• Latest
Ghost in the shell

Review Ghost in the Shell (1995)

22 November, 2025
Review Love Barista web Nuty Laraswaty

Review Love Barista

13 July, 2026
Bukan Set Studio! Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata?

Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata? Bukan Set Studio!

13 July, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Lapor Pak !

Lapor Pak! Resmi Hadir di Viu, Episode-Episode “Paling Pecah” Selama 5 Tahun Kini Bisa Ditonton Kapan Saja

8 July, 2026
Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

8 July, 2026
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Animation
Ghost in the shell

Review Ghost in the Shell (1995)

by Nuty Laraswaty
22 November, 2025
in Animation, Article, Drama, Movie Review, Sci-fi, Thriller
246 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Review Ghost in the Shell (1995)

Diputar di Japenese Film Festival-JFF 2025

Klasik yang tetap mind-blowing, bahkan setelah 30 tahun

Di Japanese Film Festival 2025, Ghost in the Shell versi original kembali diputar — dan vibe-nya masih sama: futuristik, filosofis, dan bikin kepala berputar secara nikmat.

Walaupun film ini rilis tahun 1995, atmosfer cyberpunk yang suram, penuh nuansa neon, dan musik yang haunting tetap terasa modern banget.

Cerita yang Nggak Lekang Waktu

Film ini ngikutin Mayor Motoko Kusanagi, cyborg badass yang lagi nguber hacker legendaris “Puppet Master.” Walaupun premisnya kelihatan simpel, film ini dalam banget: ngomongin identitas, jiwa, dan apa arti jadi manusia di dunia yang serba digital.

Yang bikin JFF 2025 meriah adalah momen ketika banyak penonton baru (terutama Gen Z) akhirnya nonton versi original dan langsung ngeh:
“Oh… jadi ini yang menginspirasi banyak film sci-fi modern.”


Tanggapan Penonton di JFF 2025

Suasana setelah pemutaran? Campuran antara speechless, amazed, dan beberapa yang bilang “gue butuh waktu merenung dulu.”

Beberapa reaksi yang paling sering muncul:

  • “Visualnya old but gold banget.”
    Gaya animasinya malah kerasa artistik dan sengaja bikin mood suram.

  • “Ternyata film ini lebih filosofis daripada action.”
    Banyak yang kaget karena ekspektasinya cyber-action nonstop, tapi yang mereka dapat adalah existential crisis yang elegan.

  • “Nonton ini kayak nonton blueprint anime modern.”
    Banyak penonton nyambungin film ini ke The Matrix, Blade Runner 2049, Cyberpunk 2077, sampai estetika AI masa kini.

Reaksi paling kocak:

“Baru paham kenapa orang-orang bilang anime jadul itu ‘peak fiction’.”


Dampak Ghost in the Shell ke Industri Kreatif

Film ini nggak cuma jadi pionir, tapi fondasi visual dan naratif untuk genre sci-fi global. Dampaknya masif:

1. Mengubah arah desain futuristik

Mulai dari estetika cyberpunk, kota neon, sampai konsep tubuh cyborg — banyak karya setelahnya terinspirasi visual Otomo & Oshii.

2. Jadi referensi wajib untuk pembuat film Hollywood

Termasuk:

  • The Matrix

  • Avatar

  • Ex Machina

  • AI: Artificial Intelligence

Bahkan shot-shot tertentu hampir “dicopas” sebagai tribute.

3. Mendorong eksplorasi isu AI dan identitas

Topik seperti “apakah AI bisa punya kesadaran?” yang hari ini nyambung banget dengan era teknologi modern — Ghost in the Shell sudah ngulik itu 30 tahun lalu.

4. Menaikkan standar anime dewasa

Setelah film ini, studio-studio Jepang makin berani bikin anime dengan tema berat, visual artistik, dan pacing yang perlahan tapi menggigit.

5. Membuka jalan untuk kolaborasi global

Film ini bikin dunia sadar bahwa anime bukan sekadar hiburan anak muda, tapi karya seni yang bisa bersaing di festival internasional.

Ghost in the Shell[a] adalah film thriller aksi cyberpunk tech-noir animasi Jepang tahun 1995 yang disutradarai oleh Mamoru Oshii, dengan naskah dari Kazunori Itō, dan diadaptasi dari manga tahun 1989 karya Masamune Shirow. Film ini dibintangi oleh pengisi suara Atsuko Tanaka, Akio Ōtsuka, dan Iemasa Kayumi.
Ini merupakan ko-produksi internasional Jepang–Britania antara Kodansha, Bandai Visual, dan Manga Entertainment, dengan animasi yang dikerjakan oleh Production I.G. Berlatar tahun 2029 di New Port City, sebuah kota fiksi futuristik, film ini mengikuti Mayor Motoko Kusanagi, seorang cyborg yang bekerja sebagai agen keamanan publik dalam misi memburu seorang peretas misterius — atau “ghost” — yang dikenal sebagai “Puppet Master”.
Cerita film ini memasukkan tema-tema filosofis yang menyoroti identitas, eksistensi, dan diri manusia dalam dunia yang sangat maju secara teknologi. Musiknya, yang digubah oleh Kenji Kawai, memakai vokal bergaya tradisional Jepang.
Secara visual, film ini memadukan animasi sel tradisional dengan animasi CGI, menghasilkan estetika cyberpunk yang sangat khas dan ikonik.

Penulis Anya dan Nuty

Tags: AI bisa punya kesadaranMamoru Oshiin animasi sel tradisionalReview Ghost in the Shell versi Japanese Film Festival 2025thriller aksi cyberpunk
Previous Post

Review “13 Days and 13 Nights” – Thriller Nyata yang Ngena Banget di Emosi

Next Post

Analisis Simbolisme Para Keeper di Film Keeper (2025)

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Review Love Barista web Nuty Laraswaty
Article

Review Love Barista

13 July, 2026
Bukan Set Studio! Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata?
Article

Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata? Bukan Set Studio!

13 July, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!
Article

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki
Action

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Lapor Pak !
Article

Lapor Pak! Resmi Hadir di Viu, Episode-Episode “Paling Pecah” Selama 5 Tahun Kini Bisa Ditonton Kapan Saja

8 July, 2026
Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira
Article

Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

8 July, 2026
Next Post
Analisis Simbolisme Para Keeper di Film Keeper (2025)

Analisis Simbolisme Para Keeper di Film Keeper (2025)

Spotlight From the East – Festival Film Antikorupsi 2025

Spotlight From the East – Festival Film Antikorupsi 2025

diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.

“Cerita Anehku” Raditya Dika

Review Love Barista web Nuty Laraswaty
Article

Review Love Barista

by Nuty Laraswaty
13 July, 2026
0

Love Barista Buat Ingin ke Vietnam Sebabnya dalam film ini terasa sekali bagaimana negara  Vietnam bukan saja sebagai bagian dari...

Read more

Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata? Bukan Set Studio!

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

Lapor Pak! Resmi Hadir di Viu, Episode-Episode “Paling Pecah” Selama 5 Tahun Kini Bisa Ditonton Kapan Saja

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In