• Latest
KinoFest 2025

KinoFest 2025

26 November, 2025
FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

27 October, 2026
Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

26 October, 2026
kinki

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Review Hungry (2026)

Review Hungry (2026)

26 October, 2026
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
KinoFest 2025

KinoFest 2025

Festival Film Jerman Kembali Digelar dengan Tema “Keluarga — Diperluas”

by Nuty Laraswaty
26 November, 2025
in Article, Biography, Comedy, Drama, Horror, Sci-fi, Superhero, Thriller
254 2
0
Share on FacebookShare on Twitter

KinoFest 2025

  • KinoFest 2025 resmi dibuka pada Selasa, 25 November 2025 di XXI Plaza Blok M, Plaza Blok M, Jakarta.
  • Festival akan berlangsung hingga 30 November 2025.
  • Karena lokasi biasa (Goethe-Institut / Goethe Haus Jakarta) sedang direnovasi tahun ini, panitia KinoFest memilih lokasi alternatif: gedung-gedung di sekitar Cikini — termasuk dua gedung di kompleks Taman Ismail Marzuki (TIM) dan gedung CCM.

Resmi Dibuka: Ini Jadwal, Lokasi, Tema, dan Film-Film Unggulan

Jakarta — KinoFest 2025 atau Festival Film Jerman resmi dibuka pada Selasa, 25 November 2025 di XXI Plaza Blok M. Festival tahunan yang digelar Goethe-Institut Indonesia ini berlangsung hingga 30 November 2025 dan menghadirkan berbagai film Jerman pilihan dengan tema besar “Keluarga yang Diperluas (Extended Family)”.

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, KinoFest 2025 tidak diselenggarakan di Goethe Haus Jakarta. Gedung tersebut masih dalam tahap renovasi, sehingga penyelenggara memindahkan lokasi ke beberapa area, yaitu XXI Plaza Blok M, Taman Ismail Marzuki (TIM), dan Shoemaker Studios di Cikini, Jakarta Pusat. Meski berpindah tempat, festival ini tetap dibuka untuk umum secara gratis, seperti tradisi Goethe-Institut yang ingin menghadirkan sinema berkualitas kepada masyarakat luas.

Tema KinoFest 2025: Keluarga yang Diperluas

Tahun ini, KinoFest mengangkat tema extended family, yang menyoroti berbagai bentuk keluarga dalam masyarakat modern — dari keluarga inti, keluarga besar, hingga keluarga non-biologis seperti sahabat, komunitas, atau hubungan antar-generasi.
Film-film yang dipilih banyak menampilkan isu perempuan, perjuangan dalam keluarga patriarki, dinamika hubungan, hingga perubahan sosial di lingkungan domestik.

Tema ini menjadi relevan untuk penonton Indonesia yang tengah banyak membicarakan isu keluarga, peran perempuan, dan relasi sosial yang berubah karena modernisasi.

Film Pembuka: “Köln 75”

Festival dibuka dengan pemutaran film “Köln 75 (Cologne 75)”, sebuah drama Jerman terbaru yang menyoroti hubungan keluarga, konflik generasi, dan perjalanan hidup di tengah perubahan sosial Eropa tahun 1970-an. Sebagai opening film, “Köln 75” dipilih karena paling menggambarkan warna KinoFest tahun ini: hangat, manusiawi, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Jadwal KinoFest 2025 (25–30 November 2025)

Berikut rangkuman film-film yang diputar:

Selasa, 25 November 2025 – Blok M Plaza XXI

  • Köln 75 — Film pembuka.

Rabu, 26 November – TIM

  • Die Polizeiakademie

  • Das letzte Tabu

  • Grüße vom Mars

  • Riefenstahl

Kamis, 27 November – TIM

  • Die Polizeiakademie

  • Das letzte Tabu

  • Riefenstahl

  • Zwei zu Eins

Jumat, 28 November – TIM

  • Reproduktion

  • Grüße vom Mars

  • Zwei zu Eins

  • Vena

Sabtu, 29 November – Shoemaker Studios

  • Woodwalkers

  • Heldin

  • Vena

  • Die Saat des heiligen Pfeigenbaums

Minggu, 30 November – Shoemaker Studios

  • Rosa Luxemburg (1986)

  • Das Licht (2025)

Festival tahun ini menampilkan kombinasi antara film terbaru Jerman dan karya klasik, memberikan pengalaman menonton yang lengkap bagi penggemar sinema — dari drama keluarga, science fiction ringan, hingga biopik sejarah.

Sejarah Singkat KinoFest

KinoFest (sebelumnya dikenal sebagai Festival Film Jerman) merupakan program tahunan Goethe-Institut Indonesia yang telah berlangsung lebih dari dua dekade. Sejak awal, misinya adalah membawa film-film terkini Jerman ke publik Indonesia, memfasilitasi diskusi budaya, dan memperkenalkan perkembangan industri film Eropa.

Beberapa ciri khas KinoFest sejak awal:

  • Gratis untuk publik, agar semua kalangan bisa menikmati sinema berkualitas.

  • Pemilihan kurasi tematik, yang menyesuaikan isu sosial baik di Jerman maupun Indonesia.

  • Rangkaian pemutaran di berbagai kota, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, dan Denpasar.

Dengan reputasi panjang ini, KinoFest telah menjadi salah satu festival film internasional yang paling ditunggu di Indonesia.

KinoFest 2025
KinoFest 2025

KinoFest 2025 hadir dengan pengalaman baru lewat lokasi baru dan film-film yang menawarkan perspektif unik mengenai keluarga, perempuan, dan hubungan manusia.

Tema “Extended Family” membuat festival ini terasa semakin dekat dengan realitas sosial masyarakat Indonesia.

Bagi pecinta film, mahasiswa perfilman, atau penonton umum yang mencari tontonan berkualitas, KinoFest 2025 bisa menjadi agenda wajib pekan ini — dan seluruh filmnya bisa ditonton gratis.

Tags: Acara Seni dan Budaya JakartaExtended Family Theme FilmPerempuan dalam FilmPlaza Blok M XXITaman Ismail Marzuki (TIM)
Previous Post

“Cerita Anehku” Raditya Dika

Next Post

Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

kinki
Article

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Review Hungry (2026)
Drama

Review Hungry (2026)

26 October, 2026
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa
Drama

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang
Article

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/
Horror

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Next Post
Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)

Review Köln 75 (Film Pembuka KinoFest 2025)

Review “Linda Linda Linda”

Review “Linda Linda Linda”

Review Wasiat Warisan Nuty Laraswaty

Review Wasiat Warisan

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!
Movie Review

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

by Nuty Laraswaty
27 October, 2026
0

Bukan soal festival mana yang paling benar. FFW 2026 membuka obrolan baru tentang bagaimana film Indonesia bisa diapresiasi tanpa harus...

Read more

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

Review Hungry (2026)

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In