• Latest

Diskusi Panel Merayakan Keberagaman Cerita Indonesia

20 August, 2020
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Interview

Diskusi Panel Merayakan Keberagaman Cerita Indonesia

by Nuty Laraswaty
20 August, 2020
in Interview
238 15
1
Share on FacebookShare on Twitter

Netflix, penyedia layanan hiburan terkemuka di dunia, turut meramaikan melalui diskusi panel bertema “Merayakan Keberagaman Cerita Indonesia”.

Diskusi yang diadakan secara virtual tanggal 14 Agustus 2020 , mengundang para kreator film Indonesia, Shanty Harmayn, BASE Entertainment, Produser “Guru-Guru Gokil”, Riri Riza, MILES Film, Produser dan Sutradara “Humba Dreams”, dan Mandy Marahimin, Tanakhir Film, Produser “Semesta”. Netflix diwakili Kooswardini Wulandari, Communications Manager, Netflix.

Merayakan Keberagaman Cerita Indonesia
Baca juga : Kamu Sudah Siap Untuk “Merayakan Keberagaman Cerita Indonesia” ?

Storytelling telah menjadi bagian masyarakat Indonesia sejak lama. Seiring berjalannya waktu, storytelling mengambil format salah satunya film dan melalui film, para kreator membagikan cerita-cerita lokal yang unik dan luar biasa ke penonton yang lebih luas, termasuk penonton di luar negeri.

Menurut Riri Riza, Indonesia memiliki sejarah storytelling yang sangat luar biasa.
Sebagai seorang pembuat film di mana visual menjadi titik tolak bercerita, Riri menemukan warisan cerita visual yang luar biasa ada di mana-mana. “Misalnya ketika
saya membuat Humba Dreams, saya menemukannya di makam-makam batu, tenun, jadi Indonesia memang kaya sekali.”

 

Shanty Harmayn lebih melihat storytelling dari sisi proses transformasi, misalnya dari cerita di novel diadaptasi menjadi sebuah cerita masa kini menggunakan medium film.

 

Ketika membuat film Semesta, Mandy Marahimin justru menemukan masih banyak kisah-kisah lain yang belum diceritakan dan didokumentasikan. “Sebagai contoh, Indonesia kaya akan kisah-kisah lisan yang diturunkan dari generasi ke generasi, tapi kisah-kisah ini tidak pernah dicatat. Jika tidak diteruskan, maka kisah-kisah ini akan hilang,” ujar Mandy.

Netflix percaya semakin banyak cerita kehidupan dari berbagai budaya dan latar belakang muncul di layar akan menginspirasi masyarakat dari kebudayaan yang lain.
“Di Netflix, kami percaya cerita unik dan luar biasa bisa datang dari mana saja dan kami membuat cerita-cerita tersebut lebih mudah diakses oleh banyak orang,” ujar Kooswardini.

 

Ketiga kreator film Indonesia juga sepakat bahwa film yang diangkat dari cerita-cerita Indonesia yang luar biasa memiliki pesan moral yang kuat dan mampu mengedukasi penonton. Menurut Riri, audio visual bisa memberikan dampak yang kuat kepada penonton. “Saya yakin meskipun setiap filmmaker memiliki visi yang berbeda-beda, tapi saya yakin film dapat menjadi media edukasi dan punya kepekaan untuk dicontoh oleh penontonnya,” ujar Riri.

Film merupakan media edukasi yang sangat luar biasa karena film merupakan refleksi dari diri kita. “Ada bagian dari diri kita yang terefleksi di film yang kita tonton,” ujar Shanty.

Menurut Mandy, film menjadi powerful karena film bisa mendidik tanpa penonton merasa kita sedang dididik. “Ketika kita bisa bercerita dengan sangat seamless, penonton dapat tergerak emosinya. Film menjadi medium untuk menyampaikan bukan hanya cerita tapi juga emosi pembuat film,” ujar Mandy.

Lalu, bagaimana kehadiran layanan video-on-demand (VOD) dapat mengubah pandangan kreator lokal? Menurut Riri, VOD membuat paradigma kreator film Indonesia semakin terbuka dan kehadiran VOD menjadi momentum luar biasa bagi kreator film untuk mencari kemungkinan-kemungkinan cerita apa yang ingin disampaikan.

“Namun pada saat yang sama, quality control akan semakin dituntut di mana setiap pembuat film harus mampu merancang cerita dengan memunculkan sisi originalitas dan personal approach. Apalagi Indonesia memiliki potensi pasar yang sangat besar dan kita harus memanfaatkannya dengan baik,” ujar Riri.

Menurut Shanty, saat ini merupakan waktu yang tepat bagi kreator lokal untuk mendorong potensi diri mereka dan mengutamakan kedisiplinan sebagai filmmakers dalam konteks penggarapan cerita.

“Apa cerita kamu dan bagaimana penonton bisa merasa relevan dengan cerita tersebut, baru film itu dapat ditonton oleh banyak orang,” ujar Shanty.

