• Latest
Media Korea Soroti Film Baru Choi Woo Shik Number One, “Kenapa Dibilang Terlalu Melodrama?”

Media Korea Soroti Film Baru Choi Woo Shik Number One, “Kenapa Dibilang Terlalu Melodrama?”

7 March, 2026
300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

15 August, 2026
Harusnya Horor

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

15 August, 2026
Seni Merayu Tuhan

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

12 August, 2026
Update Bisikan Desa Gringsing

Update Bisikan Desa Gringsing

12 August, 2026
Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

11 August, 2026
Dear you

Review Film Dear You (Gei A Ma De Qing Shu)

9 August, 2026
E:\Downloads\Festival Film Guandong Hadir di Indonesia, Dari Plaza Indonesia hingga PIK Avenue. Kenapa Pecinta Film Wajib Datang.png

Festival Film Guandong di Indonesia

9 August, 2026
Soundtrack Laut Bercerita

Soundtrack Laut Bercerita

31 July, 2026
The Affair Was Just the Beginning - nuty laraswaty

The Affair Was Just the Beginning : Drama Baru dari Kreator Squid Game Ini Dimulai dari Perselingkuhan, Berakhir dengan Penemuan Mayat

30 July, 2026
Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

Final Trailer Dan Bandung Resmi Dirilis!

30 July, 2026
E:\Downloads\2026-07-29 03_19_08-Siaran Pers - MAXStream TV dan iQIYI Hadirkan Bunga di Tepi Jurang, Perkaya Pili.png

Review Bunga di Tepi Jurang

29 July, 2026
Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

Lupakan Multiverse! Reaksi Perdana Spider Man: Brand New Day Sebut Ini Film Terbaik Tom Holland Sejauh Ini

28 July, 2026
The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

The Lord of the Rings: The Rings of Power Musim 3

28 July, 2026
Review Deep Water (2026)

Review Deep Water (2026)

27 July, 2026
Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

Film Ip Man: Kung Fu Legend 2026

21 July, 2026
Review & Kritik The Odyssey 2026

Review & Kritik The Odyssey 2026

18 July, 2026
Kritik Film Evil Dead Burn

Kritik Film Evil Dead Burn

18 July, 2026
Review Love Barista web Nuty Laraswaty

Review Love Barista

13 July, 2026
Bukan Set Studio! Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata?

Perumahan Laddaland Ternyata Lokasi Terbengkalai Nyata? Bukan Set Studio!

13 July, 2026
Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

Lee Kwang Soo Ternyata Bukan Cuma Jago Ngelawak di Running Man!

9 July, 2026
Minal Aidin Mohon Maaf Minta Rizki

Netizen Salah Fokus!”, “Bukan Reza Rahadian, Justru Nama Ini yang Bikin Heboh”

9 July, 2026
Lapor Pak !

Lapor Pak! Resmi Hadir di Viu, Episode-Episode “Paling Pecah” Selama 5 Tahun Kini Bisa Ditonton Kapan Saja

8 July, 2026
Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

Starvision resmi merilis trailer dan poster film Kado Untuk Ibu, dibintangi Luisa Adreena dan Emir Mahira

8 July, 2026
Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

Film Petaka Gunung Welirang , Fakta atau Mitos ?

3 July, 2026
Aku Sebelum Aku

Netflix Hadirkan Video Trailer Film Terbaru Gina S. Noer, Aku Sebelum Aku

3 July, 2026
Review Film The Death of Robin Hood

Review Film The Death of Robin Hood

2 July, 2026
Karena pada akhirnya, terkadang yang paling kita butuhkan bukan tepuk tangan dunia, melainkan satu kalimat sederhana: "Ya, itu memang karya kamu."

Review Power Ballad

26 June, 2026
Pendapat Soal Supergirl (2026)

Pendapat Soal Supergirl (2026)

26 June, 2026
E:\Downloads\2026-06-26 12_06_36-phi phong the blood demon - Google Search.png

PHI PHONG: THE BLOOD DEMON Film Horor Terlaris Vietnam Akhirnya Tayang di Indonesia.

26 June, 2026
Suaraga 2026 Siap Jadi Festival Musik dan Wellness Paling Unik di Solo

Suaraga 2026 Sudah Terasa Sebelum Festival Dimulai!

25 June, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review Article
Media Korea Soroti Film Baru Choi Woo Shik Number One, “Kenapa Dibilang Terlalu Melodrama?”

Media Korea Soroti Film Baru Choi Woo Shik Number One, “Kenapa Dibilang Terlalu Melodrama?”

by Nuty Laraswaty
7 March, 2026
in Article, Drama
252 17
0
Share on FacebookShare on Twitter

Film terbaru aktor Korea Selatan Choi Woo-shik berjudul Number One mulai menjadi perbincangan setelah sejumlah media Korea merilis ulasan awalnya.

