• Latest

Ini dia Testimoni Peserta Workshop Virtual Penulisan Skenario

23 November, 2020
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

Review Hasut: Horor Indonesia yang Membuktikan Suara Lebih Menyeramkan Daripada Hantu.

24 September, 2026
Acha dan Darius

Semua Orang Salfok ke Red Carpet, Tapi Plot Twist Acha dan Darius Malah Bikin Netizen Emosi

24 September, 2026
Dalam Suka dan Dusta

Jangan Baper Dulu, Couple Goals Acha Septriasa dan Darius Sinathrya Ternyata Simpan Rahasia Paling Toxic Dalam Suka dan Dusta

24 September, 2026
Putri Jangan Gentayangan Lagi

Trailer Putri Jangan Gentayangan Lagi Bikin Merinding, Tayang 5 November 2026

23 September, 2026
FFI 2026 Buka Masterclass

Gak Perlu Sekolah Film, FFI 2026 Buka Masterclass Gratis di YouTube

23 September, 2026
Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

Memburu Pemangsa, Film yang Bikin Deg Degan karena Monster Sebenarnya adalah …

23 September, 2026
Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

Memburu Pemangsa: Film Horor-Crime-Action Umay Shahab Tayang 24 September, Angkat Isu Kekerasan Anak

23 September, 2026
Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

Urang Bunian: Niat Pulang Kampung, Malah Nyasar ke Wilayah Gaib

21 September, 2026
Aplikasi Iblis

Berani Download Aplikasi Ini? Junior Roberts Chat dengan Arwah di Film Horor Baru Dimas Anggara, Aplikasi Iblis

19 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Ini dia Testimoni Peserta Workshop Virtual Penulisan Skenario

by Nuty Laraswaty
23 November, 2020
in Uncategorized
251 3
0
Share on FacebookShare on Twitter

Netflix, layanan hiburan streaming terkemuka di dunia, menyelenggarakan lokakarya virtual penulisan naskah bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada hari
Jumat, tanggal 20 November 2020.

Dalam workshop , ditampilkan Christopher Mack, Director, Creative Talent Investment & Development Netflix, sebagai pembicara, workshop ini dihadiri oleh lebih dari 400 lokal kreator dan berbagi praktik-praktik terbaik dalam storytelling agar penulis skenario dapat membuat dan mendokumentasikan ide film mereka dengan lebih efektif.

Baca juga :

Nadiem Makarim : Indonesia Harus Dikenal Dunia

 

“Seiring pertumbuhan Netflix, kami perlu membuat lebih banyak konten untuk menghibur jutaan anggota kami di seluruh dunia dan kami sudah memperkirakan akan membutuhkan
banyak penulis naskah. Tugas saya adalah memastikan dapat memenuhi kebutuhan tersebut untuk mendukung strategi pertumbuhan konten kami, termasuk berinvestasi dalam program
lokal yang mengajarkan keterampilan yang diperlukan untuk pembuatan dan produksi konten,” kata Christopher dalam pembukaannya.

 

Christopher kemudian menekankan pentingnya membuat panduan cerita sepanjang 15 sampai 30 halaman sebelum mulai menulis naskah, yang mencakup enam bagian:
pertanyaan untuk membangun cerita, ikhtisar, latar belakang cerita, suasana, deskripsi karakter, dan garis besar cerita.

“Hindari keinginan untuk langsung menulis naskah, lalu mulai memikirkan jalan ceritanya belakangan karena hanya akan membuat kita frustasi. Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang cerita Anda terlebih dahulu dan masukkan dalam panduan sebelum menulis naskah sehingga Anda dapat menikmati pengalaman menulis yang lebih baik.”

 

Christopher kemudian berbagi bagaimana Aristoteles, yang dianggap sebagai pencetus tiga struktur cerita, percaya bahwa plot, karakter, dan pemikiran adalah tiga pilar terpenting dalam
penceritaan.

