• Latest
Raminte Universe

Review Film Dokumenter Raminten Universe: Life is a Cabaret

20 September, 2025
Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi

Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi

30 October, 2026
FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

28 October, 2026
Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

26 October, 2026
kinki

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Review Hungry (2026)

Review Hungry (2026)

26 October, 2026
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

Review & Kritik Ah Girl: Ketika Sudut Pandang Anak Terasa Terlalu Dewasa

22 October, 2026
Main Belakang

Review Main Belakang: Berawal dari Lapangan Padel, Perselingkuhan Ini Malah Menyeret Dua Pasangan!

22 October, 2026
https://nutylaraswaty.com/review-beware-boiuna/

Review Beware BOIÚNA

21 October, 2026
Film Perayaan Pertama

Perayaan Pertama sebagai Film Drama Keluarga dengan Potensi Festival Sekaligus Peluang Menjangkau Penonton Bioskop Umum.

16 October, 2026
E:\Downloads\ROK Mission to ASEAN.png

Reawakened Man: Premis Menarik, tetapi Kok Terasa Familiar?

15 October, 2026
bandit

Bandit Pulang ke Indonesia Setelah Berkeliling Festival Dunia, Aku Ikut Senang sekaligus Penasaran

15 October, 2026
Review Hasut

Review Hasut: Ilya Sigma Buktikan Horor Tak Butuh Hantu untuk Membuat Penonton Ketakutan

14 October, 2026
Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

Susah Bilang “Nggak”? Film People Pleaser Ajak Gen Z Belajar Pasang Boundaries

14 October, 2026
Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

Seperti Apa Rasanya Nonton Kuasa Gelap 2 di 4DX?

8 October, 2026
Little Blue and Little Yellow

Little Blue and Little Yellow Hadir di Indonesia, Bawa Cerita Persahabatan dan Penerimaan untuk Semua Usia

8 October, 2026
digger nuty laraswaty

Tom Cruise Tidak Berlari di Digger, Tapi Justru Itu yang Membuat Film Ini Menarik

8 October, 2026

Jakarta World Cinema 2026 Bawa Pemenang Cannes, Venice dan Berlinale Sekaligus, Ada Fjord hingga Inherit

8 October, 2026
Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

Review Practical Magic: The Book of Magic, Sihirnya Klasik tapi Drama Keluarganya Masih Relate

8 October, 2026
Review Verity: Makin Dibaca, Makin Bingung Siapa yang Bohong

Review Verity 2026: Anne Hathaway dan Dakota Johnson Bikin Kita Bingung Siapa yang Sebenarnya Gila

8 October, 2026
Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

Crawlers Bikin Saya Curiga Sama Semua Laba-Laba: Review Horor 2026 yang Jijik tapi Seru

8 October, 2026
Teaser Trailer Empat Musim Pertiwi Penuh Teka Teki

Setelah Nonton Empat Musim Pertiwi: Ketika Rumah, Keluarga, dan Indonesia Terasa Begitu Dekat

5 October, 2026
Niken di Beautiful Pain

Memilih Bersuara Saat Diminta Bungkam, Belajar Berani dari Niken di Beautiful Pain

5 October, 2026
TAZZA: THE SONG OF BEELZEBUB

Tazza 4 The Song of Beelzebub: Ketika Sahabat Jadi Musuh, Byun Yo Han dan Roh Jae Won Bertaruh Segalanya

2 October, 2026
Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

Review Film Lobang Buaya: Bukan Sekadar Horor, Ini Teka Teki yang Bikin Penonton Curiga ke Semua Orang

30 September, 2026
Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

Merah Sebelum Fajar Film Garin Nugroho Hadirkan Nicholas Saputra dan Laura Basuki di Indonesia 1946

30 September, 2026
Kuasa gelap 2

Nonton Screening Kuasa Gelap Perjanjian Darah di IMAX

29 September, 2026
Kuasa gelap 2

Kuasa Gelap 2 Pecah Rekor, Jadi Film Indonesia Pertama yang Tayang di IMAX dan 4DX

25 September, 2026
Ghost in the Cell

Gila Banget, Ghost in the Cell Kalahin Film Horor Dunia dan Juara di Amerika

24 September, 2026
Jakarta Film Week 2026

Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Ada Premiere Film Indonesia Sampai Jalan ke Cannes

24 September, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Documentary
Raminte Universe

Review Film Dokumenter Raminten Universe: Life is a Cabaret

by Nuty Laraswaty
20 September, 2025
in Documentary, Movie Review
253 3
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sinopsis & Kultur di Balik Layar

Raminten Universe: Life is a Cabaret adalah sebuah dokumenter yang disutradarai oleh Nia Dinata, diproduseri Dena Rachman, yang menampilkan kisah Kanjeng Hamzah Sulaiman di balik karakter Raminten.