Film drama keluarga ini mempertemukan kembali Choi Woo-shik dengan sutradara Kim Tae-yong lebih dari satu dekade setelah kesuksesan film indie mereka sebelumnya.

Namun menurut ulasan media Korea, film tersebut dinilai belum mampu memaksimalkan potensi reuni keduanya.

Salah satu kritik paling tajam datang dari media Korea The Korea Herald, yang menilai film ini terlalu bermain aman sebagai melodrama keluarga dan kehilangan kekuatan emosional yang dulu menjadi ciri karya sang sutradara.

Film Number One , Choi Woo Shik , Terlalu Melodramatis ?

Kisah Fantasi tentang Ibu dan Anak

Dalam film Number One, Choi Woo-shik memerankan karakter Ha-min, seorang pria yang tiba-tiba melihat angka misterius melayang di udara. Angka tersebut berkurang satu setiap kali ia memakan makanan yang dimasak ibunya.

Kemudian dalam sebuah mimpi, mendiang ayahnya menjelaskan arti angka tersebut: ketika angka itu mencapai nol, ibunya akan meninggal dunia.

Konsep ini membuat Ha-min berada dalam dilema emosional. Ia harus menjauh dari ibunya agar angka itu tidak terus berkurang, tetapi keputusan itu juga membuat hubungan mereka menjadi semakin renggang.

Tokoh ibu Ha-min, Eun-sil, diperankan oleh aktris Jang Hye-jin, yang sebelumnya juga tampil bersama Choi Woo-shik dalam film fenomenal Parasite karya sutradara Bong Joon-ho.

Selain itu, film ini juga dibintangi oleh Gong Seung-yeon yang memerankan kekasih Ha-min.

Reuni Setelah Film Ikonik Set Me Free

Film ini menjadi reuni penting bagi Choi Woo-shik dan sutradara Kim Tae-yong setelah film mereka sebelumnya, Set Me Free, yang dirilis pada 2014.

Saat itu, Set Me Free mendapat banyak pujian sebagai film drama realistis tentang seorang remaja yatim piatu yang penuh amarah dan keputusasaan. Film tersebut juga menjadi titik balik karier Choi Woo-shik sebelum ia dikenal secara global lewat Parasite.

Karena latar belakang itu, banyak penggemar dan kritikus berharap kolaborasi terbaru mereka akan menghadirkan intensitas emosional yang sama kuatnya.

Namun arah cerita Number One justru berbeda jauh.

Tanggapan Sutradara: “Saya Ingin Membuat Film yang Menghangatkan Hati”

Number One Korea
sumber https://www.starnewskorea.com/

Dalam konferensi pers di CGV Yongsan, Seoul, sutradara Kim Tae-yong menjelaskan bahwa perubahan gaya ini merupakan bagian dari perjalanan hidupnya.

Ia mengibaratkan perubahan tersebut seperti peralihan dari penyanyi balada menjadi musisi dance.

Menurutnya, film-film sebelumnya lahir dari perspektifnya saat masih berusia 20-an, sedangkan Number One merupakan refleksi dirinya di usia 40 tahun.

Ia juga mengaku ingin membuat film yang memberikan rasa hangat bagi penonton.

“Saya berharap film ini bukan hanya sekadar tontonan yang lewat di depan mata, tetapi sesuatu yang tinggal di hati penonton,” ujarnya.

Kritik Media Korea: Terlalu Melodramatis

Meski memiliki premis fantasi yang unik, sejumlah kritik menyebut film ini terlalu bergantung pada formula melodrama keluarga.

Media The Korea Herald menyebut film ini terasa seperti drama televisi yang diperpanjang ke layar lebar. Unsur humor dinilai tidak efektif, sementara beberapa bagian cerita dianggap berjalan lambat tanpa arah yang jelas.

Selain itu, karakter ibu dalam film ini juga dianggap terlalu klise.

Dalam banyak film Korea, sosok ibu sering digambarkan sebagai figur pekerja keras yang rela berkorban tanpa batas untuk anaknya. Dalam Number One, gambaran ini kembali digunakan tanpa banyak pengembangan karakter.

Kritikus juga menyoroti gambaran keluarga tradisional yang dianggap terlalu konservatif, di mana ibu selalu ditempatkan sebagai sosok pengorbanan utama dalam keluarga.

Performa Choi Woo-shik Tetap Mendapat Apresiasi

Meski filmnya mendapat kritik, kemampuan akting Choi Woo-shik tetap mendapatkan pujian.

Aktor berusia 36 tahun tersebut dikenal dengan gaya akting yang subtil dan emosional. Banyak kritikus menilai ia tetap mampu menghadirkan kedalaman karakter meskipun materi cerita tidak terlalu kuat.

Hal ini juga menjadi alasan mengapa banyak penonton tetap tertarik menonton film tersebut.

Dengan popularitas Choi Woo-shik yang meningkat setelah Parasite dan berbagai drama populer lainnya, ekspektasi terhadap film ini memang cukup tinggi.

