• Latest
The third murder

Strategi Pengacara Diungkap dengan Sinematik dalam Film The Third Murder – Hirokazu Kore-eda

29 July, 2025
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

19 September, 2026
Pasukan 1000 Janda Laksamana Malahayati Makin Populer: Ada Pasukan 1000 Janda

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

19 September, 2026
iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

19 September, 2026
Bisikan Desa Gringsing

Sudah Nonton Saat Screening, Ini Reaksi Penonton untuk Bisikan Desa Gringsing: Bikin Merinding atau Malah Bikin Penasaran?

19 September, 2026
Film 'Beautiful Pain' Rilis Official Poster dan Trailer,

Trailer Beautiful Pain Bukan Cuma Bikin Emosi, Tapi Ngajak Penonton Ikut Merasakan Lukanya

19 September, 2026
3 Alasan Ibuku My Mother Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

3 Alasan Ibuku (My Mother) Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

15 September, 2026
Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

15 September, 2026
Desember Jani

Update Palari Desember Jani Film Buat Nangis ?

15 September, 2026
Your Mother Your Mother Your Mother

Soal Your Mother Your Mother Your Mother

14 September, 2026
Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang, Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang,Highlight Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

14 September, 2026
5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

14 September, 2026
Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

14 September, 2026
Bolong

Soal Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi

14 September, 2026
Fall 2: Deadpoint bukan film yang sebaiknya ditonton sambil terlalu banyak bertanya, "Kok bisa?"

Review Fall 2: Deadpoint, Bikin Perut Tegang dan Stres dari Awal Sampai Akhir

14 September, 2026
Suanggi

Suanggi: Ilmu Kutukan, Horor Indonesia Timur yang Bawa Mitos Papua ke Bioskop

14 September, 2026
Obsession Inde Navarrette

Review Film Obsession

14 September, 2026
Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

14 September, 2026
Aktor C Drama Cheng Lei Datang ke Indonesia, Nyobain Bola Bekel

Aktor C Drama Cheng Lei Datang ke Indonesia, Nyobain Bola Bekel dan …

14 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
The third murder

Strategi Pengacara Diungkap dengan Sinematik dalam Film The Third Murder – Hirokazu Kore-eda

Tayang di Klik Film

by Nuty Laraswaty
29 July, 2025
in Article, Movie Review, Prize Winner
245 10
0
Share on FacebookShare on Twitter

Film The Third Murder

Merupakan salah satu film dari Hirokazu Kore-eda, membahas mengenai lika liku persidangan serta strategi yang diterapkan.

Kunci pertama adalah babak pertama, adegan pertama itu adalah salah satu yang harus diperhatikan

 

Pergulatan pikiran yang harus diperhatikan seksama dalam film ini pada dua karakter ini:

  • Pengacara Shigemori (Masharu Fukuyama), yang bertugas menjadi pembela terdakwa pelaku pembunuhan;
  • Dengan terdakwa pelaku pembunuhan bernama Misumi (Kôji Yakusho).

the third murder

Proses persidangan

Melalui alur penceritaan pengadilan, penonton dihadapkan pada proses biasa dalam kegiatan persidangan.

Itu meliputi pembuktian, tanya jawab yang nantinya akan berujung kepada sebuah putusan. Hasil putusan tersebut menentukan hukuman macam apa yang akan diterima.

Penonton juga dibawa ke dalam sudut pemikiran pengacara Shigemori yang kurang begitu antusias, bersama-sama dengan rekan sejawatnya dan jaksa penuntut.

Menetapkan strategi standar sesuai kesepakatan, agar putusan akhir pengadilan dapat tercapai sesuai kesepakatan.

Terlebih ia juga merasa ada beban, dengan keadaan dirinya yang harus menerima kehadiran Ayahnya sebagai hakim.

Namun sesuai pekerjaan, ia tetap berupaya menyelidiki kejadian yang terjadi, walaupun itu hanyalah standar prosedural belaka.

Semua berjalan tenang, hingga Misumi mengubah terus menerus pernyataan yang ia berikan.

Di satu sisi ia menyatakan ia bersalah dengan segala tuduhan, di lain waktu ia menyampaikan pernyataan yang berbeda lagi,.

Ini mengacaukan strategi yang telah disepakati sedari awal tersebut.

Momen Misumi dan Shigemori Menjadi Satu

Misumi juga berhasil menarik perhatian Shigemori, berdasarkan pernyataannya yang terus berubah-ubah tersebut.

