• Latest

Wawancara film Project Power : Joseph Gordon-Levitt dan Rodrigo Santoro

25 August, 2020
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview

Wawancara film Project Power : Joseph Gordon-Levitt dan Rodrigo Santoro

by Nuty Laraswaty
25 August, 2020
in Interview
252 3
2
Share on FacebookShare on Twitter

Film Project Power  telah rilis pada tanggal 14 Agustus 2020 di Netflix , juga menampilkan aktor Joseph Gordon-Levitt yang berperan sebagai Frank Shaver dan Rodrigo Santoro yang berperan sebagai Biggie.

Rodrigo Santoro      Joseph Gordon-Levitt

Dalam trailer telah diperlihatkan bahwa Frank Shaver memiliki kemampuan super , namun dalam film baru dapat jelas terlihat alasan di balik kemampuannya itu.

Adapun Biggie terlihat menjadi karakter yang sangat ambisius dan memiliki kecenderungan untuk melakukan segala upaya untuk mencapai tujuannya.

Kedua karakter ini saling bertolak belakang, namun juga saling melengkapi. Tentunya amat menarik untuk mengetahui latar belakang di balik kedua karakter ini, yang disampaikan oleh kedua aktor tersebut dalam wawancara khusus bersama beberapa media beberapa waktu lalu.

 

Baca juga : Project power Joseph Gordon Levitt Selamat dari tembakan di kepala di klip terbarunya

 

 

Berikut adalah rangkumannya  dari wawacara virtual yang berlangsung beberapa waktu lalu.

PROJECT POWER    PROJECT POWER

 

Bagi Joseph Gordon-Levitt merupakan hal yang sangat luar biasa, jika makin banyak orang yang dapat menonton film ini melalui platform Netflix. Ia menyampaikan bahwa dirinya juga sangat senang menonton film di bioskop , namun ada suasana tersendiri yang berbeda antara menonton di bioskop dengan menonton melalui platform seperti Netflix ini, karena tidak semua orang mampu mengeluarkan dana sebesar jika menonton film di bioskop. Platform ini cocok ditonton untuk segmen penonton yang berbeda dengan penonton yang biasa menonton di bioskop

 

Bagi Levitt , karater yang ia perankan dalam film Project Power sangatlah menyenangkan  dan  merupakan karakter kedua yang ia perankan setelah beberapa tahun tidak berakting setelah  menjadi seorang ayah . Ia  ingin memiliki waktu banyak dengan anaknya , sehingga memilih untuk tidak menekuni akting dahulu selama tempo waktu tersebut.

( Red: Sebelum film Project Power , Levitt berakting dalam film action thriller berjudul 7500 dan memerankan sosok karakter yang amat serius)

Senada dengan yang dikatakan oleh Levitt , Rodrigo Santoro menyampaikan bahwa dirinya sangat menyukai premis film ini . Film ini menceritakan mengenai kekuatan yang bukan merupakan film bergenre super hero namun orang biasa yang memiliki kekuatan super, transformasi ini sangat menarik dan ia belum pernah berakting seperti ini. Saat berbincang dengan sutradara  Ariel Schulman ia merasa bahwa sutradara ini  ternyata sangat enak untuk diajak berdiskusi mengenai pengembangan karakter film ini, hal inilah yang menyebabkan aktor dalam film ini dapat berakting lebih kreatif dan ini hal ini tentunya sangatlah menyenangkan.

 

 

.

Biggie    PROJECT POWER

Rodrigo Santoro dalam kesempatan ini menyampaikan pula dengan antusias , karakter yang ia perankan yaitu Biggie.

Bagi dirinya , Biggie adalah salesman yang memilki ide besar seorang visionaris, ingin menjual produknya sebanyak-banyaknya serta ingin memiliki kekuatan, sehingga untuk mencapai visinya tersebut ia rela melakukan apapun dan selalu mendorong orang di dekatnya untuk memiliki visi yang sama . Visinya yang ambisius inilah yang menyebabkan dia diberi julukan biggie dan ternyata ada alasan lainnya pula yaitu saat dirinya bertransformasi jika meminum pil tersebut .

