• Latest

Opini fenomena ungu dan Yuni

31 December, 2021
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Mengenal ONIC Esports dalam Film Nobody Loves Kay dibintangi Bima Azriel

6 May, 2026
Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

Update Film Nobody Loves Kay – Kairi

6 May, 2026
iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

iQIYI Perkuat Strategi 2026 di Indonesia: Fokus Dracin, Konten Lokal, dan Starship Fan Experience

5 May, 2026
Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

Film “Suamiku Lukaku” Rilis Trailer: Angkat Isu KDRT di Balik Keluarga Harmonis

5 May, 2026
Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

Tiga Asosiasi Produser Film Indonesia Bersatu, Industri Masuk Era Baru!

5 May, 2026
Review Salmokji Whispering Water

Review Salmokji Whispering Water

2 May, 2026
Review Ikatan Darah

Review Ikatan Darah

2 May, 2026
Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

Trailer Citadel Season 2 Rilis, Netizen Soroti “Tim Baru, Misi Baru” yang Lebih Intens

27 April, 2026
Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

Mengenal Gelung Nusantara: Warisan Budaya Perempuan Indonesia yang Kembali Tren di Era Modern

27 April, 2026
Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

Trailer Off Campus Rilis, Netizen Soroti “Ruang Ganti” hingga Nuansa Romansa yang Intens

27 April, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home movie review

Opini fenomena ungu dan Yuni

by Nuty Laraswaty
31 December, 2021
in Movie Review
240 13
0
Share on FacebookShare on Twitter

Sebuah film yang bermuasal dari kegelisahan Kamila Andini , saat ini menjadi buah bibir , rata-rata memberikan respon positif akan isyu yang dibawa. Film ini berjudul Yuni.

Deretan penghargaan pun berdatangan baik dari festival-festival Internasional , hingga nasional . Yuni dan warna ungu saat ini telah menjadi fenomena, terlebih juga dengan latahnya beberapa film mulai menggunakan warna ungu sebagai warna dominan pada film tersebut, hingga penonton yang terhanyut dalam warna ungu ini sendiri.

Baca juga :Film Yuni dan kegelisahan Kamila Andini

Piala Citra 2021

Dalam opini kali ini, hendak dibahas beberapa hal.

Apakah isyu yang disampaikan merupakan sesuatu hal yang baru ?

Penulis mengambil contoh satu satu momen , isyu mengenai perempuan yang memiliki kebebasan bertindak menurut dirinya. Sebenarnya ini telah muncul dalam segi lain di novel fenomenal Kabut Sutra Ungu karya Ike Soepomo. Disini karakter yang diceritakan adalah Miranti , ia bebas sebebasnya mempertahankan keteguhan hatinya di tengah perubahan zaman, sehingga gangguan dan gunjingan bertubi-tubi pun ia hadapi dengan tenang. Sosok Miranti terlihat tegar , namun sebenarnya hatinya hancur .

Namun cerita sebenarnya juga mengikuti kondisi dan tuntutan sosial budaya Indonesia di era itu, hingga menyesuaikan dengan tuntutan ini akhirnya Miranti diceritakan luluh hatinya oleh sosok pria yang berhasil mengambil hati anaknya.

Kemudian tahun 1979  oleh sutradara  Sjumandjaya,  diangkat ke layar lebar dengan judul Kabut Sutra Ungu  serta dibintangi oleh Yenny Rachman dan Roy Marten . Film berhasil meraih beragam penghargaan , hingga akhirnya film “Kabut Sutra Ungu” dinobatkan sebagai film nasional yang mengetengahkan psikologi secara berhasil (Rendy Sugiyat dalam Majalah Meia Karya No. 20, 11 Oktober 1985 dalam rubrik Seni dan Budaya).