Film ini mengangkat bagaimana seni dan budaya dijadikan “bahasa universal” untuk menyatukan perbedaan—di mana kebaikan hati dan penerimaan tanpa syarat dilihat sebagai modal utama untuk meruntuhkan stigma, memberikan ruang aman bagi komunitas yang biasanya terpinggirkan, dan membangun inklusivitas nyata.

Pemutaran film ini didukung institusi budaya internasional seperti Kedutaan Besar Kanada dan Institut Français Indonesia (IFI) , namun sebelumnya juga ditayangkan di Festival Film 100% Manusia

Kajian Budaya: Inklusivitas & Komunitas Terpinggirkan

Film dokumenter ini melakukan pendekatan yang sangat relevan dengan kehidupan masyarakat urban Indonesia:

  • Keberagaman latar belakang: etnis, agama, gender, sosial ekonomi—semua muncul. Raminten Universe merayakan bahwa perbedaan bukan sesuatu yang harus disamaratakan, tetapi dihargai dan diberi ruang

  • Penerimaan & ruang aman: film ini menampilkan bahwa Raminten Cabaret menjadi tempat di mana orang bisa bebas mengekspresikan diri tanpa takut dihakimi—ini jadi kekuatan budaya yang memberdayakan.

  • Representasi queer & identitas lokal: Karakter “Javanese queer mother” dalam dokumenter ini menjadi simbol penting bahwa identitas yang sering dibungkus stigma bisa tampil di panggung budaya dengan penuh martabat.

Nia Dinata sejak lama dikenal mengangkat isu-isu “berisiko” atau “sosial kompleks” dalam sinemanya — dari isu gender sampai migrasi budaya.

Kehadirannya sebagai sutradara membuat dokumenter ini langsung mendapat kredibilitas.

 

Sepanjang film dokumenter , diperlihatkan estetika panggung kabaret, pencahayaan, lagu, kostum, tari — yang tidak hanya menarik secara visual, tapi juga menjadi ekspresi identitas budaya dan estetika “kabaret” ala Jogja yang khas.

Sehabis menonton, harapan hanya satu yaitu

Kehadiran wawancara dengan komunitas penonton, masyarakat lokal, tokoh budaya, bahkan kritikus akan menambah kedalaman.

Jika ada diskusi serta juga pembahasan mendalam akan budaya ini , maka akan lebih banyak refleksi dari luar “lingkaran Raminten” agar cakupan kritik sosialnya makin luas.

Namun tentunya akan ada banyak kritik dan keterbukaan akan perbedaan ini, yang harus dipersiapkan secara mental

Tags: BudayaIndonesiaDocumentaryFilmFilmDokumenterIndonesiaFilmFestivalInklusivitasLifeIsACabaretNiaDinataQueerCinemaRamintenCabaretRamintenUniverse
Previous Post

Ratu Ratu Queens: The Series

Next Post

Kisah Nyata Maureen Dabbagh & Adaptasi Film Stolen Girl

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi
Article

Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi

30 October, 2026
FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!
Article

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

28 October, 2026
Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?
Movie Review

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

26 October, 2026
kinki
Article

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

26 October, 2026
Review Hungry (2026)
Drama

Review Hungry (2026)

26 October, 2026
Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami
Article

Borobudur Bukan Cuma Tempat Foto! Prancis dan Indonesia Siapkan Pengembangan Museum agar Sejarahnya Lebih Mudah Dipahami

22 October, 2026
Next Post
Maureen Dabbagh

Kisah Nyata Maureen Dabbagh & Adaptasi Film Stolen Girl

Air Mata di Ujung Sajadah 2 — Review & Kritik

Air Mata di Ujung Sajadah 2 — Review & Kritik

No other choice

Review No Other Choice: Drama Komedi Satir yang Menggugah

Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi
Article

Jangan Tertipu Judulnya! GJLS: Berapi-Api Bukan Cuma Soal Api dan Komedi

by Nuty Laraswaty
30 October, 2026
0

Dikira Cuma Film Komedi, GJLS: Berapi-Api Ternyata Punya Misi Serius yang Bikin Emosi! Hal menarik dari GJLS: Berapi-Api adalah upayanya...

Read more

FFW 2026 Bikin Hati Lebih Adem, Film Horor, Komedi, dan Drama Akhirnya Punya Panggung Sendiri!

Apakah Cinta Harus Selalu Diperjuangkan Sendirian dalam Henry’s First Dates?

Review dan Kritik Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki (About a Place in the Kinki Region)

Review Hungry (2026)

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In