• Latest

Exclusive Interview Film ‘Susi Susanti – Love All’

7 January, 2021
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview

Exclusive Interview Film ‘Susi Susanti – Love All’

by Nuty Laraswaty
7 January, 2021
in Interview
237 17
0
Share on FacebookShare on Twitter

Time International Films mempersembahkan film ‘Susi Susanti – Love All’ yang diproduksi oleh Damn I Love Indonesia Movies bersama Oreima Films, East West Synergy, dan Melon Indonesia.

Setelah Laura Basuki meraih kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik di Piala Citra 2020, film biopik yang diangkat dari kisah pebulutangkis legendaris Susi Susanti ini akan tayang eksklusif secara streaming sekarang di Disney+ Hotstar.

Laura Basuki

Film “Susi Susanti – Love All” menampilkan semangat nasionalisme yang dibawa di film ini melalui penampilan Susi Susanti di ajang internasional. Terlihat pula bagaimana Susi melewati menjadi atlet remaja yang sukses sampai senior yang harus memikirkan nasib keluarga dan bangsanya. Film garapan Sim F ini menjanjikan aksi badminton yang seru juga drama sentimentil dalam perjuangan meraih kemenangan.

 Tahun 2020 adalah tantangan yang sangat berat bagi semua orang, sehingga pemilihan 1 Januari 2021 sebagai tanggal penayangan eksklusif film ini diharapkan dapat menjadi momentum yang membawa semangat baru untuk Indonesia sebagai bangsa pejuang seperti perjuangan yang dimiliki seorang legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti. Kita akan menyaksikan rintangan-rintangan yang harus dihadapi oleh Susi dan betapa setianya ia pada mimpinya untuk Indonesia. Film “Susi Susanti – Love All” diharapkan juga dapat menumbuhkan antusiasme kita semua untuk menyambut tahun baru 2021 bersama-sama sebagai satu bangsa, bangsa Indonesia.

 Pada kesempatan kali ini, Cinemags diwakili Nuty Laraswaty berkesempatan untuk mengikuti virtual roundtable interview bersama dengan Laura Basuki, Dion Wiyono, Daniel Mananta dan Sim F,  terkait dengan pemutaran Film “Susi Susanti – Love All” secara eksklusif di Disney+ Hotstar

Berikut adalah rangkumannya

 

Laura Basuki saat memilih peran sebagai Susi Susanti menyampaikan bahwa demi memerankan karakter legend badminton Indonesia yang teknik permainannya hingga sekarang ini tak tergantikan, jadi memiliki tanggung jawab besar setidaknya berlatih semaksimal mungkin untuk bisa memainkan peran ini. Untunglah saat melakukan akting dapat menanyakan langsung pula kepada Susi Susanti, agar dapat maksimal memainkan karakter ini. Pertanyaan yang diajukan untuk kemudian menjadi dialog antara lain adalah seperti bagaimana perasaan Susi Susanti saat berada di podium menjadi juara olimpiade , hingga saat diwawancara oleh para wartawan.  Hal ini dilakukan demi menampilkan akting yang baik , berperan sebaik-baiknya memerankan Susi Susanti dalam film ini.

Adapun  sebenarnya yang di capture dalam film ini bukanlah permainan ataupun pertandingannya, tapi akan semangat juangnya, kecintaannya terhadap Indonesia, terhadap olah raga terutama badminton. Ini adalah salah satu peran yang paling membekas dan memorable, karena memerankan seseorang yang legend itu tidaklah mudah, banyak tantangan. Setelah selesai memainkan karakter ini, keberhasilannya sebagai seorang aktris adalah ketika peran itu bisa terus melekat dan merubah cara pandang dirinya terhadap sesuatu. Disini cara pandangnya berubah kepada seorang legend Susi Susanti, yang ternyata bisa begitu mencintai negara Indonesia ini, mencintai keluarganya, mencintai Tuhan nya dan mencintai bidang olah raga yang digelutinya.

Laura Basuki juga menyampaikan paling berkesan dalam film ini, saat harus berlatih olah raga badminton, serta kesempatan untuk berdialod dan meminta bimbingan langsung dari living legend Susi Susanti. Juga kesempatan untuk bersama Susi Susanti dan Alan Budi Kusuma menonton pertandingan badminton secara live, ini yang menyebabkan hingga sekarang selalu ingin menonton pertandingan-pertandingan olah raga ini.

Dion Wiyono juga mengiyakan pendapat Laura Basuki, kemudian menambahkan Susi Susanti dan Alan Budi Kusumo  adalah tokoh yang banyak menginspirasi, tidak hanya di olah raga namun juga bagi anak-anak muda maupun teman-teman, apalagi mendukung optimisme untuk tahun 2021 amatlah pas untuk menonton kembali film Susi Susanti Love All di Disney + Hotstar. SUsi Susanti mampu menunjukkan  betapapun besarnya rintangan yang dihadapi, namun mampu melewati dengan sukses dan membuat dirinya menjadi seorang living legend

Sim F menyampaikan saat ini di Indonesia masih jarang film biopik karena di industri film sendiri film biopik kurang banyak peminatnya sehingga jarang dibikin, namun alasan film ini ingin sekali dibuat oleh para produsernya, ini dikarenakan belum ada film olah raga badminton, tidak ada film Hollywood yang membuat film olah raga badminton, karena jagoannya ada di Indonesia. Makanya film ini harus dibikin oleh orang Indonesia. Tantangan dalam membuat film biopik adalah memilah cerita, adegan yang pas untuk ditampilkan dalam film dan juga lokasi yang pada eranya masih ada, namun saat hendak syuting sudah tidak ada. Perlu dibuat dan di set ulang sehingga lokasi tersebut menjadi nyata dan riil buat penontonnya.

