• Latest
Susi Susanti Nuty Laraswaty

Exclusive Interview Film ‘Susi Susanti – Love All’

6 March, 2022
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview
Susi Susanti Nuty Laraswaty

Exclusive Interview Film ‘Susi Susanti – Love All’

by Nuty Laraswaty
6 March, 2022
in Interview
239 18
1
Share on FacebookShare on Twitter

Time International Films mempersembahkan film ‘Susi Susanti – Love All’ yang diproduksi oleh Damn I Love Indonesia Movies bersama Oreima Films, East West Synergy, dan Melon Indonesia

Setelah Laura Basuki meraih kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik di Piala Citra 2020, film biopik yang diangkat dari kisah pebulutangkis legendaris Susi Susanti ini akan tayang eksklusif secara streaming sekarang di Disney+ Hotstar.

Laura Basuki

Laura Basuki

Film “Susi Susanti – Love All” menampilkan semangat nasionalisme yang dibawa di film ini melalui penampilan Susi Susanti di ajang internasional. Terlihat pula bagaimana Susi melewati menjadi atlet remaja yang sukses sampai senior yang harus memikirkan nasib keluarga dan bangsanya. Film garapan Sim F ini menjanjikan aksi badminton yang seru juga drama sentimentil dalam perjuangan meraih kemenangan.

Tahun 2020 adalah tantangan yang sangat berat bagi semua orang, sehingga pemilihan 1 Januari 2021 sebagai tanggal penayangan eksklusif film ini diharapkan dapat menjadi momentum yang membawa semangat baru untuk Indonesia sebagai bangsa pejuang seperti perjuangan yang dimiliki seorang legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti. Kita akan menyaksikan rintangan-rintangan yang harus dihadapi oleh Susi dan betapa setianya ia pada mimpinya untuk Indonesia. Film “Susi Susanti – Love All” diharapkan juga dapat menumbuhkan antusiasme kita semua untuk menyambut tahun baru 2021 bersama-sama sebagai satu bangsa, bangsa Indonesia.

Pada kesempatan kali ini, Cinemags diwakili Nuty Laraswaty berkesempatan untuk mengikuti virtual roundtable interview bersama denganLaura Basuki, Dion Wiyono, Daniel Mananta dan Sim F,  terkait dengan pemutaran Film “Susi Susanti – Love All” secara eksklusif di Disney+ Hotstar

Berikut adalah rangkumannya

 

Laura Basuki saat memilih peran sebagai Susi Susanti menyampaikan bahwa demi memerankan karakter legend badminton Indonesia yang teknik permainannya hingga sekarang ini tak tergantikan, jadi memiliki tanggung jawab besar setidaknya berlatih semaksimal mungkin untuk bisa memainkan peran ini. Untunglah saat melakukan akting dapat menanyakan langsung pula kepada Susi Susanti, agar dapat maksimal memainkan karakter ini. Pertanyaan yang diajukan untuk kemudian menjadi dialog antara lain adalah seperti bagaimana perasaan Susi Susanti saat berada di podium menjadi juara olimpiade , hingga saat diwawancara oleh para wartawan.  Hal ini dilakukan demi menampilkan akting yang baik , berperan sebaik-baiknya memerankan Susi Susanti dalam film ini.

Adapun  sebenarnya yang di capture dalam film ini bukanlah permainan ataupun pertandingannya, tapi akan semangat juangnya, kecintaannya terhadap Indonesia, terhadap olah raga terutama badminton. Ini adalah salah satu peran yang paling membekas dan memorable, karena memerankan seseorang yang legend itu tidaklah mudah, banyak tantangan. Setelah selesai memainkan karakter ini, keberhasilannya sebagai seorang aktris adalah ketika peran itu bisa terus melekat dan merubah cara pandang dirinya terhadap sesuatu. Disini cara pandangnya berubah kepada seorang legend Susi Susanti, yang ternyata bisa begitu mencintai negara Indonesia ini, mencintai keluarganya, mencintai Tuhan nya dan mencintai bidang olah raga yang digelutinya.

Laura Basuki juga menyampaikan paling berkesan dalam film ini, saat harus berlatih olah raga badminton, serta kesempatan untuk berdialod dan meminta bimbingan langsung dari living legend Susi Susanti. Juga kesempatan untuk bersama Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma menonton pertandingan badminton secaralive, ini yang menyebabkan hingga sekarang selalu ingin menonton pertandingan-pertandingan olah raga ini.

Dion Wiyono juga mengiyakan pendapat Laura Basuki, kemudian menambahkan Susi Susanti dan Alan Budi Kusumo  adalah tokoh yang banyak menginspirasi, tidak hanya di olah raga namun juga bagi anak-anak muda maupun teman-teman, apalagi mendukung optimisme untuk tahun 2021 amatlah pas untuk menonton kembali film Susi Susanti Love All di Disney + Hotstar. SUsi Susanti mampu menunjukkan  betapapun besarnya rintangan yang dihadapi, namun mampu melewati dengan sukses dan membuat dirinya menjadi seorang living legend

Sim F menyampaikan saat ini di Indonesia masih jarang film biopik karena di industri film sendiri film biopik kurang banyak peminatnya sehingga jarang dibikin, namun alasan film ini ingin sekali dibuat oleh para produsernya, ini dikarenakan belum ada film olah raga badminton, tidak ada film Hollywood yang membuat film olah raga badminton, karena jagoannya ada di Indonesia. Makanya film ini harus dibikin oleh orang Indonesia. Tantangan dalam membuat film biopik adalah memilah cerita, adegan yang pas untuk ditampilkan dalam film dan juga lokasi yang pada eranya masih ada, namun saat hendak syuting sudah tidak ada. Perlu dibuat dan di set ulang sehingga lokasi tersebut menjadi nyata dan riil buat penontonnya.

