• Latest

Tahun ini, semakin banyak film pendek Indonesia berkeliling dunia (Minikino film week)

28 September, 2021
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Mengenal ONIC Esports dalam Film Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

6 May, 2026
iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

5 May, 2026
Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

5 May, 2026
Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

5 May, 2026
Review Salmokji Whispering Water

Review Salmokji Whispering Water

2 May, 2026
Review Ikatan Darah

Review Ikatan Darah

2 May, 2026
Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

27 April, 2026
Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

27 April, 2026
Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

27 April, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Tahun ini, semakin banyak film pendek Indonesia berkeliling dunia (Minikino film week)

by Nuty Laraswaty
28 September, 2021
in Movie Review
243 10
0
Share on FacebookShare on Twitter

Berkat jejaring kerjasama dan pertukaran yang dilakukan oleh Minikino, film-film pendek Indonesia dapat dikampanyekan berkeliling ke berbagai festival film pendek internasional di luar Indonesia sejak bulan Agustus 2021 sampai bulan Desember 2021 mendatang.

Minikino Film Week 7

Pada tanggal 7-21 Agustus 2021 silam, sembilan film pendek Indonesia yang direkomendasikan oleh Minikino berhasil diputar di Berlin, Jerman berkat kerjasama dengan Soydivision collective selaku penyelenggara KAUM Indonesian Alternative Performance & Film Festival 2021. Sembilan film tersebut ialah Angpao (Stefanus Cancan, Fiksi, 2020), Menjadi Dara (Sarah Adilah, Fiksi, 2019), Benjamin’s Whistle (Aryo Danusiri, Fiksi, 2000), Jemari Yang Menari di Atas Luka-Luka (Sarah Putri Amelia, Fiksi, 2019), One of Those Murder (Jerry Hadiprojo, Fiksi, 2019), Rong (Indira Iman, Fiksi, 2019), Shin Hua (Erick Sutanto, Dokumenter, 2020), dan Matahari Terbit di Hutan (Samuel Ruby, Fiksi, 2019)

minikino week

Setelah Jerman, film Jemari yang Menari di Atas Luka-Luka dan One of Those Murder lanjut diputar di Italia bersama dengan  Hai Guys Balik Lagi Sama Gue, Tuhan! yang disutradarai Winner Wijaya (2020). Kali ini Minikino menggandeng Nót Film Festival (https://www.notfilmfest.com/) untuk menghadirkan ketiga film pendek Indonesia tersebut di  layar lebar kota Santarcangelo di Romagna, provinsi Rimini pada tanggal 24-29 Agustus 2021 yang lalu.

Pada bulan September 2021, kerjasama Minikino Film Week, Bali International Short Film dengan Seoul Yeongdeungpo International Extreme-Short Image & Film Festival (SESIFF) berhasil terlaksana.

Kali ini negosiasi pertukaran program film pendek antar festival di dua negara ini terjadi menghadirkan program SESIFF di MFW7 (3-11 September 2021) sedangkan program film pendek Indonesia Focus: Minikino Film Week diputar pada 13th SESIFF (7-12 September 2021). Selain itu, Fransiska Prihadi sebagai direktur program MFW juga menjadi bagian dari komite juri kompetisi internasional di SESIFF (https://www.sesiff.org/ ). Fransiska duduk dalam dewan juri bersama dengan sutradara Michèle Jacob (Belgia) serta IM Jinsoon (Korea).

Film pendek Indonesia terpilih dalam program S-Express Indonesia 2021, menampilkan upaya  memahami tantangan keragaman masyarakat Indonesia. Sebagai negara kepulauan yang multi-etnis Indonesia memiliki materi yang unik untuk diangkat ke dalam karya film pendek.

Ada enam film pendek Indonesia terpilih yaitu Mayang O Mayang (Anggita Puri, Fiksi, 2019), Shin Hua  (Erick Sutanto, dokumenter, 2020), Chintya (Sesarina Puspita, Fiksi, 2019), Hai Guys Balik Lagi Sama Gue, Tuhan! (Winner Wijaya, Fiksi, 2020), dan Maria Ado’e (Gleinda Stefany, Fiksi, 2020).

