• Latest

Review Pretty Boys tak disangka memberikan hiburan sarat kritik

19 September, 2019
Benda Apa Itu Liminal Space?

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Review  Sex, Love & 10 Million Dollars

Review Sex, Love & 10 Million Dollars

3 June, 2026
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Review Pretty Boys tak disangka memberikan hiburan sarat kritik

by Nuty Laraswaty
19 September, 2019
in Movie Review
250 3
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pretty Boys

 

Film Pretty Boys mulai tayang di bioskop Indonesia , mulai tanggal 19 September 2019.

Film karya perdana penyanyi Tompi dengan bekerja sama dengan rumah produksi Anami Films dan rumah produksi The Pretty Boys Pictures ini, tak disangka menampilkan segi lain dunia industri hiburan dengan akting para pemain yang sangat mumpuni.

Penonton akan diajak untuk memasuki sebuah dunia yang mungkin hanya bisa diduga-duga saja keadaannya, oleh para penonton. Melalui film Pretty Boys, Desta dan Vincent Ryan Rompies , hendak menunjukkan hal lain yang penting berdasarkan pengalaman mereka , ke dalam skenario yang kocak namun membungkus secara lengkap semua elemen penting inti.

 

Terkait penampilan duo Desta dan Vincent dalam film ini yang cukup membuat kening berkerut, hanyalah semata menjabarkan dalam bentuk cerita lika liku dalam industri hiburan.

Dalam siaran persnya beberapa waktu ,Desta mengungkapkan bahwa film Pretty Boys lahir dari keprihatinan terhadap dunia pertelevisian saat ini.

Televisi yang bisa diakses berbagai kalangan, mulai dari orang dewasa hingga anak-anak, sekarang ini banyak menampilkan konten yang kurang mendidik.

Hal ini cukup disayangkan mengingat generasi muda adalah generasi yang suka meniru apa yang mereka lihat dan dengar.

 

Penonton juga diajak untuk menyelami , harapan dari seorang ayah terhadap anaknya dan sebaliknya, hubungan antara laki-laki dan perempuan yang terkadang memendam rasa rindu namun tak ada kepastian serta kehidupan lain yang mungkin tak pernah terbayangkan , dipoles dalam suasana humor nan menggelitik.

Tampilan gambar-gambar yang prima dan cantik, serta didukung oleh penampilan para aktor yang tak segan membuang rasa gengsinya untuk memerankan peran yang unik ini memang gampang-gampang susah.

Tompi pun dalam siaran persnya menyampaikan, ada banyak pertimbangan pada saat memilih aktor yang dianggap dapat memerankan tokoh yang ditulis dirinya , Imam Darto . Namun sikap dari masing-masing aktorlah yang membuat Tompi akhirnya memutuskan peran yang cocok diperankan oleh aktor tertentu. Hingga kini, Tompi tak menyesal akan pilihannya , dan komentar mendukungpun muncul dari para produser hingga jajaran aktor-aktor pemainnya.

Sekilas mungkin film tampilannya seperti film Tootsie karya Sydney Pollack, namun ternyata berbeda dan tetap mengandalkan suasana kekeluargaan Indonesia, yang selalu akan menerima dirimu apa adanya .

 

Banyaknya cameo yang turut muncul dalam film ini, seolah menegaskan bahwa inilah dunia industri hiburan di Indonesia yang secara jujur menampilkan apa adanya , lengkap dengan kepolosan bintang-bintang baru di industri hiburan.

Rasa ingin tahu penonton yang ingin mengetahui dunia ini, seolah terobati dan perlahan berubah menjadi rasa simpati pada tokoh Anugerah.

Anugerah  seolah pengingat agar orang-orang yang terlibat dalam dunia industri hiburan, kembali pada akarnya , serta akan ada pintu lain yang terbuka jika ada kemauan.

Hal ini sesuai dengan tema besar filmPretty Boys yang menekankan pada pendapat ” TELEVISI YANG MENODAI KITA ATAU KITA YANG MENODAI TELEVISI”

Kejutan penuh rasa ini, dimunculkan pada detik-detik terakhir , dan karena hal ini juga dialami oleh penonton, maka perubahan “lapangan permainan” dalam dunia industri hiburan mengikuti jaman pun menjadi mudah dicerna oleh penonton, tanpa menimbulkan penolakan berarti.

