• Latest

Review Film Gundala dan Bangkitnya Industri Kreatif Pendukungnya

11 September, 2019
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

19 September, 2026
Pasukan 1000 Janda Laksamana Malahayati Makin Populer: Ada Pasukan 1000 Janda

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

19 September, 2026
iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

19 September, 2026
Bisikan Desa Gringsing

Sudah Nonton Saat Screening, Ini Reaksi Penonton untuk Bisikan Desa Gringsing: Bikin Merinding atau Malah Bikin Penasaran?

19 September, 2026
Film 'Beautiful Pain' Rilis Official Poster dan Trailer,

Trailer Beautiful Pain Bukan Cuma Bikin Emosi, Tapi Ngajak Penonton Ikut Merasakan Lukanya

19 September, 2026
3 Alasan Ibuku My Mother Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

3 Alasan Ibuku (My Mother) Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

15 September, 2026
Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

15 September, 2026
Desember Jani

Update Palari Desember Jani Film Buat Nangis ?

15 September, 2026
Your Mother Your Mother Your Mother

Soal Your Mother Your Mother Your Mother

14 September, 2026
Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang, Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang,Highlight Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

14 September, 2026
5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

14 September, 2026
Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

14 September, 2026
Bolong

Soal Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi

14 September, 2026
Fall 2: Deadpoint bukan film yang sebaiknya ditonton sambil terlalu banyak bertanya, "Kok bisa?"

Review Fall 2: Deadpoint, Bikin Perut Tegang dan Stres dari Awal Sampai Akhir

14 September, 2026
Suanggi

Suanggi: Ilmu Kutukan, Horor Indonesia Timur yang Bawa Mitos Papua ke Bioskop

14 September, 2026
Obsession Inde Navarrette

Review Film Obsession

14 September, 2026
Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

14 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Review Film Gundala dan Bangkitnya Industri Kreatif Pendukungnya

by Nuty Laraswaty
11 September, 2019
in Movie Review
251 2
6
Share on FacebookShare on Twitter

Pembukaan

Film pembuka Bumi Langit Universe : Gundala resmi telah dilakukan dan langsung mendapat banyak perhatian dari kalangan perfilman dan pelaku industri kreatif. Bagaimana tidak, film Gundala dapat di ibaratkan merupakan salah satu film Indonesia yang membuka jalan bagi berkembangnya sektor pendukung dan pembangun industri kreatif.

gundala

Ini tidak saja berputar di sekitar dunia film, namun merambah ke suvenir, komik , dunia kreatif terkait lainnya , sebagaimana ditampilkan pertama kali dalam pemutaran perdana yang dilakukan di Epicentrum XXI pada tanggal 28 Agustus 2019.

Pemutaran film ini hanya diperuntukan bagi para undangan dan terlihat sangat ketat diberlakukan banyak pemeriksaan , serta dengan tegas melakukan penolakan bagi para tamu antusias yang tak dapat menunjukan undangannya.

Gundala

Terlihat dalam ruang publik, banyak terdapat booth-booth yang berisi industri kreatif yang mendukung Bumi Langit Universe. Hal ini dikarenakan , karena dalam beberapa bulan sebelum pemutaran film Gundala, telah banyak dilakukan promo dan menyebar hingga lini masyarakat yang jarang bersentuhan dengan industri film.

 

Acara Car Free Day, jumpa fans dengan para pemain film Gundala, diskusi yang melibatkan komunitas hingga dunia pendidikan rutin dilakukan oleh Bumi Langit.

Gundala

Antusias inipun terbangun semakin memuncak hingga hari pemutaran , dengan berharap pada tangan dingin Joko Anwar, namun tanpa ekspektasi apapun, film Gundala pun siap ditonton dan mendapatkan komentarnya dari segala penjuru.

 

Review :Awal yang meredup , namun tetap mengundang 

Gundala menceritakan mengenai sebuah perjalanan hidup manusia dalam sebuah lini waktu yang penuh kekacauan , lengkap dengan dampak yang ditimbulkan bagi masyarakat, keluarga hingga pribadi seseorang. Dampak yang timbul, akibat pengalaman-pengalaman masa kecil, membentuk serta menjadikan karakter tertentu saat dewasa. Digambarkan pula, pada lini masa ini para tokoh masyarakat yang diharapkan melindungi rakyatnya, malah justru melakukan penindasan terhadap rakyat dengan mengatasnamakan rakyat. Haus kekuasaan, uang hingga ambisi pribadi menjadi nafas alur cerita dalam Gundala.

 

Kritik sosial sedalam ini, mengikuti perkembangan dan memberikan potret kehidupan nyata saat ini yang berlaku. Konon , Indonesia  dalam kondisi sesuai lini waktu tersebut, sehingga alur cerita dalam film ini , tidak terasa membosankan bahkan terasa sangat dikenal , serta familiar .

 

Tokoh sentral dalam cerita ini, Sancaka berulang kali mengalami perjalanan hidup yang pahit yang menyebabkan dirinya (seolah) terlibat konflik bathin, namun sebenarnya itu hanya merupakan salah satu potret dari lini waktu yang penuh kekacauan tersebut. Di depan akan ada tanggung jawab yang harus dipikul dan hanya dapat dilakukan oleh dirinya sendiri, sayangnya (seolah) Sancaka tidak mengetahui.

 

Dalam perjalanan cerita, alur cerita yang menarik ini, perlahan seolah meredup. Hal ini, bisa jadi merupakan salah satu strategi dari Joko Anwar dalam menerjemahkan karya Hasmi sesuai tuntutan pengembangan Bumi Langit Universe , atau karena terlalu padatnya karakter yang dimunculkan. Penonton seolah dipadati dengan banyak kemungkinan dan diharapkan memahami dalam sekali penglihatan , tanpa perlu memperdulikan banyaknya lompatan waktu yang hanya bisa dijawab dalam film lanjutannya.