“Banyak yang percaya bahwa plot lebih penting daripada karakter. Tapi di Netflix, karakter sebenarnya lebih penting karena penonton akan membangun hubungan dengan karakter, tidak harus dengan ceritanya. Sedangkan pemikiran adalah tema, yaitu ide pokok yang ingin Anda sampaikan kepada penonton. Jika cerita adalah perjalanan Anda untuk mencapai akhir, temanya adalah peta Anda.”

 

Sutradara dan penulis skenario Gina S Noer mengatakan dirinya sangat senang sekali dan melihat bahwa workshop ini sangat bermanfaat bagi penulis naskah pemula maupun yang
sudah berpengalaman. Untuk penulis yang sudah berpengalaman, workshop ini mengingatkan kembali akan pentingnya karakter yang menarik dari sebuah cerita, terlepas
formatnya, film atau serial, maupun mediumnya, layar lebar atau streaming. “Saya jatuh cinta pada karakter utama serial “The Queen’s Gambit” di Netflix, yaitu seorang anak yatim piatu
yang berusaha keluar dan survive dari hidupnya yang berantakan lewat catur. Bukan hanya mengalahkan orang lain, namun dia berhasil mengalahkan dirinya sendiri. Sampai sekarang,
serial ini masih saya tonton ulang dan saya pelajari bagaimana cara kreator membuat cerita yang begitu bagus.”

Gina merupakan pemenang Piala Citra Penulis Skenario Adaptasi Terbaik Festival Film Indonesia 2012 untuk film “Habibie & Ainun”, serta pemenang Piala Citra Penulis Skenario
Adaptasi Terbaik untuk film “Keluarga Cemara” dan Penulis Skenario Asli Terbaik untuk film “Dua Garis Biru” Festival Film Indonesia 2019.

 

Sutradara dan penulis naskah Lucky Kuswandi juga menyampaikan hal senada. Workshop ini sangat bermanfaat karena dapat menambah wawasan dan mengingatkan dirinya untuk tidak hanya berfokus pada plot, tapi pentingnya mengetahui tema sebuah cerita dan bagaimana tema tersebut dieksplorasi melalui karakter.

“Unsur dasar storytelling dieksplorasi dengan sangat baik dalam workshop ini: mulai dari karakter dan keinginannya, kebutuhan, dan apa yang mereka pertaruhkan. Sesuatu yang perlu diingat terus oleh kreator lokal. Pada intinya, ini semua adalah tentang karakter.”
“Saya belajar banyak hanya dengan menonton film dan serial di Netflix. Banyak dari Netflix Original memiliki cerita yang sangat menarik. Universal, namun secara khusus menggambarkan cerita yang bertumpu pada karakter kompleks dan berlapis-lapis yang membuat pilihan sulit. Saya suka ambiguitas dari karakter di film dan serial Netflix, serta betapa menariknya plot yang kemudian terungkap. Menurut saya, Netflix memiliki keberanian untuk menemukan suara-suara baru dan tetapi menarik bagi penonton,” ujar Lucky.

Lucky merupakan pemenang Silver Screen Award untuk Film Pendek Asia Tenggara Terbaik dan Sutradara Terbaik Film Pendek Asia Tenggara untuk film “The Fox Exploits the Tiger’s
Might” di Festival Film Internasional Singapura 2015, dan pemenang Student Award untuk film “The Fox Exploits the Tiger’s Might” di Jogja-NETPAC Asian Film Festival.

 

Salman Aristo, Ketua Penulis Indonesia untuk Layar Lebar (PILAR), yang memandu jalannya workshop, melihat bagaimana workshop ini sangat komprehensif dan bermanfaat sehingga dirinya dan anggota PILAR lain telah meminta Netflix untuk mengadakan workshop lanjutan dalam waktu dekat. “Sebagai kreator, Inilah yang kami butuhkan dan menurut saya, Netflix telah menetapkan standar yang tinggi bagi layanan streaming lainnya.”

