• Latest

Tobatenun Gelar Pameran Tenun Batak “Ekosistem Budaya & Masyarakat” di Adiwastra 2022

10 February, 2022
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

19 September, 2026
Pasukan 1000 Janda Laksamana Malahayati Makin Populer: Ada Pasukan 1000 Janda

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

19 September, 2026
iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

19 September, 2026
Bisikan Desa Gringsing

Sudah Nonton Saat Screening, Ini Reaksi Penonton untuk Bisikan Desa Gringsing: Bikin Merinding atau Malah Bikin Penasaran?

19 September, 2026
Film 'Beautiful Pain' Rilis Official Poster dan Trailer,

Trailer Beautiful Pain Bukan Cuma Bikin Emosi, Tapi Ngajak Penonton Ikut Merasakan Lukanya

19 September, 2026
3 Alasan Ibuku My Mother Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

3 Alasan Ibuku (My Mother) Jadi Film Indonesia yang Wajib Kamu Pantau di Busan 2026

15 September, 2026
Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

Khadam Bukan Lagi Penjaga, Tapi Malah Mau Merebut Hidupmu!

15 September, 2026
Desember Jani

Update Palari Desember Jani Film Buat Nangis ?

15 September, 2026
Your Mother Your Mother Your Mother

Soal Your Mother Your Mother Your Mother

14 September, 2026
Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang, Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

Venice Critics’ Week 2026 Umumkan Pemenang,Highlight Prima della Guerra Sabet Film Terbaik

14 September, 2026
5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

5 Misteri Lingsir Wengi Motel Malioboro yang Terungkap dari Trailer

14 September, 2026
Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

Penasaran dengan Karakter Indah Permatasari dan Achmad Megantara di Film Ibadah & Cinta

14 September, 2026
Bolong

Soal Bolong: 309 Hari Sebelum Tragedi

14 September, 2026
Fall 2: Deadpoint bukan film yang sebaiknya ditonton sambil terlalu banyak bertanya, "Kok bisa?"

Review Fall 2: Deadpoint, Bikin Perut Tegang dan Stres dari Awal Sampai Akhir

14 September, 2026
Suanggi

Suanggi: Ilmu Kutukan, Horor Indonesia Timur yang Bawa Mitos Papua ke Bioskop

14 September, 2026
Obsession Inde Navarrette

Review Film Obsession

14 September, 2026
Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

Review Film Runner : Kolaborasi Apik Alan Ritchson dan Owen Wilson

14 September, 2026
Aktor C Drama Cheng Lei Datang ke Indonesia, Nyobain Bola Bekel

Aktor C Drama Cheng Lei Datang ke Indonesia, Nyobain Bola Bekel dan …

14 September, 2026
Gebrakan Amal Film Memburu Pemangsa

Gebrakan Amal Film Memburu Pemangsa

14 September, 2026
Kamu Bisa Nonton Gratis di K-Drama Day Rakuten Viki yang Kembali untuk Tahun Keempat

Kamu Bisa Nonton Gratis di K-Drama Day Rakuten Viki yang Kembali untuk Tahun Keempat

12 September, 2026
Agensi Rumah Tangga, Enzy Storia dan Afgan Buktikan Komedi Relate Masih Juara

Agensi Rumah Tangga, Enzy Storia dan Afgan Buktikan Komedi Relate Masih Juara

12 September, 2026
E:\Downloads\Hungry Ghost Festival, disutradarai sekaligus ditulis oleh Imam Darto..png

Rame Video Rebutan Sembako di FYP? Ternyata Ini Alasannya

12 September, 2026
Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

11 September, 2026
Kenali Jejak Arthur Rimbaud di Semarang

Kenali Jejak Arthur Rimbaud di Semarang

11 September, 2026
Bisikan Desa grising

Review Bisikan Desa Gringsing: Horor yang Bikin Takut Sama Tetangga Sendiri

4 September, 2026
FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

4 September, 2026
Love in Disguise

Love in Disguise Resmi Tayang 19 Oktober di Prime Video, YIM SI WAN dan SEORINA Siap Bikin Penonton Susah Move On

4 September, 2026
Review Munafik: Melawan Iblis

Review Munafik: Melawan Iblis

31 August, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home percy

Tobatenun Gelar Pameran Tenun Batak “Ekosistem Budaya & Masyarakat” di Adiwastra 2022

Menampilkan informasi dan edukasi kepada pengunjung Adiwastra terkait tenun Batak dan perjalanan budaya, masyarakat, serta konsistensi Tobatenun dalam revitalisasi

by Nuty Laraswaty
10 February, 2022
in Movie Review
248 5
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kain tenun merupakan aset dan warisan budaya tak benda yang mengandung nilai-nilai kearifan lokal, filosofi kehidupan dan menjadi sejarah dalam perjalanan kehidupan masyarakat. Salah satunya adalah tenun Batak atau kain ulos yang menggambarkan lingkaran kehidupan masyarakat Batak; mulai dari kelahiran, pernikahan, hingga kematian. Tobatenun sebagai organisasi dan komunitas budaya yang fokus untuk program revitalisasi dan pengembangan tekstil tenun, khususnya tenun Batak menggelar Pameran Tenun Batak “Ekosistem Budaya & Masyarakat” pada Adiwastra berlokasi di JCC Hall A yang berlangsung dari 9-13 Februari 2022.

