• Latest
Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

13 January, 2026
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Animation
Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

by Nuty Laraswaty
13 January, 2026
in Animation, Movie Review
242 16
0
Share on FacebookShare on Twitter

Setiap orang punya kenangan masa kecil yang melekat kuat. Bagi yang tumbuh di desa, mungkin ingat menggembalakan kerbau di sawah atau memandikannya di sungai. Sementara yang besar di kota, kenangan itu bisa berupa belajar mengaji di masjid, sekolah Minggu, atau pulang sekolah sambil jajan di warung dekat rumah.

Hal-hal sederhana inilah yang jadi inti emosi film animasi legendaris Jepang, 5 Centimeters Per Second, karya Makoto Shinkai. Bedanya, kenangan masa kecil Takaki dan Akari terbingkai di bawah pohon sakura,menunggu kelopak bunga yang jatuh perlahan ke tanah dengan kecepatan 5 sentimeter per detik.

Dirilis pertama kali pada tahun 2007, film ini kini sudah berusia hampir dua dekade. Selama ini, banyak penonton Indonesia mengenalnya lewat DVD atau layanan streaming.

Namun, mulai 16 Januari 2026, 5 Centimeters Per Second akhirnya tayang di bioskop Indonesia, memberi kesempatan baru untuk merasakan ulang emosinya di layar lebar.

Sinopsis 5 Centimeters Per Second

Film ini terdiri dari tiga bagian cerita yang saling terhubung:
“Cherry Blossom Story”, “Cosmonaut”, dan “5 Centimeters per Second”.

Episode 1: Cherry Blossom Story

Bagian pertama sekaligus yang paling kuat dan emosional. Cerita berfokus pada Takaki Tono dan Akari Shinohara, dua sahabat dekat sejak sekolah dasar. Hubungan mereka perlahan berubah menjadi rasa cinta yang polos dan tulus.

Namun, kehidupan memisahkan mereka. Akari tetap tinggal di Tokyo, sementara Takaki harus pindah ke kota lain mengikuti orang tuanya. Jarak memaksa mereka berkomunikasi lewat surat,sesuatu yang terasa sangat relevan di zamannya, meski hari ini mungkin terasa asing di era chat instan dan media sosial.

Setelah satu tahun berpisah, mereka berjanji bertemu kembali pada 4 Maret pukul 19.00 di sebuah stasiun kereta. Sayangnya, badai salju membuat perjalanan Takaki terhambat. Kereta terlambat, waktu terus berjalan, dan kegelisahan Takaki semakin menumpuk. Apakah mereka masih bisa bertemu?

Episode 2: Cosmonaut

Cerita beralih ke Kanae, teman sekolah Takaki yang ceria dan penuh semangat. Diam-diam, Kanae menyukai Takaki. Ia sering memperhatikan Takaki dari jauh—saat berlatih memanah, pulang sekolah bersama, hingga nongkrong di minimarket.

Kanae mencoba mendekat dengan cara sederhana, termasuk belajar berselancar meski ia tidak berbakat. Ia ingin menceritakan keberhasilannya dan mengungkapkan perasaannya. Namun Takaki selalu tampak melamun, pikirannya seperti berada di tempat lain,masih terikat pada masa lalu.

Kemunculan roket yang meluncur ke angkasa menjadi simbol jarak emosional yang tak bisa dijembatani. Sebuah pertanda bahwa perasaan Kanae mungkin tak pernah sampai.

Episode 3: 5 Centimeters per Second

Bagian terakhir adalah yang paling singkat, namun paling sunyi. Takaki kini dewasa dan mendengar kabar bahwa Akari akan menikah. Episode ini didominasi oleh suasana hampa dan lagu ikonik “One More Time, One More Chance”, yang menggambarkan penyesalan, kehilangan, dan cinta yang tak pernah benar-benar selesai.

Film Animasi Legendaris 5 Centimeters Per Second

Mengapa Film Ini Begitu Membekas?

Diproduksi oleh CoMix Wave Inc., dengan visual latar indah dari Takumi Tanji dan Akiko Majima, desain karakter oleh Takayo Nishimura, serta musik emosional dari Tenmon, film ini berhasil menyampaikan perasaan kehilangan lewat detail kecil dan keheningan.

Tak heran jika 5 Centimeters Per Second meraih penghargaan Best Animated Feature Film di Asia Pacific Screen Awards. Film ini bukan tentang cinta yang bahagia, melainkan tentang jarak, waktu, dan kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa sampai ke tujuan.

Kini, dengan penayangan di bioskop Indonesia, film ini kembali mengajak penonton bertanya:
berapa banyak kenangan masa kecil yang sebenarnya belum pernah benar-benar kita lepaskan?

Pemutaran 5 Centimeters Per Second di bioskop Indonesia juga menjadi bagian dari perayaan filmografi Makoto Shinkai, sutradara yang dikenal lewat gaya visual puitis dan cerita emosional. Film ini kerap disebut sebagai salah satu fondasi penting yang membentuk identitas sinematik Shinkai sebelum kesuksesan global karya-karyanya di kemudian hari.

Menariknya, kisah 5 Centimeters Per Second juga telah memasuki babak baru dengan diumumkannya versi live action, yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia dalam waktu mendatang. Hal ini membuat penayangan versi animasinya terasa semakin relevan dan bersejarah.

Bonus Klip Wawancara Spesial Makoto Shinkai

Salah satu daya tarik utama penayangan kali ini adalah bonus klip wawancara eksklusif bersama Makoto Shinkai yang dapat disaksikan oleh penonton di bioskop.

Dalam wawancara tersebut, Makoto Shinkai mengungkapkan refleksi pribadinya terhadap film ini.

“Menurut saya, ini adalah karya yang sangat tidak mungkin bisa saya buat dengan diri saya yang sekarang. Saya rasa film ini tersusun dari hal-hal yang telah hilang dari diri saya yang sekarang,” ujar Makoto Shinkai.

Ia menambahkan bahwa perubahan dalam dirinya sebagai manusia dan pembuat film membuat 5 Centimeters Per Second menjadi karya yang unik dan tak terulang.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by #nutylaraswaty (@nutylaraswaty)

Sutiono dan Nuty Laraswaty

Tags: 5 Centimeters per SecondCherry Blossom StoryCosmonautMakoto Shinkai
Previous Post

Review Film Musuh dalam Selimut

Next Post

Review Penerbangan Terakhir

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?
Article

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku
Article

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood
Article

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."
Article

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)
Article

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png
Movie Review

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Next Post
Penerbangan Terakhir

Review Penerbangan Terakhir

Esok Tanpa Ibu

Review Film Esok Tanpa Ibu

5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

5 Benang Merah Konflik Keluarga di WeTV Original Melindungimu Selamanya dan Crash Landing On You

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?
Article

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

by Nuty Laraswaty
3 July, 2026
0

  "Kalau alam sudah memberi tanda untuk berhenti, masih berani lanjut?" Pertanyaan itu mungkin terdengar klise. Film Petaka Gunung Welirang,...

Read more

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

Review Film The Death of Robin Hood

Review Power Ballad

Pendapat Soal Supergirl (2026)

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In