• Latest
Anaconda 2025 review

Review Anaconda (2025): Film “Horor Komedi” Ular Raksasa yang Konyol tapi Menghibur

6 January, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Mengenal ONIC Esports dalam Film Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

6 May, 2026
iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

5 May, 2026
Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

5 May, 2026
Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

5 May, 2026
Review Salmokji Whispering Water

Review Salmokji Whispering Water

2 May, 2026
Review Ikatan Darah

Review Ikatan Darah

2 May, 2026
Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

27 April, 2026
Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

27 April, 2026
Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

27 April, 2026
“Dapur Sumur Tutur” Suguhkan Pergulatan Perempuan Lintas Generasi, Tuai Respons Emosional Penonton

“Dapur Sumur Tutur” Suguhkan Pergulatan Perempuan Lintas Generasi, Tuai Respons Emosional Penonton

27 April, 2026
Ikatan Darah: Film Action Indonesia 2026 Paling Intens

Ikatan Darah: Film Action Indonesia 2026 Paling Intens

24 April, 2026
Review Mother Mary, diperankan oleh Anne Hathaway

Review Mother Mary, diperankan oleh Anne Hathaway

24 April, 2026
The Drama

Review Film The Drama: Ketika Cinta Diuji di Tengah Kekacauan Pernikahan

21 April, 2026
Luka Makan Cinta: Drama Dapur Penuh Emosi tentang Relasi Ibu dan Anak

Luka Makan Cinta: Drama Dapur Penuh Emosi tentang Relasi Ibu dan Anak

18 April, 2026
The Magic Faraway Tree

The Magic Faraway Tree (2026): Sinopsis, Pemeran, dan Pesan Keluarga di Era Digital

17 April, 2026
Shaka Oh Shaka: Sinopsis, Jadwal Tayang 7 Mei 2026 & Kisah Cinta Fans dengan Idola

Film Shaka Oh Shaka: Sinopsis, Jadwal Tayang, dan Fakta Menarik Kisah Cinta Fans & Idola

14 April, 2026
Climax Episode 7–8: Makin Panas! Saat Ambisi dan Cinta Mulai Bertabrakan

Climax Episode 7–8: Makin Panas! Saat Ambisi dan Cinta Mulai Bertabrakan

13 April, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Anaconda 2025 review

Review Anaconda (2025): Film “Horor Komedi” Ular Raksasa yang Konyol tapi Menghibur

by Nuty Laraswaty
6 January, 2026
in Article, Comedy, Horror, Movie Review
247 8
0
Share on FacebookShare on Twitter

Film Anaconda (2025)

datang tanpa banyak ekspektasi, tapi justru berhasil memberi kejutan menyenangkan.

Mengusung genre “horor komedi”, film ini membawa kembali teror ular raksasa di hutan Amazon dengan cara yang jauh lebih santai, konyol, dan sadar diri dibanding film-film sebelumnya.

Alih-alih tampil serius, Anaconda versi terbaru memilih jalur yang sederhana, konyol.

Ini adalah film yang tahu betul bahwa ceritanya absurd, lalu menertawakannya bersama penonton. Hasilnya? Sebuah tontonan ringan yang cocok dinikmati tanpa beban.

Sejak awal, Anaconda (2025) sudah memberi sinyal bahwa film ini akan menampilkan teror ular besar, yang tentunya  tetap jadi daya tarik utama, tapi kali ini dibalut dengan humor yang cukup dominan.

Hutan Amazon tetap terasa berbahaya, namun situasi genting sering kali berubah jadi momen kocak berkat dialog dan tingkah para karakternya. Kombinasi horor dan komedi ini membuat film terasa segar, terutama bagi penonton yang sudah bosan dengan horor yang terlalu serius.

Namun sebelumnya cek dahulu trailernya, agar dapat bayangan akan hal ini

Anaconda versi terbaru memilih jalur reboot ?

Ya benar sekali , dari trailer penonton seolah dibawa untuk memahami posisi para karakter utama ini , yaitu perjalanan empat sahabat lama menghadapi krisis paruh baya dengan cara tidak lazim.