 

Warna sangat berperan dalam film ini, dan dalam beberapa hal, mewakili pesan yang diberikan dalam lini waktu ini, namun saat itu digabungkan dengan obrolan yang diharapkan menjadi pemecah tawa ataupun senyum. Malah membuat kesan aneh dan tidak pas. Terasa ada kejanggalan dan sedikit pemaksaan karakter.

 

Dengan tema patriot, tentunya diharapkan ada kekuatan dalam setiap gerakan perkelahian antara pihak yang baik dengan pihak yang jahat. namun sayangnya, kurang begitu terasa dan terkesan tanggung. Bagi penonton yang mengharapkan banyak aksi kekerasan, juga bisa jadi merasa ambigu, di antara mendefinisikan suatu  gerakan sebagai seni atau penjabaran adegan kekerasan.

 

Pelipur lara yang amt tinggi, hanyalah pada suar yang dihasilkan , namun sayangnya terbatas hanya bagi bioskop yang memiliki teknologi pendukungnya. Apabila tidak mempunyai, maka penekanan pada suara menjadi berkurang dan tidak mendapatkan hasil yang diharapkan.

Kesimpulan , ada beberapa hal yang menjadi perhatian sehabis film Gundala selesai ditonton, yaitu:

  1. Adegan perkelahian dan kekerasan yang ditampilkan cenderung halus dan banyak memuat simbol yang hanya dapat difahami oleh penonton yang juga telah mengikuti dan memahami alur cerita Gundala versi komik karya  Hasmi
  2. Tampilan warna dalam film , diibaratkan mewakili dunia yang rapuh, kelam dengan penekanan alasan  perlunya  diperlukan patriot di lini masa waktu yang diseting oleh Bumi Langit . Namun entah mengapa, kurang begitu menggigit dan memberikan efek yang diharapkan.
  3. Suara yang dihasilkan amat bagus, disesuaikan dengan beberapa bioskop yang memiliki teknologi dolby atmos.
  4. Gundala , sebagai film pembuka cukup memberikan banyak teaser , akan munculnya para tokoh – tokoh dari Bumi Langit Universe.

 

Adapun kehadiran film-film selanjutnya yang membahas mengenai Bumi Langit Universe selanjutnya, selain didukung oleh aktor dan aktris yang memerankannya, tentunya diharapkan lebih baik lagi dari film Gundala sebagai pembuka jalan.

Sebagai penutup, film Gundala sebagi pembuka sangat menarik di awal, namun setelah beberapa waktu menonton , antusias menjadi semakin meredup dan alur cerita hanya menarik dan semestinya hanya akan dapat difahami oleh penonton yang membaca pula komiknya atau mengetahui jalan ceritanya.

Kehadiran tokoh-tokoh super hero Indonesia dalam beragam lini waktu ini, sangatlah perlu dukungan dari segala lapisan masyarakat, namun diharapkan tetap pada jati diri , menonjolkan budaya lokal Indonesia , tanpa terpengaruh dampak internasional tokoh-tokoh super hero dari negara di luar Indonesia.

 

(cinemags/nutylaraswaty)

Tags: Berita FilmBumi LangitBumi Langit UniverseGundalaJoko Anwarmovie review
Previous Post

(BEKRAF) Dana bantuan insentif pemerintah 2019 bagi 5 peserta sektor film

Next Post

100% Manusia Film Festival Kembali Hadir Dengan Tema Resiliensi

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Kuasa gelap 2
Article

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2
Article

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell
Article

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026
Article

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.
Action

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius
Movie Review

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Next Post

100% Manusia Film Festival Kembali Hadir Dengan Tema Resiliensi

Facebook Cafe Hadir di Jakarta untuk Tingkatkan Kesadaran Publik tentang Privasi

Tahun 2020 direncanakan akan ada film Generasi 90an : Melankolia

Comments 6

  1. nordvpn coupons inspiresensation says:
    1 year ago

    Great article, exactly what I wanted to find.

    My blog :: nordvpn coupons inspiresensation

  2. nordvpn promo code says:
    1 year ago

    nordvpn promo code 350fairfax
    Howdy, i read your blog occasionally and i own a similar one and
    i was just curious if you get a lot of spam feedback? If so how do you reduce it, any plugin or anything you
    can advise? I get so much lately it’s driving me mad so any support is very
    much appreciated.

  3. vpn says:
    1 year ago

    Way cool! Some extremely valid points! I appreciate you writing this article and the rest of the
    website is very good.

    My page :: vpn

  4. what does a vpn do says:
    1 year ago

    My brother suggested I might like this blog. He was entirely
    right. This post truly made my day. You can not
    imagine simply how much time I had spent for this information! Thanks!

  5. vpn says:
    1 year ago

    Have you ever considered creating an ebook or guest authoring on other sites?
    I have a blog based on the same topics you discuss and would
    love to have you share some stories/information.
    I know my viewers would value your work. If you’re even remotely interested,
    feel free to send me an e mail.

  6. https://www.highlandguides.com says:
    10 months ago

    Hey there! Someone in my Myspace group shared this site
    with us so I came to take a look. I’m definitely enjoying
    the information. I’m book-marking and will be tweeting this to my followers!
    Superb blog and wonderful design and style. https://www.highlandguides.com/ vpn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kuasa gelap 2
Article

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

by Nuty Laraswaty
29 September, 2026
0

Kuasa Gelap Perjanjian Darah Skala Produksinya Makin Besar dan Terasa Setara Film Horor Luar Negeri Kalau selama ini film horor...

Read more

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In