• Latest

Pendapat mengenai Pelangi Tanpa Warna

18 February, 2022
Kamu Bisa Nonton Gratis di K-Drama Day Rakuten Viki yang Kembali untuk Tahun Keempat

Kamu Bisa Nonton Gratis di K-Drama Day Rakuten Viki yang Kembali untuk Tahun Keempat

12 September, 2026
Agensi Rumah Tangga, Enzy Storia dan Afgan Buktikan Komedi Relate Masih Juara

Agensi Rumah Tangga, Enzy Storia dan Afgan Buktikan Komedi Relate Masih Juara

12 September, 2026
E:\Downloads\Hungry Ghost Festival, disutradarai sekaligus ditulis oleh Imam Darto..png

Rame Video Rebutan Sembako di FYP? Ternyata Ini Alasannya

12 September, 2026
Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

11 September, 2026
Kenali Jejak Arthur Rimbaud di Semarang

Kenali Jejak Arthur Rimbaud di Semarang

11 September, 2026
Bisikan Desa grising

Review Bisikan Desa Gringsing: Horor yang Bikin Takut Sama Tetangga Sendiri

4 September, 2026
FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

FFW 2026 Soroti Nasib Iyus Jenius: Tiga Tahun Menunggu Layar Bioskop

4 September, 2026
Love in Disguise

Love in Disguise Resmi Tayang 19 Oktober di Prime Video, YIM SI WAN dan SEORINA Siap Bikin Penonton Susah Move On

4 September, 2026
Review Munafik: Melawan Iblis

Review Munafik: Melawan Iblis

31 August, 2026
Review By Any Means

Review By Any Means

31 August, 2026
Asrul Sani

Pandangan Mata Refleksi Pameran Maestro Film Indonesia 2026, Asrul Sani

31 August, 2026
Tales From ’85 Season 2

Stranger Things: Tales From ’85 Season 2, Hawkins Kembali Kacau dan Kali Ini Ada Hantu yang Bisa Menembus Dinding!

26 August, 2026
Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix

Berikut adalah rangkuman lengkap segala hal yang perlu Anda ketahui mengenai serial Crew Girl-Netflix

26 August, 2026
Insidious: Out of the Further - Kisah Lambert Usai, Datang Keluarga Hall

Review Insidious: Out of the Further

26 August, 2026
review motor city nuty laraswaty

Review Motor City

26 August, 2026
Berikut artikel yang dimuat , https://nutylaraswaty.com/netflix-gercep-banjir-kejutan-anime-di-anime-nyc-2026-ini-rangkumannya/

Netflix Gercep Banjir Kejutan Anime di Anime NYC 2026, Ini Rangkumannya

21 August, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

21 August, 2026
Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

Review Dan Bandung

20 August, 2026
5 Alasan Reacher Musim Keempat Wajib Masuk Watchlist Kamu

5 Alasan Reacher Musim Keempat Wajib Masuk Watchlist Kamu

20 August, 2026
Review Mutiny

Review Mutiny

20 August, 2026
Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

20 August, 2026
Review Operasi pesta Copet

Review Film Operasi Pesta Copet

19 August, 2026
Istilah Istilah di Film Operasi Pesta Copet yang Bikin Melongo

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

15 August, 2026
Harusnya Horor

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

15 August, 2026
Seni Merayu Tuhan

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

12 August, 2026
Update Bisikan Desa Gringsing

Update Bisikan Desa Gringsing

12 August, 2026
Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

11 August, 2026
Dear you

Review Film Dear You (Gei A Ma De Qing Shu)

9 August, 2026
E:\Downloads\Festival Film Guandong Hadir di Indonesia, Dari Plaza Indonesia hingga PIK Avenue. Kenapa Pecinta Film Wajib Datang.png

Festival Film Guandong di Indonesia

9 August, 2026
Soundtrack Laut Bercerita

Soundtrack Laut Bercerita

31 July, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Folklore Season 2

Pendapat mengenai Pelangi Tanpa Warna

by Nuty Laraswaty
18 February, 2022
in Movie Review
241 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pelangi Tanpa Warna adalah sebuah film karya sutradara Indra Gunawan, dan film ini dibuat secara hati-hati berdasarkan kisah pribadi yang dialami oleh sang sutradara walaupun dalam bentuk lain, jadi dapat dikatakan ini adalah sebuah kisah menyentuh terinspirasi dari kehidupan pribadi Indra Gunawan serta dari novel berjudul sama yang ditulis Mahfrizha Kifani di platform Kwikku.

Indra Gunawan sendiri dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa ia saat proses syuting , mengalami beban berat dalam beberapa adegan. Hal ini dikarenakan , ia merasa kembali pada situasi di pengalaman pribadinya, dan di beberapa adegan memorinya kembali timbul akan peristiwa-peristiwa tersebut.

Bila berbicara mengenai film ini, maka pertama kali yang dilihat tentunya adalah poster filmnya.

Pelangi Tanpa Warna

 

Disini memang terlihat ada dua aktor yang dikenal melalui salah satu sinetron dan film kategori klasik ataupun legenda. Dua aktor yang dimaksud adalah Rano Karno dan Maudy Koesnaedi (\, yang dikenal melalui franchice Film Si Doel.

Pelangi Tanpa Warna

Pada film ini mereka juga berperan sebagai pasangan suami isteri , dan terlihat masing-masing saling menyayangi , layaknya keluarga harmonis. Ini pun juga terlihat pada trailernya

 

Adapun sinopsis adalah sebagai berikut

Tak pernah terbayangkan oleh Fedi (Rano Karno), rancangan indah dalam pernikahannya hancur karena sang istri mengidap Alzheimer. Dari hari ke hari, Kirana (Maudy Koesnaedi) terus melupakan semua hal sederhana hingga paling penting dalam hidupnya. Situasi berubah menjadi penuh emosi hingga membuat ketenangan di rumah seolah menghilang, lalu berganti dengan kesedihan yang tak berkesudahan. Fedi terus diuji dengan kondisi Kirana yang semakin hari semakin menurun. Tugas rumah tangga yang awalnya dipegang sang istri, kini dibebankan penuh padanya. Mampukah Fedi bertahan atau malah memilih menyerah?

