• Latest
Preman (2021) karya  Randolph Zaini , mencuri perhatian

Preman (2021) karya Randolph Zaini , mencuri perhatian

22 September, 2022
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Prize Winner
Preman (2021) karya  Randolph Zaini , mencuri perhatian

Preman (2021) karya Randolph Zaini , mencuri perhatian

film preman ini merupakan sebuah karya gotong royong dari semua kru dan pemain

by Nuty Laraswaty
22 September, 2022
in Interview, Prize Winner
238 15
2
Share on FacebookShare on Twitter

Pada akhir tahun 2021, Cinemags diundang untuk menghadiri pemutaran film Preman karya Randolph Zaini

Preman Introversy
Hak cipta Introversy

 

Film yang berdurasi 92 menit ini, telah berhasil mendapatkan perhatian di ajang Festival Film Indonesia 2021 dan meraih dua Piala Citra untuk kategori Penata Rias Terbaik dan Penata Efek Visual Terbaik dari delapan nominasi

Dalam kesempatan tersebut Cinemags, juga berkesempatan untuk mendengarkan penjelasan dari Randolph Zaini, akan film karyanya ini yang ditulis dan disutradarai oleh dirinya.

randolph zaini cinemags

Berikut ini adalah rangkumannya

Menurut Randolph Zaini, film preman ini merupakan sebuah karya gotong royong dari semua kru dan pemain, ini merupakan hasil karya mereka semua. Adapun plot dari film ini adalah mengenai ayah dan anak yang sedang berusaha melarikan diri dari grup preman yang dikhianati oleh ayahnya. Namun jika berbicara mengenai story, ini adalah cerita ayah dan anak serta bagaimana mereka menembus tembok kaca yang memisahkan mereka.

 

Lebih lanjut disampaikan pemilihan film preman ini identik sekali dengan kondisi di Indonesia, namun di balik semua itu, ada sesuatu yang sangat universal dalam perkumpulan premanisme. Preman asal usulnya dari masa penjajahan Belanda-VOC , mereka mengangkat beberapa budak yang kuat dari Jawa dijadikan preman untuk memandorkan budak-budak lain. Jadi ini bisa jadi bahan pertanyaan, siapa yang lebih parah, diperbudak dan menderita atau orang-orang yang diperbudak menindas sesamanya namun tidak sadar, dan inilah lingkaran setan yang kita alami dan ini sesuatu yang sangat universal. Ini sesuatu yang terjadi di semua lini dan dapat disalahgunakan.

Pertimbangan pemilihan karakter difabel sebagai tokoh utama , fungsinya dari segi plotting adalah mengisolasikan dirinya dari tindakan komplotannya yang ia tidak setujui dan ia tidak cocok dengan mereka semua, karena itu ia selalu terisolasi. Di sisi lain pula, ia sebagai kaum tuli, seringkali dalam hidup, termajinalisasi (terpinggirkan) , dalam film akan banyak representasi dari kaum-kaun yang dimarjinalkan dalam masyarakat, baik melalui prejudise (dugaan) , kurangnya informasi, dan yang paling pentingnya ia ingin karakter utama didefinisikan dengan perbuatannya , bukan dengan kata-kata. Di awal film ia juga didefinisikan dari kepasifannya.

Pemilihan lagu cublak cublak suweng sebagi penutup film , mengandung arti bagaimana orang-orang , terutama lelaki yang tumbuh dewasa selalu mencari harta dan tidak pernah menemukan. Padahal harta yang sesungguhnya adalah hati nurani dan itu merupakan perjalanan dari tokoh utama yang tidak tahu apa yang ia cari, sampai akhirnnya ia sadar, bahwa harta yang paling mulia adalah hati nuraninya, dan ia disadarkan akan hal ini oleh anaknya saat akhir cerita.

Film ini diproduksi selama 25 hari untuk principal fotography , lokasi syuting berada di tempat yang sulit didatangi , terkadang juga menemukan kendala di lapangan seperti genset yang terendam karena banjir dan membuat proses syuting terpaksa dihentikan. Bahkan sempat juga diganggu oleh preman yang berada di lokasi syuting. Namun semua ini membuat seluruh kru dan pemain menjadi kompak dan bersatu menghadapi semua kendala, saat syuting berlanjut kembali semua kembali dikerjakan dengan sepenuh hati. Lokasi syuting berada di sekitar Jakarta, Bekasi, Cibarusah, hingga Jonggol. Untuk pembelajaran bahasa isyarat, koreografi dan pendalaman karakter untuk para pemain , diperlukan waktu sekitar 2 bulan.

Untuk koreografi lebih menunjukkan bahwa film ini merupakan film drama yang berbalut sedikit laga. Ini bukanlah film aksi, oleh karena itu preman adalah bukan ahli bela diri dan cara berantemnya sangat kasar , ceroboh. Mereka saat mengayunkan barang, bisa tidak kena sasaran. Bisa terpeleset dan bahkan senjata utama tokoh utama adalah kepala monyet yang pada dasarnya bukanlah senjata. Itu merupakan benda yang dipakai oleh pelaut pada jaman dahulu dan saat mereka sedang mabuk, saat mereka berantem di bar, mereka akan mengayunkan benda itu sebagai senjata improvisasi diri mereka.  Jadi sisi-sisi keteledoran dan kecerobohan, benar-benar diambil dan ditampilkan pada film Preman ini.

Hingga kini, film Preman masih diputar di festival-festival, hingga menunggu waktu yang tepat akan tayang di bioskop Indonesia.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tags: cublak cublak suwengFFI 2021Preman 2021Randolph Zaini
Previous Post

Rio Dewanto; Sosok Family Man yang Berjaya di Dunia Seni Peran

Next Post

Fakta Menarik di Balik Kolaborasi Spesial 20th Century Studios Indonesia dengan Wong Hang Tailor yang Terinspirasi dari “The King’s Man”

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Step Studio 2026
Interview

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Alur Dokumenter Arfan Sabran dalam Film Jodoh 3 Bujang
Movie Review

Alur Dokumenter Arfan Sabran dalam Film Jodoh 3 Bujang

16 December, 2025
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air
Article

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
Next Post

Fakta Menarik di Balik Kolaborasi Spesial 20th Century Studios Indonesia dengan Wong Hang Tailor yang Terinspirasi dari "The King's Man"

Keberanian Dear Nathan: Thank You Salma Mengupas Aktivisme dengan Baluran Romansa

Awali 2022, JOOX Ajak Pengguna Jadi Bagian dari Pemilihan Pemenang JOOX Karaoke Jagoan Pop

Comments 2

  1. uses of augmentin syrup says:
    1 year ago

    The effects of intracranial pressure on the extraocular nerves the nerves controlling eye movements can result in double vision augmentin dosage for uti Usually starting 3 6 days after the treatment your pet may seem to sleep more or be less interested in play

  2. finessa says:
    5 months ago

    **finessa**

    Finessa is a natural supplement made to support healthy digestion, improve metabolism, and help you achieve a flatter belly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?
Article

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

by Nuty Laraswaty
3 July, 2026
0

  "Kalau alam sudah memberi tanda untuk berhenti, masih berani lanjut?" Pertanyaan itu mungkin terdengar klise. Film Petaka Gunung Welirang,...

Read more

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

Review Film The Death of Robin Hood

Review Power Ballad

Pendapat Soal Supergirl (2026)

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In