• Latest
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Mengenal ONIC Esports dalam Film Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

6 May, 2026
iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

5 May, 2026
Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

5 May, 2026
Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

5 May, 2026
Review Salmokji Whispering Water

Review Salmokji Whispering Water

2 May, 2026
Review Ikatan Darah

Review Ikatan Darah

2 May, 2026
Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

27 April, 2026
Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

27 April, 2026
Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

27 April, 2026
“Dapur Sumur Tutur” Suguhkan Pergulatan Perempuan Lintas Generasi, Tuai Respons Emosional Penonton

“Dapur Sumur Tutur” Suguhkan Pergulatan Perempuan Lintas Generasi, Tuai Respons Emosional Penonton

27 April, 2026
Ikatan Darah: Film Action Indonesia 2026 Paling Intens

Ikatan Darah: Film Action Indonesia 2026 Paling Intens

24 April, 2026
Review Mother Mary, diperankan oleh Anne Hathaway

Review Mother Mary, diperankan oleh Anne Hathaway

24 April, 2026
The Drama

Review Film The Drama: Ketika Cinta Diuji di Tengah Kekacauan Pernikahan

21 April, 2026
Luka Makan Cinta: Drama Dapur Penuh Emosi tentang Relasi Ibu dan Anak

Luka Makan Cinta: Drama Dapur Penuh Emosi tentang Relasi Ibu dan Anak

18 April, 2026
The Magic Faraway Tree

The Magic Faraway Tree (2026): Sinopsis, Pemeran, dan Pesan Keluarga di Era Digital

17 April, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

by Nuty Laraswaty
15 May, 2026
in Article, Comedy, Drama, Movie Kritic, Movie Review
250 3
0
Share on FacebookShare on Twitter

Film drama Thailand produksi GDH 559 berjudul Gohan ini mungkin terlihat sederhana di permukaan.

Gohan

Kisahnya hanya tentang seekor anjing jalanan yang berpindah dari satu manusia ke manusia lain.

Namun justru kesederhanaannya inilah yang menarik perhatian dan menyentuh emosi penontonnya.

 

 

 

 

Sejak adegan pembuka, sutradara seperti mengajak penonton melihat dunia dari perspektif seekor anjing. Kamera bergerak rendah mengikuti langkah kaki Gohan yang terus berjalan tanpa tujuan sampai akhirnya berhenti di depan supermarket.

Di sanalah hidupnya berubah ketika seorang pensiunan insinyur asal Jepang memberinya makan dan membawanya pulang.

Cek trailernya disini 

 

Review Gohan

Salah satu hal paling menyakitkan dari Gohan adalah bagaimana film ini berbicara tentang arti rumah. Bagi manusia, rumah mungkin sebuah bangunan. Namun bagi seekor anjing, rumah adalah seseorang yang membuatnya merasa aman.

Ketika si insinyur Jepang pensiun dan tinggal bersama Gohan di rumah pantai Thailand, hubungan mereka terasa begitu hangat dan tulus. Tidak banyak dialog dramatis. Tidak ada musik yang berusaha memaksa emosi. Tetapi interaksi kecil mereka terasa nyata seperti kehidupan sehari-hari.

Karena itu, ketika pandemi Covid merenggut nyawa sang pemilik, kehilangan itu terasa sangat sunyi.

Dan sejak titik itulah film berubah menjadi perjalanan tentang kehilangan demi kehilangan.

Gohan berpindah tangan. Berganti nama menjadi Brownie. Lalu berubah lagi menjadi Hima.

Namun jika dikaji secara mendalam, yang sebenarnya berubah bukan hanya namanya, melainkan identitas dan rasa percaya dirinya terhadap manusia.

Film ini seperti ingin mengatakan bahwa seekor anjing tidak pernah benar-benar mengerti kenapa manusia pergi meninggalkannya.

https://images.openai.com/static-rsc-4/Qa_Tfpj6x75XQsBd90HxiP6sZztbNCnnm8lj44WvHvW72-RYby_jaXcjFD4hixDZU3rFbzw_yZsdIlN1-PLAL-W6LUXvWsRsAQC7mRkP9BCp9MdQtvATD0x-NfyuNbp2n0MNwTM2GKyAFk2N6vy0FDkWeGpQg9gaNLgJ_QmBkrHrbYmVHjfulxfR0bETcFsa?purpose=fullsize
https://images.openai.com/static-rsc-4/NepLBW1pUB3AlYAce_5V58xqVhZUnLi2OaTbI_9nnNGlfFOqAAFVixAXOfZseotWl2J4jGqzhRa7aZuVysySKNNZWalZn4hr1v2xt0ReADDBLcM0OYDtRNCcBiYYq6C2UL03cskyxvVWeO3_bHvWnxaZaYPquvUw5brOG0qLrH5Du_8ZsvHIry5jLFi47V35?purpose=fullsize
https://images.openai.com/static-rsc-4/woMeV8Ex55STtW0KvDHUqese32HrnUVEc-NQhxrORKlse06W6QZ51TtSV2NdBXFy9LrLBqyNuCEznZ8EuOl_lybfcYIgWbfoOuB9aUNjZv1YihfWqJ8a8Lv3ulH7uqPPT_tU59IzHvyrDmFtZdwy-aESX_XIHspT4OS2PsbMCATS4QlXsagQ0pOLttSkCMdA?purpose=fullsize

Di balik kisah emosionalnya, Gohan juga menyimpan kritik sosial yang cukup tajam.

Bagian shelter anjing menjadi salah satu adegan paling disturbing dalam film ini. Anjing-anjing ditempatkan di kandang sempit seperti penjara, diberi makan seadanya, lalu dijadikan alat mencari donasi lewat media sosial. Film ini secara halus menyindir fenomena eksploitasi hewan berkedok penyelamatan atau charity.

Yang membuatnya semakin menyakitkan adalah kenyataan bahwa hal seperti ini terasa sangat mungkin terjadi di dunia nyata.

Karakter perempuan muda asal Myanmar menjadi salah satu pusat emosi film. Ia sendiri hidup tanpa rumah dan status yang aman di Thailand, tetapi justru menjadi satu-satunya manusia yang benar-benar mencoba menyelamatkan para anjing.

Hubungan Brownie dan perempuan itu terasa tragis karena keduanya sama-sama “makhluk asing” yang hanya ingin tempat untuk pulang.

Yasushi Kitajima tampil hangat sebagai pensiunan insinyur Jepang. Sementara Poe Mamhe That berhasil membawa emosi paling menyakitkan dalam film lewat karakternya yang rapuh tetapi penuh empati.

Tontawan Tantivejakul dan para pemeran lain juga tampil realistis seperti melihat kehidupan sehari-hari, bukan sekadar akting film drama.

Namun “aktor” terbaik film ini tetap para anjing yang memerankan Gohan, Brownie, dan Hima.

Film menggunakan tiga anjing berbeda untuk menggambarkan fase hidup karakter utama. Menariknya, Hima ternyata memang nama asli anjing yang digunakan pada bagian akhir cerita, membuat emosinya terasa semakin autentik.

Tags: BrownieFilm Gohan ThailandGohanHimapandemi CovidPoe Mamhe Thatshelter anjingYasushi Kitajima
Previous Post

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Citadel Musim 2
Action

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?
Article

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    
Article

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?
Article

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?
Article

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan
Article

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

by Nuty Laraswaty
15 May, 2026
0

Film drama Thailand produksi GDH 559 berjudul Gohan ini mungkin terlihat sederhana di permukaan. Kisahnya hanya tentang seekor anjing jalanan...

Read more

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In