 

Film ini sebenarnya sangat menyentuh dan kuat pendalaman karakter yang diberikan oleh 4 tokoh dalam cerita ini. Pasangan Rano Karno dan Maudy Koesnaedi , dalam beberapa adegan memang terlihat masih melihat gesture dan bahasa ibarat Doel dan Zaenab, namun kemudian segera bertransformasi menjadi sesuatu yang berbeda , sehingga penonton dapat melihat mereka sebagai karakter Fedi dan Kirana.

Fedi disini tampil layaknya lelaki yang sangat sibuk bekerja, dan walaupun masih memperhatikan keluarga, ia tidak terlalu memperdulikan detil, sehingga kondisi Kirana pun baru ia sadari belakangan dan sayangnya ini sudah semakin memburuk.

Ibu Ferdi yang diperankan oleh aktris Ratna Riantiarno , menampilkan sosok mertua yang sayang pada mantunya, namun lama kelamaan menjadi kesal dikarenakan sikap Kirana yang berubah-rubah. kekuatan aktingnya sangat powerfull, sehingga dengan berdiri saja, penonton sudah dapat merasakan apa yang sebenarnya dipikirkan oleh sang Ibu ini mengenai kondisi dan tingkah laku Kirana.

Namun yang paling menarik perhatian tentunya kehadiran aktor muda Zayyan Sakha , yang walaupun terlihat masih kurang jam terbang aktingnya, kurang lebih dapat mengimbangi akting dari Rano Karno dan Maudy Koesnaedi. Wajar jika terbesik pemikiran dari penonton, bahwa mungkin karakternya dalam film ini, memang khusus diciptakan untuknya. Namun sutradara Indra Gunawan telah menyampaikan bahwa Zayyan telah mengikuti proses casting bersama deretan calon pemeran lainnya. 

Jika ada kekurangan, dirasakan adalah tiadanya ruang bernafas bagi penonton, dikarenakan tiada jeda adegan penuh penderitaan akibat penyakit ini , dari awal hingga akhir.

Penonton memang diberikan sedikit flash back , namun itu pun membawa nuansa muram dan sedih , sehingga dapat dikatakan hingga film selesai, beban beratlah yang dirasakan oleh penonton. Beban karena harus menyaksikan penderitaan orang lain yang termuat dalam media film. Karena bukankah penoton ingin menonton untuk mencari hiburan?

Tiada yang salah dengan sebuah film yang hendak menceritakan secara periodik , apa yang akan dialami oleh seorang yang terkena penyakit Alzheimer, namun dikarenakan nuansanya sidh dan gelap , maka saat film usai, penonton pun merasa dibebani dengan suatu permasalahan .

Film Pelangi Tanpa Warna, hingga kini masih tayang di bioskop-bioskop Indonesia

 

 

 

Tags: H. Rano KarnoMaudy KoesnaediRatna RiantiarnoZayyan Sakha
Previous Post

Song Kang Akan Sapa Penggemar Melalui K-star Fan Event Netflix

Next Post

CGV Indonesia Fasilitasi Produk Air Purifier di Dalam Special Auditorium

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Kamu Bisa Nonton Gratis di K-Drama Day Rakuten Viki yang Kembali untuk Tahun Keempat
Article

Kamu Bisa Nonton Gratis di K-Drama Day Rakuten Viki yang Kembali untuk Tahun Keempat

12 September, 2026
Agensi Rumah Tangga, Enzy Storia dan Afgan Buktikan Komedi Relate Masih Juara
Article

Agensi Rumah Tangga, Enzy Storia dan Afgan Buktikan Komedi Relate Masih Juara

12 September, 2026
E:\Downloads\Hungry Ghost Festival, disutradarai sekaligus ditulis oleh Imam Darto..png
Article

Rame Video Rebutan Sembako di FYP? Ternyata Ini Alasannya

12 September, 2026
Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)
Article

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

11 September, 2026
Kenali Jejak Arthur Rimbaud di Semarang
Article

Kenali Jejak Arthur Rimbaud di Semarang

11 September, 2026
Bisikan Desa grising
Article

Review Bisikan Desa Gringsing: Horor yang Bikin Takut Sama Tetangga Sendiri

4 September, 2026
Next Post

CGV Indonesia Fasilitasi Produk Air Purifier di Dalam Special Auditorium

Sebuah piala dari Berlin International Film Festival untuk film Nana

Sebuah piala dari Berlin International Film Festival untuk film Nana

5 Fakta Penting pada Ghost Doctor

Kamu Bisa Nonton Gratis di K-Drama Day Rakuten Viki yang Kembali untuk Tahun Keempat
Article

Kamu Bisa Nonton Gratis di K-Drama Day Rakuten Viki yang Kembali untuk Tahun Keempat

by Nuty Laraswaty
12 September, 2026
0

Rakuten Viki, destinasi terkemuka untuk hiburan Asia, mengumumkan penyelenggaraan K-Drama Day untuk tahun keempat. Perayaan ini menandai semakin populernya hiburan...

Read more

Agensi Rumah Tangga, Enzy Storia dan Afgan Buktikan Komedi Relate Masih Juara

Rame Video Rebutan Sembako di FYP? Ternyata Ini Alasannya

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

Kenali Jejak Arthur Rimbaud di Semarang

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In