• Latest

Jaimen Hudson: “From Sky to Sea” (Komunitas)

6 July, 2021
Disclosure Day

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
The Other Sister, Series Thriller

iQIYI Indonesia dan MAXstream TV Hadirkan The Other Sister, Series Thriller

25 May, 2026
Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

Avatar: The Last Airbender Season 2, Kehadiran Toph Jadi Sorotan Besar Penggemar

22 May, 2026
Review Drama Korea Azure Spring

Review Drama Korea Azure Spring

21 May, 2026
Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

Tom Clancy’s Jack Ryan : Ghost War Aksi Spionase Paling Intens

21 May, 2026
Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

Review dan Pendapat Film Sunshine Women’s Choir

20 May, 2026
Review Film Hokum (2026)

Review Film Hokum (2026)

20 May, 2026
Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

Festival Kreasi 2026 Jadi Sorotan

19 May, 2026

Maxime Bouttier Jadi Pria Toxic Paling Dibenci? “Bercinta Dengan Maut” Langsung Ramai Dibicarakan Netizen

19 May, 2026
28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

28 Kamera dan Syuting Tengah Malam, 402 Rumah Sakit Angker Korea Disebut Film Horor Paling Gila Tahun Ini

19 May, 2026
Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

Review Gohan , Saat Kehidupan dilihat dari Sudut Pandang Hewan

15 May, 2026
Citadel Musim 2

5 Alasan Citadel Musim 2 Jadi Serial Prime Video yang Lagi Viral dan Wajib Ditonton Tahun Ini

15 May, 2026
Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

Apakah IdeaFest Masih Diperlukan di Iklim Industri Kreatif Indonesia Saat Ini?

15 May, 2026
Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global    

Indonesia Luncurkan Choix Goncourt edisi perdana: Tiga Belas Mahasiswa dari Tujuh Universitas Jadi Bagian Dialog Sastra Global   

13 May, 2026
Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

Mengapa Festival Film Australia Indonesia di Jakarta Selalu Full House?

12 May, 2026
Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

Bisakah Festival Film Horor Bulanan Menjadikan Jakarta Ikon Perfilman?

12 May, 2026
Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

Mengapa Film Gohan Begitu Dicintai Penonton?

12 May, 2026
Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

Review Film “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan”: Saat Keluarga Menjadi Penjaga Kenangan

12 May, 2026
Yang Lain Boleh Hilang

Gala Premiere Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Tuai Reaksi Positif di TikTok dan Instagram

10 May, 2026
Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

Sinopsis In the Grey dan Update Kabar Terbaru

10 May, 2026
Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

Badut Gendong Gelar Exclusive Screening untuk Fans Universe Qodrat

8 May, 2026
Next Step Studio 2026

4 Film Pendek Indonesia Tayang di Cannes 2026 melalui Next Step Studio 2026

7 May, 2026
Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan “Kalah” oleh Keluarga Sendiri

Ketika Pernikahan Tidak Lagi Seimbang,Saat Pasangan Kalah oleh Keluarga Sendiri

7 May, 2026
Review The Bell: Panggilan untuk Mati

Review The Bell: Panggilan untuk Mati

7 May, 2026
Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

Program Nonton Nonstop, Menyatukan Film dan Seri Young-Adult Dengan Komunitas Penggemarnya

6 May, 2026
Laraswaty
  • Movie Review
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner
No Result
View All Result
Laraswaty
No Result
View All Result
Advertisement Banner
ADVERTISEMENT
Home Movie Review

Jaimen Hudson: “From Sky to Sea” (Komunitas)

by Nuty Laraswaty
6 July, 2021
in Movie Review
236 17
0
Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu yang lalu, Cinemags telah diajak untuk berpartisipasi pada kegiatan FSAI 2021. Dalam kesempatan tersebut, Cinemags juga mengajak teman-teman komunitas untuk turut serta menyaksikan, dan ini adalah salah satu artikel  yang telah menyaksikan film Jaimen Hudson: “From Sky to Sea”.

