• Latest
The third murder

Strategi Pengacara Diungkap dengan Sinematik dalam Film The Third Murder – Hirokazu Kore-eda

29 July, 2025
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
The third murder

Strategi Pengacara Diungkap dengan Sinematik dalam Film The Third Murder – Hirokazu Kore-eda

Tayang di Klik Film

by Nuty Laraswaty
29 July, 2025
in Article, Movie Review, Prize Winner
245 10
0
Share on FacebookShare on Twitter

Film The Third Murder

Merupakan salah satu film dari Hirokazu Kore-eda, membahas mengenai lika liku persidangan serta strategi yang diterapkan.

Kunci pertama adalah babak pertama, adegan pertama itu adalah salah satu yang harus diperhatikan

 

Pergulatan pikiran yang harus diperhatikan seksama dalam film ini pada dua karakter ini:

  • Pengacara Shigemori (Masharu Fukuyama), yang bertugas menjadi pembela terdakwa pelaku pembunuhan;
  • Dengan terdakwa pelaku pembunuhan bernama Misumi (Kôji Yakusho).

the third murder

Proses persidangan

Melalui alur penceritaan pengadilan, penonton dihadapkan pada proses biasa dalam kegiatan persidangan.

Itu meliputi pembuktian, tanya jawab yang nantinya akan berujung kepada sebuah putusan. Hasil putusan tersebut menentukan hukuman macam apa yang akan diterima.

Penonton juga dibawa ke dalam sudut pemikiran pengacara Shigemori yang kurang begitu antusias, bersama-sama dengan rekan sejawatnya dan jaksa penuntut.

Menetapkan strategi standar sesuai kesepakatan, agar putusan akhir pengadilan dapat tercapai sesuai kesepakatan.

Terlebih ia juga merasa ada beban, dengan keadaan dirinya yang harus menerima kehadiran Ayahnya sebagai hakim.

Namun sesuai pekerjaan, ia tetap berupaya menyelidiki kejadian yang terjadi, walaupun itu hanyalah standar prosedural belaka.

Semua berjalan tenang, hingga Misumi mengubah terus menerus pernyataan yang ia berikan.

Di satu sisi ia menyatakan ia bersalah dengan segala tuduhan, di lain waktu ia menyampaikan pernyataan yang berbeda lagi,.

Ini mengacaukan strategi yang telah disepakati sedari awal tersebut.

Momen Misumi dan Shigemori Menjadi Satu

Misumi juga berhasil menarik perhatian Shigemori, berdasarkan pernyataannya yang terus berubah-ubah tersebut.

Shigemori yang tadinya apatis, mendadak menjadi merasa tertantang untuk mengungkapkan kebenaran yang “baru”

Bukti-bukti bari dihadirkan, lengkap dengan potongan-potongan misteri dan bukti yang sengaja diberikan oleh Misumi.

Ia dengan kemampuan psikologisnya pun membuat Shigemori merasa menjadi sosok yang penting, saat diberikan informasi “krusial” setiap kali mereka berdua berjumpa.

Secara psikologis Misumi berhasil menghancurkan pertahanan Shigemori, saat kisah anak yang diperlakukan secara tidak senonoh oleh ayahnya disampaikan.

Sejak saat itu, Shigemori pun merasa harus membantu meluruskan perkara yang terjadi.

Ia pun mulai membayangkan adegan-adegan tertentu berdasarkan penyampaian informasi yang ia dengar.

Kesimpulan

Hirokazu Kore-eda sendiri berhasil menempatkan elemen perempuan asia yang diharapkan untuk tetap sesuai tuntutan masyarakat.

Pengorbanan yang umumnya dilakukan perempuan di Asia, menjadi semacam titik balik.

Menjadi elemen misteri dan kebimbangan penonton, apakah benar terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh Misumi?

Atau apakah ada orang ketiga?

Ini merupakan sebuah cerita yang bagus, karena terdakwa memiliki kemampuan untuk mempermainkan pola pikir.

Saat penonton mulai mendalami fakta baru yang mengubah presepsi , lalu diberikan fakta / bukti baru , pikiran pun dengan rapih turut mengikuti apa yang disampaikan.

Film ini benar-benar mampu menyelami bagaimana proses persidangan serta kesepakatan , dapat menjadi hancur dikarenakan fakta/bukti baru tersebut.

Hingga di satu titik semua merasa lelah dan merasa sudah cukup, sehingga memutuskan secara paksa satu pendapat yang sesuai dengan peraturan kerja.

Misumi pun hadir dengan dialognya yang mengetuk pola pemikiran para insan pengadilan, yang ia sebut sebagai pihak-pihak yang tak dapat ia percaya.

Secara tegas ia mengklaim sebagai korban konpirasi kesepakatan sistem peradilan.

Ia pun juga menyebutkan bahwa semua pernyataannya, telah ia sampaikan dan diberikan pengarahan , bahwa hasil akhir akan berupa bentuk A, jika ia menyampaikan pernyataan B.

Ini semua menjelma sebagai sindirian sinis akan sitem pengadilan.

Akhir kisahnya pun yang menyerahkan pada penontonnya untuk menyimpulkan sendiri, kejadian yang sebenarnya terjadi

Namun bagi penulis, sebenarnya kuncinya ada pada babak pertama, adegan pertama.

Kemudian penulis juga menyukai, bagaimana proses pergulatan pikiran ini, diterapkan dalam sinematik yang indah.

Terutama bagian penyatuan wajah di cermin, seolah menggambarkan mereka berdua berada dalam pikiran yang sama.

Sutradara Hirokazu Kore-eda
Penulis Hirokazu Kore-eda
Produksi Matsuzaki Kaoru
Taguchi Hijiri
Pemain
  • Masaharu Fukuyama
  • Suzu Hirose
  • Shinnosuke Mitsushima
  • Mikako Ichikawa
  • Izumi Matsuoka
  • Yuki Saito
  • Kōtarō Yoshida
  • Isao Hashizume
  • Kōji Yakusho
Sinematography Mikiya Takimoto
Diedit Hirokazu Kore-eda
Musik Ludovico Einaudi
PH
Fuji Television Network
Amuse
GAGA Corporation

Dapat ditonton di Klik Film

Tags: kesepakatan PengadilanKoji YakushoMasharu FukuyamaStrategi Pengacara
Previous Post

Bikin Gemes Lihat Trailer Rangga dan Cinta

Next Post

Akhir Kisah yang Klise di Film Love at First Lie

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?
Article

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku
Article

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood
Article

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."
Article

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)
Article

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png
Movie Review

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Next Post
Akhir Kisah yang Klise di Film Love at First Lie

Akhir Kisah yang Klise di Film Love at First Lie

Freakier Friday

Panggil Aku Ayah

Testimoni Film Panggil Aku Ayah

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?
Article

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

by Nuty Laraswaty
3 July, 2026
0

  "Kalau alam sudah memberi tanda untuk berhenti, masih berani lanjut?" Pertanyaan itu mungkin terdengar klise. Film Petaka Gunung Welirang,...

Read more

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

Review Film The Death of Robin Hood

Review Power Ballad

Pendapat Soal Supergirl (2026)

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In