dari salah satu bab di novel JAIS DARGA NAMAKU karya Ahda Imran.

Film Before, Now and Then (Nana) karya Kamila Andini Inbox

Film ini dibintangi oleh Happy Salma yang memainkan karakter utama, Nana. Selain itu turut bermain di film ini adalah Laura Basuki, Ibnu Jamil, Arswendy Bening Swara, Rieke Diah Pitaloka, Arawinda Kirana dan aktris cilik pendatang baru, Chempa Putri.

Film NANA diproduksi dengan lokasi di Ciwidey Jawa Barat mulai pada Februari 2021.
“Before, Now & Then (NANA)” bercerita tentang seorang perempuan Indonesia yang hidup di daerah Jawa Barat di era 1960-an yang diangkat dari sebuah kisah nyata kehidupan Raden Nana Sunani.

Kisah seorang perempuan yang melarikan diri dari gerombolan yang ingin menjadikannya istri dan membuatnya kehilangan ayah dan anak. Ia lalu menjalani hidupnya yang baru bersama seorang menak Sunda hingga bersahabat dengan salah satu perempuan simpanan suaminya. Sesuai latar tempatnya, film ini akan menggunakan bahasa Sunda sebagai bahasa utama yang dipakai di film.

Film Before, Now and Then (Nana) cinemags

Film “Before, Now & Then (NANA)” berhasil lolos dan terseleksi dalam program kompetisi utama yang merupakan program inti dari festival. Total 18 film terpilih, baik dari sutradara yang telah mapan maupun dari sutradara muda yang sedang naik daun, akan berkompetisi untuk memperebutkan penghargaan ‘Golden Bear’ dan ‘Silver Bear’.

Dengan visi merangkul keragaman sinema dan cakupan produksinya yang luas di abad ke-21 ini, program kompetisi ini memiliki tujuan untuk memberi kejutan, menghibur, serta memperkaya tontonan pada para penonton dan profesional industri.

Tahun ini film “Before, Now & Then (NANA)” akan berkompetisi bersama film-film dari pembuat film dunia ternama seperti sutradara Carla Simon, Claire Denis, Rithy Panh, Denis Cote, Paolo Taviani, Ulrich Siedl, Andreas Dresen, Hong Sang Soo, Isaki Lacuesta, dan François Ozon.

Kamila Andini menjadi sutradara perempuan pertama Indonesia yang berkompetisi di Berlinale sejak terakhir kali Sofia WD lewat film “Badai Selatan” di tahun 1962. Di antaranya, Edwin juga muncul di tahun 2012 lewat “Postcards from the Zoo”.

Carlo Chatrian, Artistic Director Berlinale, memberikan pujian untuk film “Before, Now & Then (NANA)”, “Film ini adalah proyek yang sangat ambisius tanpa kehilangan perspektif perempuan yang berhubungan dengan masa lalu Indonesia dengan pendekatan pribadi dan orisinal. Cerita dijalin dengan perasaan yang tidak bisa kita hindari dengan cara bertutur melodrama seiring dengan penggunaan musik“.

Lebih lanjut Carlo mengatakan bahwa film-film yang terpilih tahun ini diseleksi dengan ketat, “Film-film Berlinale ke-72 memberikan deskripsi yang baik tentang dunia dalam keadaannya yang berubah saat ini, tetapi juga tentang bagaimana keadaannya, dan bagaimana seharusnya atau kemungkinannya. Dihadapkan dengan keinginan untuk memproduksi apa yang telah kita alami (dan kita penghuni planet Bumi tidak pernah terpisah begitu jauh namun begitu mirip dalam gaya hidup kita), banyak film telah merespons dengan kekuatan imajinasi, humor, emosi, dan konfrontasi fisik yang terkadang penuh gairah dan terkadang dengan
kekerasan.”

Berlin International Film Festival atau dikenal juga dengan sebutan Berlinale adalah festival film besar dunia yang mulai diadakan tahun 1951.

Festival ini rutin diadakan pada bulan Februari dengan lebih dari 65.000 pengunjung tiap tahunnya, menjadikan festival ini sebagai salah satu festival film terbesar dunia yang sangat dinanti-nanti pelaksanaannya.

Di tahun 2022 ini, Berlinale akan digelar secara offline pada tanggal 10 – 20 Februari.
Film berlatar waktu di akhir 1960-an ini membawa Kamila Andini ke eksplorasi baru dalam perjalanan kariernya sebagai sutradara, ia menggarap film periodik yang juga diinspirasikan dari kisah nyata.

Kamila Andini berbagi ceritanya, “Film periodik Indonesia selalu terkait dengan sesuatu yang besar atau tentang seorang tokoh penting, sedangkan ketika saya mengerjakan ini saya ingin menceritakan seorang tokoh perempuan pada umumnya, seperti nenek kita, kakak kita atau ibu kita, yang bisa disayangi dengan semua kekurangan dan kelebihannya. Kebetulan saja ia hidup di masa itu. Tapi kita juga bisa berefleksi dengan masa itu dan masih bisa terhubung dengan masa kini. Saya ingin membuat jembatan dari masa lalu
ke masa sekarang.”

