• Latest
Joni Astin Ariadi peserta kompetisi pembuatan film “World of Film” asal Indonesia sebagai Pemenang Utama Kategori Umum

Joni Astin Ariadi peserta kompetisi pembuatan film “World of Film” asal Indonesia sebagai Pemenang Utama Kategori Umum

6 September, 2022
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Prize Winner
Joni Astin Ariadi peserta kompetisi pembuatan film “World of Film” asal Indonesia sebagai Pemenang Utama Kategori Umum

Joni Astin Ariadi peserta kompetisi pembuatan film “World of Film” asal Indonesia sebagai Pemenang Utama Kategori Umum

by Nuty Laraswaty
6 September, 2022
in Prize Winner
251 2
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sejak tanggal 2 Agustus 2021 hingga 31 Desember 2021, Sony Electronics Asia Pacific telah menggelar kompetisi pembuatan film dalam kampanye “World of Film” yang dapat diikuti oleh seluruh negara di Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Setelah melakukan penilaian untuk tingkat regional, Sony Electronics Asia Pasific dengan bangga mengumumkan pemenang dari kompetisi “Word of Film” se-Asia Pasifik, yaitu Joni Astin Ariadi dari Indonesia untuk Kategori Umum dan Wong Yin Lam & Wong King Chau dari Hong Kong untuk Kategori Pelajar. Kedua Pemenang Utama mendapatkan hadiah utama berupa uang tunai sebesar USD$15.000 untuk Kategori Umum, dan uang tunai sebesar USD$8.000 untuk Kategori Pelajar.

World of Film
Koji Sekiguchi – President Director PT Sony Indonesia.

Kampanye “World of Film” adalah sebuah inisiatif dari Sony sebagai bentuk perayaan atas warisan nilai-nilai Sony dan komitmennya yang berkelanjutan terhadap dunia pembuatan film. Sony berupaya untuk mendukung dan menemani perjalanan kreatif para filmmaker, baik rumah produksi blockbuster ternama maupun pembuatan film independen oleh individu. Upaya ini direalisasikan melalui kekuatan kamera seri Alpha dengan lensa yang dapat ditukar serta rangkaian kamera Cinema Line, mulai dari kamera VENICE hingga model terbaru, FX3 yang ringkas dan ringan. Dalam kampanye ini, Sony menghadirkan berbagai kegiatan, salah satunya adalah kompetisi pembuatan film untuk memberdayakan dan memamerkan karya dari kreator lokal.

Koji Sekiguchi, President Director PT Sony Indonesia menyampaikan, “Sony berkomitmen untuk selalu menghadirkan produk digital imaging terbaik agar dapat memenuhi kebutuhan dan menunjang kreativitas para konsumen dalam menghasilkan karya. Hadirnya kompetisi pembuatan film dalam “Worldof Film” merupakan salah satu bentuk dukungan Sony kepada para pelaku industri kreatif, khususnya filmmaker dari segala jenjang, mulai dari pelajar hingga para profesional yang telah berpengalaman di industri film, untuk menunjukkan bakat dan keahliannya menggunakan kamera Sony. Dengan diselenggarakannya kompetisi “World of Film”, harapannya dapat mendorong semangat para filmmaker untuk menghasilkan karya yang luar biasa bersama Sony.”

 

Kompetisi pembuatan film dalam “World of Film” telah dimulai sejak tanggal 2 Agustus 2021 hingga 31 Desember 2021 dengan 2 pilihan kategori. Kategori tersebut di antaranya Kategori Umum yang terbuka untuk semua peserta di wilayah yang berpartisipasi, termasuk Indonesia. Kemudian, Kategori Pelajar yang terbuka untuk peserta yang mengikuti program pendidikan pembuatan film. Pemenang dari kompetisi akan dipilih pada tingkat lokal terlebih dahulu dan selanjutnya akan bersaing secara regional (Asia Pasifik).

Fae Adelia - Digital Imaging Product Marketing PT Sony Indonesia.
Fae Adelia – Digital Imaging Product Marketing PT Sony Indonesia.

Kompetisi pembuatan film “World of Film” tingkat regional diikuti oleh peserta dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik dan dinilai oleh panelis juri internasional yaitu, Felix Ng, Den Lennie, serta Melina Matsoukas. Setelah melalui proses penjurian yang ketat, para panelis juri internasional mengumumkan pemenang utama dari kompetisi pembuatan film “World of Film” tingkat regional Asia Pasifik, yaitu Joni Astin Ariadi dari Indonesia untuk Kategori Umum dan Wong Yin Lam & Wong King Chau dari Hong Kong untuk Kategori Pelajar.

Joni Astin Ariadi terpilih sebagai pemenang utama dari Kategori Umum dalam kompetisi pembuatan film “World of Film” tingkat lokal (Indonesia) dan regional Asia Pasifik, berkat karyanya yang berjudul “Marry Me?” yang menceritakan kisah cinta yang sangat kuat tentang perjalanan dan perjuangan seorang pria untuk mendapatkan cinta sejatinya dan rela melakukan apapun demi cinta. “Karya Joni membawa pesona, dan humor pada kisah romansa klasik. Melalui penggunaan musik, gerakan kamera yang luwes, dan penggunaan gaya chapter episodik, membuat penonton langsung ditarik ke dalam cerita protagonis kita. Tidak sabar untuk melihat apa yang dibuat sutradara ini selanjutnya,” ungkap Melina Matsoukas.

