Panggil Aku Ayah
Ringgo ngga bisa dipungkiri kalau main memang selalu bagus. Tapi ini mengaduk-ngaduk emosi, karena memang disadur dari Pawn atau bisa dibilang Pawn dengan kearifan lokal, dari segi cerita tetap baik
Bisa Nonton Lebih Duluan
Lewat Special Screening di 25 Kota Pada 3 Agustus!

Kabar baik untuk penonton yang tak sabar! Film Panggil Aku Ayah bisa ditonton lebih awal pada 3 Agustus 2025 melalui program “Nonton Duluan” .
Lokasinya tepat di 25 kota di Indonesia di berbagai jaringan bioskop XXI, CGV, Cinepolis dan KCM. Kota-kotanya termasuk Jakarta, Bogor, Tangerang, Cirebon, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Lampung, Denpasar, Makassar.
Selain itu juga ada Ambon, Pontianak, Bengkulu, Jambi, Tasikmalaya, Bandung, Depok, Padang, Samarinda, Balikpapan, Medan, Malang, Semarang, Pekanbaru, dan Bekasi.
Sebelumnya, film ini juga telah diputar dalam acara closed screening bersama sejumlah akun film, media, dan komunitas parenting.
Responsnya luar biasa—penonton dibuat tertawa lepas sekaligus
menangis tersedu-sedu.
Tiketnya sudah tersedia dan bisa dibeli melalui berbagai platform bioskop dan melalui tautan bit.ly/nontonduluanpaa.
Film Panggil Aku Ayah akan resmi tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 7 Agustus 2025.
Ajak keluarga, sahabat, dan orang terdekatmu untuk merasakan
sendiri hangatnya cerita Panggil Aku Ayah.
Film yang bukan hanya menghibur, tapi juga menggugah dan menyembuhkan. Ikuti terus kabar terbaru melalui Instagram
@panggilakuayahfilm dan @visinemaid.
Catatan Produksi:
Judul : Panggil Aku Ayah
Produksi : Visinema Studios & CJ ENM
Durasi : 120 menit
Sutradara : Benni Setiawan
Produser : Anggia Kharisma, Novia Puspa Sari, Justin Kim
Genre : Drama, Komedi, Keluarga
Tanggal Tayang : 7 Agustus 2025
Adaptasi dari : Pawn (2020), film Korea Selatan produksi CJ ENM
Pemain Utama : Ringgo Agus Rahman – Dedi
Tissa Biani – Intan
Boris Bokir – Tatang
Myesha Lin – Intan Kecil
Sita Nursanti – Rossa
Sinopsis :
Seorang ibu harus menitipkan anaknya sebagai jaminan utang, dua pria dewasa yang awalnya hanya ingin menyelesaikan urusan
pekerjaan justru tanpa sengaja menjadi figur ayah bagi anak tersebut.
Lewat petualangan dan kehangatan yang tumbuh, Panggil Aku Ayah mengajak penonton menyelami arti keluarga yang dibentuk oleh kasih sayang, bukan garis keturunan.








