Nana
Bagi Kamila Andini lebih lanjut ia mengatakan, “Perempuan adalah korban jaman yang paling nyata. Tapi di setiap zaman, selalu ada sosok perempuan yang tidak pernah sekalipun menjadikan dirinya korban, meskipun tetap tidak lepas dari pengorbanan. Nana adalah kisah perempuan yang menjadi korban sebuah era; perang, politik, pemberontakan dan kehidupan sosial patriarki yang ingin mencari arti kebebasannya sendiri.”

Untuk memperkuat suasana ada banyak unsur seni. Salah satunya penggunaan lagu berbahasa Sunda yang diproduksi sekitar tahun 1960an yang berjudul Djaleleudja, lagu ini diproduksi oleh Jamin Widjaja dan Indrawati Widjaja dari Bali Records (Musica Studio’s).

Gagasan untuk membuat film “Before, Now & Then (NANA)” sebenarnya sudah ada sejak 2018, namun Kamila Andini memutuskan untuk membuat “Yuni” lebih dahulu. Maka film ini baru dikerjakan di tahun 2021 awal, di saat pandemi sedang berjalan. Meskipun begitu, ia mengaku pengerjaannya cukup nyaman. “Film ini dibuat seperti jamming session, karena dikerjakan dengan orang yang banyak dikenal,” jelasnya.

Untuk film panjang keempatnya, Kamila Andini kembali berpartner dengan produser Ifa Isfansyah yang sebelumnya sukses melahirkan film YUNI yang mendapatkan penghargaan Platform Prize di Toronto International Film Festival 2021. Ifa Isfansyah kali ini menggandeng Gita Fara yang sebelumnya juga bekerja sama dengan Kamila Andini melalui film “The Mirror Never Lies” (2011) dan “Sekala Niskala (2017)”.

“Tentu kami bangga, dengan masuknya NANA di kompetisi Berlinale ini merupakan pencapaian besar untuk film Asia, terutama Asia Tenggara” ujar Ifa Isfansyah dan Gita Fara.
“Before, Now & Then (NANA)” merupakan proyek film yang disiapkan sejak tahun 2018, diproduksi oleh Fourcolours Films yang sebelumnya memproduksi film panjang Siti, Film Terbaik FFI 2015 karya Eddie Cahyono; Turah, film wakil Indonesia untuk Academy Awards 2017 karya Wicaksono Wisnu Legowo, dan Kucumbu Tubuh Indahku, Film Terbaik FFI 2019 karya Garin Nugroho.

Dalam produksi ini Fourcolours Films bekerja sama dengan Titimangsa Foundation. Happy Salma, pendiri sekaligus direktur dari Titimangsa juga berperan sebagai NANA. Ia juga menduduki kursi produser pendamping untuk film ini.

Titimangsa sebelumnya banyak memproduksi seni pertunjukan seperti Rumah Kenangan, Aku Istri Munir dan juga Bunga Penutup Abad.

Produksi film ini memperoleh dukungan pendanaan dari Purin Pictures Thailand untuk dukungan pendanaan pasca produksi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat untuk support produksi, dan juga berhasil memenangkan penghargaan CJ ENM Award di Asian Project Market Busan International Film Festival 2021.

Delegasi dari tim film “Before, Now & Then (NANA)” akan bertolak ke Berlinale pada tanggal 8 Februari 2022 dengan dukungan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi, MLD Spot, Deltomed, dan
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat.

Nana

Film “Before, Now & Then (NANA)” juga didukung oleh Goodrich Suites, Artotel Portfolio untuk lokasi special media announcement.
Untuk peredaran internasional, Wild Bunch International telah mengakuisisi ‘Before, Now & Then (Nana)’ menjelang pemutaran perdananya di program kompetisi Berlinale 2022.
Wild Bunch International adalah sales agent yang sebelumnya sukses memasarkan film-film besar seperti Shoplifters (Kore-eda Hirokazu), I Daniel Blake (Ken Loach), Blue is the Warmest Color (Abdellatif Kechiche), City of God (Fernando Meirelles), The Grandmaster (Wong Kar Wai), The Artist (Michel Hazanavicius), Climax (Gaspar Noe), 4 Month 3 Weeks and 2 Days (Cristian Mungiu) & Capharnaum (Nadine Labaki).

Tags: Ahda ImranBerlin International Film FestivalBerlinaleChempa PutriCJ ENM AwardFilm Before Now and ThenFilm NanaHappy SalmaJAIS DARGA NAMAKUKamila AndiniWild Bunch International
Previous Post

Berkenalan dengan Para Karakter All of Us Are Dead

Next Post

The Gilded Age rilis Teaser dan Foto Perdana

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Seni Merayu Tuhan
Article

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

12 August, 2026
Soundtrack Laut Bercerita
Article

Soundtrack Laut Bercerita

31 July, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo
Article

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam
Article

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi
Article

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
The Baronesses
Comedy

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Next Post

The Gilded Age rilis Teaser dan Foto Perdana

Berkenalan dengan komunitas Kalap Sinema

4 Fakta yang Buat Bright Naksir Tu Tontawan dalam F4 Thailand: Boys Over Flowers

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati
Article

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

by Nuty Laraswaty
15 August, 2026
0

Final trailer Operasi Pesta Copet bikin penasaran dengan misi Iqbaal Ramadhan dan tiga sahabatnya yang berubah jadi pertaruhan persahabatan Bayangin...

Read more

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

Update Bisikan Desa Gringsing

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In