• Latest

Resident Evil: Welcome to Raccoon City , menurut Johannes Roberts

28 December, 2021
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home movie review

Resident Evil: Welcome to Raccoon City , menurut Johannes Roberts

Johannes Roberts merasa Resident Evil baru ini seharusnya menjadi film horor , daripada mengikuti alur aksi dari franchise film sebelumnya

by Nuty Laraswaty
28 December, 2021
in Movie Review
251 2
0
Share on FacebookShare on Twitter

Raccoon City telah menjadi kota Midwestern yang berada di ambang kehancuran, setelah eksodus perusahaan farmasi perusahaan Umbrela dari kota tersebut. Tingkat kejahatan di kota ini pun berlangsung tanpa terlacak , dan saat itu terungkap, disinilah cerita pun dimulai.

Mengambil alur cerita yang serupa dengan versi game nya, bisa dipastikan film ini akan banyak mengandung unsur gore, dialog kasar dan makian serta tindakan yang penuh kekerasan.

Bagi yang ingin menontonnya , dapat melihat terlebih dahulu trailernya

 

Dengan deretan pemain seperti Kaya Scodelario, Hannah John-Kamen,Robbie Amell, Tom Hopper, Avan Jogia, Donal Logue dan Neal McDonough, Resident Evil: Welcome to Raccoon City akan menjadi awal permulaan sebuah wabah yang akhirnya meluas dan menjangkiti banyak orang.

Resident Evil: Welcome to Raccoon CityResident Evil: Welcome to Raccoon City

Sutradara Johannes Roberts , mengingat  masa 25 tahun silam, saat ia mengenal video game terkenal yang berjudul Resident Evil dan Resident Evil 2, dan kecintaanya akan dunia horor dan juga permainan play station Resident Evil inilah yang menjadi semangatnya untuk membawa ke media film. Ia sendiri telah menjadi gamer besar dan dengan disertai obsesinya akan Resident Evil ia akan membawa alur cerita pada film ini  dengan mengingat kepada video game terkenal nya yaitu “Resident Evil” dan “Resident Evil 2.”

Game dibuat oleh Shinji Mikami dan Tokuro Fujiwara, game komputer “Resident Evil” pertama dirilis untuk PlayStation oleh Capcom pada tahun 1996, dan mendapatkan sambutan luar biasa.

Sejak itu, franchise game telah melahirkan banyak sekuel, spin-off, dan remake, dan secara luas dikreditkan dengan tidak hanya mempengaruhi evolusi survival horror dan game dengan pihak ketiga, tetapi membantu membuat zombie populer kembali.

Dua puluh lima tahun kemudian, “Resident Evil” tetap menjadi franchise video game terlaris Capcom, dengan 110 juta unit terjual di seluruh dunia dan berkembang menjadi film live-action, animasi, televisi, buku komik, novel, bahkan drama audio

Johannes Roberts Resident Evil: Welcome to Raccoon City

Semua karakter utama dari game “Resident Evil” awal — Chris dan Claire Redfield, Jill Valentine, Leon S. Kennedy, Albert Wesker, Kepala Brian Irons dari Departemen Kepolisian Kota Raccoon, Lisa Trevor, dan ilmuwan William Birkin ,  akan datang bersama-sama pada momen penting dalam sejarah Raccoon ini, karena Umbrella berencana untuk meratakan Raccoon City untuk menutupi perbuatan jahatnya.

Johannes Roberts sendiri berpendapat, karena video game aslinya terinspirasi oleh film zombie klasik, maka ia merasa Resident Evil baru ini seharusnya menjadi film horor , daripada mengikuti alur aksi dari franchise film sebelumnya.

“Saya ingin film ini menakutkan , untuk menangkap perasaan yang saya rasakan ketika game ini dirilis di tahun 90-an,” kata Roberts. “Itu belum pernah terjadi sebelum bermain game komputer , benar-benar terkesima dan ketakutan.”

Ia pun menambahkan bahwa ada beberapa karakter yang benar-benar tersiksa dalam permainan , dan ini belum pernah diceritakan dalam media  film, yaitu yang mengisyaratkan eksperimen pada anak-anak.

Untuk pemilihan pemeran, disampaikan pula bahwa  pemeran detektif  Jill Valentine adalah salah satu yang paling sulit untuk ditentukan, karena karakternya sangat tidak terduga.

Resident Evil: Welcome to Raccoon City, segera tayang di bioskop

(cinemags)

Tags: Avan JogiaDonal LogueHannah John-KamenJohannes RobertsKaya ScodelarioResident Evil: Welcome to Raccoon CityRobbie AmellTom Hopper
Previous Post

Fenomena Yowis Ben

Next Post

Vokalis Band Fourtwnty, Ari Lesmana, Debut Jadi Aktor di film Ben & Jody

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Review Jangan Buang Ibu
Article

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam
Article

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi
Article

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?
Article

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu
Article

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Next Post

Vokalis Band Fourtwnty, Ari Lesmana, Debut Jadi Aktor di film Ben & Jody

JOOX Umumkan Ulasan Musik Selama 2021

Gina S Noer tentang film keduanya Cinta Pertama, Kedua dan Ketiga

Review Jangan Buang Ibu
Article

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

by Nuty Laraswaty
17 June, 2026
0

Review Film Jangan Buang Ibu "Ibumu, ibumu, ibumu kemudian ayahmu" begitu dimuliakannya sosok ibu dalam agama dan lebih utama dibanding...

Read more

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

Benda Apa Itu Liminal Space?

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In