Number One telah tayang pada musim liburan Tahun Baru Imlek di Korea Selatan, periode yang biasanya diisi oleh film-film blockbuster dengan target penonton keluarga.

Poster resmi film ini bahkan menyebutnya sebagai “healing movie pertama tahun ini untuk keluarga.”

Namun sejumlah kritikus menilai pendekatan emosional film ini terasa terlalu dipaksakan, terutama pada bagian akhir yang menggunakan montase foto keluarga untuk memperkuat efek haru.

Apakah Number One Tetap Layak Ditonton?

Terlepas dari kritik yang muncul, film ini tetap memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar drama keluarga Korea.

Tema tentang hubungan ibu dan anak masih menjadi topik yang sangat dekat dengan penonton Korea maupun Asia secara umum.

Selain itu, reuni antara Choi Woo-shik dan Jang Hye-jin juga menjadi salah satu alasan yang membuat film ini menarik bagi penggemar Parasite.

Meski tidak sekuat karya sebelumnya, Number One tetap menjadi film yang mencoba menyampaikan pesan sederhana: mengingatkan penonton tentang pentingnya keluarga dan menghargai waktu bersama orang tua.

Bagi penonton yang menyukai drama keluarga yang emosional, film ini mungkin masih bisa menjadi pilihan tontonan yang menyentuh hati.

Anya pastinya akan menonton, saat nanti tayang reguler tanggal 11 Maret 2026 di bioskop.

Cast

  • Choi Woo-shik (Ha-min): Seorang pria muda yang memantau hitungan mundur jumlah waktu makan yang tersisa bersama ibunya.
  • Jang Hye-jin (Eun-sil): Ibu dari Ha-min.
  • Gong Seung-yeon (Ryeo-eun): Pacar Ha-min yang bekerja sebagai ahli nutrisi.
  • Yoo Jae-myung: Ayah Ha-min.
  • Jang Yeon-woo (Ha-jun): Salah satu karakter yang berhubungan dengan kehidupan Ha-min.
  • Yang Kyung-won (Chang-seok): Karakter pendukung dalam cerita.
  • Kim Young-min (Dokter): Dokter yang berkaitan dengan kondisi dalam cerita.

Disadur dari bermacam-macam sumber oleh Anya

Tags: CGV YongsanComeback Choi Woo Shik Tuai Kritik Media Koreafilm terbaru Choi Woo Shik 2026healing movie pertama tahun ini untuk keluargaNumber One KoreaSeoulThe Korea Herald
Previous Post

Kombinasi Predictive AI dan Generative AI, Mengubah Masa Depan Film

Next Post

Trailer Resmi Telah Keluar, Joe Taslim Kembali di Mortal Kombat 2 sebagai Noob Saibot

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati
Article

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

15 August, 2026
Harusnya Horor
Article

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

15 August, 2026
Seni Merayu Tuhan
Article

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

12 August, 2026
Update Bisikan Desa Gringsing
Article

Update Bisikan Desa Gringsing

12 August, 2026
Dear you
Article

Review Film Dear You (Gei A Ma De Qing Shu)

9 August, 2026
E:\Downloads\Festival Film Guandong Hadir di Indonesia, Dari Plaza Indonesia hingga PIK Avenue. Kenapa Pecinta Film Wajib Datang.png
Article

Festival Film Guandong di Indonesia

9 August, 2026
Next Post
Joe Taslim Kembali di Mortal Kombat 2 sebagai Noob Saibot

Trailer Resmi Telah Keluar, Joe Taslim Kembali di Mortal Kombat 2 sebagai Noob Saibot

Film Terakhir Kim Sae-ron “Everyday, We Are” Jadi Perbincangan Penonton Korea, Penuh Nostalgia dan Emosi

Film Terakhir Kim Sae-ron “Everyday, We Are” Jadi Perbincangan Penonton Korea, Penuh Nostalgia dan Emosi

https://www.rollingstone.com/

Cuma 1 Film Lalu Hilang! Ini Alasan Terrence Howard ‘Didepak’ dari Iron Man

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati
Article

300 HP, 4 Sahabat, 1 Misi Nekat! Operasi Pesta Copet Ternyata Punya Hati

by Nuty Laraswaty
15 August, 2026
0

Final trailer Operasi Pesta Copet bikin penasaran dengan misi Iqbaal Ramadhan dan tiga sahabatnya yang berubah jadi pertaruhan persahabatan Bayangin...

Read more

Siap Ketawa Karena Horornya Absurd, Tapi Siap Juga Nangis di Ending Harusnya Horror?

Film Seni Merayu Tuhan Buat Geger Tokoh Lintas Agama

Update Bisikan Desa Gringsing

Review The Invisible Guest (2026): Ketika Kebenaran Ternyata Punya Banyak Wajah

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In