Penulis dan presenter Stephany Josephine mengatakan bahwa workshop tersebut sangat bermanfaat untuk menambah wawasan. Sesinya juga sangat lugas, jelas, ringkas, dan mudah
dicerna.

“Studi kasus yang diberikan saat workshop juga membantu menavigasi cara berpikir  saya sebagai penulis pemula. Dan buat saya, sesi workshop tersebut terasa sangat personal karena Christopher juga berbagi cerita pribadinya dalam hal storytelling dan menciptakan karakterisasi. Seluruh sesi tidak terasa seperti kuliah, namun lebih merupakan pengalaman berharga bagi saya,” kata Stephany.

Ia juga menilai sesi tanya jawab dengan Salman Aristo  sangat menambah wawasan. “Saya tidak sabar untuk mengikuti sesi workshop selanjutnya, terutama untuk mengetahui lebih lanjut tentang proses kurasi Netflix dan cara kerja pemetaan kontennya – dari demografi hingga selera dan genre – karena Netflix memiliki begitu banyak tayangan dari seluruh dunia,” kata Stephany.

 

Di antara tantangan yang saat ini dihadapi oleh para penulis skenario di Indonesia, menurut Lucky, adalah perlunya lebih banyak penulis skenario dan workshop penulisan naskah, serta
kemampuan untuk menceritakan lebih banyak cerita yang lebih beragam dan memperjuangkan perempuan, minoritas, dan subyek-subyek yang lebih “sulit” yang relevan dengan iklim politik dan sosial saat ini.

Gina juga mengatakan bahwa melalui workshop virtual seperti ini, bukan saja kita dapat mendengarkan dan bertanya langsung kepada pembicara seperti Christopher Mack dari Netflix, namun yang lebih penting juga, semakin membuka kesempatan bagi teman-teman kreator lokal yang berasal dari seluruh Indonesia untuk ikut serta sehingga bisa sama-sama belajar bagaimana membuat karakter menjadi lebih menarik dan mampu mendorong kemampuan industri film.

Gina melihat layanan streaming membawa dampak positif bagi Indonesia dan dapat hidup berdampingan dengan layar lebar. “Dengan adanya layar lebar dan layanan streaming
memungkinkan konten yang ditayangkan bisa lebih banyak sehingga mendorong kreator lokal untuk menghasilkan karya-karya yang bagus. Dengan banyaknya pilihan medium juga dapat
mendorong kreator lokal untuk berani coba-coba dengan storytelling, karakter, dan tema.”

 

Baca juga :

Kerjasama Netflix Dan Kemendikbud Untuk Meningkatkan Kualitas Penulisan Film

Tags: Christopher MackGina S. NoerLucky KuswandiSalman AristoStephany Josephine
Previous Post

Space Sweepers akan Segera Tayang

Next Post

Sweet Home, Serial Original Korea Terbaru

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)
Article

Studi Perbandingan Cinemags Awards dengan Festival Film Tempo (FFT)

11 September, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!
Article

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?
Article

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Kemenangan Sinners di Oscar 2026
Article

Kemenangan Sinners di Oscar 2026

26 March, 2026
Medan Film Festival (MFF)
Article

Menyimak Medan Film Festival (MFF) Vol. 3 2025

22 November, 2025
Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru
Movie Review

Seven Samurai Tayang di Japanese Film Festival 2025: Klasik yang Tetap Mengguncang Generasi Baru

22 November, 2025
Next Post

Sweet Home, Serial Original Korea Terbaru

THE FLIGHT ATTENDANT SEGERA TAYANG EKSKLUSIF DI HBO GO

Netflix Gelar Webinar Penulisan Skenario Film untuk Kreator Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Film Perayaan Pertama
Movie Review

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

by Nuty Laraswaty
16 October, 2026
0

Bisakah film Perayaan Pertama  dengan perspektif personal dan latar sejarah yang kuat sekaligus menjadi tontonan bioskop yang relatable bagi banyak...

Read more

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In