• Latest

Eksklusif Interview bersama kreator We Bare Bears, Daniel Chong

14 September, 2020
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview

Eksklusif Interview bersama kreator We Bare Bears, Daniel Chong

by Nuty Laraswaty
14 September, 2020
in Interview
251 2
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pada tanggal 12 September 2020 kemarin, We Bare Bears; The Movie telah tayang di  HBO GO, dan Warner TV  , setelah sebelumnya dari serangkaian program special three-week block, setiap hari jam 15.00 WIB mulai 24 Agustus hingga 11 September, di Cartoon Network.

Berikut eksklusif interview Cinemags melalui internet, diwakili oleh Nuty Laraswaty bersama kreator We Bare Bears , Daniel Chong .

Cinemags : Bisa diceritakan awal penciptaan karakter tiga beruang yang kemudian dikenal sebagai We Bare Bears?
Daniel Chong : Ini bermula saat aku mengajak keponakan teman perempuanku ke perpustakaan dan kemudian aku ingin membuatnya tertawa. Di lingkungan tempat kami tinggal banyak sekali terlihat beruang dimana-mana. Di patung , sweater , bendera dan lain-lain. Aku hanya ingin keponakan teman perempuanku ini tertawa dan aku rela melakukan apa saja demi orang kusayangi , dan saat beruang-beruang ini membuatnya tertawa, maka  terasa pas lah , dengan tiga karakter ini.

we bare bears

Ada visual yang lucu juga saat seekor beruang berdiri, terlihat seperti manusia.  Terasa cocok jika beruang berupaya bersosialisasi dan bergabung dengan manusia.
Seperti mereka ikut serta dalam sebuah pesta, kemudian bergabung dengan manusia , terlibat dalam percakapan dalam pesta, oleh karena bentuk visual mereka jika berdiri seperti manusia
tak banyak yang mempersoalkan dan menganggap merka dapat saja berada dalam pesta tersebut dan berbincang-bincang dengan manusia.

Jika dibandingkan jika karakternya seekor anjing atau kucing, tentunya bentuk visualnya berbeda dan tidak nampak seperti manusia , jadi pilihan karakter yang tepat adalah beruang.

Cinemags : Bisa diceritakan mengenai personaliti masing-masing beruang
Daniel Chong : Masing- masing beruang mempunyai personaliti tersendiri seperti Grizzly ramah , Panda pemalu tapi imut dan Ice Bear keren.
Pemilihan karakter tersebut diawali dari sebuah webkomik, dimana ada tiga beruang bertumpuk dalam susunan yang seperti terlihat sekarang , kemudian saat masuk ke area tv show, aku mulai merasakan perlu untuk memberikan personaliti.

Maka jadilah seperti yang sekarang ini dan aku buat mereka semua bersaudara dan karena Grizzly berada paling atas, pantasnya ia saudara paling tua dan personaliti yang terasa pantas adalah dia ramah, dia menjadi pemimpin di antara mereka bertiga dan mengarahkan mereka pergi kemana. Panda yang paling imut dan dia yang paling sensitif karena merupakan saudara yang berada di tengah. Paling muda adalah Ice Bear yang punya banyak keahlian, namun kurang dikenali / diketahui oleh sekitarnya karena posisinya sebagai saudara bungsu.

Grizzly berasal dari Canada, Panda dari China dan Ice Bear dari Laut Artik/ Rusia. Mereka semua tidak berasal dari Amerika.

Cinemags : Dari karakter tiga beruang ini , yang manakah yang merupakan representasi dirimu?
Daniel Chong  : Oh…semuanya adalah diriku. Grizzly itu adalah pribadiku jika harus menjalankansebuah acara,harus memimpin , memberikan motivasi.
Aku menjadi Panda saat aku sedang berkreasi , menciptakan sesuatu. Aku jadi Ice bear saat aku bersama dengan keluargaku.
Jadi bisa dikatakan ketiga beruang ini adalah diriku, namun kalau ditanyakan secara spesifik nampaknya Panda mendapatkan lebih banyak sisi karakterku, karena mendapatkan penyakitku juga yaitu alergi dan asma yang aku harus terima dalam keseharianku sejak kecil, lalu saat aku remaja aku juga sering mengalami masa jatuh cinta seperti Panda.

