• Latest
Penerbangan Terakhir

Review Penerbangan Terakhir

13 January, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Drama
Penerbangan Terakhir

Review Penerbangan Terakhir

Ketika Pesona, Kuasa, dan Rayuan Menjadi Perangkap

by Nuty Laraswaty
13 January, 2026
in Drama, Movie Review
249 7
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu nasihat klasik yang hampir selalu diwariskan orang tua kepada anak perempuannya: berhati-hatilah dalam pergaulan. Nasihat ini terdengar klise, bahkan terkesan kuno.

Namun film Penerbangan Terakhir justru membuktikan bahwa peringatan itu masih sangat relevan, bukan untuk menyalahkan perempuan, melainkan untuk membongkar bagaimana pesona, kuasa, dan manipulasi bekerja secara sistematis.

Film garapan VMS Studio ini disutradarai Benni Setiawan dan menyasar penonton usia 17 tahun ke atas.

Cek dahulu trailernya

Sejak awal, Penerbangan Terakhir sudah menempatkan dirinya sebagai drama yang bersinggungan langsung dengan realitas sosial: relasi kuasa, citra profesi, dan bagaimana perempuan kerap berada di posisi paling rentan ketika berhadapan dengan figur laki-laki yang “sempurna” di permukaan.

Tokoh sentral cerita adalah Deva (Jerome Kurnia), seorang kapten pilot muda yang nyaris memenuhi seluruh definisi pria idaman masyarakat: tampan, mapan, berprestasi, dan karismatik.

Dunia penerbangan dipilih bukan tanpa alasan. Profesi pilot selama ini memang dilekatkan dengan citra maskulin, bergengsi, dan penuh daya tarik. Ada pameo lama yang bahkan masih hidup sampai sekarang: pilot banyak pacarnya.

Di sisi lain ada Tiara (Nadya Arina), pramugari baru yang masih lugu dalam urusan asmara. Pertemuan mereka terjadi di bandara, namun ternyata hubungan keduanya sudah terhubung sejak masa SMA. Relasi masa lalu ini membuat batas profesional dan personal menjadi kabur sejak awal. Sapaan yang terlalu akrab, nostalgia, dan rasa percaya yang tumbuh cepat menjadi pintu masuk bagi Deva untuk kembali hadir dalam hidup Tiara—kali ini dengan kuasa yang jauh lebih besar.

Film ini dengan cukup rapi memperlihatkan bagaimana sosok playboy modern bekerja. Tidak ada kekerasan langsung, tidak ada ancaman fisik. Yang ada justru perhatian berlebih, hadiah, pujian, dan gestur romantis yang terasa tulus. Deva tahu persis bagaimana membuat Tiara merasa istimewa. Bahkan ibu Tiara pun dibuat yakin bahwa putrinya berada di tangan yang tepat.

Namun di sinilah film mulai membuka lapisan gelapnya. Rayuan tidak lagi sekadar makan malam atau bunga, melainkan pengalaman eksklusif: berciuman di kokpit pesawat di ketinggian 30 ribu kaki. Sebuah simbol relasi kuasa yang sangat jelas,ruang privat milik Deva, di mana Tiara sepenuhnya menjadi tamu.

Ketika hubungan mereka berlanjut hingga apartemen, film tidak buru-buru menghakimi Tiara. Sebaliknya, penonton diajak melihat bagaimana janji pernikahan, perhatian palsu, dan manipulasi emosional perlahan menutup logika sehat.

Bahkan ketika Deva meminjam uang Rp100 juta dengan alasan ibunya sakit, Tiara tetap percaya. Kepercayaan itu ternyata dibayar mahal: uang tersebut digunakan Deva untuk mahar pernikahannya dengan Nadia (Aghniny Haque).

Masuknya karakter Nadia membuat konflik film ini semakin kompleks. Ia bukan antagonis satu dimensi. Sebagai mantan pramugari yang kini menjadi content creator, Nadia justru memanfaatkan media sosial sebagai senjata. Ketika mengetahui perselingkuhan suaminya, ia membalikkan narasi dan menjadikan dirinya korban di ruang publik.

Di titik ini, Penerbangan Terakhir tidak lagi bicara soal cinta segitiga semata, tetapi tentang bagaimana perempuan bisa saling berhadapan karena satu laki-laki yang sejak awal memegang kendali penuh.

Tiara yang terluka, Nadia yang marah, dan Deva yang terus bermain di wilayah abu-abu dengan alasan, drama, dan manipulasi.

Secara penceritaan, film ini memang tidak menawarkan twist besar atau pendekatan sinematik yang eksperimental.

Namun kekuatannya ada pada relevansi. Banyak penonton (terutama perempuan) akan merasa cerita ini terlalu dekat dengan realitas. Tentang pria red flag yang dulu disebut Casanova.

Tentang budaya patriarki yang sering kali membuat perempuan dipersalahkan, sementara kesalahan laki-laki masih bisa ditertawakan.

Akting para pemain cukup solid untuk menopang cerita. Nadya Arina berhasil menghadirkan Tiara sebagai sosok yang rapuh tanpa dibuat bodoh. Jerome Kurnia tampil meyakinkan sebagai pria manipulatif yang sulit dibenci di awal, sementara Aghniny Haque membawa kemarahan yang dingin dan terukur.

Pada akhirnya, Penerbangan Terakhir bukan film tentang skandal penerbangan semata.

Ini adalah cerita tentang bagaimana pesona bisa menjadi senjata, bagaimana cinta bisa berubah menjadi jebakan, dan bagaimana perempuan sering kali harus menanggung dampak paling berat dari kebohongan yang tidak mereka ciptakan.

Film ini meninggalkan satu pertanyaan yang tidak nyaman, namun penting:

seberapa sering kita masih menilai seseorang dari seragam, status, dan citra, tanpa benar-benar melihat niat di baliknya?

Sutiono dan Nuty

Tags: kuasamanipulasipesonaReview Penerbangan Terakhir
Previous Post

Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

Next Post

Review Film Esok Tanpa Ibu

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu
Article

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial
Article

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties
Article

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars
Drama

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Next Post
Esok Tanpa Ibu

Review Film Esok Tanpa Ibu

5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

Tuhan Benarkah Kau Mendengarku

Review Film Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku? (TBKM)

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

by Nuty Laraswaty
9 June, 2026
0

Jakarta kembali jadi pusat perhatian penggemar film aksi setelah Joe Taslim dan Yayan Ruhian hadir dalam acara press conference film...

Read more

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In