Adapun story board dari script mengalami perubahan, karena masalah durasi film, sehingga banyak hal yang hendak disampaikan harus dipotong agar dapat memenuhi durasi tersebut. Beberapa adegan terpaksa harus dibuang, namun dalam film ini sudah mencakup poin-poin yang hendak kita sampaikan.

Film ini penting sekali ditonton untuk anak muda untuk memulai tahun 2021 , setelah tahun sebelumnya kita semua mengalami masa sulit dengan adanya pandemi. Film ini bisa memberikan semangat lagi, untuk tetap berjuang tanpa kenal leah dan tetap mencintai negeri ini.

Daniel Mananta menyampaikan tertarik membuat film ini dikarenakan film ini merupakan sebuah film tentang legenda Indonesia yang ceritanya patut banget difilmkan. karena kepahlawanan Susi Susanti. Beliau menunjukkan bahwa ukuran dari kepahlawanan seseorang bukan dari seberapa hebat achievement yang sudah dilakukan buat negara ini tapi seberapa besar pengorbanan yang harus dikorbankan untuk negara ini dan pada tahun 1998, Susi Susanti menjadi seorang pahlawan olah raga di Indonesia karena pilihan yang beliau lakukan demi cintanya kepada Indonesia. Secara filosofi pun ini sangat sesuai dengan Damn I Love Indonesia, prinsip hidupnya dan sebisa mungkin ingin mengambil kisah hidup Susi Susanti untuk dapat menginspirasi banyak orang.

Lebih lanjut disampaikan film ini akan terus diupayakan disebarkan ke seluruh dunia . Telah dilakukan antara lain melalui  Cannes Film Festival , sambutan yang diberikan amatlah positif dan luar biasa. Semakin membuka mata dunia akan olah raga badminton dan Indonesia. Paling berkesan sekali adalah saat ada seorang perempuan dari negara Spanyol yang tak pernah sama sekali mengenal Indonesia dan belum pernah mendengar nama Susi Susanti, namun kesukaannya pada olah raga badminton membuat dirinya menonton preview film ini. Setelah selesai menonton, ia menangis dan menyatakan ingin keinginannya untuk mendistribusikan film ini.

Lebih lanjut :

Susi Susanti mengutarakan kebanggaanya terhadap film ini,

“Melalui film ini saya berharap penonton tahu bagaimana dulu kami kalau kalah di-bully, bagaimana proses menjadi juara, pengorbanan kerja keras, hari- hari di asrama, ada di film itu”.

 

Daniel Mananta sebagai produser eksekutif pun mengungkapkan semangatnya terhadap kolaborasi dengan Disney+ Hotstar ini,

“Saat film ini belum diproduksi dan masih dalam bentuk naskah, saya sangat ingin mengasosiasikan film “Susi Susanti – Love All” dengan Disney, karena ini merupakan film keluarga yang akan sangat menginspirasi kita semua. Maka, dengan kolaborasi Disney+ Hotstar yang akan menayangkan film ini secara eksklusif akan menjadi kebanggaan buat film “Susi Susanti – Love All”. Saya berharap di ahun 2021, seluruh masyarakat Indonesia bisa menemukan semangat untuk berjuang kembali seperti seorang Susi Susanti”.

 

 

Susi Susanti (diperankan Laura Basuki) sudah mencintai bulutangkis sejak usia 14 tahun dan berkembang enjadi atlet paling dicintai di Indonesia. Di bawah bimbingan pelatihnya, Liang Chiu Sia dan didorong oleh janji kepada Ayahnya, Susi berhasil mendapatkan pengakuan Internasional karena memenangkan medali emas Olimpiade pertama untuk Indonesia. Ketika terjadi gejolak ekonomi, Susi menggunakan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kepada negaranya dan dunia bahwa kepahlawanan tidak diukur oleh tingginya kesuksesan seseorang, tetapi oleh kedalaman pengorbanan seseorang. Semua ini didukung dari kecintaan Susi kepada Tuhan, keluarga, bulutangkis, pasangan hidupnya, dan juga Indonesia.

 

Artikel Asli di Cinemags , cek profile Nuty Laraswaty 

kategori interview
Tags: arsip Nuty LaraswatyDaniel ManantaDion WiyonoLaura BasukiSim FSusi Susanti
Previous Post

Serial-serial terbaru yang menarik dan berkualitas dari Disney + Hotstar

Next Post

Special Interview with Aldo Swastia & Rahabi Mandra , Film Kadet 1947

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Step Studio 2026
Interview

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air
Article

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.
Article

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Next Post
kadet 1947 nuty laraswaty

Special Interview with Aldo Swastia & Rahabi Mandra , Film Kadet 1947

film penyalin cahaya nuty laraswaty

Wregas Bhanuteja director & writer Penyalin Cahaya / Photocopier talk

Turning Red review

Comments 1

  1. finessa says:
    5 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?
Article

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

by Nuty Laraswaty
3 July, 2026
0

  "Kalau alam sudah memberi tanda untuk berhenti, masih berani lanjut?" Pertanyaan itu mungkin terdengar klise. Film Petaka Gunung Welirang,...

Read more

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

Review Film The Death of Robin Hood

Review Power Ballad

Pendapat Soal Supergirl (2026)

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In