Tobatenun

Sejak didirikan pada tahun 2018 yang lalu, Tobatenun menggunakan pendekatan sustainable fashion yang fokus terhadap 3 pilar utama dalam pengembangan ekosistem budaya dan masyarakat, yaitu; (1) pengembangan dan komersial produk-produk tenun batak, (2) pengembangan dan komersial produk ready to wear, serta (3) pengembangan komunitas artisan dan regenerasi perajin tenun. Tobatenun berupaya untuk meningkatkan edukasi baik secara teknik maupun material terhadap perajin untuk mencapai standarisasi kualitas tenun. Sehingga dapat menghasilkan kompetensi dan mengolah tenun Batak menjadi kreasi produk kontemporer yang mampu bersaing di industri mode tanah air hingga mancanegara.

Kerri Na Basaria, Founder dan CEO PT Toba Tenun Sejahtra, menjelaskan “Di Tobatenun social value dan business value harus berjalan berdampingan. Melakukan berbagai program pendampingan dan edukasi yang berkelanjutan untuk mendapatkan hasil karya tenun yang terstandarisasi, salah satunya adalah untuk menciptakan suatu produk atau motif tenun baru (kontemporer). Disamping itu, setiap inovasi produk yang dilakukan oleh Tobatenun merupakan hasil riset yang melibatkan ekosistem perajin mulai dari; pengelos, pangani, pembuat motif, penenun, hingga panirat. Bagi kami perajin adalah mitra utama, oleh karena itu, Tobatenun berkomitmen untuk memperjuangkan sistem perdagangan yang adil bagi mereka. Mengubah rantai distribusi dan bisnis model sehingga setiap perajin dapat tumbuh kuat dan terus meningkatkan keterampilan mereka untuk menciptakan karya yang lebih baik lagi”.

Melalui berbagai program yang telah dilakukan, Tobatenun berupaya untuk mengembalikan kebanggaan perajin terhadap profesi yang mereka tekuni. Menciptakan karya-karya tenun dengan inovasi kekinian, sehingga tidak hanya sebagai kebutuhan sandang yang sarat akan simbol budaya, kasih sayang, dan persatuan tetapi juga bernilai ekonomi yang berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan perajin. “Bersama kelompok-kelompok tenun kami terus berinovasi, memperkuat ekosistem dan menemukan solusi bersama untuk menciptakan nilai tambah produk berbasis budaya. Sehingga kebanggaan ini tidak hanya milik partonun, tetapi juga masyarakat Batak dan Indonesia. Ini juga sesuai dengan tagline dari Tobatenun yaitu Bangga Bertenun, Bangga Berbudaya” Ujar Kerri Na Basaria.

Tobatenun

Pameran Tenun Batak “Ekosistem Budaya & Masyarakat”

Berpartisipasi pada Adiwastra 2022, Tobatenun secara langsung hadir kepada end consumer (target hilir dari ekosistem tenun). Pada pameran ini Tobatenun menampilan koleksi tenun (tekstil dan produk mode) karya inovasi perajin dari kelompok binaan Jabu bonang. Memberikan informasi secara artikulatif kepada pengunjung Adiwastra terkait pilar, tujuan, dan fokus dari Tobatenun. Hadir dengan tema “Ekosistem Budaya dan Masyarakat” yang merupakan wujud konsistensi Tobatenun untuk terus memberikan edukasi publik terkait revitalisasi  ragam tekstil dan ekosistem masyarakat budaya.

Pada pameran ini, terdapat 3 ruangan yang masing-masingnya menceritakan perjalanan Tobatenun yaitu: (1) ruang legacy yang memberikan penjelasan tentang filosofi dan pergerakan budaya dan gambaran bagaimana penggunaan tenun Batak dalam kehidupan masyarakat Batak. Pada ruangan ini juga menampilkan koleksi Ulos lawas Pinusaan. (2) Ruang innovation bercerita tentang komitmen Tobatenun dalam merevitalisasi tenun Batak secara bertanggung jawab (sustainable), pengembangan motif-motif kontemporer turunan dari motif tenun Batak, hingga informasi terkait ekosistem Tenun di Sumatera Utara. (3) Ruangan community menampilkan kekuatan ekosistem tenun berbasis komunitas dan kelompok kerja, dimana Tobatenun memiliki rumah komunitas partonun Jabu Bonang serta kampanye tentang fair trade dan transparansi bisnis bagi perajin.

Melalui pameran ini, Tobatenun juga menyoroti tentang potensi tenun batak sebagai produksi industri ekonomi kreatif. Keunggulan nilai-nilai kearifan lokal serta kekuatan komunitas mampu menjadi model pembangunan yang berlandaskan kebudayaan. Tobatenun juga menekankan bahwa ekosistem masyarakat lokal dapat menjadi penguatan pertumbuhan ekonomi, sosial, dan ekologis.