Hutan Amazon tetap terasa berbahaya, namun situasi genting sering kali berubah jadi momen kocak berkat dialog dan tingkah para karakternya. Kombinasi horor dan komedi ini membuat film terasa segar, terutama bagi penonton yang sudah bosan dengan horor yang terlalu serius.

Bagi saya, alur cerita absurd ini , berpegang pada kekuatan chemistry Jack Black dan Paul Rudd. Keduanya tampil solid sebagai sahabat lama yang nekat melakukan remake film favorit mereka di tengah hutan, tanpa benar-benar siap menghadapi ancaman nyata.

Interaksi mereka terasa natural, penuh candaan, dan menjadi sumber tawa sepanjang film. Ditambah kehadiran pemain pendukung seperti Steve Zahn dan Selton Mello, Anaconda semakin hidup dan tidak terasa sepi.

Anaconda 2025

Pada babak pertama, sempat terpikirkan , apakah ini karena krisis paruh baya yang membuat mereka semua membuat ulang film horor favorit era 1990-an yang dahulu menjadi simbol kebersamaan?
Proyek tersebut dianggap sebagai pelarian sekaligus upaya menemukan kembali makna hidup.

Review singkat

Dari sisi cerita, Anaconda mengikuti jalur yang cukup familiar. Tidak banyak kejutan besar, namun alurnya ringan dan mudah diikuti. Meski ritme film sempat terasa goyah di bagian akhir, durasinya masih terasa pas untuk ukuran film hiburan.

Secara estetika, visual hutan Amazon dan efek CGI ular juga cukup mendukung suasana, meski tidak mencoba tampil spektakuler. Mise-en-scène tercapai, tapi saya merasa kurang sempurna sebagai film horor.

Namun film ini masih punya beberapa adegan menegangkan dan jump scare yang cukup efektif.

Ular raksasa tetap tampil mengintimidasi secara visual, meski sering dijadikan bahan lelucon.

Justru di sinilah kekuatan film ini: tidak terlalu menakutkan, tapi tetap seru dan menghibur. Seningga apakah masih cocok disebut film horor?

Secara keseluruhan, Anaconda (2025) adalah film yang jujur dengan tujuannya: menghibur penonton. Dengan humor konyol, chemistry pemain yang kuat, dan pendekatan meta yang santai, film ini cocok ditonton saat ingin bersantai tanpa ekspektasi tinggi.

Bukan film “horor terbaik” sepanjang masa, tapi jelas salah satu hiburan paling fun tahun 2025-2026 ini.

Anaconda (2025) diproduksi oleh Columbia Pictures dan Fully Formed Entertainment, serta didistribusikan oleh Sony Pictures Releasing. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Tom Gormican bersama Kevin Etten, dengan produser Bradley Fuller, Andrew Form, Tom Gormican, dan Kevin Etten. Dibintangi Paul Rudd, Jack Black, Steve Zahn, Thandiwe Newton, Daniela Melchior, Selton Mello, Ione Skye, hingga Ice Cube, film ini mengusung genre horor-komedi dengan pendekatan reboot.
Tags: hutan AmazonJack Black AnacondaKomedi Ular RaksasaPaul Rudd AnacondaReview film Anaconda 2025
Previous Post

Kritik Feminis The Hand That Rocks the Cradle (2025)

Next Post

Greenland: Migration (Greenland 2), Ketika Bertahan Hidup Tak Lagi Soal Selamat, Tapi Menjadi Manusia

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    
Article

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?
Article

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?
Article

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan
Drama

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang
Article

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Next Post
Greenland: Migration (Greenland 2), Ketika Bertahan Hidup Tak Lagi Soal Selamat, Tapi Menjadi Manusia

Greenland: Migration (Greenland 2), Ketika Bertahan Hidup Tak Lagi Soal Selamat, Tapi Menjadi Manusia

Review We Bury the Dead dibintangi Daisy Ridley

Review We Bury the Dead dibintangi Daisy Ridley

Ulasan Suka Duka Tawa

Ulasan Suka Duka Tawa

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    
Article

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

by Nuty Laraswaty
13 May, 2026
0

JAKARTA – Untuk pertama kalinya, Indonesia bergabung dengan jaringan internasional Choix Goncourt yang kini mencakup 51 negara. Sebanyak 13 mahasiswa jurusan sastra Prancis dari...

Read more

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In