Pretty Boys

Sinopsis

Rahmat (Deddy Mahendra Desta) dan Anugerah (Vincent Rompies) adalah dua sahabat yang sejak kecil bercita-cita ingin terkenal.

Namun, Anugerah selalu mendapat tentangan dari Ayahnya, Pak Jono (Roy Marten), bahwa dunia entertainment dekat dengan hal-hal yang buruk.

Karena kesal, Anugerah pun kabur dari daerahnya dan mengadu nasib ke Jakarta bersama Rahmat.

Namun, nasib berkata lain. Karier mereka hanya mentok menjadi pelayan dan koki restoran.

Untunglah, ada Asty (Danilla Riyadi) yang selalu menjadi penyejuk bagi keseharian Anugerah.

Hingga suatu hari, Anugerah dan Rahmat yang sedang menjadi penonton bayaran di sebuah acara bincang-bincang “Kembang Gula” bertemu Roni (Onadio Leonardo), koordinator penonton super rempong, dan Mas Bayu (Imam Darto).

Apakah pertemuan ini akan menjadi pembuka jalan bagi impian Rahmat dan Anugerah?

Berbagai musisi pun turut bergabung dalam jajaran pengisi soundtrack, di antaranya Danilla Riyadi, Pamungkas, Ardhito Pramono, Endah N’ Rhesa, Mooner, White Shoes & The Couples Company, Nadin Amizah, NAIF, Gugun Blues Shelter, Daramuda, Filosofi Koplo, dan The Cash.

Untuk Danilla Riyadi sendiri, selain berperan sebagai Asty, ia juga menyumbangkan satu original song berjudul “Kembali Pulih Lagi” yang khusus diciptakannya untuk film PRETTY BOYS ini.

 

“Lagu ini terinspirasi dari tema yang diangkat dalam film Pretty Boys dan momen-momen yang terjadi saat proses syuting. Sesuai liriknya, lagu ini mengangkat tentang kekecewaan terhadap seseorang karena ia telah berbuat kesalahan. Namun, dengan memaafkan kesalahannya, diharapkan hal ini akan berbuah kebahagiaan,” cerita Danilla soal lagunya tersebut.

 

(cinemags/nutylaraswaty)

Tags: anamifilmsofficialDanilla RiyadiDestaPretty BoysPretty Boys MoviePretty Boys PicturesRoy MartenTompiVincet Ryan Rompies
Previous Post

Serunya, Saat Nana Mirdad dan Andrew White Melakukan Exclusive Interview dengan Brad Pitt pada Acara Launching Film ‘Ad Astra’ di Tokyo

Next Post

Official Poster dan Trailer Film Susi Susanti Love All

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Benda Apa Itu Liminal Space?
Article

Benda Apa Itu Liminal Space?

16 June, 2026
Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal "The Furious" ke Jakarta
Article

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

9 June, 2026
Dwi Sasono  Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ?  Jangan Buang Ibu
Article

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

9 June, 2026
Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial
Article

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

6 June, 2026
Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties
Article

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

6 June, 2026
Night Shift For Cuties
Article

Monica Tedja Ungkap Inspirasi di Balik Serial Netflix tentang Persahabatan Perempuan dan Fandom K-Pop

6 June, 2026
Next Post

Official Poster dan Trailer Film Susi Susanti Love All

review Ad Astra : kolaborasi Brad Pitt dan James Gray mengenai drama misteri keluarga dengan latar luar angkasa

Art Exhibition : Lucky Bastards hadir pada 100% Manusia Film Festival 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Benda Apa Itu Liminal Space?
Article

Benda Apa Itu Liminal Space?

by Nuty Laraswaty
16 June, 2026
0

Secara sederhana, liminal space adalah ruang atau keadaan "di antara",bukan tempat tujuan, melainkan tempat transisi. Kata liminal berasal dari bahasa...

Read more

Joe Taslim dan Yayan Ruhian Bawa Aksi Brutal “The Furious” ke Jakarta

Dwi Sasono Jadi Bapak, Kok Aneh Lagi ? Jangan Buang Ibu

Monster Pabrik Cerminan Dunia Kerja yang Dekat dengan Gen Z dan Milenial

Tanya Jawab Seputar Serial Night Shift for Cuties

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In