• Latest

Kolaborasi Riza Pahlevi & Vidya Ariestya buahkan Ghibah

30 July, 2021
Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

18 June, 2026
Viu dan iQIYI Resmi Gabung, Paket Streaming Drama Korea, Drama China, dan Anime Hadir di Indonesia 2026

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

18 June, 2026
Review Jangan Buang Ibu

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

17 June, 2026
Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

17 June, 2026
Upi

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

17 June, 2026
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview

Kolaborasi Riza Pahlevi & Vidya Ariestya buahkan Ghibah

by Nuty Laraswaty
30 July, 2021
in Interview
235 18
0
Share on FacebookShare on Twitter
Film Ghibah hasil kolaborasi Riza Pahlevi & Vidya Ariestya , akhirnya ditayangkan pada platform streaming Disney + Hotstar, setelah sebelumnya direncanakan akan tayang di layar bioskop.
Kali ini Cinemags (Nuty Laraswaty) berkempatan berbincang dengan duo Riza Pahlevi & Vidya Ariestya terkait buah karyanya ini dan hal-hal terkait lainnya.
Berikut ini adalah rangkumannya
Cinemags :
Ghibah akhirnya tayang di Disney + Hotstar, mengikuti pendahulunya Makmum. Bisa diceritakan apa artinya / dampaknya bagi perjalanan karir kalian di industri film? 
Jawaban: 
Film Makmum waktu itu tayang di bioskop dulu baru akhirnya ke Disney+ Hotstar. Sedangkan Ghibah ini langsung tayang perdana di Disney+ Hotstar.
Di kondisi yang seperti saat ini, bioskop tutup dan platform streaming/ OTT berkembang pesat, Ghibah berkesempatan untuk premiere di platform streaming, jadi pengalaman yang berbeda buat kami.
Bisa jadi dengan platform streaming ini, film Ghibah bisa lebih cepat dijangkau oleh penonton, karena kita tau bahwa persebaran bioskop di Indonesia belum merata.
Jadi ini juga bisa jadi kesempatan buat kami untuk dikenal lebih banyak orang lagi, mendapat saran maupun kritikan dari kalangan yang lebih luas.
Horor Ghibah
Cinemags:
Ini kali kedua duet kalian ditangani oleh sutradara yang telah dikenal masyarakat. Bisa diceritakan suka duka saat bekerja sama dengan Monty Tiwa? 
Jawaban :
Buat kami, Monty Tiwa adalah sosok yang sudah jadi penutan sejak kami melihat karya-karyanya sejak dulu. Berkesempatan untuk bekerja sama dengan Monty Tiwa adalah suatu kebanggaan tersendiri. Kami mendapat banyak insight baru baik dari segi penulisan cerita, kemudian eksekusinya dilapangan, dan banyak hal baru yang kami dapatkan dari Monty Tiwa.
Riza Pahlevi & Vidya
Cinemags : Apakah ada rencana untuk kedepannya untuk bekerja sama dengan rumah produksi yang lain? 
Jawaban :
Sejauh ini belum, kami masih ada project juga dengan Dee Company, salah satunya Makmum 2 yang masih on progress editing.
Cinemags :  Menggarap genre horor, apakah ada alasan khusus fokus pada genre ini? 
Jawaban :
Sebenarnya kami tidak menutup mata pada genre lain, tapi mungkin karena awal kami masuk ke industri berawal dari genre horor (film pendek Makmum), jadi kesannya kami selalu bikin horor. Untuk film Ghibah ini sendiri, juga sebenarnya tidak hanya horor, tapi juga komedi.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Riza Pahlevi (@rizapahlevittm)

Cinemags:
Dalam setiap alur cerita yang kalian tulis , selalu ada sisipan pesan moral . Apakah ini semacam strategi yang kalian terapkan pada keseluruhan produksi kalian nanti ke depannya?
Jawaban:
Pada dasarnya setiap filmmaker punya pesan yang ingin disampaikan melalui cerita yang ditulis, dan mungkin kebetulan 2 film yang sudah ada, Makmum dan Ghibah, cukup terlihat kental pesan keagamaannya.
Tapi tentu kami tidak semerta-merta menyampaikan pesan itu secara blak-blakan, tapi kami lebur ke dalam cerita, sehingga pesan tersebut bisa sampai ke penonton, tanpa berkesan menjadi menggurui.
Cinemags:Bisa diceritakan bagaimana awal muasalnya , kalian berdua akhirnya bisa berkolaborasi dalam menulis naskah film horor?
Jawaban:
Kami kebetulan sekelas saat kuliah. Sempat ikut kompetisi pendanaan film pendek, dan berawal dari situ, kami jadi sering produksi bareng, salah satunya film pendek Makmum.
Cinemags: Apakah ada rencana khusus untuk produksi film ke depannya? 
Jawaban :
Tentu kami selalu dan masih terus belajar, termasuk juga baca menerima masukan, kritikan dari penonton film-film kami, kami perbanyak referensi tontonan, bacaan, dan harapannya kami bisa memproduksi film yang lebih baik lagi, lebih seru, dan mungkin kalau ada kesempatan, bisa merambah ke genre lain.
Cinemags: Menurut kalian bagaimana industri film di Indonesia saat ini. Apakah bisa bersaing di internasional?
Jawaban :
Bisa banget dong. Kita sudah lihat banyak aktor-aktris kita yang dipercaya untuk bermain di film internasional, mulai banyak ph luar negeri bekerja sama dengan ph Indonesia, dan film kita pun juga sudah banyak diapresiasi di luar negeri, jadi ya sebenarnya film Indonesia sudah menunjukkan taringnya di perfilman dunia. Tinggal kita tingkatkan lagi kualitas dan kuantitas agar bisa semakin banyak dikenal dunia.
Baca juga :Film Horor Komedi “Ghibah” Tayang Di Disney+ Hotstar
Tags: GhibahMakmum 2Monty TiwaRiza PahleviVidya Ariestya
Previous Post

Jorja Smith dan Svmmerdose temani kamu di Jumat malam – Mola

Next Post

Gianna Jun adalah wanita yang berbahaya dalam Kingdom: Ashin of the North

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Step Studio 2026
Interview

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air
Article

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.
Article

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Next Post

Gianna Jun adalah wanita yang berbahaya dalam Kingdom: Ashin of the North

Keren Banget! Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas akan tayang di Toronto International Film Festival 2021;

5 Tayangan Romantis yang Tak Bisa Dilewatkan

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026
Article

Film Foufo Tayang 9 Juli 2026

by Nuty Laraswaty
18 June, 2026
0

  Trailer Film Foufo Viral, Benarkah Alien Jadi Harapan Terakhir Keluarga Madura untuk Wujudkan Mimpi Haji? Setelah sukses menghadirkan berbagai...

Read more

Viu dan iQIYI Hadirkan Paket Langganan Streaming Bersama di Indonesia Mulai 2026

Review Film Jangan Buang Ibu (2026)

Saat Aku Bersuara, Film Indonesia tentang Penyintas Kekerasan Seksual yang Melawan Budaya Bungkam

Apa yang Disiapkan Upi Kali Ini? Datang Akan Pergi Hadirkan Horor Misteri dengan Cast Spektakuler

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In