A Normal Woman
Merupakan sebuah film yang dapat dikategorikan sebagai cerita yang dibuat dari sudut pandang perempuan.
Menceritakan ketakutan perempuan, keinginan terdalam perempuan dan peran berat yang selalu diharapkan dari perempuan.
Sudut Pandang Perempuan
Ada 4 sudut pandang perempuan disini, namun yang terutama adalah Milla Gunawan yang diperankan oleh Marissa Anita
Serta prioritas pada sisi keluarga Gunawan.
Penonton disini akan diajak untuk menelusuri dunia dari kaca mata Milla , yang mendadak terkena penyakit aneh dan ia pun mendadak tersadar bahwa ia tidak memiliki ingatan akan masa kecilnya.
Meskipun ini merupakan hal yang aneh, bagi orang kebanyakan.
Namun ternyata berdasarkan penelusuran pribadi, beberapa penyakit dapat menyebabkan hal ini serta juga dapat disebabkan oleh pengalaman traumatis.
Disini saya nilai para penulis naskah , Andri Cung dan Lucky Kuswandi berhasil dengan baik.
Mengajak penontonnya diajak untuk berfokus pada penyakit yang diderita, melalui elemen misteri.
Sebuah misteri, memang selalu menarik untuk dipecahkan.
Ini membuat beberapa penonton yang belum terbiasa dengan gaya penceritaan Lucky Kuswandi agak terkecoh.
Terlebih saat twist yang dihadirkan adalah justru penyebabnya dari pengalaman traumatis.
Gagal sudah teori-teori seputar penyakit, terutama saat ada dialog yang membahas akan penyebab secara psikologis.
Walaupun telah disebutkan secara terang-terang , penonton mungkin ada yang terlambat memahami akan hal ini.
Terlebih lagi saat permintaan untuk bertobat , mengakui dosa dan hal-hal terkait Agama yang para karakter ini anut, dijadikan adegan sorotan tersendiri.
Dua penampilan yang menonjol
Melalui film ini , terlihat kemampuan akting Marissa Anita .
Ia pun menerjemahkan pikiran yang kompleks ini dalam adegan-adegan yang harus membawa penontonnya terkecoh sedikit akan akhir ceritanya.
Pada intinya, Milla hanya ingin kebebasan.
Akankah ia akan mendapatkan kebebasan itu?
Kebebasan dengan penderitaanpun terkadang beririsan.

Satu aktris yang menarik perhatian lagi adalah aktris Widyawati as Liliana Gunawan.
Saya merasakan sekali disini beban berat hadir , saat harus menampilkan diri sebagai seorang kepala keluarga atau the matriarch dari keluarga Gunawan.
Namun pada akhirnya sebenarnya yang ia inginkan hanyalah kebahagiaan keluarganya.
Berbuat tegas, mengatur dengan keras, serta menihilkan setiap tindakan yang ia anggap akan menghancurkan fungsinya sebagai the matriarch harus dijalankan.
Ini satu-satunya cara ia memegang kendali, serta mengikat putranya Jonathan (diperankan oleh Dion Wiyoko)
Toh semua demi keutuhan dan kemakmuran keluarganya.
Ia dipaksakan oleh kondisi , namun apakah ini benar yang ia inginkan?
Apakah ini yang membuat dirinya bahagia?
Lucky Kuswandi sendiri saat membicarakan karakternya, mengambil sudut pandang kamera dari point of view karakternya
Inilah sebabnya, gambaran wajah Milla di kaca dalam kamar mandi , serta ingatan-ingatan yang perlahan muncul.
Benar-benar memperhatikan kondisi pasien trauma yang sebenarnya, ini pulalah yang membuatnya menarik untuk diikuti.
Terlebih lagi scoring yang muncul saat nama Grace teringat , memberikan kesan tersendiri.
Tubuh Milla seakan sedang berupaya keras untuk mengingatkan kembali Milla , akan penyebab trauma yang ia alami.
Tubuhnya beraksi keras untuk membuatnya ingat , dikarenakan Milla sendiri telah sampai di titik sabarnya.
Tubuh MillaĀ memberontak dan memberitahukanĀ bahwa ada yang salah dengan dirinya
Jika ada kritik adalah kurangnya penjelasan akan motif dari Ibu Milla.
Ya pasti ia ingin memanfaatkan kekayaan keluarga putrinya , dan iya, ia pasti ingin kebebasan finansial.
Inilah yang menyebabkan ia rela melakukan “pengorbanan” jati diri putrinya, serta dialognya yang menyalahkan putrinya , saat semua mulai terbongkar.
Namun ini sajakah motifnya?
Secara fisik ia pun sebenarnya menarik dan nampaknya mencapai tujuan kebebasan finasial hanya mengandalkan putrinya, kurang terasa relate.
Atau mungkin ada sisi lain yang belum diceritakan dan bisa jadi menjadi misteri dalam kisah berikutnya.
Secara keseluruhan ini merupakan film yang menarik perhatian dan berbeda dengan yang banyak diputar di masyarakat.
Sudah dapat ditonton di Netflix. Tudum!
INFO FILM
Pemeran: Milla - Marissa Anita Jonathan - Dion Wiyoko Erika - Gisella Anastasia Liliana - Widyawati Angel - Mima Shafa Irah - Sari Koeswoyo Novi - Maya Hasan Hatta - Hatta Rahandy Mr. Nugros - Kiki Narendra Mrs. Nugros - Aida Nurmala
Sutradara – Lucky Kuswandi
Penulis – Lucky Kuswandi danĀ Andri Cung








