Pentingnya Rumah Komunitas & Regenerasi

Tenun adalah hasil budi dan pikir yang sangat mahal harganya. Secara tradisi dibanyak daerah di Indonesia, kegiatan menenun merupakan profesi kerajinan tangan oleh kaum perempuan yang diteruskan dari generasi ke generasi. Secara sosial ekonomi ini bentuk kontribusi perempuan terhadap kesejahteraan keluarga, dan lebih luas lagi ekonomi daerah.

 

Oleh karena itu, di masa modern ini yang semakin tergerus akan globalisasi dan perubahan pola pikir mengakibatkan regenerasi perajin menurun. Tobatenun melihat ini sebagai hambatan yang harus dicarikan solusinya. “Alasan utama kami dalam melakukan pemberdayaan masyarakat tidak hanya sebatas peningkatan kompetensi dan edukasi tetapi juga menciptakan regenerasi. Bagaimana potensi yang sangat besar ini memiliki ekosistem kuat dan meningkatkan nilai tambah tenun sebagai kerajinan bernilai tinggi” ungkap Kerri Na Basaria.

Tobatenun mendirikan rumah komunitas Jabu Bonang dimana ini merupakan salah satu bentuk usaha dalam pengembangan komunitas artisan dan/atau stakeholders kain tenun di Sumatera Utara. Bersama Jabu Bonang, upaya oleh Tobatenun untuk terus mengembangkan Tenun Batak tidak sebatas dari revitalisasi, namun juga inovasi dalam mengolah kain tenun dengan motif kontemporer. Kain tenun Batak kontemporer merupakan hasil riset dari berbagai macam elemen seni dan budaya Batak untuk menghasilkan kain yang bisa mengisi kebutuhan orang masa kini selain kebutuhan adat. Tobatenun tetap mempertahankan intisari dari seni budaya yang diadaptasi, tanpa mengusik kain dengan motif dan kegunaan yang bernilai sakral.

Keberadaan rumah komunitas sangat penting, tidak hanya untuk pengembangan inovasi tetapi mengajak perajin untuk berimajinasi dan modifikasi produk yang kekinian. Tentunya ini juga berdampak dan menstimulasi generasi muda untuk berpartisipasi dan ikut melestarikan. Rumah komunitas juga pelan-pelan mengikis anggapan bahwa profesi perajin tenun dianggap kuno dan tidak ekonomis. Bagaimana pentingnya regenerasi dan modernisasi tetap harus dilakukan sebagai bagian kontribusi dalam memajukan industri mode, namun tetap mempertahankan nilai dan norma budaya.

Saat ini kolaborasi dengan berbagai pihak, baik dukungan pemerintah pusat dan daerah terus dilakukan. Tidak hanya untuk regenerasi tetapi juga memperluas ekosistem tenun itu sendiri mulai dari bahan baku, distribusi penjualan, hingga digitalisasi bagi UMKM. “Melalui Website Tobatenun sebagai platform terintegrasi, kami menggandeng pelaku usaha UMKM untuk dapat memanfaatkan saluran penjualan ini secara online. Sehingga popularitas tenun Watak semakin tinggi dan dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas lagi” tutup Kerri Na Basaria.

Tags: Kerri Na BasariaTobatenun
Previous Post

5 Misteri yang Diharapkan akan Terungkap dalam Pretty Little Liars 2

Next Post

Song Seung Heon Bergabung dalam Serial Netflix Terbaru Black Knight

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib
Article

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis
Article

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki
Article

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

19 September, 2026
Pasukan 1000 Janda Laksamana Malahayati Makin Populer: Ada Pasukan 1000 Janda
Article

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

19 September, 2026
iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta
Article

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

19 September, 2026
Bisikan Desa Gringsing
Article

Sudah Nonton Saat Screening, Ini Reaksi Penonton untuk Bisikan Desa Gringsing: Bikin Merinding atau Malah Bikin Penasaran?

19 September, 2026
Next Post

Song Seung Heon Bergabung dalam Serial Netflix Terbaru Black Knight

And Just Like That… The Documentary , tayang 10 Februari 2022

Nonton apa di CGV minggu ini?

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib
Article

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

by Nuty Laraswaty
21 September, 2026
0

Film Urang Bunian Jadi, ceritanya begini. Baru-baru ini saya nonton film horor Indonesia terbaru berjudul Urang Bunian, yang resmi rilis...

Read more

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

Empat Musim Pertiwi Punya Strategi yang Cerdas, Jadi Wakil Indonesia di Oscars 2027

Kenapa Ada Dua Proyek Film Laksamana Malahayati di 2026?

Bocoran Seru dari “Rumah Tangga” Acha Septriasa dan Darius Sinathrya: iQIYI Bawa Series ‘Dalam Suka dan Dusta

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In