Shigemori yang tadinya apatis, mendadak menjadi merasa tertantang untuk mengungkapkan kebenaran yang “baru”

Bukti-bukti bari dihadirkan, lengkap dengan potongan-potongan misteri dan bukti yang sengaja diberikan oleh Misumi.

Ia dengan kemampuan psikologisnya pun membuat Shigemori merasa menjadi sosok yang penting, saat diberikan informasi “krusial” setiap kali mereka berdua berjumpa.

Secara psikologis Misumi berhasil menghancurkan pertahanan Shigemori, saat kisah anak yang diperlakukan secara tidak senonoh oleh ayahnya disampaikan.

Sejak saat itu, Shigemori pun merasa harus membantu meluruskan perkara yang terjadi.

Ia pun mulai membayangkan adegan-adegan tertentu berdasarkan penyampaian informasi yang ia dengar.

Kesimpulan

Hirokazu Kore-eda sendiri berhasil menempatkan elemen perempuan asia yang diharapkan untuk tetap sesuai tuntutan masyarakat.

Pengorbanan yang umumnya dilakukan perempuan di Asia, menjadi semacam titik balik.

Menjadi elemen misteri dan kebimbangan penonton, apakah benar terjadi pembunuhan yang dilakukan oleh Misumi?

Atau apakah ada orang ketiga?

Ini merupakan sebuah cerita yang bagus, karena terdakwa memiliki kemampuan untuk mempermainkan pola pikir.

Saat penonton mulai mendalami fakta baru yang mengubah presepsi , lalu diberikan fakta / bukti baru , pikiran pun dengan rapih turut mengikuti apa yang disampaikan.

Film ini benar-benar mampu menyelami bagaimana proses persidangan serta kesepakatan , dapat menjadi hancur dikarenakan fakta/bukti baru tersebut.

Hingga di satu titik semua merasa lelah dan merasa sudah cukup, sehingga memutuskan secara paksa satu pendapat yang sesuai dengan peraturan kerja.

Misumi pun hadir dengan dialognya yang mengetuk pola pemikiran para insan pengadilan, yang ia sebut sebagai pihak-pihak yang tak dapat ia percaya.

Secara tegas ia mengklaim sebagai korban konpirasi kesepakatan sistem peradilan.

Ia pun juga menyebutkan bahwa semua pernyataannya, telah ia sampaikan dan diberikan pengarahan , bahwa hasil akhir akan berupa bentuk A, jika ia menyampaikan pernyataan B.

Ini semua menjelma sebagai sindirian sinis akan sitem pengadilan.

Akhir kisahnya pun yang menyerahkan pada penontonnya untuk menyimpulkan sendiri, kejadian yang sebenarnya terjadi

Namun bagi penulis, sebenarnya kuncinya ada pada babak pertama, adegan pertama.

Kemudian penulis juga menyukai, bagaimana proses pergulatan pikiran ini, diterapkan dalam sinematik yang indah.

Terutama bagian penyatuan wajah di cermin, seolah menggambarkan mereka berdua berada dalam pikiran yang sama.

Sutradara Hirokazu Kore-eda
Penulis Hirokazu Kore-eda
Produksi Matsuzaki Kaoru
Taguchi Hijiri
Pemain
  • Masaharu Fukuyama
  • Suzu Hirose
  • Shinnosuke Mitsushima
  • Mikako Ichikawa
  • Izumi Matsuoka
  • Yuki Saito
  • Kōtarō Yoshida
  • Isao Hashizume
  • Kōji Yakusho
Sinematography Mikiya Takimoto
Diedit Hirokazu Kore-eda
Musik Ludovico Einaudi
PH
Fuji Television Network
Amuse
GAGA Corporation

Dapat ditonton di Klik Film

Tags: kesepakatan PengadilanKoji YakushoMasharu FukuyamaStrategi Pengacara
Previous Post

Bikin Gemes Lihat Trailer Rangga dan Cinta

Next Post

Akhir Kisah yang Klise di Film Love at First Lie

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Kuasa gelap 2
Article

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell
Article

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026
Article

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.
Action

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius
Movie Review

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta
Drama

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Next Post
Akhir Kisah yang Klise di Film Love at First Lie

Akhir Kisah yang Klise di Film Love at First Lie

Freakier Friday

Panggil Aku Ayah

Testimoni Film Panggil Aku Ayah

Kuasa gelap 2
Article

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

by Nuty Laraswaty
25 September, 2026
0

    Jakarta — Film horor Kuasa Gelap 2 resmi membuka babak baru perfilman Indonesia. Sekuel garapansutradara horor senior Rizal...

Read more

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In