 

Menariknya kedua aktor ini ternyata memiliki kesamaan , ya itu sama-sama merasakan menjadi seorang Ayah. Tertarik akan hal ini dan juga pemikiran mereka akan parenting, maka pertanyaan seputar pemilihan akting dalam film pun menjadi perhatian media , dalam hal ini Levitt menyampaikan bahwa setelah memiliki anak , ia mulai mengurangi berakting dan tidak terlalu mengejar banyak peran dalam film, namun kondisi  sekarang adalah lebih bijak dalam memlilih karakter peran yang akan dimainkan termasuk juga filmnya.

Senada pula dengan Levitt, Rodrigo Santoro pun mengiyakan dan lebih lanjut menyampaikan bahwa mempunyai anak selalu merubahmu, yang pasti merubah dirinya dalam melihat sesuatu, seolah sekarang ia memiliki prespektif pandangan baru, sehingga sekarang jauh lebih pemilih dalam mengambil peran. Saat menjadi orang tua, dirinya menjadi lebih bijak dalam memilah waktu yang akan digunakan karena akan menjauhkan dirinya dengan anaknya.

Banyak penonton yang mengenal Rodrigo Santoro melalui perannya dalam film Westworld. Ternyata karakter yang ia perankan dalam tiap film selalu berbeda-beda , terkait akan hal ini ia pun menyampaikan sangat senang melakukan akting yang berbeda-beda. Ia senang sesuatu yang menantang, mencoba sesuatu hal yang baru, melakukan riset untuk itu dan mengalami  sesuatu yang berbeda dengan dunianya sehari-hari. Menurutnya masing-masing aktor memiliki cara masing-masing untuk melakukan pendekatan pada karakter yang akan diperankannya.

Bagi yang masih belum menonton film Project Power, masih dapat menontonnya melalui platform Netflix dan dapat ikut pula merasakan bagaimana rasanya jika memiliki kekuatan super dalam waktu tertentu.

Baca juga :Wawancara Film Project Power: Jamie Foxx Dan Dominique Fishback

 

 

Project Power
Sumber foto : Netflix
Tags: Joseph Gordon-LevittProject PowerRodrigo Santoro
Previous Post

Away will air on Netflix September 4, 2020

Next Post

Visinema berinvestasi di Afterlab Animation Studio

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Step Studio 2026
Interview

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air
Article

Festival Film Horor 2025: Energi Mistis Kembali Menyapa Dunia Sinema Tanah Air

16 December, 2025
diprediksi menjadi bab paling matang dalam perjalanan Raditya Dika sebagai stand-up comedian.
Article

“Cerita Anehku” Raditya Dika

26 November, 2025
Next Post
Afterlab Studio

Visinema berinvestasi di Afterlab Animation Studio

Afterlab Studio

Visinema invests in Afterlab Animation Studio

Visinema Berinventasi di Studio Animasi asal Bandung

Comments 2

  1. XN88 says:
    1 month ago

    Slot tại XN88 có tính năng “turbo mode” – quay nhanh gấp đôi, phù hợp với người thích tốc độ. TONY05-04

  2. tai 888slot says:
    1 month ago

    Bạn có thể đặt giới hạn thua/ngày tại tai 888slot – hệ thống sẽ tự động khóa cược khi đạt ngưỡng, giúp bạn kiểm soát cảm xúc và tránh rủi ro tài chính. TONY05-04

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Benda Apa Itu Liminal Space?
Article

Benda Apa Itu Liminal Space?

by Nuty Laraswaty
16 June, 2026
0

Secara sederhana, liminal space adalah ruang atau keadaan "di antara",bukan tempat tujuan, melainkan tempat transisi. Kata liminal berasal dari bahasa...

Read more

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In