Berikut adalah ulasan dari Linda Erlina dengan judul Jaimen Hudson: “From Sky to Sea”, Saat Laut Menyapanya Kembali

Jaimen Hudson, seorang pria berusia 30 tahun ini memiliki kisah hidup yang sangat luar biasa. Melalui film dokumenternya yang berjudul Jaimen Hudson: From Sky to Sea yang ditayangkan di Festival Sinema Australia Indonesia (FSAI) 2021, saya belajar bahwa hidup ini harus diperjuangkan.

Jaimen tidak pernah memprediksikan bahwa hidupnya akan bergantung sepenuhnya pada orang lain. Sebagai seorang lelaki yang haus akan pertualangan, Jaimen mencoba peruntungan dalam hidupnya. Hingga suatu hari, sebuah kecelakaan besar menimpanya dan ia dinyatakan mengalami cacat permanen seumur hidupnya. Kecelakaan yang dialaminya sempat mengancam hidupnya, dan sangat berat tingkat kerusakannya. Hingga kini, Jaimen bahkan tidak bisa berdiri, dia harus duduk di kursi roda, kedua tangannya pun tidak bisa digunakan untuk menggenggam barang-barang.

Namun, ditengah keterbatasan fisik ini Jaimen tidak menyerah. Ia berusaha untuk melanjutkan hidupnya sambil bekerja dan membuat film mengenai kehidupan satwa liar. Sebagai pecinta laut, Jaimen kemudian belajar menggunakan drone dan mengambil video kehidupan laut di sekitar tempat tinggalnya. Jaimen memang tidak bisa kembali ke laut, namun ia belajar untuk menemukan keindahan laut melalui rekaman videonya.
Orang tua Jaimen sangat dekat dengan kehidupan laut, bahkan Jaimen sudah diajari menyelam sejak masih anak-anak. Kehidupan laut telah menjadi darah yang mengalir dalam diri Jaimen. Patah hati terbesarnya adalah sejak kecelakaan motor yang dialaminya pada saat ia berusia 17 tahun menyebabkan Jaimen mengalami Quadriplegic dan harus berada di kursi roda seumur hidupnya.

 

Namun hidup harus terus berjalan, Jaimen menemukan passionnya merekam lumba-lumba. Jaimen terus mengasah kemampuannya ini, dengan berbekal kamera drone yang berkualitas tinggi, Jaimen mampu menghadirkan video berkualitas bagus dan menampilkan kehidupan satwa liar laut secara alami. Mulanya Jaimen hanya mencoba untuk diunggah ke youtube, namun tak disangka banyak respon positif dari orang-orang yang menikmati video Jaimen.

Kehidupan Jaimen terus berlanjut, hingga suatu hari Jaimen dipertemukan dengan sosok wanita yang kini telah menjadi istrinya. Jaimen awalnya sudah berpikir bahwa mencari pasangan hidup tentu akan sangat sulit, mengingat ia akan menjadi beban bagi pasangannya. Namun kehadiran Jess merubah segalanya. Jess menerima dan mendukung Jaimen sepenuh hati dan memutuskan untuk menjadi pendamping hidup dari Jaimen yang memiliki keterbatasan.

Saya salut dengan kerja keras Jaimen, ternyata ia tidak menyerah begitu saja dengan keterbatasannya, Jaimen ingin mewujudkan mimpinya yaitu “kembali ke laut”. Jaimen menemukan partner seorang sinematografi mumpuni yang pernah bekerjasama dengan ayah dan ibunya, yaitu Leighton De Barros. Bersama Leighton, Jaimen mendapatkan kesempatan untuk merekam paus bengkok. Perekaman paus bengkok ini tidak mudah dan diperlukan untuk menaiki perahu kecil untuk dapat mencapai koloni mereka dan divideokan secara lebih dekat.
Untuk mencapai misi ini, Jaimen harus berlatih fisik terutama untuk meningkatkan kekuatan lengannya, misalnya dengan bersepeda dengan menggunakan lengan dan staminanya. Tidak hanya sekedar naik kapal dan melakukan perekaman, Jaimen juga ingin kembali menyelam. Jaimen sadar bahwa dari rumah sakit tidak memperbolehkan dan menyelam adalah kegiatan yang sangat berbahaya baginya. Jika orang biasa bisa batuk ketika air laut masuk ke dalam tubuh, maka Jaimen tidak memiliki respon untuk batuk, sehingga air bisa langsung masuk ke paru-paru dan hal ini tentunya bisa berakibat fatal baginya.