Adapun story board dari script mengalami perubahan, karena masalah durasi film, sehingga banyak hal yang hendak disampaikan harus dipotong agar dapat memenuhi durasi tersebut. Beberapa adegan terpaksa harus dibuang, namun dalam film ini sudah mencakup poin-poin yang hendak kita sampaikan.

Film ini penting sekali ditonton untuk anak muda untuk memulai tahun 2021 , setelah tahun sebelumnya kita semua mengalami masa sulit dengan adanya pandemi. Film ini bisa memberikan semangat lagi, untuk tetap berjuang tanpa kenal leah dan tetap mencintai negeri ini.

Daniel Mananta menyampaikan tertarik membuat film ini dikarenakan film ini merupakan sebuah film tentang legenda Indonesia yang ceritanya patut banget difilmkan. karena kepahlawanan Susi Susanti. Beliau menunjukkan bahwa ukuran dari kepahlawanan seseorang bukan dari seberapa hebat achievement yang sudah dilakukan buat negara ini tapi seberapa besar pengorbanan yang harus dikorbankan untuk negara ini dan pada tahun 1998, Susi Susanti menjadi seorang pahlawan olah raga di Indonesia karena pilihan yang beliau lakukan demi cintanya kepada Indonesia. Secara filosofi pun ini sangat sesuai dengan Damn I Love Indonesia, prinsip hidupnya dan sebisa mungkin ingin mengambil kisah hidup Susi Susanti untuk dapat menginspirasi banyak orang.

Lebih lanjut disampaikan film ini akan terus diupayakan disebarkan ke seluruh dunia . Telah dilakukan antara lain melalui  Cannes Film Festival , sambutan yang diberikan amatlah positif dan luar biasa. Semakin membuka mata dunia akan olah raga badminton dan Indonesia. Paling berkesan sekali adalah saat ada seorang perempuan dari negara Spanyol yang tak pernah sama sekali mengenal Indonesia dan belum pernah mendengar nama Susi Susanti, namun kesukaannya pada olah raga badminton membuat dirinya menonton preview film ini. Setelah selesai menonton, ia menangis dan menyatakan ingin keinginannya untuk mendistribusikan film ini.

Lebih lanjut :

Susi Susanti mengutarakan kebanggaanya terhadap film ini,

“Melalui film ini saya berharap penonton tahu bagaimana dulu kami kalau kalah di-bully, bagaimana proses menjadi juara, pengorbanan kerja keras, hari- hari di asrama, ada di film itu”.

 

Daniel Mananta sebagai produser eksekutif pun mengungkapkan semangatnya terhadap kolaborasi dengan Disney+ Hotstar ini,

“Saat film ini belum diproduksi dan masih dalam bentuk naskah, saya sangat ingin mengasosiasikan film “Susi Susanti – Love All” dengan Disney, karena ini merupakan film keluarga yang akan sangat menginspirasi kita semua. Maka, dengan kolaborasi Disney+ Hotstar yang akan menayangkan film ini secara eksklusif akan menjadi kebanggaan buat film “Susi Susanti – Love All”. Saya berharap di ahun 2021, seluruh masyarakat Indonesia bisa menemukan semangat untuk berjuang kembali seperti seorang Susi Susanti”.

 

 

Susi Susanti (diperankan Laura Basuki) sudah mencintai bulutangkis sejak usia 14 tahun dan berkembang enjadi atlet paling dicintai di Indonesia. Di bawah bimbingan pelatihnya, Liang Chiu Sia dan didorong oleh janji kepada Ayahnya, Susi berhasil mendapatkan pengakuan Internasional karena memenangkan medali emas Olimpiade pertama untuk Indonesia. Ketika terjadi gejolak ekonomi, Susi menggunakan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kepada negaranya dan dunia bahwa kepahlawanan tidak diukur oleh tingginya kesuksesan seseorang, tetapi oleh kedalaman pengorbanan seseorang. Semua ini didukung dari kecintaan Susi kepada Tuhan, keluarga, bulutangkis, pasangan hidupnya, dan juga Indonesia.

 

 

Tags: CintaSangJuaraDaniel ManantaDion WiyonoDisney+ HotstarLaura BasukiSim FSusi SusantiSusi Susanti Love All
Previous Post

Mengintip Kehidupan Para Elit Zaman Dulu dan Sekarang di Berbagai Tayangan

Next Post

5 Tipe Monster dalam Drama Korea

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries
Article

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass
Article

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki
Action

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Post

5 Tipe Monster dalam Drama Korea

Natasha Wilona Melihat Tanda Kematian, Streaming Eksklusif di Disney+ Hotstar Hari Ini

Interview spesial bersama Janet Hsieh , pemeran serial HBO Asia Original 'Adventure of The Ring'

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film Perayaan Pertama
Movie Review

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

by Nuty Laraswaty
16 October, 2026
0

Bisakah film Perayaan Pertama  dengan perspektif personal dan latar sejarah yang kuat sekaligus menjadi tontonan bioskop yang relatable bagi banyak...

Read more

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In