Mandy melihat dengan hadirnya VOD, justru merupakan potensi besar bagi filmmakers Indonesia untuk mengeksplorasi cerita-cerita lokal.
“Masyarakat dunia jangan dikira hanya mau menonton cerita-cerita yang dekat (secara geografis) dengan mereka, tapi mereka juga mau cerita-cerita yang memiliki keterkaitan dengan mereka. VOD memberikan kesempatan bagi film-film yang relevan dengan masyarakat global tapi dengan konteks lokal untuk bisa ditonton di mana saja,” ujar Mandy.

Para kreator pun sangat menyambut baik kerja sama dengan Netflix. Riri mengungkapkan bahwa Netflix merupakan platform digital dengan deretan film global
yang luar biasa dan dapat menjadi referensi bagi kreator untuk melihat karya-karya sineas dunia. Riri juga menambahkan bahwa Netflix memungkinkan penonton berbagai usia, terutama keluarga, dapat mengakses berbagai jenis film, termasuk film- film produksi lama seperti “GIE” yang bisa dinikmati dengan kualitas penayangan yang baik. Selain itu, banyak orang akan mengenal karya kita. “Saat ‘Humba Dreams’ tayang di Netflix, saya diwawancara oleh radio lokal di Waingapu, Nusa Tenggara Timur, yang tidak punya fasilitas bioskop.”

Selain kemudahan akses, Shanty melihat Netflix juga memungkinkan penonton untuk menikmati film tersebut kapan pun. “Film ‘Semesta’ awalnya tidak didistribusikan secara luas di bioskop terlebih dengan adanya pandemi. Tapi, kehadiran film ini di Netflix memberi kemudahan bagi Tanakhir Film untuk menjangkau lebih banyak penonton di Indonesia, termasuk diaspora di luar negeri yang ingin menonton film-film Indonesia,” ujar Mandy.

Netflix percaya storytelling dan hiburan menjadi bagian tidak terlepaskan dari kehidupan setiap orang. Oleh karena itu, Netflix senantiasa menjadi rumah untuk berbagai jenis film dari mana saja. “Kami percaya bahwa cerita bersifat universal, tapi diceritakan dengan konteks lokal. Sudut pandang seperti ini yang kami ingin lebih banyak lihat dan tampilkan di Netflix, sehingga penikmat film dapat menemukan konten-konten baru dan belajar hal-hal baru. Di sisi lain, kreator juga dapat menjangkau penonton baru dan mendapatkan feedback langsung dari penonton, misalnya lewat pembicaraan di media sosial. Selain itu, kami juga mencari konten- konten lokal dengan kualitas yang baik dengan sudut pandang dan penceritaan yang unik,” ujar Kooswardini.

 

Sebagai penutup, Netflix menegaskan komitmennya terhadap industri film Indonesia.
Sejak hadir di Indonesia pada 2016, Netflix banyak mempelajari apa yang ingin dinikmati orang Indonesia dengan lebih banyak melihat cerita-cerita Indonesia. “Kami fokus untuk bekerja sama dengan kreator lokal maupun global karena kami tidak membatasi konten tertentu hanya cocok di wilayah tertentu, tapi juga bagaimana bisa dinikmati oleh masyarakat dari negara lain,” ujar Kooswardini.

Selain mendistribusikan konten-konten lokal, Netflix juga mendukung kreator film Indonesia untuk menghasilkan lebih banyak cerita unik dan berkualitas dari Indonesia bagi penonton global. Salah satunya melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk rencananya melakukan pelatihan bagi penulis naskah lokal. Selain itu, Netflix juga akan menyelenggarakan virtual workshop tentang pasca-produksi pada 26 Agustus mendatang.

Tags: diskusi panelNetflix
Previous Post

Launching ACFFEST 2020

Next Post

Petualangan seru bersama Warnermedia di Agustus

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries
Article

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass
Article

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki
Action

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?
Article

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Next Post
petualangan seru Abominable

Petualangan seru bersama Warnermedia di Agustus

Exciting adventure with Warnermedia in August

ACFFEST 2020

ACFFest 2020 diluncurkan oleh KPK

Comments 1

  1. Victorproda says:
    1 month ago

    wait for top-tier CBD production to advance your wellness? You potty thc gummies legal instantly from our believe CBD put in and relish the welfare of pure CBD fossil oil and organic extracts. Every batch of CBD is lab-tested, stark, and give voice to reduce casual emphasise patch hike genial lucidity. Whether you require a cockcrow CBD encouragement or flush CBD repose, our make clean CBD formulas gibe your routine utterly. Discover high-quality CBD tinctures, CBD gummies, and CBD topicals build up for level best immersion. workshop CBD online now for fast transport!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

by Nuty Laraswaty
22 October, 2026
0

Kerja sama Indonesia dan Prancis untuk mengembangkan Museum Borobudur membuka peluang baru bagi wisata budaya. Pengunjung diharapkan tidak hanya menikmati...

Read more

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

Review Beware BOIÚNA

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In