• Latest

Spesial Interview Cinemags dengan Aldo Swastia & Rahabi Mandra , Film Kadet 1947

22 November, 2021
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview

Spesial Interview Cinemags dengan Aldo Swastia & Rahabi Mandra , Film Kadet 1947

by Nuty Laraswaty
22 November, 2021
in Interview
249 6
0
Share on FacebookShare on Twitter

Artikel ini merupakan sambungan dari artikel Spesial Interview Cinemags Dengan Rahabi Mandra Dan Aldo Swastia, Film Kadet 1947

Hari ini, film Kadet 1947 telah melakukan pemutaran screening untuk media dan direncanakan akan tayang serentak di layar bioskop Indonesia yang telah memenuhi persyaratan pada tanggal 25 November 2021

Rahabi MandraAldo Swastia

Berikut ini adalah lanjutan dari QA sebelumnya

29 Juli merupakan tanggal sakral bagi Angkatan Udara mengingat tanggal tersebut diperingati sebagai Hari Bhakti TNI Angkatan Udara.

Terkait akan hal ini , film Kadet 1947 membawa semangat ini , dimana dengan segala keterbatasan yang ada, mempergunakan pesawat rampasan melawan Belanda yang telah melanggar perjanjian.

Q: Menarik dalam film Kadet 1947 ini adalah film ini disutradarai oleh kalian berdua. Bisa diceritakan mengenai hal ini?

Rahabi Mandra

Ketika disepakati  bahwa film ini akan dibuat, kami berdua telah menyadari bahwa film ini adalah film yang besar, dimana persiapannya pun harus sangat matang. Dari situ, waktu yang dipunya sangatlah pendek, cuma setengah tahun. Maka dari tim produser merasa bahwa ini tidak mudah jika hanya disutradarai oleh satu orang , sebaiknya pecah tim, dengan masing-masing fokus pada satu hal, jadi jika didobelin secara kreatif akan lebih efektif.  Aku dan Aldo pernah sebelumnya bareng  kolaborasi di Asean Games 2018 , bersama-sama juga dengan para produser, jadi ini ibaratnya kita ini empat manusia yang sepemikiran.

Suka dukanya ,saat  kita syuting itu tugas sutradara kan menjalankan syuting …action, cut lalu koreksi . Kita berdua ini sudah sepakat dalam hal ini, kita harus satu suara dahulu , jangan sampai ribut di tengah-tengah kru/cast. Sekali waktu ada satu adegan yang udah di cut, dan kami berdua itu merasa bagus enggak banget, jelek juga enggak banget. Jadi kami berdua nggak punya koreksi sama sekali, tapi pengen ngulang. Kita berdua jalan ke set karena sudah ditungguin, sambil mikir. Nah sampai di set kita berdua jadi tontonan, dilihatin sama kru , kupikir Aldo mau ngomong, lalu aku mundur. Eh, Aldo juga mundur. Jadi kita mundurnya bareng-bareng lagi.  Wah, langsung semua pada ketawa, lihat tingkah polah kita berdua.

Pengalaman terberat bagi saya adalah soal pandemi. Kita berdua sudah punya log dan saat pandemi terjadi. Kita berdua harus melakukan penyesuaian produksi , jadi skenario harus berubah. Produser ngajak ngobrol kita pelan-pelan saat menjelaskan hal ini. Hal seperti ini seru , tapi kita nggak mau mengulang lagi.

Aldo Swastia

Kendala saat proses produksi nyaris tidak ada. Namun karena misinya kan membuat film bagus, jadi kami berdua…berempat bersama produser , tetap berfokus pada hal tersebut. Kita tidak mempertahankan ego masing-masing, ego bisa kami tekan.  Bahkan ide saya ada yang disempurnakan oleh Rahabi.

Kita berempat secara garis besar merasa tekanan dalam memproduksi film ini amatlah tinggi. Jadi ya wajar juga, jika ada yang kemudian menjadi emosional. Namun kita bisa bertingkah laku tenang sehingga tidak sampai ibaratnya merusak proses produksi.

Namun kita punya kelebihan dalam mengatasi rintangan, sebagai contoh yang terkait pandemi tadi itu. Justru di saat perubahan skenario ini, kami merasa , ini ni yang semestinya dibuat. Jadi  perubahan ini malah memperkuat alur cerita.

Q : Ada semacam film tertentu yang dijadikan acuan untuk film ini?

Aldo Swastia;

Untuk referensi , kami memperhatikan film perang seperti Pearl Harbour, Midway. Untuk non perang , banyak sekali .Kita juga memperhatikan karena kita butuh story nya. Ohya Usmar Ismail juga menjadi referensi kami.

Rahabi Mandra;

Kita mau menawarkan yang baru pula , jadi referensi sebanyak mungkin, akan membuat film ini menjadi unik. Ada satu adegan yang akan dilakukan itu, bahan referensi kita adalah film Stoker (red: genre thriller psikologi).

Jadi ada referensi yang cuma kita ambil style nya aja, ada yang kita ambil story line nya , jadi kemana-mana dan sejarawan serta tim riset juga menawarkan referensi, bahkan sampai produser juga memberikan referensi-referensi untuk membantu menyempurnakan.

Demikian penjelasan seputar film Kadet 1947.

Jangan lewatkan juga untuk menikmati alunan soundtract film Kadet 1947, cek detilnya

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Film Kadet 1947 (@kadet1947)

Tags: Aldo Swastiafilm Kadet 1947Rahabi Mandra
Previous Post

Ini komentar saat nonton Yowis Ben 3

Next Post

Review Death Knot , grand feature di Jakarta Film Week

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries
Article

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass
Article

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki
Action

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Post

Review Death Knot , grand feature di Jakarta Film Week

Álvaro Morte dan Aktor Lainnya Bercerita tentang Keseruan Money Heist Part 5: Volume 2

Komentar Jeremy Renner , Hawkeye merupakan pahlawan sebenarnya di MCU

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

by Nuty Laraswaty
22 October, 2026
0

Kerja sama Indonesia dan Prancis untuk mengembangkan Museum Borobudur membuka peluang baru bagi wisata budaya. Pengunjung diharapkan tidak hanya menikmati...

Read more

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

Review Beware BOIÚNA

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In