Jakarta, 24 November 2025
Festival Film Antikorupsi 2025 resmi dibuka di Gedung ACLC KPK, Jakarta.
Pembukaan acara ini menghadirkan sambutan dari Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, yang menegaskan pentingnya peran film sebagai medium perubahan sosial, terutama di era serbadigital di mana informasi menyebar secepat scroll TikTok.
Festival ini hadir sebagai jembatan antara isu antikorupsi dan insight kreatif anak muda, khususnya generasi masa kini yang dikenal kritis, outspoken, dan berani bersuara lewat karya visual.
Film Sebagai Senjata Antikorupsi: KPK Gandeng Kreativitas Anak Muda
Dalam sambutannya, Ibnu Basuki Widodo menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya soal penindakan, tetapi juga soal membangun culture of integrity sejak muda.
Lewat festival ini, KPK ingin menghadirkan ruang aman dan keren buat sineas muda agar bisa:
-
Mengkritisi praktik korupsi dengan cara kreatif
-
Mengajak publik lebih peduli lewat narasi yang relatable
-
Menanamkan nilai antikorupsi tanpa harus menggurui
Film-film pilihan dalam festival ini dipilih bukan hanya karena kualitas visual, tetapi karena pesan moral dan relevansi sosialnya.
Spotlight From the East: Sorotan dari Timur yang Mewakili Suara Baru
Tahun ini, tema Spotlight From the East memfokuskan perhatian pada cerita-cerita dari kawasan timur Indonesia — wilayah yang kaya budaya, tetapi sering diabaikan dalam wacana nasional.
Melalui film, festival ini membuka panggung untuk:
-
Suara komunitas lokal
-
Isu-isu nyata di daerah timur
-
Kisah perjuangan warga menghadapi ketidakadilan dan penyalahgunaan kekuasaan
Pendekatan ini menjadikan festival semakin relevan untuk Gen Z yang peduli representasi, hak minoritas, dan isu-isu akar rumput.
Korupsi Nggak Keren & Masa Depan Itu Penting
Generasi masa kini sering dipandang apatis, padahal justru sebaliknya: mereka haus keadilan, kritis, dan tidak takut mengungkap kebusukan sistem.
Medium film kali ini dianggap tepat, karena:
-
Formatnya visual → gampang dicerna
-
Topiknya real → bikin melek sistem sosial
-
Karyanya relate → dekat dengan kehidupan anak muda
Dengan medium film, pesan antikorupsi bisa masuk lebih halus, emotional, dan impactful.
Kadang, satu adegan film bisa menjelaskan lebih banyak daripada 100 halaman laporan.
Karya-Karya Inspiratif yang Bikin Mikir & Tergerak
Dalam booklet resminya (yang jadi dasar program acara), festival ini menampilkan:
-
Film pendek investigatif
-
Dokumenter tentang masyarakat lokal
-
Drama humanis tentang penyalahgunaan kekuasaan
-
Cerita inspiratif soal perlawanan individu
Semua dirancang untuk membuat penonton, terutama generasi muda, bertanya:
“Kalau gue berada di posisi itu, gue bakal diam aja atau speak up?”
Film Sebagai Cahaya dalam Perjuangan Antikorupsi
Festival Film Antikorupsi 2025 bukan sekadar event, tapi gerakan budaya. Dengan menggandeng sineas muda dan komunitas film, KPK ingin membangun kesadaran dari akar, bahwa korupsi musuh bersama dan harus dilawan dari hal kecil sampai sistem besar.
Buat generasi masa kini, ini saatnya menunjukkan bahwa perubahan tidak hanya lewat demo dan thread panjang, tapi juga lewat visual storytelling yang kuat.
Karena masa depan milik yang berani bersuara — dan film adalah suara itu.
Dibuat mewakili team 100 persen manusia







