Jaimen tetap tidak menyerah. Ia terus latihan menyelam didampingi oleh ibunya, ayahnya dan instruktur penyelam yang sangat handal. Hingga pada suatu hari Jaimen dapat mewujudkan impiannya. Ya, Jaimen dapat kembali lagi ke laut. Ia dapat menyelam dan didampingi oleh penyelam ahli yang tetap menjaga keamanannya. Jaimen optimis bahwa kekurangan yang ia miliki masih dapat diperjuangkan, sehingga ia bisa menyelam lagi. Jaimen sangat bersyukur karena laut seperti menyapanya kembali setelah puluhan tahun ia hanya melihat laut dari drone.

Saya memberikan nilai 10 untuk film dokumenter ini. Sebuah mahakarya yang sangat indah. Setiap adegannya aka nada hasil karya video Jaimen. Begitu hidup, begitu nyata dan kualitas videonya sangat tinggi. Kita bahkan bisa melihat semuanya secara detail dan sepertinya kita pun berada di sana saat itu. Film ini ditayangkan di FSAI 2021 pada tanggal 27 Juni 2021 pukul 20.30, dengan durasinya sekitar 90 menit kita dapat menikmati pemandangan laut dan pantai di Australia. Selain itu juga ada Masterclass Pembuatan Film Dokumenter & Sinematografi Drone (Documentary Filmmaking & Drone Cinematography) yang menghadirkan Jaimen Hudson dan Leighton De Barros.

Tags: FSAI 2021Jaimen HudsonLeighton De Barros
Previous Post

Tengok dulu trailer The White Lotus

Next Post

5 Alasan untuk Menyaksikan Drama Korea Terbaru You Are My Spring

Nuty Laraswaty

Nuty Laraswaty

Related Posts

Disclosure Day
Article

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

29 May, 2026
Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern
Article

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

29 May, 2026
Review Serial Hellbound
Article

Review Serial Hellbound

27 May, 2026
Yeon Sang-ho
Article

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

27 May, 2026
The Baronesses
Comedy

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

27 May, 2026
Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026
Article

Ben Wheatley,Unexpect The Expected dalam Film Normal 2026

27 May, 2026
Next Post

5 Alasan untuk Menyaksikan Drama Korea Terbaru You Are My Spring

Spesial interview bersama Cast Gossip Girl (Jordan Alexander, Eli Brown, Whitney Peak)

Buat tegang, ini trailer terbaru Kingdom: Ashin of the North

Disclosure Day
Article

Trailer Disclosure Day Terasa Sangat Berbeda dari E.T.? Ini Analisa Visual Steven Spielberg yang Lagi Ramai Dibahas

by Nuty Laraswaty
29 May, 2026
0

      Kalau dibandingkan langsung, trailer Disclosure Day dan E.T. the Extra-Terrestrial sebenarnya menunjukkan bagaimana gaya Steven Spielberg berubah...

Read more

Disclosure Day & Ketakutan Kolektif Manusia Modern

Review Serial Hellbound

Yeon Sang-ho dan Evolusi Filmografi Zombie Korea

The Baronesses Jadi Film Pembuka EoS: Komedi Belgia yang Hangat, Feminis, dan Penuh Kejutan

Laraswaty

Copyright@2025

  • About
  • Contact
  • Privacy Policy

No Result
View All Result
  • Movie Review
    • Action
    • Comedy
    • Drama
    • Superhero
    • Sci-fi
  • Press Release
  • Interview
  • Prize Winner

Copyright@2025

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In