 

Sedangkan Wong Yin Lam & Wong King Chau berhasil menjadi pemenang utama dari Kategori Pelajar pada tingkat regional Asia Pasifik melalui karya dengan judul “Escape” yang bercerita tentang seorang sopir taksi yang bertemu dengan dua pria menakutkan dan menyeramkan, serta diiringi dengan fenomena pembunuh misterius di pinggiran kota. “Ceritanya brilian dan memiliki twist. Saya sepenuhnya percaya bahwa pemeran utama dalam bahaya, dan titik di mana semuanya terbalik membuat cerita yang bagus. Saya tidak memperkiraan hal itu. Saya menyukai penggunaan sudut kamera, dan untuk produksi kelas pelajar, ini adalah standar yang sangat, sangat tinggi. Saya sangat terkesan dengan film ini,” ungkap Den Lennie.

 

Sebelumnya, pada kompetisi pembuatan film “World of Film” tingkat lokal (Indonesia), terdapat 141 karya film pendek yang dikirimkan oleh peserta di wilayah Indonesia. Panelis juri dari tingkat lokal yang merupakan profesional di industri film seperti Fajar Bustomi, Upie Guava dan Bagoes Tresna Adji telah menilai dan menentukan pemenang dari masing-masing kategori, yaitu Joni Astin Ariadi sebagai Pemenang Utama Kategori Umum,  M. Rizky Adly dan Tri Yuda Production sebagai Pemenang Runner Up Kategori Umum serta Magic Clip dari SMK Cakra Buana sebagai Pemenang Utama Kategori Pelajar.

Magic Clip memenangkan Kategori Pelajar dalam kompetisi pembuatan film “World of Film” tingkat lokal (Indonesia) dengan karya berjudul “Habis Waktu” yang mengisahkan tentang seorang siswa SMA yang semakin lalai akan waktu yang dimiliki pada saat melakukan pembelajaran jarak jauh di situasi pandemi.

 

Posisi Runner-Up Pertama di Kategori Umum dalam kompetisi pembuatan film “World of Film” tingkat lokal diisi oleh M. Rizky Adly, dengan karya berjudul “Baruna” yang menceritakan sebuah dilema pada seorang anak nelayan yang harus berhadapan dengan kondisi keluarga, pandemi, kematian dan ambisi mencapai cita-cita melalui pendidikan. Kemudian,

 

Tri Yuda Production berhasil mendapatkan posisi Runner-Up Kedua melalui karya dengan judul, “Mimpi Pagebluk” yang bercerita mengenai seorang web designer muda yang terjebak selama seminggu karena pembatasan pandemi dan memiliki keterbatasan sinyal, Ilham mulai membayangkan tentang seorang wanita di samping kamarnya untuk menghilangkan kebosanan.

 

Para pemenang kompetisi pembuatan film “World of Film” dari tingkat lokal menerima hadiah berupa produk Sony. Hal ini merupakan salah satu upaya Sony dalam mendukung semangat para pemenang untuk terus berkarya. Hadiah berupa kamera Cinema Line FX3 dan lensa G Master untuk Pemenang Utama Kategori Umum, kamera Alpha 7 IV untuk kedua Pemenang Runner Up Kategori Umum,  serta kamera Alpha 7 III kit untuk Pemenang Utama dari Kategori Pelajar.

Takeshi Hatanaka dan Koji Sekiguchi bersama pemenang World of Film tingkat lokal dan regional.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai “World of Film”, silakan kunjungi website “World of Film”.

 

 

Tags: Joni Astin Ariadi
Previous Post

Film pendek Sepanjang Jalan karya Kamila Andini, menyentuh hati

Next Post

Trailer Film Kuntilanak 3 berikan dunia baru

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Alur Dokumenter Arfan Sabran dalam Film Jodoh 3 Bujang
Movie Review

Alur Dokumenter Arfan Sabran dalam Film Jodoh 3 Bujang

16 December, 2025
The Voice of Hind Rajab Nuty Laraswaty
Documentary

The Voice of Hind Rajab: Ketika Kamera Tak Berkutik di Hadapan Suara Kecil yang Tersesat di Tengah Perang

22 November, 2025
Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru
Movie Review

Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

22 November, 2025
Cast Film Pangku
Article

Interview Cast Film Pangku

29 October, 2025
Pangku Reza Rahadian
Drama

Ngopi Dulu, Bahas Pangku Nanti Bersama Reza Rahadian

28 October, 2025
The third murder
Article

Strategi Pengacara Diungkap dengan Sinematik dalam Film The Third Murder – Hirokazu Kore-eda

29 July, 2025
Next Post

Trailer Film Kuntilanak 3 berikan dunia baru

Sinopsis Ngeri Ngeri Sedap

5 Tayangan Indonesia yang Membangkitkan Nostalgia

Disclosure Day
Article

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

by Nuty Laraswaty
29 May, 2026
0

      Kalau dibandingkan langsung, trailer Disclosure Day dan E.T. the Extra-Terrestrial sebenarnya menunjukkan bagaimana gaya Steven Spielberg berubah...

Read more

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Review Serial Hellbound

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In