We Bare Bears: The Movie
We Bare Bears The Movie

Cinemags :Seandainya nanti diberi kesempatan lagi ada animasi lanjutan, siapakah “bintang” yang akan kamu ajak berkolaborasi?
Daniel Chong  : Well, acara ini sudh berakhir. Namun jika berandai akan lagi animasinya, aku akan mengundang “girl group” seperti Blackpink atau CL (Red: rapper dari Korea Selatan)

Cinemags :Apakah benar Film We Bare Bears ini terinspirasi dari isyu diskriminalisasi , yang saat ini marak terjadi seperti di Amerika?
Daniel Chong  : Ya , diskriminasi menampilkan bentuknya dalam banyak sisi.  Saat ini terlihat lebih dalam pada kejadian yang menimpa etnis African American .
Namun ada banyak pemikiran mengenai siapa kamu dilihat dari visual etnis, karena informasi yang buruk dari media. Hal ini terlihat muncul di permukaan saat pandemi .

Saat waktu kecil, aku juga mengalami hal semacam itu, cara mereka berbicara terhadapku atau bahasa bahasa tubuh yang menunjukkan hal tersebut.
Karakter beruang bisa dikatakan secara visual merepresentasikan hal tersebut karena beruang seperti berada di luar manusia , namun juga berupaya bersosialisasi dengan manusia untuk kemudian  menemukan tempat tertentu di dalam dunia ini, inilah aspek karakter beruang yang ingin aku tampilkan. Untuk film ini lebih diutamakan adanya kebencian dan intoleransi
yang tajam dan saling bertolak belakang, sehingga maksud yang hendak aku sampaikan terlihat jelas.  Film ini berdasarkan pengalaman ku menjadi etnis minoritas di Amerika.

Cinemags:Melalui film ini, apa yang ingin kamu sampaikan kepada penonton?
Daniel Chong  :Fim ini dibuat specifik oleh kami dengan penekanan ide bahwa kami ingin mencari tempat kami di dunia. Film ini menitik beratkan pada kualitas bagaimana kita memperlakukan diri kita masing-masing dan bagaimana kita bisa menjadi lebih toleran.

Para beruang akan menjadi korban dari intoleransi, mereka akan diberitahu bahwa mereka tidak berhak berada disini dan harus pindah, lalu mereka diusir lalu dikejar hingga keluar dari tempat yang selama ini mereka sebut rumah.
Buat aku ini adalah pesan penting yang sangat berdampak pada diriku yaitu harapanku mengenai cara kita memperlakukan diri kita  dan semoga kita semua dapat belajar dan mulai berdialog agar memehami posisi masing-masing, bahwa ternyata kita semua tidak jauh berbeda satu dengan lainnya, kita semua menginginkan hal yang sama yaitu ingin bisa diterima dan menerima, dan tidak mengalami perlakuan diskriminasi.

Semoga manusia mulai mempertimbangkan ulang jika ingin mengucapkan perkataan yang tidak menyenangkan kepada orang lain hanya karena melihat penampilan visual kita.
Ide besar ini bisa jadi berhasil jika dunia terhubung dan dalam bentuk karakter beruang, orang dapat dengan mudah menertawakan dan menghilangkan stress saat melihat tingkah laku mereka.

Jika pada masa pandemi ini karakter beruang dalam film ini ini berhasil menyampaikan ide tersebut, maka itu mrupakan suatu hal yang baik.

Daniel Chong
sumber foto : wiki fandom

Terima kasih Daniel Chong, atas waktunya dan semoga sukses project untuk selanjutnya

Baca juga :Review Film We Bare Bears: The Movie

Tags: BlackpinkCLDaniel ChongWe Bare BearsWe Bare Bears: The Movie
Previous Post

Dokumenter K-pop BLACKPINK: Light Up the Sky segera tayang

Next Post

Review film The Garden of Evening Mists

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Step Studio 2026
Interview

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air
Article

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.
Article

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Next Post

Review film The Garden of Evening Mists

Film Mudik Raih 55 Ribu Penonton Film Indonesia dalam Dua Minggu Penayangan

Review serial The Third Day, tayang mulai tanggal 15 September 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Benda Apa Itu Liminal Space?
Article

Benda Apa Itu Liminal Space?

by Nuty Laraswaty
16 June, 2026
0

Secara sederhana, liminal space adalah ruang atau keadaan "di antara",bukan tempat tujuan, melainkan tempat transisi. Kata liminal berasal dari bahasa...

Read more

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In