• Latest
100 things

Review 100 Things/100 Dinge

7 December, 2020
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Comedy
100 things

Review 100 Things/100 Dinge

by Nuty Laraswaty
7 December, 2020
in Comedy, Drama
247 7
3
Share on FacebookShare on Twitter

Apa jadinya jika dua orang sahabat , Toni (Matthias Schweighöfer) dan Paul  (Florian David Fitz) dikarenakan perbedaan pendapat dan ego, memutuskan untuk bertaruh meninggalkan seluruh barang milik mereka?

Banyak yang mengatakan, saat seseorang terlalu banyak minum, kejujuranlah yang sebenarnya terungkap. Kejujuran atau hanyalah sebuah pelepasan kalimat karena kehilangan daya nalar?

Namun premis cerita kali ini memang menarik, karena akibat taruhan itu, kedua sahabat ini keesokan harinya, terbangun dalam keadaan polos, tanpa busana apapun dalam kamar mereka masing-masing. Rupanya taruhan yang mereka ucapkan saat dalam keaadaan mabuk ini, ditanggapi serius oleh kolega kerja mereka dan merekalah yang mengatur semuanya sehingga ketika kedua sahabat ini sadar dari mabuknya, terbangun dalam kondisi seperti ini, polos dan tanpa busana apapun.

100 things

 

Melalui premis yang kocak ini, penonton mulai dibawa mentertawakan kedua sahabat ini yang berusaha bertahan hanya dengan satu barang tambahan setiap harinya yang dapat mereka ambil dari barang-barang milik mereka. Jika ketahuan melanggar, maka pemenangnya akan memperoleh seluruh saham perusahaan milik yang kalah plus dapat membagikan secara merata untuk kolega dan karyawan.

Lebih lanjut diperlihatkan hubungan erat mereka berdua, serta watak masing-masing. Paul seorang penemu dan otak dari perusahaan, namun polos dan lugu secara pemikiran. Toni seorang oportunis dan dengan jeli selalu melihat segala celah kemungkinan untuk mendapatkan sesuatu, dengan segala macam cara. Toni biasanya selalu berhasil sebagai pemenang , meninggalkan Paul yang dengan perlahan tapi pasti mengikuti sesuai ritme waktunya , namun dalam ritme waktunya itu , ia sering kali menemui hal-hal menarik dan seolah menjadi pemberi ide bagi tindakan Toni di kehidupan nyatanya.

Bisa dikatakan kedua sahabat ini saling melengkapi , dan tidak terpisahkan.

Namun dikarenakan taruhan ini, tanpa sadar keduanya melihat sosok baru dari sahabatnya ini. Sosok yang selama ini disembunyikan, dimaklumi , namun kali ini seolah tidak dapat ditutupi lagi dan sosok yang sering disembunyikan dan dimaklumi ini menjadi sebuah masalah bagi hubungan persahabatan mereka. Berdua seolah mereka terbangun dari mimpi dan mulai merasa tidak nyaman satu dengan yang lainnya sehingga menimbulkan suatu perpecahan.

Namun nampaknya , Florian David Fitz, penulis dan sutradara film 100 things ini,  ingin membawa alur cerita ini ke satu tingkat lebih tinggi lagi, yaitu mengkritik kondisi sosial kehidupan manusia saat ini yang tak lepas dengan “alat elektroniknya” , serta juga masalah paten penemuan. Jika mengikuti dengan seksama, penonton akan selintas berpikir, mengenai sebuah sosial media yang saat ini telah mendunia, dan sedang berproses untuk memiliki mata uang sendiri. Sebuah sosial media yang mampu berevolusi mengikuti perubahan masa dan waktu. Nampaknya ini adalah kritik yang hendak disampaikan, selain juga kehidupan natural yang saat ini sedang digaungkan di benua Eropa.Kembali ke alam, dengan hidup organik dari semua hasil yang ditanam dan dipanen sendiri.Serta tentu saja, kritik sosial kehidupan manusia saat ini yang sarat dengan konsumerisme .

Fokus pada isyu global ini pun, membuat kedua sahabat ini kembali bersatu dan bersama-sama mentertawakan kebodohan mereka berdua, termasuk masalah “perusahaan” dan ide Paul mengenai teknologi sederhana, namun dapat berubah menjadi sesuatu yang berharga jika dipegang di tangan pebisnis seperti Toni.

 

Secara keseluruhan film ini mampu menawarkan sebuah hiburan lucu dan tidak membosankan. Membuat para penontonnya kembali memesan tiket untuk menonton kembali, di saat acara Festival Film Europe on Screen 2020

 

Kategori: reviews 

Tags: 100 dinge100 things20EoS20Europe on ScreenFestival Film Europe on Screen 2020.florian david fitzMatthias Schweighöfer
Previous Post

MENILIK JAFF 15 ‘KINETIC’ DI BANDUNG DAN LOMBOK TIMUR

Next Post

Review 100 Things/100 Dinge

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries
Article

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
digger nuty laraswaty
Drama

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate
Drama

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Niken di Beautiful Pain
Article

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB
Drama

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang
Action

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Next Post
Review: My Donkey, My Lover and I

Review: My Donkey, My Lover and I

Review: My Donkey, My Lover and I

Review: My Donkey, My Lover and I

Penutupan JAFF Kinetic

Comments 3

  1. livro o segredo de cleopatra heitor rocha says:
    3 years ago

    This was a very wonderful article. 15925564

  2. a chave do poder says:
    2 years ago

    I really liked your site. Thanks for the information. 49457262

  3. Ginecologia Endócrina Essencial says:
    2 years ago

    You have a great site and content, I’m glad you liked it here. 4505041

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film Perayaan Pertama
Movie Review

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

by Nuty Laraswaty
16 October, 2026
0

Bisakah film Perayaan Pertama  dengan perspektif personal dan latar sejarah yang kuat sekaligus menjadi tontonan bioskop yang relatable bagi banyak...

Read more

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In