Selain enam film tersebut, ada dua film lagi, yaitu Jemari yang Menari di Atas Luka-Luka karya Sarah Putri Amelia dan Bura karya Eden Junjung yang diputar di SESIFF 2021 Korea,” papar programmer dan direktur program Minikino, Fransiska Prihadi.

minikino week

S-Express adalah gerakan pertukaran program film pendek yang menghubungkan negara-negara Asia Tenggara. Jaringan kerja ini berjalan setiap tahun sejak diinisiasi pada 2002. Gerakan ini masih merupakan satu-satunya program swadaya, dimana pertukaran dan hubungan budaya bisa terjadi melalui medium film pendek. Kegiatan ini juga menghubungkan sejumlah programmer dan festival film di Asia Tenggara. Negara-negara yang terlibat dalam S-Express 2021 adalah Singapura, Vietnam, Myanmar, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Indonesia.

minikino cinemags

Selain diputar di 13th SESIFF (Korea), program S-Express 2021 Indonesia telah diputar di Bali pada MFW7 yang baru saja lalu. Jadwal selanjutnya adalah Desember 2021, direncanakan akan diputar kembali di kota Bangkok, dalam festival tahunan Thai Short Film & Video Festival.

Selain di Indonesia dan Korea, Minikino juga telah menyiapkan sebuah program film pendek atas undangan dari Image Forum Festival, Jepang (http://www.imageforumfestival.com/2021/ ). Tahun ini, ada sembilan program bertema “Film in Shelter” naik panggung dalam festival film eksperimental tertua dan terbesar di dunia ini.

Tema yang diangkat adalah seputar keberadaan “film” yang terancam oleh bencana alam, tekanan politik, dan berbagai alasan lainnya. Tema-tema yang diangkat seperti materi film yang hilang ataupun rusak, sampai isu lokasi pemutaran film dan pemrograman yang dipertaruhkan.

minikino

Berikut adalah film-film pendek Indonesia terpilih yang akan diputar di Theater Image Forum, Tokyo pada tanggal 27 September 2021 dan Lumen Gallery, Kyoto tanggal 29 Oktober 2021 mendatang; Citarum (Ali Satri Efendi, Dokumenter, Eksperimental, 2020), Ngelimbang (Rian Apriansyah, Fiksi, 2015), Ojek Lusi (Winner Wijaya, Dokumenter, 2017), Posko Palu (Tim Baretto, Dokumenter, Indonesia-Australia, 2019), Time Lapse (Jonathan Hagard, Animasi, Prancis- Indonesia).

“Tindakan memilih film pendek untuk program yang akan diputar, sebagai bagian dari bantuan penanganan bencana adalah pekerjaan yang akrab bagi Minikino. Pada saat letusan Gunung Agung di Bali tahun 2017, Minikino Film Week telah mengadakan pemutaran film berbentuk Pop-up cinema di beberapa kamp pengungsian. Pada tahun 2018 dan 2019, tim travelling festival MFW juga berturut-turut hadir di Lombok untuk mengadakan layar tancap,” ujar I Made Suarbawa, direktur Travelling Festival MFW.

Image Forum Festival mengorganisir dua buah dialog hybrid transnasional 25-26 September 2021, menanggapi topik bagaimana sinema bisa bertahan menghadapi kendala atau bencana. Pada panel 1, “When a Disaster Changes Cinema” menghadirkan panelis direktur program Minikino, Fransiska Prihadi, beserta Norberto Roldan (Green Papaya, Filipina) dan  Kanako Nakanishi (Kawasaki City Museum, Jepang). Sementara pada Panel 2, “Navigating Through the (Political) Turbulence” menghadirkan panelis Wiwat Lertwiwatwongsa (Thailand) dan Thaiddhi (Myanmar).

Dengan demikian, sampai akhir tahun 2021 ini terhitung total 20 judul film pendek Indonesia yang dibawa Minikino Film Week untuk diputar di enam negara.

Tags: minikino film weekS-ExpressSeoul Yeongdeungpo International Extreme-Short Image & Film FestivaSESIFF 2021 Korea
Previous Post

Venom: Let There Be Carnage dalam konten game

Next Post

On The Job : Interview bersama Joel Torre & Gerald Anderson

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir
Article

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)
Horror

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan
Article

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026
Article

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini
Horror

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan
Article

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Next Post

On The Job : Interview bersama Joel Torre & Gerald Anderson

Tayang Hari Pertama, Film Aum! Trending Topic

Kerjasama Disney+ Hotstar dan IndiHome

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir
Article

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

by Nuty Laraswaty
20 May, 2026
0

Film Taiwan “Sunshine Women’s Choir” mendadak menjadi fenomena besar di Asia setelah resmi memecahkan rekor box office dan menjadi film...

Read more

Review Film Hokum (2026)

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In