Masih banyak contoh judul dalam media film lainnya yang dapat diungkapkan, namun untuk mempersempit, fokus adalah pada yang menjadi perhatian utama yaitu wana ungu, isyu dan karakter perempuan.
Kegelisahan Kamila Andini yang telah berlangsung bertahun-tahun
Melihat ke belakang , jauh sebelum film pertama The Mirror never Lies  dan film kedua Sekala Niskala,  terdeteksi dalam suatu postingan , kegelisahannya melihat “nasib” perempuan di tanah air .
Namun saat itu Kamila Andini masih berproses , sebagai puteri dari Garin Nugroho, terasa ia mendapatkan sorotan  serta bisa jadi harapan lebih agar hasil karyanya nanti akan seperti ayahnya. Semua hal ini menjadi suatu hal yang membingungkan, perlu “jam terbang” lagi untuk memahami apa yang sebenarnya ia inginkan.
Yuni sendiri sebagai film yang mencerminkan pemikiran Kamila Andini, mesti dapat berdiri sendiri, film sebagai komoditi hanya dapat berkompromi dalam ruang terbatas, tidak dapat menyentuh pemikiran, kreasi Kamila Andini sebagai seorang kreator, dapat dikatakan dalam ruang ini, ia perlu kebebasan sebebas-besanya, ini terlihat dari pemilihan team yang mengerti dirinya dan mampu bekerjasama sesuai pemahamannya . Kamila Andini harus lepas dari “hantu pakem” yang berada di sekeliling sineas.
Perjuangan untuk  pengenalan proyek Yuni pun , nampak bermunculan di sela-sela promosi film Garin . Kucumbu Tubuh Indahku, serta juga  “road show” Sekala Niskala .Namun pada ajang road show ini sudah mulai terpancar warna semburat ungu , seolah pertanda Yuni sedang berjuang untuk muncul.
Berikut ini adalah contoh pengenalan proyek Yuni

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Kamila Andini (@kamilandini)

Hingga akhirnya setelah proses pembuatan dan pemutaran di beragam festival di dunia disertai keberhasilan memperoleh penghargaan, Yuni mencatatkan prestasi di Indonesia melalui ajang FFI ,Arawinda Kirana pemeran Yuni mendapat penghargaan sebagai Pemeran Utama Perempuan Terbaik. Berlanjut pada putusan Komite Seleksi Oscar Indonesia (The Indonesian Oscar Selection Committe)  memilih film “YUNI” sebagai wakil resmi Indonesia untuk berlaga di ajang Piala Oscar ke-94 tahun 2022 untuk kategori The International Feature Film Award.

Mengenai banyaknya warna ungu diterapkan pada film Yuni, dengan lugas telah disampaikan oleh Kamila Andini bahwa , ” Kehadiran Ungu sebagai hantu, obsesi dan kepemilikan Yuni sebagai perempuan kemudian bukan sekedar treatment , tapi juga kata dalam dialog, cerita dalam karakter, keperempuanan dalam masyarakat dan juga emosi dalam perjalanan Yuni menuju sebuah kata yang asing:dewasa”

Jika kembali pada isyu kebebasan ala Kabut Sutra Ungu di atas, nampaknya karakter perempuan dalam masing-masing film ini menuju dalam suatu proses ke depan yaitu pendewasaan.

Namun bisakah jika sejenak ini disederhanakan saja, bahwa warna ungu sebenarnya adalah warna personal dari sosok Kamila Andini sekeluarga , sehingga menjadi sesuatu yang wajar jika pemilihan warna pada suatu cerita yang personal akan termunculkan saja mengalir apa adanya.

Kembali ke perjalanan Yuni, walaupun film ini tidak berhasil masuk ke dalam ajang bergengsi Oscar, harapan pun telah tumbuh akan pintu yang kembali telah dibuka lebih lebar.

Tinggal ke depannya, bagaimana sineas-sineas melepaskan diri sebebas-bebasnya , ini juga mencakup para penonton film di Indonesia yang juga dapat membuka diri sebebas-beasnya dari “hantu pakem” film Indonesia yang selama ini membelenggu pemikiran dan selera menonton. Sehingga jika ada sebuah film yang melanggar “hantu pakem” tersebut, labelisasi pun segera bermunculan dan viral , membuat sineas yang membuatnya merasa seperti bertemu dengan tembok kasat mata.

Pada akhir penutup artikel yang terpangkas ini, (karena artikel panjang akan terasa melelahkan dibaca ) , harapan penutup tahun 2021 ini film Yuni dapat menjadi suar untuk kebebasan para kreator dan penikmat film di tahun-tahun mendatang.

(nuty laraswaty)

 

Tags: Kamila AndiniUnguYuni
Previous Post

Mencuri Perhatian di The Red Sleeve, Ini Fakta tentang Kang Hoon

Next Post

Serial Horor Korea All of Us Are Dead Tayang 28 Januari di Netflix

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir
Article

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)
Horror

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan
Article

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026
Article

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini
Horror

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan
Article

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Next Post

Serial Horor Korea All of Us Are Dead Tayang 28 Januari di Netflix

Kamu sudah nonton Ron’s Gone Wrong ?

Seputar Rewind Indonesia 2021

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir
Article

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

by Nuty Laraswaty
20 May, 2026
0

Film Taiwan “Sunshine Women’s Choir” mendadak menjadi fenomena besar di Asia setelah resmi memecahkan rekor box office dan menjadi film...

Read more

Review Film Hokum (2026)

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In