• Latest

100 Things film buah karya Florian David Fitz hadir menghibur namun sarat kritik sosial

7 December, 2020
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Mengenal ONIC Esports dalam Film Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

6 May, 2026
iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

5 May, 2026
Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

5 May, 2026
Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

5 May, 2026
Review Salmokji Whispering Water

Review Salmokji Whispering Water

2 May, 2026
Review Ikatan Darah

Review Ikatan Darah

2 May, 2026
Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

27 April, 2026
Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

27 April, 2026
Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

27 April, 2026
“Dapur Sumur Tutur” Suguhkan Pergulatan Perempuan Lintas Generasi, Tuai Respons Emosional Penonton

“Dapur Sumur Tutur” Suguhkan Pergulatan Perempuan Lintas Generasi, Tuai Respons Emosional Penonton

27 April, 2026
Ikatan Darah: Film Action Indonesia 2026 Paling Intens

Ikatan Darah: Film Action Indonesia 2026 Paling Intens

24 April, 2026
Review Mother Mary, diperankan oleh Anne Hathaway

Review Mother Mary, diperankan oleh Anne Hathaway

24 April, 2026
The Drama

Review Film The Drama: Ketika Cinta Diuji di Tengah Kekacauan Pernikahan

21 April, 2026
Luka Makan Cinta: Drama Dapur Penuh Emosi tentang Relasi Ibu dan Anak

Luka Makan Cinta: Drama Dapur Penuh Emosi tentang Relasi Ibu dan Anak

18 April, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

100 Things film buah karya Florian David Fitz hadir menghibur namun sarat kritik sosial

by Nuty Laraswaty
7 December, 2020
in Movie Review
240 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Apa jadinya jika dua orang sahabat , Toni (Matthias Schweighöfer) dan Paul  (Florian David Fitz) dikarenakan perbedaan pendapat dan ego, memutuskan untuk bertaruh meninggalkan seluruh barang milik mereka?

Banyak yang mengatakan, saat seseorang terlalu banyak minum, kejujuranlah yang sebenarnya terungkap. Kejujuran atau hanyalah sebuah pelepasan kalimat karena kehilangan daya nalar?

Namun premis cerita kali ini memang menarik, karena akibat taruhan itu, kedua sahabat ini keesokan harinya, terbangun dalam keadaan polos, tanpa busana apapun dalam kamar mereka masing-masing. Rupanya taruhan yang mereka ucapkan saat dalam keaadaan mabuk ini, ditanggapi serius oleh kolega kerja mereka dan merekalah yang mengatur semuanya sehingga ketika kedua sahabat ini sadar dari mabuknya, terbangun dalam kondisi seperti ini, polos dan tanpa busana apapun.

100 things

 

Melalui premis yang kocak ini, penonton mulai dibawa mentertawakan kedua sahabat ini yang berusaha bertahan hanya dengan satu barang tambahan setiap harinya yang dapat mereka ambil dari barang-barang milik mereka. Jika ketahuan melanggar, maka pemenangnya akan memperoleh seluruh saham perusahaan milik yang kalah plus dapat membagikan secara merata untuk kolega dan karyawan.

Lebih lanjut diperlihatkan hubungan erat mereka berdua, serta watak masing-masing. Paul seorang penemu dan otak dari perusahaan, namun polos dan lugu secara pemikiran. Toni seorang oportunis dan dengan jeli selalu melihat segala celah kemungkinan untuk mendapatkan sesuatu, dengan segala macam cara. Toni biasanya selalu berhasil sebagai pemenang , meninggalkan Paul yang dengan perlahan tapi pasti mengikuti sesuai ritme waktunya , namun dalam ritme waktunya itu , ia sering kali menemui hal-hal menarik dan seolah menjadi pemberi ide bagi tindakan Toni di kehidupan nyatanya.Bisa dikatakan kedua sahabat ini saling melengkapi , dan tidak terpisahkan.

Namun dikarenakan taruhan ini, tanpa sadar keduanya melihat sosok baru dari sahabatnya ini. Sosok yang selama ini disembunyikan, dimaklumi , namun kali ini seolah tidak dapat ditutupi lagi dan sosok yang sering disembunyikan dan dimaklumi ini menjadi sebuah masalah bagi hubungan persahabatan mereka. Berdua seolah mereka terbangun dari mimpi dan mulai merasa tidak nyaman satu dengan yang lainnya sehingga menimbulkan suatu perpecahan.

Namun nampaknya , Florian David Fitz, penulis dan sutradara film 100 things ini,  ingin membawa alur cerita ini ke satu tingkat lebih tinggi lagi, yaitu mengkritik kondisi sosial kehidupan manusia saat ini yang tak lepas dengan “alat elektroniknya” , serta juga masalah paten penemuan. Jika mengikuti dengan seksama, penonton akan selintas berpikir, mengenai sebuah sosial media yang saat ini telah mendunia, dan sedang berproses untuk memiliki mata uang sendiri. Sebuah sosial media yang mampu berevolusi mengikuti perubahan masa dan waktu. Nampaknya ini adalah kritik yang hendak disampaikan, selain juga kehidupan natural yang saat ini sedang digaungkan di benua Eropa.Kembali ke alam, dengan hidup organik dari semua hasil yang ditanam dan dipanen sendiri. Serta tentu saja, kritik sosial kehidupan manusia saat ini yang sarat dengan konsumerisme .

Fokus pada isyu global ini pun, membuat kedua sahabat ini kembali bersatu dan bersama-sama mentertawakan kebodohan mereka berdua, termasuk masalah “perusahaan” dan ide Paul mengenai teknologi sederhana, namun dapat berubah menjadi sesuatu yang berharga jika dipegang di tangan pebisnis seperti Toni.

 

Secara keseluruhan film ini mampu menawarkan sebuah hiburan lucu dan tidak membosankan. Membuat para penontonnya kembali memesan tiket untuk menonton kembali, di saat acara Festival Film Europe on Screen 2020

 

Sumber

Tags: 100 dinge100 things20EoS20Europe on Screen 2020florian david fitzMatthias Schweighöfer
Previous Post

Stars by the Pound / 100 kilos d'étoiles

Next Post

Spesial interview bersama Stephen P. Neary, kreator animasi The Fungies

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan
Article

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2
Action

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?
Article

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    
Article

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?
Article

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Post

Spesial interview bersama Stephen P. Neary, kreator animasi The Fungies

Review Stars by the Pound / 100 kilos d’étoiles

Lolos2020Challenge adalah kegiatan terbaru dari Facebook, untuk semua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan
Article

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

by Nuty Laraswaty
15 May, 2026
0

Film drama Thailand produksi GDH 559 berjudul Gohan ini mungkin terlihat sederhana di permukaan. Kisahnya hanya tentang seekor anjing jalanan...

Read more

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In