• Latest
Medan Film Festival (MFF)

Menyimak Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025

22 November, 2025
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Medan Film Festival (MFF)

Menyimak Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025

“Remembering Future” sebagai Jembatan Memori Lokal dan Sinema Global

by Nuty Laraswaty
22 November, 2025
in Article, Biography, Comedy, Drama, Horror, Sci-fi, Superhero, Thriller, Uncategorized
239 15
0
Share on FacebookShare on Twitter

Medan Film Festival (MFF) kembali digelar untuk edisi ketiga pada 22–23 November 2025, dengan membawa semangat besar: bagaimana film bisa menjadi medium menghubungkan jejak masa lalu dengan harapan masa depan

Tema tahun ini adalah “Remembering Future” — sebuah ide yang segar sekaligus reflektif, menekankan bahwa sinema tak hanya merekam sejarah, tapi juga menciptakan arah baru bagi profil dunia film.

Apa Makna Tema “Remembering Future”?

Menurut Direktur MFF, Andi Hutagalung, tema ini sengaja dipilih untuk membuka ruang diskusi yang lebih dalam:

“Kami ingin menghadirkan ruang dialog yang segar. Tema ini tidak hanya tentang nostalgia, tetapi tentang bagaimana ingatan membentuk masa depan dunia sinema.”

Dengan kata lain, MFF Vol. 3 ingin mengajak penonton dan sineas untuk melihat kembali memori lokal — cerita, budaya, bunyi — dan mengolahnya melalui film sehingga bisa tumbuh menjadi narasi visual yang relevan dengan zaman sekarang dan ke depan.

Program Festival: Film Panjang, Film Pendek, dan Film Klasik

Dalam kurasi tahun ini, MFF menghadirkan beragam karya:

  • 8 film panjang dari 8 negara.

  • 10 film pendek pilihan yang diseleksi khusus untuk menampilkan ide-ide segar dari sineas muda.

  • 2 film klasik, yang diputar untuk memancing refleksi tentang akar sinema dan perubahan tren di masa depan.

Kombinasi ini bukan kebetulan: lewat film pendek dan panjang, MFF ingin menjangkau level kreatif yang berbeda, sementara film klasik menjadi jembatan untuk mengenang sejarah sinema sekaligus melihat ke mana arus perfilman global bisa mengalir.

Lokasi & Agenda Festival

MFF 2025 diadakan di dua lokasi utama untuk menjangkau audiens dengan pendekatan berbeda:

  • 22 November: Hall Binus University Medan → pemutaran pembukaan, diskusi industri film, dan workshop kreatif.

  • 22 November siang turut ada pemutaran film pendek di Serayu Kopi, menghadirkan karya sinema independen dan lokal yang unik.

  • 23 November: Maple Theater, Grand City Hall Medan → pemutaran film panjang dan film klasik, serta sesi diskusi penutup dengan pembicara dari komunitas kreatif.

Dengan penyelenggaraan di kampus (Binus) dan ruang publik (kopi + teater), MFF berhasil menciptakan suasana festival yang dekat dengan komunitas lokal sekaligus profesional.

Kolaborasi Strategis:

Membangun Ekosistem Sinema yang Berkelanjutan

Salah satu kekuatan MFF Vol. 3 adalah kolaborasi lintas disiplin. Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) BINUS @ Medan ikut serta mendukung festival melalui workshop dan exhibition.

Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa MFF tidak hanya soal pemutaran film, tetapi juga wadah edukasi dan inovasi kreatif: mahasiswa, sineas muda, dan komunitas lokal bisa berkumpul, berbagi ide, dan berkarya bersama.

Dialog & Kolaborasi Komunitas

MFF Vol. 3 dirancang agar tidak cuma jadi “festival nonton film”, tapi benar-benar menjadi ruang dialog:

  • Diskusi industri film di hari pertama memberikan wawasan kepada peserta tentang tren perfilman dan proses kreatif.

  • Diskusi penutup di hari kedua menghadirkan pembicara dari komunitas kreatif lokal dan global, membuka pintu kolaborasi antara sineas Medan dan pelaku industri film internasional.

  • Kegiatan workshop juga memberi kesempatan bagi sineas muda untuk belajar langsung dan mengasah kemampuan teknis maupun naratif.

Sinema sebagai Medium Memori dan Harapan

Menurut Andi Hutagalung, MFF bukan sekadar festival hiburan, tetapi ajang reflektif:

“Ingatan lokal, bunyi-bunyi kampung, kisah masyarakat — semua itu bisa dihidupkan kembali di layar. Dan dari sanalah bisa muncul sinema baru yang punya akar tapi juga terbang ke masa depan.”

Dengan demikian, “Remembering Future” bisa dipahami sebagai panggilan agar sinema Medan dan Indonesia umumnya tidak hanya melihat ke belakang sebagai tempat berlindung, tetapi juga sebagai bahan bakar bagi kreasi masa depan.

Dampak & Harapan

  • Penguatan ekosistem kreatif Medan: MFF menjadi platform bagi pembuat film lokal untuk bertemu dengan komunitas kreatif, musisi, dan penulis, memperkuat koneksi regional dan internasional.

  • Kolaborasi akademik: Keterlibatan BINUS DKV menunjukkan bahwa pendidikan tinggi dan industri kreatif bisa bersinergi untuk menghasilkan sinema yang inovatif. BINUS UNIVERSITY

  • Diskusi sinema dan ingatan: Tema “Remembering Future” membuka ruang bagi penonton untuk berpikir ulang tentang memori lokal dan masa depan sinema, lewat kurasi film klasik dan kontemporer.

Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025 hadir 22–23 November dengan tema “Remembering Future”, menampilkan 8 film panjang, 10 film pendek, 2 film klasik, dan diskusi kreatif lintas komunitas untuk menjembatani ingatan lokal dan masa depan sinema.
Tags: CreativityInFilmFestivalFilmMedan Film Festival (MFF)MedanFilmFestival #MFF2025 #RememberingFuture FilmIndependenruang dialogSineasMudaSinemaIndonesia
Previous Post

The Voice of Hind Rajab: Ketika Kamera Tak Berkutik di Hadapan Suara Kecil yang Tersesat di Tengah Perang

Next Post

Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu
Article

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial
Article

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties
Article

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars
Drama

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Next Post
Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback

Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi — Hanung Bramantyo Comeback

13 Days and 13 Nights

Review “13 Days and 13 Nights” – Thriller Nyata yang Ngena Banget di Emosi

Ghost in the shell

Review Ghost in the Shell (1995)

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

by Nuty Laraswaty
9 June, 2026
0

Jakarta kembali jadi pusat perhatian penggemar film aksi setelah Joe Taslim dan Yayan Ruhian hadir dalam acara press conference film...

Read more

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In